Mahasiswa UIN Bandung Wajib Coba! Matcha and Me, Surga Matcha yang Bikin Nagih di Bandung Timur

3 menit baca
Nadia Ardiyanti Mulyana
Ditulis oleh Nadia Ardiyanti Mulyana diterbitkan
Authentic Matcha Latte. (Foto: Nadia Ardiyanti)
Authentic Matcha Latte. (Foto: Nadia Ardiyanti)

Siapa sih yang nggak kenal matcha? Si bubuk hijau asal Jepang ini sudah lama menjadi primadona minuman kekinian. Rasanya yang lembut tapi punya pahit khas selalu berhasil membuat banyak orang jatuh cinta sejak tegukan pertama.

Di Bandung sendiri, tren minuman matcha semakin meriah, dan salah satu nama yang mencuri perhatian belakangan ini adalah Matcha and Me, kedai mungil yang ada di Jl. Mekarsari 1 No.15, RT.01/RW.09, Pasir Biru, Kec. Cibiru, Kota Bandung.

Baru tiga bulan berdiri, Matcha and Me sukses menarik hati para mahasiswa, terutama anak-anak UIN yang kampusnya tidak jauh dari lokasi. Nadila, pemilik kedai, mengatakan jika pemilihan tempat itu memang sengaja ditujukan untuk mereka.

“Karena daerah sini banyak kos-kosan mahasiswa, deket sama UIN juga, jadi targetnya ke anak-anak mahasiswa,” ujarnya sambil melayani pelanggan. Meski kecil dan tanpa area duduk, antrean pelanggan tetap terlihat hampir setiap sore.

Kedai ini buka dari jam sepuluh pagi sampai delapan malam, waktu yang pas untuk menemani mahasiswa yang baru pulang kuliah atau ingin mencari minuman segar. Menu yang paling sering laku, tentu aja Authentic Matcha Latte dan Pink Matcha. Dua varian ini menjadi favorit karena rasanya ringan, creamy, dan seimbang antara manis dan pahitnya matcha.

“Alhamdulillah responnya bagus, banyak yang repeat order juga, apalagi di ShopeeFood,” ujar Nadila.

Menariknya, Matcha and Me ini bukan sekadar kedai biasa, tapi bagian dari sistem kemitraan. Semua bahan baku dikirim langsung dari pusat supaya kualitasnya tetap terjaga.

“Kita pakai dua grade matcha, premium sama ceremonial. Kalau baru pertama kali nyoba, biasanya aku saranin yang premium biar nggak terlalu pahit. Tapi kalau udah pecinta matcha, biasanya pilih yang ceremonial,” jelas Nadila.

Dua grade itu jadi pembeda utama yang membuat pelanggan bisa pilih sesuai selera mereka. Modal untuk buka kemitraannya juga terbilang terjangkau.

“Mulai dari tiga sampai lima jutaan,” kata Nadila.

Dengan biaya tersebut, tentunya banyak yang tertarik untuk buka cabang baru. Bahkan, katanya, beberapa cabang sudah buka di luar Jawa. Walau konsepnya kecil dan hanya take away, omzetnya lumayan, bisa laku 40 sampai 70 cup per hari. Cukup menggiurkan untuk bisnis minuman yang baru jalan beberapa bulan.

Salah satu pembeli, Lala, mengaku baru pertama kali coba tapi langsung jatuh cinta sama rasanya.

“Aku pesen matcha latte, enak banget, creamy, walaupun dominan oatmilk tapi masih oke banget,” ujarnya. Menurutnya, harga dan rasa di sini sepadan.

“Matcha latte-nya cuma Rp13.000, yang original Rp10.000, affordable banget buat mahasiswa,” tambahnya.

Meski tidak ada tempat duduk atau area nongkrong, suasana di depan kedai ini selalu terasa hidup. Beberapa mahasiswa tampak menunggu pesanan sambil berbincang tipis, sementara aroma matcha yang lembut tercium dari balik meja kecil di depan kedai. Konsep take away justru membuat kedai ini efisien dan cepat, sangat cocok untuk mahasiswa yang serba praktis tapi tetap ingin menikmati minuman enak.

Nadila juga berharap usahanya bisa terus berkembang tanpa kehilangan ciri khasnya. Dari cara ia melayani pelanggan sampai cara meracik minuman, semuanya dilakukan dengan hati-hati. Mungkin itu juga yang membuat pembeli betah untuk balik lagi.

Dengan harga bersahabat, rasa autentik, dan konsep sederhana yang efisien, Matcha and Me berhasil menempati hati para pecinta matcha di Bandung Timur. Kadang, kebahagiaan itu memang sesederhana menunggu pesanan sambil mencium aroma teh hijau yang menenangkan.

Jadi, buat kamu yang lagi lewat daerah Cibiru dan ingin minuman segar buat menemani soremu, jangan lupa mampir ke Matcha and Me. Siapa tahu, dari segelas matcha yang kamu bawa pulang, kamu malah menemukan rasa tenang di tengah padatnya rutinitas kampus. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Okt 2026, 16:45

Penertiban PKL: Apakah Menuju Bandung yang lebih Ramah dengan Pejalan Kaki?

Beberapa waktu ke belakang Bandung sedang melakukan penertiban PKL di Jalan Kiaracondong dan Cihapit tentunya harapannnya pejalan kaki mendapatkan haknya kembali.

Ilustrasi Penertiban PKL. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)
Sejarah 14 Okt 2026, 11:58

Jejak LASWI Maung Bikang Asal Bandung

Di Bandung pernah ada satu pasukan perempuan yang terjun dalam medan perang di garis depan. Pasukan ini bernama LASWI

Patung LASWI di Kebonjukut, Kota Bandung (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 11:12

Sunyi yang Tidak Selalu Puitik

Refleksi peringatan hari kesehatan mental di lingkungan pendidikan di Indonesia.

Kesehatan Mental Remaja (Sumber: GeminiAI)
Ayo Biz 14 Okt 2026, 10:41

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat infrastruktur jalan demi mendukung kelancaran mobilisasi dan keselamatan masyarakat sekitar.

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi
Beranda 14 Okt 2026, 09:38

Data Center AI Jatiluhur Butuh 33 Juta Liter Air per Hari, Walhi Soroti Hak Warga dan Petani

Selain kebutuhan air yang besar, WALHI Jabar menyoroti transparansi dokumen lingkungan, potensi dampak terhadap pertanian, serta kebutuhan energi untuk operasional pusat data.

Pemandangan Waduk Jatiluhur pada 10 Oktober 2023. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 09:04

Persib Sudah Juara, Mengapa Fasilitas Pemain Perlu Disoal?

Thom Haye melayangkan kritikan terhadap fasilitas pemulihan yang disediakan Persib Bandung. Kritikan Haye dibarengi keluhan soal padatnya jadwal dan perjalanan yang melelahkan,

Thom Haye dalam sebuah pertandingan. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 08:00

Sampah Itu Pasti, Bersih Itu Pilihan: Belajar dari Kota Bandung

Sampah adalah konsekuensi kehidupan sehari-hari, tetapi kota yang dipenuhi sampah bukanlah takdir.

Launching GASLAH Tahun 2026 dalam Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 Tingkat Kota Bandung. (Sumber: prokopim.bandung.go.id | Foto: Protokol Komunikasi Pimpinan)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 20:52

KDM, 'Bakakak Hayam', 'Bakekok', dan Investasi Rp7,4 Triliun

Bagi urang Sunda -- atau setidaknya mereka yang akrab dengan budaya dan tradisi Sunda pastilah tahu -- dan mungkin juga suka -- bakakak hayam.

Ilustrasi bakakak hayam. (Sumber: Dok pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 19:14

Pegunungan Sanggabuana Akan Menjadi Taman Hutan Raya

Pegunungan Sanggabuana bersiap beralih status menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Langkah strategis ini diambil demi menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dan melindungi ekosistem hutan Jawa.

Peta Pegunungan Sanggabuana (Sumber Peta:  Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde), 1923 (Sumber: Digital Collections Universiteit Leiden)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:25

Paradigma Kereta Api Menjadi Wajah Baru Mobilitas Indonesia

Kereta api telah menjadi bagian dari denyut kehidupan sehari-hari. Dari alat transportasi menjadi ekosistem mobilitas. Wajah baru ini harus mampu menghubungkan berbagai aktivitas manusia.

Pekerja melakukan perawatan lokomotif di Depo Lokomotif Daop 2, Kota Bandung, Selasa 19 Maret 2024. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:06

Ketika Hak Pejalan Kaki Terampas dan Jalanan Terjebak Macet di Kawasan SPOrT Jabar

Ulasan kritis trotoar SPOrT Jabar yang tersita PKL hingga picu kemacetan. Mengajak Pemda bertindak nyata demi hak pedestrian dan keadilan ruang publik.

Trotoar depan pagar SPOrT Jabar, Pacuan Kuda di penuhi pedagang kaki lima. (Sumber: Pribadi | Foto: Marsya Laura Humaira)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 17:02

Dualisme Mahasiswa Bandung: Di Antara Barisan Soekarno dan Gelombang Aksi Massa

Ketika demonstrasi mahasiswa mengguncang pemerintahan Soekarno, muncul pertanyaan yang membelah mahasiswa: apakah membela Indonesia berarti harus menjatuhkan Soekarno, atau justru mempertahankannya?

Pawai ITB Tahun 1966 di Jl. Asia Afrika Bandung (Sumber: Buku Mereka Dari Bandung: Pergerakan Mahasiswa Bandung 1960-1967)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 16:14

Janji Manis Negara Lindungi Berita, Angin Segar atau Alarm Waspada?

Saat pembaca beralih dari mesin pencari ke AI, industri media kian tertekan. Menkum Supratman Andi Agtas janji lindungi karya pers, apakah ini angin segar atau alarm waspada?

Industri media kian tertekan akibat pergeseran pola konsumsi informasi usai kehadiran AI yang menggeser mesin pencari. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 15:13

Investasi Jawa Barat, SIO, dan Perlindungan Pekerja

Banyak pekerjaan di sektor industri dan konstruksi memerlukan keterampilan khusus, terutama pengoperasian forklift, crane, alat berat, serta pesawat angkat dan angkut lainnya.

Ilustrasi Investasi dan ketenagakerjaan di Jawa Barat mesti maju bersama (Sumber: dokpri | Foto: Arif Minardi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 11:11

Nostalgia Era 90-an sambil Menikmati Sejuknya Gelatopedia Cirebon

Berkunjung ke Gelatopedia Cirebon tak hanya sekedar menikmati dinginnya es krim tapi juga nostalgia ke tahun 90-an di tempat yang sangat sejuk.

Desain Dinding Gelatopedia Cirebon (11/10/26). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 08:56

Jalan A.H. Nasution UIN 1 Bandung: Ramai Laju Kendaraan, Sepi Hak Pejalan Kaki

Setiap hari mahasiswa dan warga terpaksa berjalan di bahu Jalan A.H. Nasution karena trotoar yang rusak.

Mahasiswa terpaksa berjalan di bahu jalan,karena trotoar yang tidak layak digunakan disekitar gerbang UIN Bandung Kampus 1. (Foto: Risa Aulia Rahma)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 07:44

Persib U18 dan Anak-Anak yang Menanggung Dosa Rivalitas Orang Dewasa

Langkah manajemen Persib membawa kasus penyerangan terhadap rombongan Persib U18 ke jalur hukum memiliki arti penting.

Bobotoh cilik Persib. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 20:24

Soto-Soto Populer Nusantara: Mozaik Rasa, Pemetaan, Tipologi, dan Teknik Gastronomi Soto Indonesia

Dalam lanskap kuliner Nusantara, soto merupakan representasi konkret dari akulturasi dan adaptasi seni dapur tradisional Indonesia.

Soto Bandung, soto khas Bandung berbahan dasar daging sapi tanpa santan yang disajikan unik dengan lobak dan kedelai goreng. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)