Profil Penulis

Arfi Pandu Dinata

Netizen AyoBandung.id

"Menulis tentang agama, budaya, dan kehidupan orang Sunda"

Kontribusi

73 Artikel

Ayo Netizen 18 Feb 2026, 11:25

Menonton Kolonialitas di Neftlix: Pinocchio, Pachamama, dan Over the Moon Tidak Hanya Jadi Film Animasi

Paradoks antara komitmen pada inklusivitas atau pendangkalan perspektif yang dengan mudahnya dikomodifikasi.

Film "Over the Moon" (2020). (Sumber: Netflix)
Ayo Netizen 16 Feb 2026, 11:12

Munggahan dan Closingan Sekaligus: Potret Kita, Potret Bandung Menjelang Ramadan

Bandung, dengan segala keragaman dan dinamika urbannya, memperlihatkan kita yang berhadapan dengan ‘kebingungan’ ini.

Ilustrasi -- Nasi Liwet Sunda (Foto: Pixabay)
Ayo Netizen 15 Feb 2026, 07:26

Puasa 2026 di Bandung: Imlek & Cap Go Meh, Rabu Abu & Masa Pra Paskah, Nyepi & Lebaran

Tahun 2026 menjadi tahun yang unik secara religius, spiritual, dan kultural di Indonesia, termasuk di Bandung.

Pasar Cihapit. (Foto: Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ayo Netizen 11 Feb 2026, 11:40

Refleksi Ekologis, ke Mana Perginya Jurig?

Jurig adalah bahasa Sundanya hantu. Hantu yang menampakkan dirinya dengan jelas disebut bungkeuleukan.

Ilustrasi pohon. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 17:02

Lakon Kelaparan dan Kemiskinan Melalui Puasa Ramadan

Puasa itu mengajarkan menahan diri, zakat menyempurnakannya. Ia menumbuhkan kesadaran sosial dan kebahagiaan bagi sesama.

Ilustrasi puasa Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Abdullah Arif)
Ayo Netizen 01 Feb 2026, 12:07

Koh Sonny, Peneratas Lintas Agama, dan Petualangan ‘Hidden Gem’ di Bandung

Menjalani hidup lintas agama sebagai praktik harian. Dari Bandung, ia membuka jalan dialog yang cair, kontekstual, dan membumi.

Sonny dan Dua Rekan Lintas Agamanya (Sumber: Dokumentasi Pribadi Sonny | Foto: Salah Seorang Kawan Sonny)
Ayo Netizen 18 Jan 2026, 15:46

Sunda di Mata Eropa: Membaca Catatan Penjelajahan (Penjajahan) Paling Awal tentang Kita

Menyingkap bias kolonial lama sekaligus mengajak kita agar waspada pada cara kita sendiri menarasikan Sunda hari ini, agar tak menjadi penjajah maupun yang terjajah.

Suasana Pasar Kosambi, Bandung, tahun 1938. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 14 Jan 2026, 19:13

Asal-usul Kesibukan Kita: Halloween, Reformasi Protestan, dan Peradaban Modern

Dari tradisi religius sampai gelombang perubahan besar, budaya kerja keras, FOMO, dan obsesi produktivitas yang kita jalani sehari-hari ternyata punya akar sejarah yang panjang.

Ilustrasi sedang bekerja. (Sumber: Pexels | Foto: Tim Gouw)
Ayo Netizen 11 Jan 2026, 18:06

Kuliah di Bandung, di Menara Gading WEIRD: Catatan untuk 2026

Kawasan kampus yang unggul literasi dan reputasi, tetapi berjarak dari realitas sosial-ekologis kota. Kita menagih kembali tanggung jawab etis akademik.

Ilustrasi mahasiswa di Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: Zayyinatul Millah)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.

Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 15:15

Yang Kita Telan sebagai Kota: Makanan, Gaya Hidup, dan Bandung 2026

Dari aci, seblak, lalapan, hingga kopi. Tapi di balik melimpahnya kuliner, tubuh kita lelah. Cara makan hari ini mencerminkan ketimpangan dan masa depan.

Pasar Cihapit (Foto: Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ayo Netizen 06 Jan 2026, 17:33

Bandung sebelum Daendels, Bandung Setelah Kita: Tekad Bioregionalisme 2026

Wilayah ini bukan sekadar kota, melainkan cekungan hidup yang disatukan alam, sejarah, dan pergerakan hidup manusia. Ada etika yang menuntut kita untuk mengelolanya dengan lintas batas.

Cekungan Bandung, foto ini diambil dari Gunung Batu di Bandung Utara. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Lokamaya)
Ayo Netizen 07 Nov 2025, 10:12

Kekuasaan Itu Bernama Perawatan: Menerima Tubuh yang Ringkih dan Rentan

Tubuh ideal hanyalah milik segelintir orang. Itu pun masih boleh diragukan.

Tangan manusia. (Sumber: Pexels/Tan Danh)
Ayo Netizen 03 Nov 2025, 10:01

Perutku, Makanan, dan Rasa Lapar yang Sia-sia

Perut adalah salah satu inti kehidupan manusia. Dari sanalah segalanya bermula, dan juga sering berakhir.

Para pengungsi. (Sumber: Pexels/Ahmed akacha)
Ayo Netizen 30 Okt 2025, 19:42

Perempuan Pemuka Agama, Kenapa Tidak?

Namun sejarah dan bahkan tradisi suci sendiri, tidak sepenuhnya kering dari figur perempuan suci.

Dalam Islam, Fatimah az-Zahra, putri Nabi, berdiri sebagai teladan kesetiaan, keberanian, dan pengetahuan. (Sumber: Pexels/Mohamed Zarandah)
Ayo Netizen 29 Okt 2025, 17:04

Spiritualitas pada yang Biasa Saja

Kadang kita suka pikir, hidup yang biasa saja itu rasa-rasanya kurang rohani.

Kadang kita suka pikir, hidup yang biasa saja itu rasa-rasanya kurang rohani. (Sumber: Pexels/Arbiansyah Sulud)
Ayo Netizen 29 Okt 2025, 16:03

Revisi Salah Kaprah tentang Pluralisme Agama

Sering kali, istilah pluralisme agama dipahami secara keliru.

Ilustrasi tradisi budaya. (Sumber: Pexels/Arjun Adinata)
Ayo Netizen 29 Okt 2025, 10:11

Dekolonisasi Ateisme: Enggak Percaya Tuhan Belum Tentu Gak Beragama?

Menyingkirkan dikotomi antara beragama dan tak beragama, mencari bentuk religiusitas yang lebih kaya, merdeka, dan tak lagi terjebak bayangan Barat.

Di Indonesia pun ada bentuk religiusitas tanpa agama. (Sumber: Pexels/ROCKETMANN TEAM)
Ayo Netizen 28 Okt 2025, 20:54

Menengok Penderitaan dalam Kacamata Agama-Agama

Benarkah agama-agama mengajarkan bahwa penderitaan adalah kesalahan pribadi atau bukti lemahnya iman?

Ilustrasi orang dengan gangguan kesehatan mental. (Sumber: Pexels/Nothing Ahead)
Ayo Netizen 28 Okt 2025, 12:25

Perkawinan (Cinta) Beda Agama: Mangu, Peri Cintaku, Realitas Sosial, SEMA 2/2023, dan Bhinneka Tunggal Ika

Di lagu-lagu itu, cinta beda agama hampir selalu digambarkan seperti relasi yang seru tapi mustahil, so far selalu romantis tapi terlarang.

Ilustrasi pasangan menikah. (Sumber: Pexels/Danu Hidayatur Rahman)