Cadasngampar dan Cicadas Itu Endapan Material Letusan Gunung Api 

4 menit baca
T Bachtiar
Ditulis oleh T Bachtiar diterbitkan
Cadasngampar di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. (Sumber: Citra satelit: Google maps)
Cadasngampar di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. (Sumber: Citra satelit: Google maps)

Selain nama geografis Cicadas, ada juga yang memakai kata cadas, ditambahkan kata tambahan sebagai penanda kawasan, seperti ngampar, yang berarti terhampar luas, seperti Desa Cadasngampar di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Nama geografis Cadasngampar terdapat juga di Desa Sindangsari, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, di desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, dan di Desa Sandingtaman, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis.

Di Jawa Barat, hamper di setiap kabupaten terdapat nama geografis yang memakai kata cadas. Menurut R Satjadibrata dalam Kamus Basa Sunda (2005), cadas atawa batucadas: ngaran sarupa batu, biasana ayana di lamping gunung. Aya anu dijieun saringan cai, aya nu dijieun tatapakan, jst. Cadas atau batucadas: nama serupa batu, biasanya terdapat di lereng gunung. Ada yang dibuat penyaring air, ada yang dibuat batu tiang rumah, dll. 

Toponim Cadaspanjang, kawasan batu cadas yang memanjang, terdapat di Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, dan di Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Batucadas yang terlihat menggantung, dinamailah Cadasgantung, seperti Pasir Cadasgantung di Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Kampung Cadasgantung terdapat di Desa Citundun, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan. Di Kabupaten Sumedang terdapat tiga nama Kampung Cadasgantung, di  Desa Pangadegan, Kecamatan Rancakalong, di Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjungmedar, dan di Desa Cipicung, Kecamatan Jatigede. Masih di Kabupaten Sumedang, ada toponim Cadaspengeran di Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan. Dan Pos pendakian Cadaspoleng di TN Gunung Cereme, yang masuk ke dalam Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.

Nama geografis Cicadas, terdapat di Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung. Kampung Cicadas ada di Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Bandung. Di Kabupaten Bandung Barat ada toponim Desa Cicadas di Kecamatan Rongga. Kampung Cicadas di Desa Wangunsari, Kecamatan Sindangkerta, dandi Desa Sarimukti, Kecamatan Cipatat.

Di Kabupaten Subang terdapat Desa Cicadas di Kecamatan Sagalaherang, Desa Cicadas, di Kecamatan Binong, dan Kampung Cicadas di Desa Nanggerang, Kecamatan Binong. Di Kabupaten Bogor ada Desa Cicadas di Kecamatan Gunungputri. Di Kabupaten Majalengka ada Desa Cicadas di Kecamatan Jatiwangi. Di Kabupaten Garut terdapat Kampung Cicadas di Desa Mekarwangi, Kecamatan Talegong, di Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, di Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, dan di Desa Talagawangi, Kecamatan Pakenjeng. Di Kabupaten Sumedang ada Dusun Cicadas di Desa Cijeruk, Kecamatan Rancakalong, di Desa Tanjung, Kecamatan Surian, di Desa Cipasang, Kecamatan Cibugel, dan di Desa Cilopang, Kecamatan Cisitu.

Di Kabupaten Tasikmalaya terdapat toponim Kampung Cicadas di Desa Cikalang, Kecamatan Tawang, di Desa Sumelap, Kecamatan Tamansari, di Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja, di Desa Purwasari, Kecamatan Cisayong, di Desa Tanjungsari, Kecamatan Gunungtanjung, dan di Desa Cibongas, Kecamatan Pancatengah. Di Kabupaten Ciamis ada nama geografis Makam Cicadas di Dusun Mekarsari, Desa, Mulyasari, Kecamatan Jatinagara, dan Dusun Cicadas di Desa Gardujaya, Kecamatan Panawangan. Kabupaten Sukabumi terdapat toponim Desa Cicadas Kecamatan Cisolok, ada Kampung Cicadas di Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, dan di Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan. Di Kabupaten Bekasi ada Kampung Cicadas di Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, di Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah. Di Kabupaten Purwakarta terdapat Desa Cicadas di Kecamatan Babakancikao. Dan di Kabupaten Karawang ada Kampung Cicadas di Desa Cadaskertajaya, Kecamatan Talagasari.

Bila dalam Kamus Basa Sunda R Satjadibrata (2005), dituliskan bahwa cadas atau batucadas, biasanya terdapat di lereng gunung, sangat beralasan, karena Jawa Barat secara geografis dibangun oleh rangkaian gunung-gunung, baik gunungapi yang masih aktif, mapun gunungapi tua, dan gunung api purba, bahkan banyak gunung-gunungapi yanh meletus saat masih di bawah permukaan laut puluhan juta tahun yang lalu.

Yang oleh masyarakat Sunda di sebut cadas, dalam ilmu keguningapian disebut ignimbrite, yaitu endapan piroklastik, material dari letusan gunungapi, seperti gas panas, abu, lapili, bom gunungapi, dan puing yang meluncur menuruni lereng gunungapi dengan kecepatan tinggi, karena memiliki kepadatan lebih besar dari atmosfer di sekitarnya.

Ignimbrit dapat berwarna putih, abu-abu, merah muda, warna cokelat muda pucat seperti pasir, cokelat atau hitam tergantung pada komposisi dan kepadatannya. Karena panasnya, endapan ignimbrit ini kemudian memadat, dan dalam waktu lama terpanaskan, ignimbrit akan terubah membentuk di antaranya kaolin.

Secara sekilas pandangan mata, endapan ignimbrit nyaris sama dengan endapan lahar. Apalagi keduanya sudah berumur ratusan, bahkan ribuan tahun. Namun, para ahli dengan berbagai caranya, akan mengetahui apakah itu endapan lahar atau endapan ignimbrit.

Lahar berupa aliran material letusan gunung api yang berupa campuran bongkah batu, pasir, lapili, dan aliran air hujan di lereng gunungapi. Lahar dapat dengan seketika menimbun apa saja yang ada di lereng, di kaki gunung, dan membanjir di sungai-sungai yang hulunya di lereng gunung yang sedang meletus.

Endapan ignimbrit atau endapan lahar yang sudah termampatkan dan terubah, warnanya seperti warna pasir keputih-putihan, yang oleh masyarakat disebut cadas. Batucadas inilah yang menjadi penanda kawasan, sehingga menjadi nama geografis, seperti Cadasngampar, batucadas yang terhampar luas, dan Cicadas, kawasan yang terdiri batucadas.(*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 16 Okt 2026, 20:03

KDM dan Tantangan Mengubah Empati Menjadi Kebijakan

Pemimpin dengan skor empati tinggi bisa berhasil ketika mereka membangun institusi yang mampu menerjemahkan empati menjadi kebijakan yang bermakna.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 18:00

Pengalaman Memandu SMP Atirah Makassar #1

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin.

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin. (Sumber: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:57

Ketika Foto Menjadi Saksi Sejarah: Ray Bachtiar dan Perjalanan Dunia Visual

Fotografi menyimpan jejak sejarah dan ingatan bangsa. Talkshow “Jejak Visual” mengulas evolusi fotografi dan videografi bersama Ray Bachtiar Dradjat di Museum Mandiri, Kota Tua Jakarta.

Praktisi fotografi Ray Bachtiar Dradjat menjadi narasumber talkshow “Jejak Visual: Evolusi Fotografi dan Videografi”. (Sumber: Ray Bachtiar Dradjat)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:42

Menelusuri Jejak Benny Soebardja, Sang Godfather Rock Progresif Indonesia

Buku Benny Soebardja: The Progressive Years karya Zuhair Alyafie mengulas perjalanan Benny Soebardja dan perannya dalam membentuk sejarah rock progresif Indonesia.

Benny Soebardja: Perjalanan Sang Godfather Rock Progresif Indonesia (Sumber: Zuhair Alyafie)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 15:21

Peran Bank Perekonomian Rakyat Mencegah Jerat Rentenir di Bandung

Tujuan utama perbankan daerah bukan hanya menghimpun dana dan menyalurkan kredit. Keberadaannya menjaga martabat ekonomi keluarga di Bandung.

Ilustrasi pentingnya peran Bank Perekonomian Rakyat di Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 13:58

Cerita Perjalanan Menuju Palimanan dan Belajar Keberanian dari Lapak Baca Buku Gratis Cirebon

Kegiatan membuka lapak untuk membaca buku gratis mulai hadir di beberapa kota untuk meningkatkan minat literasi, begitu juga dengan Kota Cirebon.

Baca Buku Gratis di Alun-Alun Palimanan Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 11:07

Jalur Banjaran–Pangalengan Seringkali Padat: Mengapa Kemacetan Terjadi?

Kemacetan di jalur Banjaran–Pangalengan menjadi perhatian karena jalur ini digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari sekaligus menjadi akses menuju kawasan wisata.

Dokumentasi kemacetan di daerah Pasar Banjaran.
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 10:07

SKS: Kebiasaan Buruk atau Mekanisme Bertahan Mahasiswa?

Tugas menumpuk dan tenggat mendekat membuat mahasiswa begadang demi menyelesaikan pekerjaan. Apakah SKS sekadar kebiasaan buruk atau cara bertahan di tengah tuntutan akademik?

night study (Sumber: pexels.com | Foto: Bikram Bezbaruah)
Bandung 15 Okt 2026, 19:59

Industri Hiburan Bandung Masih Bergelora, Playlist Rewind 2026 Jadi Bukti Eksistensi Kota Musik

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026.

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 17:57

Para Insinyur Planologi, Arsitektur dan Sipil Terkemuka Yang Terlibat Pembangunan Kota Bandung dan Cimahi (Bagian 1)

Kisah insinyur planologi, arsitektur dan sipil terkemuka dalam membangun Bandung dan Cimahi. Temukan jejak sejarah, inovasi tata kota dan mahakarya ikonis mereka di sini!

Lukisan cat air Gedung Sate (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Bandung 15 Okt 2026, 16:41

Menolak Lupa Rasa Rumah, 11 Tahun Warung Kopi Imah Babaturan Merawat Hangatnya Bandung

Tepat pada 15 Oktober 2026, warung kopi dan rumah makan, yakni Warung Kopi Imah Babaturan yang bersemayam di jantung Kota Bandung ini merayakan hari jadinya yang ke-11.

Pemilik Warung Kopi Imah Babaturan, yakni Mohammad Nurul Hudha dan sang istri, Anggia Bonyta. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:48

Relasi Santri dengan Indonesia

Refleksi Hari Santri Nasional 2026: menelusuri jejak Resolusi Jihad, peran ulama, dan perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga hubungan santri dan negara.

Relasi Santri dengan Indonesia (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:09

Ketika Pertemanan Punya Target Harian: Terhubung atau Sekadar Menjaga Api Streak TikTok?

Pernah takut api streak TikTok dengan teman terputus? Kebiasaan ini bisa menjaga komunikasi, tetapi juga terasa seperti kewajiban harian. Apakah kita benar-benar terhubung atau sekadar menjaga angka?

Fitur api streak TikTok bisa menjadi cara menyenangkan untuk menjaga komunikasi.
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:03

Pardoks 'Tidak Ada Bukti' dalam Kasus Pelecehan Seksual di Unpas

Data menunjukkan bahwa laporan palsu -- atau bahkan fitnah -- dalam kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kampus sangat rendah, sementara underreporting sangat tinggi. Apa artinya?

Aksi mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) Bandung terkait dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 12:03

Mengenal Emma Poeradiredja dan Jejak Politik Perempuan Sunda

Emma Peoradiredja, seorang tokoh perempuan sunda yang membukakan jalan berpolitik untuk perempuan di tanah sunda

Emma Poeradiredja
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 22:06

Bandung dan Cirebon Sama-Sama Minim Penerangan Lampu Jalanan

Penerangan jalan umum di wilayah Jawa Barat masih sangat minim perhatian sehingga kondisi ini bisa mengakibatkan potensi kecelakaan bagi pengguna kendaraan.

Penerangan Jalan Ahmad Yani-Pantura Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 18:01

Menyeret Emak dan Bapak Ke Pengadilan

Banyak Lansia atau orang tua yang disidangkan oleh anak kandungnya di pengadilan yang semestinya tidak terjadi peristiwa nirempati tersebut

Ruang sidang bukan tempat membalas budi orang tua. Utamakan musyawarah dan kasih sayang. (Sumber: Ilustrasi oleh Gemini AI)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 16:45

Penertiban PKL: Apakah Menuju Bandung yang lebih Ramah dengan Pejalan Kaki?

Beberapa waktu ke belakang Bandung sedang melakukan penertiban PKL di Jalan Kiaracondong dan Cihapit tentunya harapannnya pejalan kaki mendapatkan haknya kembali.

Ilustrasi Penertiban PKL. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)