Lonjakan Penipuan Digital Mengancam Konsumen di Momentum Liburan Akhir Tahun

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Rabu 31 Des 2025, 20:24 WIB
Ilustrasi penipuan transaksi keuangan. (Sumber: Freepik)

Ilustrasi penipuan transaksi keuangan. (Sumber: Freepik)

AYOBANDUNG.ID -- Di banyak sudut kota, cerita tentang penipuan transaksi keuangan kini menjadi bagian dari percakapan sehari-hari. Di warung kopi, orang membicarakan bagaimana tetangga mereka kehilangan uang karena tergiur belanja daring dengan harga miring.

Di kampus, mahasiswa saling mengingatkan agar tidak sembarangan mengklik tautan promo yang beredar di grup WhatsApp. Di pasar tradisional, pedagang yang mulai beralih ke platform digital mengaku pernah ditipu pembeli yang menggunakan bukti transfer palsu. Semua ini menggambarkan betapa isu penipuan digital telah merasuk ke kehidupan nyata masyarakat.

Salah satu modus yang paling sering ditemukan adalah toko daring palsu. Pelaku membuat tampilan toko yang meyakinkan, lengkap dengan foto produk dan ulasan palsu. Konsumen yang tergiur segera melakukan pembayaran, namun barang tak pernah dikirim. Di lapangan, kasus semacam ini paling banyak terjadi menjelang akhir tahun, ketika masyarakat sibuk berburu diskon dan hadiah.

“Modus yang banyak ditemukan antara lain penggunaan toko palsu serta penyebaran tautan pembayaran daring yang menyesatkan dan berpotensi merugikan konsumen,” kata Kepala OJK Provinsi Jawa Barat selaku Ketua Satgas PASTI Jawa Barat Darwisman.

Modus lain yang marak adalah panggilan palsu. Pelaku menyamar sebagai petugas bank atau kurir logistik, menekan korban agar segera mentransfer dana atau memberikan data pribadi. Di beberapa daerah Jawa Barat, warga melaporkan menerima telepon yang mengatasnamakan kurir paket, meminta biaya tambahan. Padahal, paket tersebut tidak pernah ada.

Phishing juga menjadi ancaman nyata. Banyak korban yang mengaku menerima tautan menyerupai situs resmi bank atau e-commerce. Begitu data pribadi dimasukkan, pelaku langsung mengakses rekening korban. Di lapangan, kasus ini sering terjadi pada masyarakat yang baru belajar menggunakan layanan digital, sehingga mudah percaya pada tampilan yang terlihat resmi.

Pinjaman online ilegal menambah kompleksitas masalah. Korban biasanya tergiur karena proses cepat dan tanpa syarat. Namun, bunga yang dikenakan tidak masuk akal, dan penagihan dilakukan dengan cara kasar. Di beberapa kasus, penagih bahkan menyebarkan data pribadi korban ke media sosial, menimbulkan tekanan psikologis yang berat.

Investasi bodong juga masih menjadi isu besar. Di akhir tahun, banyak orang menerima bonus atau tunjangan, dan pelaku memanfaatkan momentum ini dengan menawarkan skema investasi berimbal hasil tinggi. Di lapangan, korban sering kali percaya karena penawaran datang dari orang yang dikenal atau melalui komunitas daring. Setelah dana terkumpul, pelaku menghilang tanpa jejak.

Cerita lain yang banyak ditemukan adalah penipuan berkedok hadiah. Korban menerima pesan bahwa mereka memenangkan undian atau promo akhir tahun, lalu diminta membayar biaya administrasi. Begitu uang dikirim, hadiah tak pernah datang. Modus ini memanfaatkan euforia liburan dan keinginan masyarakat untuk mendapatkan keuntungan instan.

Kondisi riil di lapangan menunjukkan bahwa penipuan digital tidak mengenal batas usia atau latar belakang. Mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga pelaku usaha kecil sama-sama rentan. Mereka yang terbiasa bertransaksi daring sering kali tidak menyadari bahwa tautan yang diklik sudah dimanipulasi. Sementara mereka yang baru belajar menggunakan aplikasi digital lebih mudah percaya pada tampilan yang menyerupai situs resmi.

Berdasarkan data hingga posisi 30 November 2025, Provinsi Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah pelaporan penipuan transaksi keuangan tertinggi di Indonesia, yakni sebanyak 77.061 laporan dengan estimasi kerugian mencapai Rp1.276 miliar.

Dari jumlah tersebut, penipuan transaksi belanja menjadi modus yang paling banyak dengan 13.725 laporan, disusul modus panggilan palsu (fake call) yang mengatasnamakan pihak tertentu sebanyak 7.928 laporan, serta penipuan berkedok investasi sebanyak 4.901 laporan.

Selain itu, Jawa Barat juga menempati peringkat pertama dalam jumlah pengaduan terkait investasi ilegal, yaitu sebanyak 799 laporan atau 17,70 persen dari total nasional, serta pengaduan pinjaman online ilegal sebanyak 4.085 laporan atau 21,92 persen dari total nasional.

Kondisi tersebut menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan berbasis teknologi, termasuk panggilan palsu, phishing, dan penawaran investasi ilegal.

Satgas PASTI dan OJK menegaskan bahwa masyarakat harus lebih cermat. Mereka mengimbau agar setiap transaksi dilakukan melalui jalur resmi, reputasi toko diperiksa, dan tawaran yang terlalu indah untuk jadi kenyataan segera dicurigai. Kanal pelaporan seperti Kontak OJK 157 dan WhatsApp resmi disediakan untuk mempercepat penanganan kasus.

Namun, kanal pelaporan saja tidak cukup. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk membangun ekosistem digital yang aman. Edukasi publik harus terus digencarkan agar masyarakat mampu mengenali tanda-tanda penipuan sejak dini.

Asosiasi e-commerce dan fintech juga perlu mengambil peran lebih besar dengan sistem verifikasi yang ketat dan edukasi konsumen. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk membangun kepercayaan. Tanpa langkah konkret dari pelaku industri, masyarakat akan terus berada dalam posisi rentan.

Masyarakat sendiri harus mengubah pola pikir. Belanja daring memang menawarkan kemudahan, tetapi tidak boleh dilakukan dengan lengah. Kewaspadaan dan skeptisisme sehat terhadap tawaran yang terlalu indah untuk jadi kenyataan adalah benteng pertama melawan penipuan.

Momentum akhir tahun seharusnya menjadi waktu untuk merayakan kebersamaan, bukan menjadi celah bagi pelaku kejahatan untuk meraup keuntungan dari kelengahan publik. Namun kenyataannya, banyak korban justru terjebak karena tergesa-gesa bertransaksi tanpa sempat memeriksa kebenaran informasi.

“Masyarakat harus selalu waspada dan tidak mudah tergiur. Pastikan setiap transaksi dilakukan melalui jalur resmi dan setiap produk memiliki izin dari otoritas berwenang. Jangan ragu untuk melaporkan jika menemukan indikasi penipuan," ujar Darwisman.

Alternatif kebutuhan transaksi atau produk serupa:

  1. https://s.shopee.co.id/40ZuUzFY1Z
  2. https://s.shopee.co.id/6AeP4zw2gF
  3. https://s.shopee.co.id/9AI0eM7Qd3
  4. https://s.shopee.co.id/6VHFTVcdrm
  5. https://s.shopee.co.id/W02KVcbmL
Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34 WIB

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.
Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Beranda 09 Jan 2026, 19:07 WIB

Sebelum Terlambat 2030, Strategi Komunikasi SDGs Harus Melampaui Jargon Birokrasi

SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif.
SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 17:49 WIB

Keamanan Data dan Masa Depan AI: Jalan Panjang Membangun Kepercayaan Publik

Di Indonesia, AI sudah semakin relevan dan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rekomendasi konten hiburan, aplikasi belajar daring, hingga layanan finansial digital.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 17:14 WIB

Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

Kemacetan di Bandung dipicu kendaraan berlebih, jalan sempit, angkutan umum kurang baik, wisatawan, dan parkir liar.
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Beranda 09 Jan 2026, 16:37 WIB

Wajah Lain Wisata Delman di Kota Bandung: Romantis bagi Wisatawan, Berat bagi Kuda

Tantangan besarnya adalah kebutuhan akan regulasi yang mampu menjembatani kepentingan hewan, kusir, dan penumpang secara adil.
Ade, kusir delman di sekitar wilayah Gedung Sate. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 16:28 WIB

Food Genomics, Teknologi Nutrisi Presisi yang Mengubah Cara Anak Muda Makan

Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik.
Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 16:13 WIB

Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Gedung balai kota mesti bisa menjadi promotor bagi kriya glassware eksklusif dan mesin roaster kopi buatan Bandung.
Halaman balai kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Jelajah 09 Jan 2026, 16:00 WIB

Hikayat Tamasya Baheula di Kawah Putih Ciwidey, Tempat Healing Kompeni yang Sepi dan Sunyi

Kawah Putih Ciwidey tampil sebagai tujuan berat dan hening dalam Gids van Bandoeng 1927 lengkap dengan belerang dan tanjakan panjang.
Lukisan Kawah Putih Franz Wilhelm Junghuhn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:43 WIB

Penipuan Online: Apakah Ada Hukumnya?

Penipuan melalui telepon berkembang lebih cepat daripada aturan hukumnya.
Media dalam jaringan (daring). (Sumber: Pexels | Foto: Torsten Dettlaff)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:06 WIB

'Berkawan' dengan Gelapnya Jalan Soekarno Hatta

Jalan Soekarno Hatta makin gelap karena lampu PJU mati, membuat warga merasa was-was setiap melintas.
Jalan Soekarno Hatta ramai malam hari, motor, dan mobil bergerak di tengah padatnya arus, (01/12/2025). (Sumber: Fayyaza Jasmine | Foto: Fayyaza Jasmine)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 14:39 WIB

Bobotoh Cek! Cara Beli Single Ticket Pertandingan PERSIB di Aplikasi Resmi

Cara membeli single ticket pertandingan kandang PERSIB Bandung melalui aplikasi resmi PERSIB (PERSIBapp).
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 13:26 WIB

Bandung Terus Diganggu oleh Pungli yang Tak Kunjung Teratasi

Pungli terus mengganggu kenyamanan warga Bandung muncul berulang di berbagai ruang publik, menunjukkan lemahnya pengawasan dan kebutuhan akan tindakan tegas untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Area parkir di salah satu kawasan kuliner Bandung yang sedang dipadati oleh beberapa kendaraan, terutama pada jam makan siang (4/12/2025). (Sumber: Keira Khalila K | Foto: Keira Khalila K)
Beranda 09 Jan 2026, 11:20 WIB

PKL Cicadas Tolak Jalur BRT, Spanduk Protes Bermunculan: Kami Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Proyek

Berdasarkan temuan di lapangan, kegelisahan pedagang memuncak setelah adanya pendataan mendadak yang dilakukan dua kali, masing-masing oleh konsultan dan Satpol PP.
Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas menolak pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT). (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:27 WIB

Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia

Suasana akrab dan inspiratif menyelimuti acara "Weekend Retreat" yang diselenggarakan oleh Bright Scholarship Regional Bandung.
Membangun Visi dan Networking: Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung Bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:01 WIB

Optimalisasi Keterampilan Pemrograman dalam Kehidupan Sehari-Hari

Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya?
Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya? (Sumber: Pexels | Foto: hitesh choudhary)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 07:53 WIB

Bentuk Sadar Toleransi terhadap Penganut Sunda Wiwitan

Kesadaran toleransi sedang ramai digaungkan, namun terkadang hanya dirasakan oleh penganut agama resmi versi pemerintah.
Podcast bersama Bapak Ira Indrawardana, S.Sos., M.Si., Dosen Antropologi Universitas Padjajaran. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Paguyuban Project)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:32 WIB

Dari Ancaman TPA hingga Harapan Transformasi

Sampah menumpuk, citra kota terancam. Bagaimana Bandung mengubah krisis jadi peluang?
Tumpukan sampah yang mencerminkan darurat lingkungan yang butuh solusi cepat di Gudang Selatan, Bandung, Jawa Barat, (01/12/2025). (Sumber: Azzahra Syifa Lestari)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:16 WIB

Kenapa Stoikisme Lebih Ampuh daripada Terjerat Pinjol? Seni Menghadapi Quarter Life Crisis

Jangan sampai salah langkah demi gengsi! Kenali cara hadapi Quarter Life Crisis dengan Stoikisme agar terhindar dari jeratan Pinjol.
Ilustrasi perasaan tersesat dan lelah mental saat menghadapi Quarter Life Crisis. (Sumber: unplash | Foto: Mehran Biabani)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 19:19 WIB

Kota Bandung dan Krisis Sampah

Kota Bandung kembali berada dalam sorotan publik akibat persoalan sampah yang tak kunjung teratasi.
Gunung"sampah di daerah warga jl. buanasari II no.1 , Kota Bandung pada Selasa, 2 Desember 2025. (Foto:Muhammad Fiqri A.)