Pabrik Kina, Cagar Budaya yang Berdampak Besar pada Masa Kolonial

3 menit baca
Muhammad Arkan Pratama Meinardi
Ditulis oleh Muhammad Arkan Pratama Meinardi diterbitkan
Bangunan Bandoengsche Kinine Fabriek NV yang kini dikenal sebagai pabrik kina Kimia Farma di Jalan Pajajaran, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung)
Bangunan Bandoengsche Kinine Fabriek NV yang kini dikenal sebagai pabrik kina Kimia Farma di Jalan Pajajaran, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung)

Pernahkah kalian melihat sebuah gedung tua yang terletak di tengah Kota Bandung? lebih tepatnya yang berada di Jl. Pajajaran No.42 Kecamatan Cicendo?Gedung ini akrab disebut dengan Pabrik Kina. Secara visual gedung ini terlihat begitu tua, baik dari segi arsitektur maupun dari kondisi cat tembok bangunan. Tampilan keseluruhan gedung ini menunjukan bahwa Pabrik Kina memiliki perjalanan yang sangat panjang.

Beberapa penduduk setempat yang hidup dan tinggal di sekitar Pabrik Kina konon katanya sering mendengar suara suara cekikikan anak kecil, mungkin karena mereka melihat kondisi dari pabrik ini yang sudah berumur menjadi alasan dikaitkannya dengan hal-hal berbau mistis. Disamping hal-hal tersebut, Pabrik Kina ternyata berdampak besar pada masa kolonial bahkan memiliki peran penting saat penyebaran penyakit malaria di Batavia.

Bandoengsche Kininefabriek atau yang biasa disebut Pabrik Kina pada masa kini, didirikan pada 28 juli 1896 menurut koran Java-Bode (4 Mei 1896). Pembangunan Pabrik Kina didasarkan karena menyebarnya penyakit malaria di Batavia. Penyebaran penyakit malaria di Batavia kala itu sangat masif, yang dimana pembudidayaan tumbuhan kina saja tidak cukup.

Maka dari itu, pemerintah Hindia Belanda membutuhkan pabrik yang dapat mengelola obat kina itu sendiri. Menurut surat kabar “3 à 5 procent der kina-bast tot kinine verwerkt”, yang menegaskan fungsi utama pabrik sebagai pengolah bahan kina menjadi quinine untuk pengobatan malaria. Disebutkan pula oleh surat kabar "Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië". Batavia, 25-10-1911, bahwa Pemerintah Hindia Belanda merencanakan menggratiskan obat kina bagi daerah-daerah yang memiliki tingkat penyebaran penyakit tersebut secara epidemik.

Perencanaan ini didorong dengan penyediaan obat kina bagi masyarakat dengan harga obat yang diberikan serendah mungkin. Sehingga Batavia yang sempat disebut Het graf van het oosten atau kuburannya negeri timur karena penyebaran penyakit malaria akhirnya bisa teratasi, begitu juga dengan daerah daerah yang lain yang terdampak penyakit malaria.

Setelah penyebaran penyakit malaria yang masif berakhir, Pabrik Kina tidak lagi beroperasi secara besar. Saat kedatangan Jepang tahun 1942, Pabrik Kina ini berpindah tangan dari pemerintahan Hindia Belanda ke pemerintahan Jepang yang berubah nama menjadi Rikugunkinine Seizoshyo. Pada masa pendudukan jepang, sebagian besar hasil produksi Kina dibawa ke Jepang. Penggunaan Pabrik Kina tidak begitu masif pada masa Pendudukan Jepang, karena tujuan utama didirikannya hanya untuk mengatasi penyakit malaria yang menyebar pada masa Hindia Belanda.

Sejak kembalinya Belanda pada tahun 1945 ke Indonesia, Pabrik Kina kembali jatuh ditangan Belanda yang berganti nama lagi menjadi Bandoengsche Kininefabriek. Namun pada tahun 1958 terjadi nasionalisasi terhadap semua perusahaan warisan belanda, yang dimana Pabrik Kina ada didalamnya. Sejak saat itulah Pabrik Kina dikelola oleh pemerintah Indonesia dan pada tahun 1971 menjadi milik Kimia Farma.

Pada masa kini, Pabrik Kina yang memiliki perjalanan panjang dan juga nilai historis yang kuat untuk sekarang sudah tidak beroperasi sama sekali. Bahkan jika melewati Jl. Pajajaran, bisa terlihat kondisi Pabrik Kina kini sudah sangat tua dan juga terdapat banyak coretan coretan vandalisme. Namun, mengutip dari sebuah postingan di instagram oleh akun pribadi @fadlizon, Pabrik Kina saat ini sudah menjadi cagar budaya tingkat Kota Bandung golongan A yang berarti bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi dan wajib dipertahankan keasliannya, melalu metode preservasi.

Golongan ini tidak boleh diubah bentuknya sama sekali, baik interior maupun eksteriornya, Sesuai pada Perda Kota Bandung Nomor 7 Tahun 2018. Kementerian Kebudayaan juga berkomitmen untuk memelihara dan memanfaatkan Pabrik Kina sebagai situs sejarah, baik melalui proses restorasi dan juga menjadikannya sebagai sarana edukasi sejarah dengan perubahan fungsi menjadi area publik. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Muhammad Arkan Pratama Meinardi
Mahasiswa Ilmu Sejarah Unpad Angkatan 2025

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 19 Jul 2026, 18:04

Cara Ampuh Menerangi Jalan Kota Bandung

Menindak tegas begal bukan sekadar menjadi program tapi melanjutkan keluhan masyarakat yang diprioritaskan

Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung melakukan perbaikan lampu penerangan jalan umum di jalan Katapang, Kota Bandung, Senin, 9 Juni 2025. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 15:30

Mafia Olahraga, Sebuah Stigma Menakutkan

Olahraga yang seharusnya menjadi ruang sportivitas kini dihantui oleh mafia yang terhubung dengan jaringan global.

Uang rupiah. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Wisata & Kuliner 19 Jul 2026, 14:01

Keripik Paru Klaten, Oleh-oleh Gurih Legendaris dari Kampung Tegal Kepatihan

Dari Kampung Tegal Kepatihan hingga dikenal luas, Keripik Paru Klaten menjadi ikon kuliner khas. Ketahui sejarah, proses, dan tempat membelinya.

Keripik Paru Klaten.
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 11:33

Marak Begal, Gangster, dan Matel Menelan Korban, Warga Bandung Pertanyakan Aksi Walikota dan Aparat

Bandung darurat 'Red Zone' akibat maraknya begal, gangster, dan matel yang menelan banyak korban.

Senjata Tajam. (Sumber: Pixabay/KhanaBadosh | Foto: Pixabay/KhanaBadosh)
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 08:00

Ketika Deru Knalpot dan Distorsi Musik Menyatukan Ribuan Pecinta Otomotif Bandung

Seri pembuka Kejurnas Slalom MLDSPOT Autokhana 2026 sukses mengguncang GOR Arcamanik Bandung.

Gate masuk event MLDSPOT Autokhana, pada 11 Juli 2026 (Sumber: Athhar Jundi Pratama Attaqa | Foto: Athhar Jundi Pratama Attaqa)
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 07:50

Mengembalikan Fungsi Bandara Husein Bukan Romantisme Masa Lalu

Keberhasilan reaktivasi Bandara Husein pada akhirnya tidak akan ditentukan oleh hari pertama operasional, melainkan oleh apa yang terjadi berbulan-bulan setelahnya.

Petugas Avsec melakukan patroli di pintu keberangkatan domestik Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 21:21

Panduan Wisata ke Kawah Ijen Banyuwangi: Blue Fire, Tiket, dan Tips Lengkap

Panduan lengkap wisata Kawah Ijen Banyuwangi, mulai harga tiket 2025, fenomena Blue Fire, rute pendakian, jam terbaik, hingga tips agar perjalanan lebih aman.

Kawah Ijen Banyuwangi. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 20:15

Luka, Algoritma, dan Dogma

Luka hanya dapat disembuhkan oleh kepedulian, algoritma dapat diimbangi dengan literasi, dan rapuhnya interaksi sosial hanya dapat dipulihkan saat kita meluangkan waktu untuk benar-benar hadir bersama

Kita tidak akan sepenuhnya paham bagaimana rasanya di-bully, sebelum kita merasakan sendiri dampaknya. (Sumber: Unsplash/Carolina)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 17:29

Alih Fungsi Jalur Sepeda Menjadi Parkir Motor: Inkonsistensi Kebijakan Transportasi Kota Bandung

Alih fungsi jalur sepeda di Jalan Lembong menjadi parkir motor bukan sekadar persoalan parkir, tetapi mencerminkan inkonsistensi kebijakan Kota Bandung dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan.

Pemandangan miris di Jalan Lembong, Kota Bandung pada Kamis (16/7/2026). Jalur sepeda yang dibangun untuk menjamin keselamatan pesepeda, justru beralih fungsi menjadi ruang parkir sepeda motor. (Foto: Alkhalifi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:58

Mengapa Isolasi Politik Pasca Tragedi Bubat Membuat Sunda Makin Mandiri?

Mengulas bagaimana Kerajaan Sunda memperkuat kemandirian politik, ekonomi, dan pertahanannya setelah Perang Bubat melalui kebijakan isolasi dari Majapahit.

Ilustrasi peristiwa Perang Bubat di Taman Citra Resmi, Purwakarta. (Sumber: nationalgeographic.grid.id | Foto: Cut Menas Nila Tanu Sukma Devi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:25

Satu Peluncuran, Tiga Cara Bercerita: Menganalisis Penyampaian Pesan Produsen Ponsel Pintar Ternama

Memahami bagaimana cara jenama besar menyebarkan informasi tentang produk terbaru.

Ilustrasi ponsel pintar. (Sumber: Pexels | Foto: Efrem Efre)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 15:18

Revolusi Perancis dan Bandung Nol Kilometer

Revolusi Prancis berawal dari penjara Bastille tahun 1789 telah membuat perubahan besar hak asasi manusia juga mempengaruhi perkembangan Bandung.

Monumen titik nol kilometer Kota Bandung diresmikan Gubernur H. Danny Setiawan pada 18 Mei 2004 dan didedikasikan untuk masyarakat Priangan korban kerja paksa. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Anya Dellanita)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)