Menilik Perbedaan Gaya Komunikasi Website dan Instagram pada Kampanye Perusahaan Telekomunikasi

2 menit baca
Keysia Salsabila
Ditulis oleh Keysia Salsabila diterbitkan
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Baik website maupun Instagram menggunakan kata kunci yang sama seperti “Nyalakan Semangat Indonesia”, “Semangat Indonesia”, dan “Dirgahayu RI” untuk menjaga konsistensi pesan kampanye. Namun, pada website kata kunci tersebut ditempatkan dalam konteks informatif sehingga berfungsi menjelaskan program dan komitmen Telkomsel terhadap masyarakat Indonesia.

Sementara itu pada Instagram kata kunci dilakukan melalui penggunaan hastag seperti #NyalakanSemangatIndonesia, #SemangatIndonesia dan #DirgahayuRi yang dipadukan dengan caption serta visual menarik untuk membangkitkan semangat nasionalisme. Dengan begitu website berfokus pada penyampaian informasi yang mendalam, sedangkan Instagram lebih fokus pada membangun keterlibatan emosional audiens.

Artikel pada website menggunakan teknik piramida terbalik, di mana informasi yang paling penting ditempatkan pada bagian awal sehingga pembaca dapat langsung memahami inti kampanye. Struktur ini sangat cocok digunakan karena para pengunjung website biasanya mencari informasi yang lengkap dan terpercaya.

Sebaliknya, Instagram lebih mengutamakan storytelling singkat dan pendekatan persuasif karena pengguna media sosial cenderung memiliki rentang perhatian yang lebih pendek. Oleh karena itu, isi caption dibuat lebih ringkas, hangat dan langsung mengajak audiens untuk berinteraksi dengan konten yang disajikan.

Gaya komunikasi pada website bersifat formal, informatif dan korporat karena berfungsi sebagai media resmi perusahaan dalam menyampaikan informasi kepada publik. Sementara konsistensi identitas dan pesan kampanye dijaga melalui pemilihan kata yang professional sehingga tetap selaras dengan publikasi di media sosial.

Sementara itu, gaya komunikasi di Instagram lebih santai dan emosional agar terasa lebih dekat dengan audiens, khususnya generasi muda yang menjadi pengguna aktif media sosial. Perbedaan ini menunjukkan Telkomsel menyesuaikan gaya komunikasi dengan karakteristik platform dan target audiens yang dituju, melalui penyesuaian tersebut pesan kampanye dapat diterima tanpa menghilangkan identitas Telkomsel.

Menurut teori storytelling, penyampaian pesan melalui narasi yang menarik dapat membangun hubungan emosional yang lebih kuat antara organisasi dan publik sandham, 2025 (dalam Abdurrahman, 2026) Hal tersebut terlihat pada konten Instagram Telkomsel yang memadukan visual dan pesan kemerdekaan untuk membangkitkan semangat nasionalisme dari para audiens. tran 2025 (dalam Abdurrahman, 2026)

Analisis ini sesuai dengan teori konten media sosial yang menekankan pentingnya penyesuaian gaya bahasa berdasarkan karakteristik platform dan kebutuhan audiens panda, Upadhayay & Khandelwal, 2019. (dalam Abdurrahman, 2026)Website telkomsel menggunakan bahasa formal dan informatif untuk menyampaikan informasi secara lengkap, sedangkan Instagram memakai bahasa yang lebih santai untuk meningkatkan keterlibatan audiens. Menurut ameen, et.al 2021 (dalam Abdurrahman, 2026)

Strategi komunikasi digital yang efektif tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga pada kemampuan menciptakan keterlibatan audiens secara berkelanjutan ameen et el 2021 (dalam Abdurrahman, 2026) Penggunaan hastag kampanye dan pesan emosional oleh Telkomsel menunjukan penerapan storytelling digital mampu meningkatkan daya Tarik serta keterlibatan audiens lima, Texeira & moriera, 2023. (dalam Abdurrahman, 2026)

Perbedaan gaya komunikasi pada website dan Instagram menunjukkan bahwa Telkomsel menyesuaikan cara penyampaian pesan kampanye sesuai dengan karakteristik masing masing platform. Telkomsel menggunakan website untuk menyampaikan informasi yang lengkap dan kredibel, sedangkan Instagram dimanfaatkan untuk membangun keterlibatan emosional serta interaksi audiens. (*)

Referensi

  • Abdurrahman, M. S. (2026). DIGITAL PUBLIC RELATIONS WRITING REVELENSI KEMAMPUAN MENULIS DI ERA . SIMBIOSA REKATAMA MEDIA.
Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Keysia Salsabila
mahasiswa digital public relations telkom university

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 25 Jun 2026, 20:12

Kembang Tanpa Dedaunan

Menjaga kondisi hawa atau cuaca di Kota Bandung agar tidak menjadi lebih panas di tahun-tahun berikiutnya sesuai dengan tema hari Lingkungan Hidup sedunia tahun 2026.

The Rollies (1972). (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 19:02

Menilik Perbedaan Gaya Komunikasi Website dan Instagram pada Kampanye Perusahaan Telekomunikasi

Kampanye “Nyalakan Semangat Indonesia” dari Telkomsel menunjukkan bagaimana perbedaan karakter website dan Instagram dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan yang sama secara efektif kepada audiens.

Ilustrasi.
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 18:33

Kopi Ajaib dari Tanah Priangan: Kejayaan dan Keruntuhan Kopi Priangan (1808–1875)

artikel ini membahas mengenai kopi preanger yang melawati beberapa zaman kepengurusan gubernur jendral hindia belanda.

Perkebunan kopi arabica yang masih eksis sampai saat ini di Loa, Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Sumber: Dokumen Pribadi | Foto: Junior Fajar Rimbawan)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 18:11

Turunkan Tensi, Naikkan Empati

Turunkan tensi, naikkan empati, dan kuatkan ikhtiar. Karena hidup tidak berubah oleh harapan semata, tetapi oleh usaha yang nyata.

Sejumlah siswa MI Al-Mujtahidin membawa sampah hasil dari sedekah sampah dan disetorkan ke Bank Sampah Produktif Cidadap Berseri, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, (11/11/2022). (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 17:26

Jejak dan Pengaruh Kesenian Barat dalam Perkembangan Seni Modern Indonesia

Menjelajahi jejak seni modern di Indonesia melalui pengaruh datangnya bangsa Eropa ke Indonesia.

Seniman Raden Saleh yang melukis dengan gaya lukis Eropa sebagai pelopor seni modern di Indonesia.  (Sumber: wikimedia.org)
Wisata & Kuliner 25 Jun 2026, 17:24

Itinerary Bali Seminggu: Jelajah Selatan, Tengah, Timur, hingga Utara Pulau Dewata

Rencana liburan Bali 7 hari lengkap dari Uluwatu, Nusa Penida, Ubud, Kintamani hingga Karangasem. Cocok untuk first timer dan wisata keluarga.

Bali. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 17:08

Politik Populer vs Tata Kelola: Birokrasi yang Tergerus

Fenomena ini membuat politik terasa seperti panggung hiburan, di mana popularitas dan viralitas menjadi kompas utama kala tersesat dan tak tahu arah.

Ilustrasi kata politik. (Sumber: Pexels | Foto: Tara Winstead)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 16:16

Manik Maya, Ibu Bumi dan Bapak Langit

Acara Ngertakeun Bumi Lamba sendiri adalah sebuah ritual sakral yang diselenggarakan di Hutan Tangkuban Parahu.

Saya (penulis) bersama kawan-kawan pecinta budaya Lembang dalam acara ngertakeun bumi lamba 2026. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 16:03

Tamansari Menjadi Saksi: Mahasiswa Bandung Melawan Pembredelan Pers 1994

Di Bandung, Jalan Tamansari menjadi saksi perlawanan mahasiswa terhadap kebijakan yang dianggap membungkam kebebasan berekspresi.

Halaman muka Harian Umum MANDALA memuat berita utama unjuk rasa mahasiswa Bandung warnai pembredelan tiga media cetak ibu kota: Tempo, Editor dan Detik. (Sumber: Koleksi dan foto Kin Sanubary)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 15:48

Mengapa Dasar Cekungan Bandung Datar?

Inilah proses yang menyebabkan dasar Cekungan Bandung menjadi datar.

Permukaan dasar Cekungan Bandung yang datar. (Foto: T Bachtiar)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 12:46

Bukan Sekadar Rongsokan, Besi Tua Damri Jatinangor

Deru mesin tua DAMRI pernah mengantar ribuan mahasiswa menuju mimpi mereka.

Armada DAMRI generasi lama yang terparkir di Depo DAMRI Gedebage (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Naufal Farras)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 11:39

Literasi, Fabel, dan Al-Razi

Rasanya asyik sekali ketika menemukan bacaan yang penuh dengan hikmah.

Aa Akil bergaya dengan buku Serunya Dunia Fabel, karya Kelas V Al-Razi SD Islam Al-Amanah, penerbit Dandelion Publisher,  cetakan pertama Mei 2026, editor Utrujah Alesha. (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Wisata & Kuliner 25 Jun 2026, 11:23

Panduan Berkunjung ke Museum Geologi Bandung: Menjelajahi 4,5 Miliar Tahun Sejarah Bumi dengan Tiket Rp5.000

Museum Geologi Bandung menyimpan lebih dari 250.000 koleksi batuan dan 60.000 fosil. Simak harga tiket, koleksi unggulan, dan panduan berkunjung.

Museum Geologi Bandung. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Biz 25 Jun 2026, 10:34

Kembara Niaga Dama Kara Menjadi Satu-satunya UMKM Kelas 4 di Bandung

UMKM yang ada di kelas itu memang langka, tetapi bagaimana cara sampai di sana?

Salah satu sudut toko Dama Kara di Jalan Gandapura, Kota Bandung, (23/6/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 09:56

Batujajar dan Militer: 'Mesra' sejak Masa Kolonial

Menilik secara historis bagaimana Batujajar dan militer hidup secara berdampingan sejak masa kolonial.

Jembatan Batujajar pada tahun 1925 (Sumber: KITLV)
Beranda 25 Jun 2026, 09:11

Kimung, Anak Ujungberung yang Tak Pernah Meninggalkan Musik

Kimung tak pernah benar-benar meninggalkan musik. Dari Burgerkill, Ujungberung Rebels, hingga Karinding Attacks, ia terus merawat kultur musik dari Bandung.

Di Atap Class, Kimung terus merawat arsip, pengetahuan, dan regenerasi komunitas kreatif lintas generasi. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 08:47

Budaya Self-reward dan Hubungannya dengan Konsumerisme Gen Z

Self-reward yang awalnya bertujuan sebagai bentuk apresiasi diri setelah mencapai target atau melewati masa sulit sering kali berubah menjadi alasan untuk berbelanja secara berlebihan.

Ilustrasi belanja. (Sumber: Pexels | Foto: Max Fischer)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 08:34

Unjuk Rasa Mahasiswa, Sinar Asta Cita dan Suguhan Humor Segar

Jika segala aspek masalah ketenagakerjaan bisa ditangani dengan baik, niscaya 60 persen masalah bangsa ini kelar.

Unjuk rasa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung Raya. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 24 Jun 2026, 20:36

Kualitas Dulu, Narasi Kemudian: Dama Kara dan Mengapa Karyanya Istimewa

Kualitas harus bicara lebih dulu, sebelum cerita apa pun menyusulnya. Begitulah prinsip Dama Kara.

Nurdini Prihastiti, founder sekaligus pemilik Dama Kara di Jalan Gandapura, Kota Bandung, (23/6/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 20:02

Opini Publik terhadap Pemberitaan Media mengenai Peluncuran Smartphone

Analisis terhadap penulisan peluncuran smartphone terbaru pada sebuah acara teknologi tahunan, dan penggunaan kata kunci yang konsisten oleh media

Ilustrasi penggunaan smartphone yang mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perangkat mobile dengan teknologi terkini. 23/06/2026 (Sumber: Muhammad Aswan Hilman | Foto: Muhammad Aswan Hilman)