Tahun Ajaran Baru Dimulai, Siswa SDN I Babakan Talang Belajar di Bangunan Darurat: Satu Ruangan untuk Dua Kelas, Duduk Lesehan

3 menit baca
Restu Nugraha Sauqi
Ditulis oleh Restu Nugraha Sauqi diterbitkan
Siswa SDN I Babakan Talang mengawali tahun ajaran baru di bangunan darurat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Restu Nugraha)
Siswa SDN I Babakan Talang mengawali tahun ajaran baru di bangunan darurat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Restu Nugraha)

AYOBANDUNG.ID – Hampir satu setengah tahun sudah siswa SDN I Babakan Talang di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, menjalani kegiatan belajar dalam kondisi darurat. Sejak bangunan sekolah mereka roboh akibat pergerakan tanah pada akhir Februari 2024, proses belajar-mengajar dilakukan di lokasi-lokasi sementara dengan segala keterbatasan.

Peristiwa itu bermula saat retakan kecil muncul di halaman sekolah pada Senin, 19 Februari 2024. Dalam beberapa hari, retakan tersebut membesar dan menjalar hingga ke bangunan sekolah. Kepala SDN I Babakan Talang, Iis Dida Nurjanah, menyadari potensi bahaya dan segera menghentikan kegiatan belajar di lokasi lama. Pada Rabu, 21 Februari, pembelajaran beralih ke sistem daring untuk sementara waktu.

Bangunan SDN 1 Babakan Talang di Kabupaten Bandung Barat rusak parah akibat pergerakan tanah. Siswanya untuk sementara menumpang belajar di sekolah terdekat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bangunan SDN 1 Babakan Talang di Kabupaten Bandung Barat rusak parah akibat pergerakan tanah. Siswanya untuk sementara menumpang belajar di sekolah terdekat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Namun, situasi tak kunjung membaik. Pada Kamis, 28 Februari 2024, sebagian besar bangunan sekolah ambruk. Enam ruang kelas, satu ruang guru, satu perpustakaan, dan beberapa toilet mengalami kerusakan. Meski beberapa bagian masih berdiri, keselamatan siswa menjadi prioritas utama.

Untuk menjamin kelangsungan pendidikan, pihak sekolah segera memindahkan kegiatan belajar ke MTs Al Ikhlas Babakan Talang, sekolah swasta milik yayasan yang bersedia membantu. Iis mengaku bersyukur karena pihak yayasan memberikan izin penggunaan ruang secara cuma-cuma. "Yang penting hak anak untuk belajar tetap berjalan," ujarnya saat itu.

Puluhan siswa SDN 1 Babakan Talang menumpang belajar di MTS Al-Ikhlas, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Senin 4 Maret 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Puluhan siswa SDN 1 Babakan Talang menumpang belajar di MTS Al-Ikhlas, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Senin 4 Maret 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Setelah beberapa waktu menumpang, pembelajaran kemudian dialihkan ke bangunan darurat sekitar 200 meter dari lokasi sekolah lama, tepatnya di Kampung Pasirmalang. Bangunan sementara ini didirikan atas bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sementara tanahnya merupakan milik warga yang dipinjamkan.

Bangunan darurat tersebut hanya berdinding triplek, beratap asbes, dan berlantai semen polos. Luas totalnya hanya sekitar 105 meter persegi, dibagi menjadi tiga ruang, dan masing-masing ruang digunakan oleh dua kelas sekaligus dengan penyekat triplek tipis. Dalam kondisi seperti ini, satu ruangan bisa memuat dua kelas dengan jumlah murid berbeda.

Ketimpangan fasilitas sangat terasa. Ada kelas yang memiliki meja dan kursi, tetapi ada juga siswa yang harus duduk lesehan dengan meja kecil dan alas semen. Tak ada ruang guru yang layak. Sebagai gantinya, para pengajar menyulap sudut kecil dengan papan triplek menjadi ruang guru darurat.

“Awalnya ruang guru digabung dengan kelas, tapi karena sekarang semua ruangan dipakai untuk siswa, kami buat ruang sendiri walau seadanya,” jelas Iis. Meski penuh keterbatasan, para guru tetap berusaha menjalankan proses belajar sebaik mungkin. Bahkan, semangat mereka tak surut meski beban kerja meningkat karena harus berbagi ruangan dan menghadapi gangguan suara dari kelas sebelah.

Salah satu guru, Weni, menceritakan kesulitannya mengajar dua kelas dalam satu ruangan. Mereka harus menyiasati waktu dan cara mengajar agar suasana tetap kondusif. “Kadang saya bicara agak keras supaya terdengar, sementara guru di sebelah menulis di papan tulis,” ungkapnya.

Dampak lain yang tak bisa dihindari adalah menurunnya jumlah siswa. Banyak orang tua memilih memindahkan anak mereka ke sekolah lain karena khawatir dengan kondisi belajar yang tidak ideal. Dari sekitar 150 murid sebelum bencana, kini hanya tersisa sekitar 100 siswa.

Padahal, sekolah ini pernah menjadi salah satu pilihan utama di wilayah Desa Cibedug. Iis mengungkapkan, jika semangat dari orang tua ikut menguatkan, maka guru-guru pun akan lebih termotivasi. Namun kondisi sekarang membuat masa depan sekolah terasa tidak pasti.

Relokasi bangunan sekolah permanen pun belum terealisasi. Menurut Iis, pihaknya masih menunggu hasil kajian teknis dari Badan Geologi untuk memastikan lokasi baru benar-benar aman dari potensi bencana. Anggaran dikabarkan sudah tersedia, tetapi pembangunan belum bisa dilakukan tanpa rekomendasi geologi.

Para guru dan siswa SDN I Babakan Talang kini hanya bisa menunggu dengan penuh harap. Mereka ingin segera kembali belajar di gedung permanen yang layak dan aman. Namun sebelum itu terwujud, mereka tetap bertahan di kelas-kelas darurat yang sederhana namun penuh semangat.

“Kami tetap berjuang. Ini bukan hanya soal bangunan, tapi tentang hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” pungkas Iis.(*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 20:01

Ketika Gelombang Radio Menyatukan Ribuan Fans Iwan Fals

Ganesha Iwan Fals (GIF), program legendaris Radio Ganesha Bandung yang diasuh penyiar karismatik Kang Denny GIF.

Tim pengisi acara Ganesha Iwan Fals berkunjung ke kediaman Iwan Fals di Cipanas, Puncak. Dari kiri ke kanan: Arif (GIF), Denny GIF (penyiar Radio Ganesha Bandung), Iwan Fals, dan Bram (sahabat karib Iwan Fals dari Bandung). (Foto: Kemal Ferdiansyah)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 18:29

Kemerdekaan bagi Sastra

Sastra adalah salah satu ruang terakhir bagi tempat kejujuran yang masih berani bicara. Tapi apakah kehidupan bagi pelakunya sudah layak atau tenggelam dalam lautan merdeka itu sendiri?

Ilustrasi buku sastra. (Sumber: Pexels | Foto: Alexandra Krainyukhova)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 17:10

10 Netizen Terpilih Juli 2026, Menangkap Isu Begal hingga Jalur Maut

Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode Juli 2026.

Pengguna jalan melintas di dekat satu tombol darurat (panic button) yang dipasang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 26 November 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 16:15

Perlindungan Pohon: Mengajak Generasi Muda Kota Bandung Cinta Lingkungan

Jika ditarik lebih luas bahwa perlindungan terhadap lingkungan yang lestari di Kota Bandung harus ditegakkan. Sebab pohon yang tumbuh dengan baik seharusnya dipertahankan untuk menjadi penghijauan.

Pengunjung berjalan di Forest Walk Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 16 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 05 Agu 2026, 15:21

Panduan Pendakian Gunung Ciremai: Jalur, Tiket, Booking, dan Tips Terbaru

Panduan lengkap Gunung Ciremai mulai dari jalur Apuy, Palutungan, Linggarjati, tiket, booking online, estimasi pendakian, hingga tips mencapai puncak 3.078 mdpl.

Gunung Ciremai. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 15:02

Bulan Dedaunan

Bahasa Jepang dari bulan Agustus adalah Hachigatsu, yang artinya "bulan dedaunan".

Ilustrasi dedaunan pada pohon. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Sejarah 05 Agu 2026, 14:14

Hikayat Bandung Surganya Kopi Terbaik

Bandung menjadi rumah bagi Java Preanger, kopi legendaris yang mendunia. Simak sejarah, budaya, dan perjalanan kopi terbaik dari tanah Priangan.

Ilustrasi proses pengolaha kopi Jawa Barat. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!