Toko Roti Ovenly Bakery Tumbuh dari Dapur ke Toko

3 menit baca
Putriana Basar
Ditulis oleh Putriana Basar diterbitkan
Toko kecil Ovenly Bakery ramai pengunjung pada pagi,(11/11/25), di Jl. Surapati No.59, Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung  (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Putriana Basar)
Toko kecil Ovenly Bakery ramai pengunjung pada pagi,(11/11/25), di Jl. Surapati No.59, Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Putriana Basar)

Aroma roti gandum hangat menyeruak dari sebuah Toko kecil bernama Ovenly Bakery, pada Selasa (11/11/2025). Toko mungil dengan nuansa hangat ini menjadi salah satu tujuan favorit pencinta roti rumahan di kawasan tengah kota.

Toko yang selalu dipenuhi dengan harum lembutnya roti ini berlokasi di Jl. Surapati No.59, Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Pemiliknya, Yasmin Gayatri (28), memulai Ovenly Bakery dari dapur rumahnya sendiri. Ia tak menyangka hobi membuat roti yang dulu hanya untuk keluarga kini berubah menjadi usaha sungguhan. “Awalnya cuma buat teman dan keluarga, tapi lama-lama banyak yang pesan. Akhirnya aku seriusin dan nekat buka Toko sendiri,” ujar perempuan muda itu saat ditemui di tokonya.

Meski baru seumur jagung, Ovenly Bakery tak pernah sepi pelanggan setiap harinya. Setiap pagi, bagian produksi mulai bekerja sejak dini hari untuk memenuhi pesanan dari pelanggan yang sudah menunggu. Aroma roti yang baru matang perlahan menguar keluar jendela, menandai waktu pick-up order bagi pembeli setia yang telah memesan lewat daring. Toko kecil ini selalu ramai sejak pagi karena banyak pelanggan yang sudah memesan dari malam sebelumnya.

“Biasanya jam 2 sampai 3 sore aja udah mulai habis, jadi kadang kita restock batch dua supaya roti terus ready,” ujarnya sambil tersenyum.

Pemilik sekaligus peracik resep menggunakan metode hybrid sourdough, perpaduan antara ragi alami dan sedikit ragi komersial agar fermentasi lebih cepat tanpa kehilangan cita rasa khas sourdough. Ovenly Bakery menawarkan dua jenis roti utama, Loaf bread (roti gandum)  dan rotisoft artisan berisi cream cheese dengan varian cranberry, cinnamon, dan dark choco. semuanya dibuat tanpa bahan pengawet karena bagi pengusaha muda itu, kesegaran adalah kunci rasa terbaik.

Meski terlihat sederhana, perjalanan membangun Toko di tengah kota Bandung tidak selalu mudah bagi pengusaha muda yang memulai segalanya dengan modal terbatas. Ia mengelola setiap pengeluaran secara cermat dan melangkah perlahan, menjadikan efisiensi dan konsistensi sebagai kunci keberlanjutan usaha di masa depan yang semakin kompetitif.

Pengambilan gambar keseluruhan Toko roti Ovenly Bakery yang selalu menyambut dengan hangat. Jl. Surapati No.59, Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung (11/11/25) (Sumber: AyoBandung.id | Foto: Putriana Basar)
Pengambilan gambar keseluruhan Toko roti Ovenly Bakery yang selalu menyambut dengan hangat. Jl. Surapati No.59, Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung (11/11/25) (Sumber: AyoBandung.id | Foto: Putriana Basar)

Kini, pendiri Ovenly Bakery dibantu dua karyawan bernama Tasya dan Hasya, yang ia latih agar mampu menguasai berbagai tugas, mulai dari produksi hingga melayani pelanggan. Ia percaya tim kecil dengan semangat besar dapat menjadi fondasi kuat untuk perkembangan usaha di masa depan. Setiap anggota tim diajarkan untuk memahami seluruh proses kerja, sehingga ketika Toko ini berkembang, pembagian peran dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efisien. 

Dalam hal promosi, pemilik Toko roti ini mengandalkan kekuatan media sosial untuk memperluas jangkauan dan memperkenalkan produknya kepada lebih banyak pelanggan secara digital. Strategi berbasis konten di TikTok ini menjadi langkah adaptif menuju era modern, di mana kreativitas dan kehadiran online menjadi kunci pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Berkat keuletannya, Ovenly Bakery kini dikenal luas sebagai salah satu micro bakery Bandung yang selalu laris setiap harinya. Tak jarang, semua roti terjual sebelum jam makan siang. Ke depan, pengusaha muda ini berencana memperluas usahanya dan membuka cabang baru pada 2026.

“Harapannya tahun depan bisa growth lebih kenceng lagi. Pengen pindah ke tempat yang lebih besar biar makin banyak yang kenal,” ujarnya penuh semangat.

Perjalanan Ovenly Bakery menunjukkan bahwa kesuksesan tidak selalu berawal dari modal besar, melainkan dari ketekunan dan cinta terhadap proses yang dijalani dengan sepenuh hati. Dari oven rumahan hingga Toko kecil di tengah kota, sang pemilik percaya setiap roti yang dibuat dengan hati akan selalu membawa cerita dan kehangatan tersendiri bagi siapa pun yang mencicipinya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Putriana Basar
Tentang Putriana Basar
Mahasiswa S1 Digifal Public Relations

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 17:29

Alih Fungsi Jalur Sepeda Menjadi Parkir Motor: Inkonsistensi Kebijakan Transportasi Kota Bandung

Alih fungsi jalur sepeda di Jalan Lembong menjadi parkir motor bukan sekadar persoalan parkir, tetapi mencerminkan inkonsistensi kebijakan Kota Bandung dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan.

Pemandangan miris di Jalan Lembong, Kota Bandung pada Kamis (16/7/2026). Jalur sepeda yang dibangun untuk menjamin keselamatan pesepeda, justru beralih fungsi menjadi ruang parkir sepeda motor. (Foto: Alkhalifi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:58

Mengapa Isolasi Politik Pasca Tragedi Bubat Membuat Sunda Makin Mandiri?

Mengulas bagaimana Kerajaan Sunda memperkuat kemandirian politik, ekonomi, dan pertahanannya setelah Perang Bubat melalui kebijakan isolasi dari Majapahit.

Ilustrasi peristiwa Perang Bubat di Taman Citra Resmi, Purwakarta. (Sumber: nationalgeographic.grid.id | Foto: Cut Menas Nila Tanu Sukma Devi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:25

Satu Peluncuran, Tiga Cara Bercerita: Menganalisis Penyampaian Pesan Produsen Ponsel Pintar Ternama

Memahami bagaimana cara jenama besar menyebarkan informasi tentang produk terbaru.

Ilustrasi ponsel pintar. (Sumber: Pexels | Foto: Efrem Efre)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 15:18

Revolusi Perancis dan Bandung Nol Kilometer

Revolusi Prancis berawal dari penjara Bastille tahun 1789 telah membuat perubahan besar hak asasi manusia juga mempengaruhi perkembangan Bandung.

Monumen titik nol kilometer Kota Bandung diresmikan Gubernur H. Danny Setiawan pada 18 Mei 2004 dan didedikasikan untuk masyarakat Priangan korban kerja paksa. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Anya Dellanita)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)