AYOBANDUNG.ID -- Menjelang akhir tahun, pusat perbelanjaan di Kota Bandung kembali menjadi magnet utama bagi masyarakat. Mall tidak lagi sekadar ruang transaksi, melainkan destinasi gaya hidup yang menyatukan belanja, hiburan, dan interaksi sosial.
Fenomena ini terlihat jelas di 23 Paskal Shopping Center yang menghadirkan Pokémon PLAY LAB sebagai bagian dari rangkaian program akhir tahun. Kehadiran pop-up store bertema Pokémon hingga pertengahan Desember 2025 menjadi bukti bagaimana mall bertransformasi menjadi ruang rekreasi keluarga sekaligus arena bisnis yang menjanjikan.
Bandung, dengan reputasinya sebagai kota wisata belanja, terus memperlihatkan daya tarik yang kuat. Data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan domestik sepanjang 2025 mencapai titik tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Lonjakan ini berdampak langsung pada pusat perbelanjaan yang menjadi salah satu destinasi utama selain kuliner dan wisata alam. Mall pun semakin diposisikan sebagai gerbang kota, tempat di mana wisatawan dan warga lokal bertemu dalam satu ekosistem konsumsi dan hiburan.
Momentum akhir tahun selalu menjadi periode emas bagi bisnis mall. Tradisi belanja untuk menyambut Natal dan Tahun Baru mendorong masyarakat mengalokasikan anggaran lebih besar untuk fashion, makanan, hingga hiburan.
Fenomena ini tidak hanya memperlihatkan pola konsumsi, tetapi juga mencerminkan kebutuhan masyarakat akan pengalaman yang lebih dari sekadar membeli barang. Mall yang mampu menghadirkan suasana tematik, dekorasi meriah, dan program interaktif akan lebih mudah memenangkan hati pengunjung.
Di 23 Paskal, strategi ini diwujudkan melalui program Great Christmas Sale dengan diskon hingga 80 persen, Great Christmas Shopping Race dengan hadiah voucher belanja, hingga undian mobil listrik BYD Atto 3.
Kehadiran program seperti ini memperlihatkan bagaimana mall merespons tren konsumen yang semakin peduli pada keberlanjutan sekaligus tetap menginginkan sensasi kompetisi dan hadiah besar.
Digitalisasi juga menjadi bagian penting, dengan aplikasi Cornerscard Apps yang menawarkan sistem poin dan cashback, memperkuat loyalitas pengunjung dalam ekosistem belanja yang lebih personal.
Mall di Bandung kini menghadapi tantangan besar dari e-commerce. Namun, keunggulan mall terletak pada pengalaman langsung yang tidak bisa digantikan oleh belanja daring.
Owner Representative 23 Paskal Shopping Center, Marcella D.V. mengatakan, pihaknya ingin menghadirkan suasana akhir tahun yang penuh kegembiraan bagi seluruh pengunjung 23 Paskal Shopping Center.
"Dengan dekorasi Natal dan juga program aktivitas yang telah kami rancang di beberapa area, kami berharap setiap pengunjung bisa mendapatkan pengalaman yang tidak bisa dirasakan di shopping mall lain," katanya.

Event seperti Pokémon PLAY LAB menjadi contoh bagaimana mall ini juga menciptakan pengalaman berbasis interaksi, di mana anak-anak bisa mewarnai, bermain kartu, hingga bertemu langsung dengan karakter Pikachu.
Pengalaman semacam ini memperkuat posisi mall sebagai ruang keluarga yang tidak sekadar menjual produk, tetapi juga menghadirkan kenangan.
Selain itu, mall di Bandung juga berfungsi sebagai ruang komunitas. Konser, choir, dan performance komunitas lokal yang dihadirkan di 23 Paskal memperlihatkan bagaimana mall menjadi wadah ekspresi kreatif masyarakat.
Dengan luas 60.000 meter persegi dan lebih dari 200 tenant, 23 Paskal tidak hanya menjadi pusat belanja, tetapi juga simbol urban identity Bandung. Mall hadir sebagai ruang publik yang inklusif, mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu atmosfer gaya hidup.
Tren masyarakat Bandung menunjukkan bahwa mall menjadi pilihan utama untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Area alfresco terbuka dan zona anak yang lengkap memperkuat daya tarik ini.
Mall bukan hanya tempat belanja, tetapi juga ruang rekreasi yang menawarkan kenyamanan dan kebersamaan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan ruang aman dan menyenangkan di tengah dinamika urban.
Dengan kunjungan wisatawan yang terus meningkat, peluang bisnis mall di Bandung semakin terbuka lebar. Kolaborasi dengan brand internasional, tenant lokal kreatif, hingga integrasi dengan teknologi digital akan menjadi arah pengembangan ke depan. Mall yang mampu menghadirkan inovasi dan pengalaman unik akan tetap relevan di tengah persaingan dengan platform daring.
Momentum akhir tahun menjadi laboratorium strategi bisnis mall. Event tematik, promo besar, dan integrasi komunitas terbukti efektif meningkatkan kunjungan sekaligus memperkuat citra mall sebagai destinasi gaya hidup.
Bandung, dengan karakter masyarakat yang kreatif dan konsumtif, memberikan peluang besar bagi mall untuk terus berkembang sebagai pusat ekonomi sekaligus ruang sosial.
Ricky Kosim, General Manager Center 23 Paskal, mengatakan Pokémon PLAY LAB di 23 Paskal pun sebagai bagian dari bukti komitmen pihaknya untuk selalu menghadirkan pengalaman yang baru, dan berbeda bagi para pengunjung.
"Kami berharap kehadiran Pokémon di Bandung kali ini dapat menjadi destinasi baru untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman," ujarnya.
Alternatif produk UMKM Fesyen atau serupa:
