Dari Nongkrong di Warung Jadi Komunitas Vespa Solid di Kota Bandung

Hikmat Hamdi Ramadhan
Ditulis oleh Hikmat Hamdi Ramadhan diterbitkan Kamis 20 Nov 2025, 15:52 WIB
WK Scoot Bandung terlihat berjejer rapi di Jalan Taman Citarum saat melakukan Sunday Morning Ride, Jumat (27/10/2024). (Sumber: Instagram | Foto: Arlo Aulia)

WK Scoot Bandung terlihat berjejer rapi di Jalan Taman Citarum saat melakukan Sunday Morning Ride, Jumat (27/10/2024). (Sumber: Instagram | Foto: Arlo Aulia)

Di tengah ramainya budaya otomotif di Kota Bandung, komunitas pecinta motor vespa terus tumbuh dengan semangat kekeluargaan. Salah satunya adalah WK Scoot, komunitas motor scooter yang berdiri pada 17 Januari 2021, tepat pada masa new normal setelah pandemi COVID-19.

Komunitas ini lahir dari sekumpulan anak SMP yang sering nongkrong di sebuah warung, di mana mayoritas dari mereka menggunakan motor scooter, khususnya vespa. Jl. Taman Citarum, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat.

Komunitas ini bermula dari pertemuan santai yang kemudian berubah menjadi wadah kebersamaan. Dari sekadar nongkrong sambil berbagi cerita soal motor, kini WK Scoot menjelma menjadi ruang bagi para pecinta vespa untuk saling bertukar pengetahuan dan menyalurkan hobi.

Humas WK Scoot, Arlo Aulia, menjelaskan bahwa cikal bakal komunitas ini muncul tanpa perencanaan formal.

“Awalnya nongkrong biasa, eh sekarang jadi komunitas, nggak nyangka,” ujarnya saat ditemui Rabu (15/11/2025) di Jalan Taman Citarum No. 1, Bandung.

Ia menambahkan, WK Scoot didirikan dengan tujuan mewadahi para pelajar di Bandung yang memiliki hobi serupa, yaitu dunia motor scooter.

Kini, WK Scoot telah memiliki 25 anggota resmi yang aktif dalam berbagai kegiatan. Meski berawal dari pelajar, komunitas ini tidak membatasi siapa pun yang ingin bergabung. Semua pengguna motor scooter, tanpa memandang jenis atau merek, dipersilakan menjadi bagian dari WK Scoot, selama mereka memiliki semangat yang sama dalam dunia otomotif, terutama mengulik dan merawat motor.

Salah satu kegiatan rutin WK Scoot yang paling dinanti adalah “Ngobar” atau Ngopi Bareng, yang diadakan setiap hari Jumat. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang diskusi ringan bagi para anggota. Mereka berbagi pengalaman seputar dunia skuter, membahas modifikasi, hingga sekadar berbincang santai tentang keseharian.

“Saya selalu gasabar buat ikut kegiatan Ngobar ini, gasabar rasanya pengen sharing pengalaman tentang seminggu kebelakang”, ungkap Humas WK Scoot.

Untuk menjadi anggota WK Scoot pun tidak sulit. Cukup dengan mengikuti kegiatan Ngobar sebanyak tiga kali dan mampu membaur dengan anggota lain, seseorang bisa diterima menjadi bagian dari keluarga besar WK Scoot. Cara sederhana ini menjadi ciri khas komunitas yang menjunjung tinggi kebersamaan tanpa batas formalitas.

Selain Ngobar, WK Scoot juga aktif menggelar kegiatan riding dalam momen-momen tertentu. Beberapa kegiatan yang pernah mereka lakukan di antaranya “Riding Merinding” saat perayaan Halloween, “Merdeka Ride” dalam rangka Hari Kemerdekaan RI, hingga WK Scoot Anniversary yang dilaksanakan pada 17 Januari lalu.

“Dengan saya sering menghadiri riding bareng WK Scoot, Relasi saya semakin luas, itu yang harus saya selalu syukuri”, tutur Humas WK Scoot.

Pada perayaan Anniversary keempat tahun ini, WK Scoot turut mengundang sejumlah komunitas vespa lain seperti BDGRUNWAY, Burangrang Scoot, Vespa Martadinata, dan berbagai komunitas scooter lainnya di Bandung. Acara tersebut diisi dengan riding bersama yang kemudian dilanjutkan dengan kumpul santai antar-komunitas. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan antar pecinta vespa di kota yang dikenal dengan semangat kreatif dan solidaritas tinggi ini.

Lebih dari sekadar komunitas motor, WK Scoot menjadi simbol kebersamaan anak muda Bandung yang ingin menjaga nilai solidaritas dan semangat positif di jalanan. Dari warung sederhana hingga menjadi komunitas solid, WK Scoot menunjukkan bahwa hobi bisa menjadi jembatan persahabatan dan ruang ekspresi bagi generasi muda. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Hikmat Hamdi Ramadhan
Seorang mahasiswa aktif Telkom University jurusan Digital Public Relations 2024

Berita Terkait

News Update

Sejarah 12 Apr 2026, 14:38

Sejarah Letusan Galunggung 1982, Sembilan Bulan Bencana Vulkanik di Jawa Barat

Letusan Galunggung 1982 berlangsung sembilan bulan, memicu pengungsian massal, kerusakan luas, dan menjadi salah satu bencana vulkanik terbesar di Jawa Barat.

Letusan Galunggung 1982. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 12 Apr 2026, 13:26

4 Ide Cerita untuk Kamu yang Merasa 'Terasing' di Bandung Kampung Halamanmu

Kita berdiri di kota tempat lahir, tapi merasa seperti tamu.

Wisata kuda tunggang di kawasan Jalan Cilaki, Kota Bandung, Rabu 25 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 12 Apr 2026, 09:39

Hikayat Kampung Adat Mahmud, Penyebaran Islam hingga Larangan Menabuh Gong

Kampung Adat Mahmud di Bandung menyimpan sejarah penyebaran Islam, tradisi rumah panggung, dan larangan menabuh gong yang masih dijaga.

Kampung Mahmud, Bandung. (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 12 Apr 2026, 08:52

Bandung Era 1990-an dalam Ingatan Anak Kost

Bandung era 90-an, bagi saya, bukan sekadar kenangan. Ia adalah rumah yang selalu bisa saya kunjungi, kapan saja, dalam ingatan.

Anak kost era 1990-an, bersahabat dengan Erwan Setiawan, kini Wagub Jawa Barat. Kenangan sederhana yang tak lekang waktu. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Kin Sanubary)
Beranda 11 Apr 2026, 08:51

JPO Berkarat dan Berlubang Membahayakan Pelajar di Batas Kota Bandung–Cimahi, Tanggung Jawab Siapa?

JPO di Jalan Amir Machmud rusak parah: lantai berlubang, berkarat, dan tanpa atap pelindung, membahayakan pejalan kaki terutama pelajar.

Pelejar berjalan di JPO di Jalan Amir Machmud, perbatasan Kota Bandung dan Cimahi, Jumat, 10 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 20:01

Antara Bandung yang Kubayangkan dan Kenyataan yang Kutemui

Bagi banyak orang, Bandung selalu punya tempat istimewa dalam imajinasi.

Jalan Asia-Afrika, depan Alun-Alun Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Suci Firda)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 18:23

WFH sebagai Cermin Budaya Kerja Aparatur

Hilangnya kehadiran fisik dalam WFH menantang organisasi untuk membangun sistem penilaian kerja yang berbasis output dan tanggung jawab.

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Diskominfo Depok)
Bandung 10 Apr 2026, 16:36

Mengenal Dongmoon Dimsum, Ikon Kuliner Baru di Pasar Cihapit yang Viral Lewat Varian Mentai

Di tengah gempuran tren kuliner viral yang silih berganti, Dongmoon Dimsum tetap kokoh menancapkan eksistensinya, memperkuat jajaran destinasi kuliner di Pasar Cihapit, Bandung.

Di tengah gempuran tren kuliner viral yang silih berganti, Dongmoon Dimsum kokoh menancapkan eksistensinya, memperkuat jajaran destinasi kuliner di Pasar Cihapit, Bandung. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Iqbal Roem)
Ikon 10 Apr 2026, 15:17

Sejarah Istana Cipanas, Warisan Kolonial di Kaki Gunung Gede Pangrango

Istana Cipanas bermula dari rumah singgah abad ke-18, berkembang menjadi istana kepresidenan yang menyimpan jejak kolonial, perang, hingga keputusan penting negara

Lukisan Istana Cipanas, Cianjur, tahun 1880-1890-an. (Sumber: Tropenmuseum)
Wisata & Kuliner 10 Apr 2026, 13:26

Jelajah Wisata Pangalengan dengan Pilihan Tempat Menginapnya

Pangalengan punya sejarah penginapan panjang, dari Berghotel hingga glamping modern di Rahong dan Situ Cileunca dengan nuansa alam yang menenangkan.

Muara Rahong Hills, salah satu glamping tempat menginap wisatawan di Pangalengan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 10 Apr 2026, 13:18

Panduan Wisata Gunung Guntur, "Semeru"-nya Jawa Barat dengan Panorama Spektakuler

Gunung Guntur menawarkan jalur berpasir terjal, panorama pegunungan luas, serta pengalaman mendaki unik di gunung berapi aktif dekat pusat Kota Garut.

Gunung Guntur dilihat dari kawasan pemandian Cipanas, Garut (Sumber: Wikimedia)
Beranda 10 Apr 2026, 09:29

Power of Ibu-ibu Cibogo Mengubah Sampah Jadi Gerakan Kolektif yang Berdampak Nyata

Power of Ibu-Ibu Cibogo mengubah pengelolaan sampah rumah tangga menjadi gerakan kolektif yang berdampak, menghadirkan solusi lingkungan sekaligus manfaat sosial dan ekonomi bagi warga.

Ibu-ibu di Cibogo, Kecamatan Sukajadi mengolah sampah rumah tangga yang memberikan perubahan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 08:30

Tren Rambut Lady Diana

Kehebohan para wanita Kota Bandung dari berbagai kalangan usia meniru gaya rambut Lady Diana saat tahun 1980-an

Lady Diana. (Sumber: Flickr | Foto: Joe Haupt)
Bandung 09 Apr 2026, 19:40

Urgensi Literasi Keuangan dan Akselerasi Sektor Riil demi Resiliensi Ekonomi Jawa Barat

Di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan, Jawa Barat menghadapi tantangan besar: bagaimana memastikan inklusi keuangan berjalan selaras dengan literasi?

Ilustrasi. Di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan, Jawa Barat menghadapi tantangan besar bagaimana memastikan inklusi keuangan berjalan selaras dengan literasi. (Sumber: Ayobiz.id/Gemini Generated)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 18:18

Asyiknya Berburu Koran Era 2000-an

Berburu koran tidak hanya mencari informasi, berita, ilmu pengetahuan, melainkan momentum bersejarah saat menerima (menjemput), ikhtiar, harapan dan kenyataan untuk terus belajar sepanjang hayat.

Aa Akil, anak kedua tengah asyik baca koran, Sabtu (4/4/2026) (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Wisata & Kuliner 09 Apr 2026, 16:40

Wisata Pantai Patimban, Pesisir Subang Utara yang jadi Pelabuhan Logistik

Pantai Patimban tawarkan sunset, kuliner laut, dan suasana santai, namun kini berubah sejak hadirnya Pelabuhan Internasional.

Pantai Patimban Subang. (Sumber: Wikimedia)
Beranda 09 Apr 2026, 16:39

Beralih ke Motor Listrik, Ojol Hadapi Dilema Antara Hemat Biaya dan Keterbatasan Jarak

Peralihan ojol ke motor listrik menghadirkan efisiensi biaya, namun dibayangi tantangan jarak tempuh dan infrastruktur, memaksa pengemudi lebih cermat mengatur strategi kerja.

Rizki Ahmad sedang melakukan pengisian baterai motor listrik di Kantor Pos Ujung Berung Kota Bandung, pada Kamis, 9 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 15:02

4 Ide Tulisan Hari Besar Terkait Tema Ayonetizen April 2026: Kartini, Asia-Afrika, sampai Hari Puisi

Bulan April penuh dengan momentum yang bisa diubah jadi cerita.

Warga berwisata di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu, 30 April 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 09 Apr 2026, 13:42

Menjembatani Kreativitas dan Regulasi: Menilik Tantangan Ekonomi Kreatif di Bandung

Pemerintah dan pelaku ekraf Bandung bedah regulasi & standar harga pengadaan dalam Ruang Dialog Ekraf guna dorong dampak ekonomi nyata.

Ilustrasi. Ekonomi kreatif (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 13:14

Dari Sampah Menjadi Penjernih Sungai

Mahasiswa Tel-U menggagas website edukasi Ecoenzyme untuk atasi banjir Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Ilustrasi banjir yang menggenang Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)