Local Craft, Global Style: Brand Lokal Humblezing yang Menembus Pasar Internasional

2 menit baca
Alfi Sahrin
Ditulis oleh Alfi Sahrin diterbitkan
Suasana interior toko lifestyle Humblezing di Jl. Pulolaut No.9, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung.  (Sumber: Dokumentasi Penulis |  Foto: Muhammad Alfi Sahrin)
Suasana interior toko lifestyle Humblezing di Jl. Pulolaut No.9, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Muhammad Alfi Sahrin)

Di tengah arus tren yang datang dan pergi secepat ritme kota berdenyut, ada satu gaya yang kembali mencuri perhatian: totebag simple di pundak. Seolah menjadi simbol keseharian yang santai namun penuh makna, Humblezing menangkap perhatian itu lewat koleksi Urban-Outdoor, perpaduan antara fungsi dan karakter, yang kini hadir di toko Humblezing, Jl. Pulolaut No.9, Bandung.

Wahid, Tim Marketing Humblezing, mengungkapkan langkah besar brand lokal ini yang terus menarik perhatian pasar internasional. Humblezing, dikenal dengan tas Urban-outdoor fungsional namun stylish, kembali mencuri perhatian lewat Totebag Marvel.

Sejak kemunculannya, produk ini bukan sekadar tas baru, melainkan penanda perubahan besar dalam pasar tas. Marvel sukses memadukan desain minimalis, dengan fungsi yang praktis, bahkan memiliki kemampuan versatile yang bisa diubah menjadi sling bag dalam sekejap.

“Nantinya Humblezing bakal mengeluarkan model totebag terbaru yang akan hadir di Malaysia dan Singapura, bahkan kami juga sedang menyiapkan peluncuran spesial di Urban Sneaker Society (USS),” ujar pria tersebut pada Rabu (05/11/25).

Proses peluncuran Humblezing hingga bisa sampai sekarang tentu tidak mudah. Butuh waktu hampir satu tahun bagi tim untuk mewujudkannya, Menariknya, langkah awal menuju pasar internasioal jutsru bermula dari video TikTok Humblezing yang viral, dan masuk ke FYP pengguna asal Malaysia dan Singapura.

Dari situ, banyak penggemar Malaysia dan Singapura yang rela datang langsung ke Bandung hanya untuk membeli totebag tersebut. Melihat antusiasme para pelanggan, akhirnya Humblezing mulai mengikuti beberapa event di Malaysia dan Singapura, agar konsumen mereka yang diluar negeri bisa lebih mudah untuk mendapatkan produk mereka.

Inspirasi Totebag Marvel sendiri didapatkan dari berbagai referensi tren yang sedang digemari di kalangan anak muda. Karena berfokus pada outdoor activity, mereka akan kembali lagi merilis seri special edition yang bernama Outland, sebuah totebag yang dirancang lebih waterproof dengan material berkualitas tinggi untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap cuaca dan aktivitas luar ruangan.

Pesan sambutan di pintu masuk Humblezing beserta desain interior toko secara keseluruhan mencerminkan identitas merek yang kuat dan kohesif. Foto suasana ini diambil pada 29 September 2025 di lokasi toko: Jl. Pulolaut No.9, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40113 (Sumber: Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Foto: Muhammad Alfi Sahrin)
Pesan sambutan di pintu masuk Humblezing beserta desain interior toko secara keseluruhan mencerminkan identitas merek yang kuat dan kohesif. Foto suasana ini diambil pada 29 September 2025 di lokasi toko: Jl. Pulolaut No.9, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40113 (Sumber: Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Foto: Muhammad Alfi Sahrin)

"Kami sengaja menggunakan konsep special edition supaya para konsumen bisa memiliki totebag Humblezing dengan desain yang berbeda-beda," ujarnya.

Tak hanya terkenal lewat koleksi totebagnya, Humbelzing juga memiliki beberapa produk tas lainnya yang tak kalah stylish, diawali dari crossbody bag, hingga iPad bag yang praktis untuk kegiatan sehari hari. Dengan harga terjangkau mulai dari Rp100.000.

“Awalnya cuman lihat video TikTok yang lewat, namun saya tertarik dengan desainnya yang kalcer banget. Pas barangnya sampai, ekspetasi saya terlampaui. Selain itu kompartemen didalamnya juga terorganisir, ada slot laptop dan botol minum. Dengan pekerjaan saya yang sering ke luar kota, totebag ini sangat saya rekomendasikan,” ujar salah satu konsumen Humblezing. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Alfi Sahrin
Tentang Alfi Sahrin
Mahasiswa S1 Digital Public Relations, Telkom Universitas Bandung

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 19 Sep 2026, 20:19

Mengenang Wa Kepoh Maestro Dongeng Sunda di Gelombang Radio

Sandiwara Radio Saur Sepuh, yang pernah membuat pendengarnya di berbagai daerah larut dalam cerita.

H. Ahmad Sutisna alias Wa Kepoh, maestro dongeng Sunda dan salah satu tokoh penting dalam dunia penyiaran radio di Jawa Barat. (Sumber: Tabloid Nova, September 1996.)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 19:40

Tantangan Literasi Antara Menulis dan Kepunahan Bahasa Daerah

Begitu miris ketika kita membaca judul "Benarkah Indonesia mengalami Darurat Literasi?" Ada banyak penulis yang hanya sekadar menulis, tetapi tidak ada visi menjaga literasi terutama bahasa lokal.

Ilustrasi orang Sunda. (Sumber: Unsplash/Mahmur Marganti)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 18:17

Mengenal Bahaya Letusan Gunung Berapi di Bandung Raya dan Sekitarnya

Temukan ulasan mendalam mengenai potensi bahaya vulkanik di Bandung Raya. Pelajari langkah mitigasi yang tepat dan tingkatkan kesiapsiagaan Anda demi keselamatan bersama dari ancaman bencana alam.

Hoogvlakte van Bandoeng autowegenkaart, D E 29,1. Bandoeng: HOVIC, ca. 1920 (Peta jalan Dataran Tinggi Bandung, D E 29.1. Bandung: HOVIC, ca. 1920). (Sumber: Digital Collections Universteit Leiden | Foto: Anonim)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 17:46

Optimis atau Oportunis

Dari aktivis pro–demokrasi yang berujung menjadi elit rezim yang selalu mereka tentang selama masa nya menjadi mahasiswa.

Budiman Sudjatmiko bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendeklarasikan kelompok relawan Prabowo-Budiman Bersatu (Prabu) di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (18/08/2023). (Sumber: Gerindra.id)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 20:09

Sejarah dan Transformasi Nahdlatul Ulama di Bumi Pasundan (1926–1967)

Kehadiran Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah ini bukanlah sebuah kebetulan sejarah, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren yang mengakar dan gelombang modernism

Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat. (Sumber: Tangkapan layar YT: Kang inoe)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 17:52

Hebatnya Kreatifitas Dasa Warsa 1980-an

Bernostaldia dengan kehidupan remaja tahun 1980-an.

Motor klasik vespa. (Sumber: Pexels | Foto: setengah lima sore)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 15:17

Ketika Anak Bangsa Kehilangan Kesempatan Menjadi Cerdas dan Kritis

Sebetulnya apa yang menjadi akar persoalan dalam pendidikan kita. Pendidikan seharusnya tidak hanya butuh jawaban benar, tetapi bagaimana anak bisa bertanya secara kritis dan berpikir cerdas.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels | Foto: Ida Rizkha)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 14:01

Jejak Rasa dan Budaya Kuliner Arab di Tatar Sunda

Kuliner Arab di Jawa Barat tumbuh dari jejak migrasi menjadi bagian dari keragaman rasa dan budaya Tatar Sunda.

Nasi kebuli, hidangan khas Timur Tengah yang populer di kalangan masyarakat Arab di Indonesia, termasuk di Jawa Barat. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 12:26

Ketika Layar Perak Menjadi Denyut Hiburan Bandung Tempo Doeloe

Jejak bioskop Bandung tempo dulu merekam bagaimana hiburan, kehidupan sosial, dan perkembangan kota pernah berpadu di balik layar perak.

Iklan ucapan selamat hari jadi Kota Bandung dari perusahaan film N.V. Sirna Galih Ind. Ltd.. Iklan tersebut memuat daftar bioskop yang dikelolanya. (Sumber: Dimuat dalam Pikiran Rakjat, 31 Maret 1956 | Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 09:59

200 Ikon Bandung #7: Karmaka Surjaudaja

Kisah Karmaka Surjaudaja menjadi teladan tentang perjuangan, kejujuran, dan ketekunan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Adegan dalam film Love and Faith pada 2015, yang menceritakan kisah kehidupan Karmaka. (Sumber: Love and Faith)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 08:23

Bukan Macan yang Salah Cari Alamat, tapi Kita yang Mengubah Alamat Mereka

Macan yang masuk kampung atau kera yang turun ke permukiman bukan sekadar kisah tentang satwa yang “nakal”.

Seekor macan terdampar di rumah warga. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Istimewa via ayobandung.com)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 18:03

Menelusuri Jejak 216 Tahun Kota Bandung dalam Surat Kabar Lawas

Bandung adalah kota yang tumbuh dari perjalanan sejarah yang panjang.

Beberapa surat kabar yang pernah menjadi bagian dari kehidupan dan kebanggaan warga Bandung pada era 1970–1990-an. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 17:34

Jejak Gunung Api Purba di Kabupaten Bandung Barat

Singkapan batuan dan ignimbrit di Kabupaten Bandung Barat menjadi bukti keberadaan aktivitas gunungapi purba yang dapat dipelajari melalui geowisata.

Hasil kerajin patung kuyabatok dari batu di Kampung Ciawitali, Desa Cipangeran, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, memenuhi pesanan dari Jepara, Jawa Tengah, untuk diekspor ke Korea. (Sumber: T Bachtiar)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 16:05

Badut, Mimpi, dan Rizki

Mimpi tidak pernah benar-benar sendirian. Ya selalu ditemani ikhtiar, doa, dan keberanian untuk terus mencoba. Kendati, di antara semua itu, ada satu yang sering kita lupakan. Pekerjaan yang halal

Riasan badut yang dikenakannya saat merayakan wisuda bukan sekadar untuk tampil berbeda, (Sumber: Dokumentasi istimewa/ Kak Hakim (@badutbandung_kakhakim12))
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 15:09

Merdeka Berdaya, Merdeka Berkarya: Kaum Marginal Membangun Masa Depan

Setiap goresan tinta yang tercurahkan melalui hati, merupakan ketegaran dalam setiap halaman.

Bedah Buku "Prajurit Yang Tenggelam" Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Majalengka. (Foto: Ayu Maimun)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 13:49

Rp7.000 dan Masa Depan Supir dan Angkot Bandung

Angkot berseliweran, penumpang naik-turun, uang masuk. Sopir mengejar setoran. Calon penumpang dicari. Angkot ngetem ketika dianggap perlu. 

Warga hendak turun dari angkot. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 12:08

200 Ikon Bandung #6: Raden Adipati Wiranatakusumah II, Dalem Kaum Bukan Hanya Nama Jalan

Di balik nama Dalem Kaum, tersimpan jejak Wiranatakusumah II sebagai salah satu tokoh penting dalam lahirnya Kota Bandung.

Alun-Alun Bandung pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 09:38

Belajarlah Mencintai Bandung Seperti Haryoto Kunto Sang Kuncen Bandung

Selami kisah Haryoto Kunto, sang Kuncen Bandung dan temukan cara terbaik mencintai Kota Kembang (Paris van Java) lewat sejarah, romantisme dan sudut pandang mendalam.

Ilustrasi buku karya Haryoto Kunto. (Sumber: Istimewa)
Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)