Berburu Barang Bekas di Pasar Loak Terbesar di Bandung

3 menit baca
Dudung Ridwan
Ditulis oleh Dudung Ridwan diterbitkan
Pasar Loak Astana Anyar. (Sumber: Ayobandung.com)
Pasar Loak Astana Anyar. (Sumber: Ayobandung.com)

SETIAP kota pasti memberi ruang untuk adanya pasar loak. Keberadaan pasar loak mungkin seusia dengan usia kota itu sendiri. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pasar loak adalah suatu jenis pasar yang menjual barang-barang bekas yang sudah diperdagangkan atau barang-barang loak-- 'loak' adalah barang bekas yang dijuaI. 

Istilah "pasar loak" (flea market) pertama kali digunakan di Paris, Prancis, abad ke-19, berasal dari frase marché aux puces atau "pasar kutu". Dikatakan kutu karena barang-barang bekas yang dijual di sana sering kali berisi kutu.

Singkat kata, pasar loak adalah tempat berkumpulnya pembeli dan penjual barang bekas. 

Di Kota Bandung pun ada beberapa pasar loak. Sebut saja Pasar Loak Cilaki, Pasar Loak Cihapit, Pasar Loak Suryani, Pasar Loak Batununggal, Pasar Loak Gede Bage, Pasar Loak Cikapundung, dan yang paling besar: Pasar Loak Astana Anyar.

Namanya juga Pasar Loak Astana Anyar, ya pasti berada di Jalan Astana Anyar, Kota Bandung. Sepanjang Jalan Astana Anyar mulai dari Patung Singa di Tegallega, terus ke sebelah Barat lewat Jalan Pelana, Inggit Garnasih, hingga depan Kantor Polsek Astanaanyar. Kebanyakan para pedagang menggelar dagangannya di pinggir jalan atau memakai roda. Ada juga yang berupa kios seperti konter hp bekas. Konon, pasar loak Astana Anyar sudah ada sejak tahun 60 an. 

Namanya juga pasar loak, tentu saja segala barang bekas ada. Eh, tidak semuanya bekas—ada juga barang baru yang masih dikemas plastik. Semua barang didagangkan. Saking banyaknya barang yang dijual, para pedagang kesulitan mengumpulkannya per tema. Meski sudah dicoba, misalnya blok pedagang sepatu, blok pedagang jam tangan, blok pedagang hp bekas, dll.

Barang keperluan sehari-hari, perabot rumah tangga, rice cooker, mainan anak-anak, nintendo, play station, kipas angin, mesin tik, komputer, alat-alat motor, ban motor, ban mobil, pelek ban, séndok témbok, gergaji, hape bekas, hape baru. Oh, ya sepédah bekas berjejer. Batu akik ada—meski sudah enggak musim. Helm bekas—dari yang bermerk hingga yang biasa-biasa saja. Apa lagi ya? Ah, … banyak dan dijamin semua itu tak ada kutunya. He he.

Pedagang di sini terkenal jujur. Mereka terus terang menjelaskan kualitas barang—tidak menutupi kekurangan barang yang dijualnya. Barang ori disebut asli. Barang kawé, terus terang disebut kawé.

Tentang harga? Relatif, bergantung bagus tidaknya keadaan barang. Barang murah ya murah. Barang mahal ya mahal. Mulai dari Rp 3.000 hingga Rp300.000. Jangan takut menawar harga asal jangan terlalu rendah. Mereka tidak banyak mengambil keuntungan, kok.

Ini beberapa tips kalau hendak belanja ka Pasar Loak Astana Anyar.

Pasar Loak Astana Anyar. (Sumber: Ayobandung.com)
Pasar Loak Astana Anyar. (Sumber: Ayobandung.com)

Pertama, jangan tergesa-gesa. Santai saja. Anggap saja berbelanja sambil cari hiburan. Lebih bagus lagi sebaiknya direncanakan apa yang mau dibeli dari rumah? Misalnya mau mencari  spare part PS2 karena rusak. Bawa barang yang rusaknya untuk diperlihatkan ke penjualnya.

Kedua, jangan datang terlalu siang. Takutnya barang yang dicari kehabisan. Terlalu panas juga enggak bagus bagi kesehatan. Jam buka mulai pukul 08.00 hingga pukul 12.00. Dan ingat jangan datang hari Jumat, tutup.

Ketiga, siapkan fisik Anda karena harus berjalan dari Tegallega ke depan Polsek Astanaanyar. Jarak itu cukup jauh. Dan, jangan lupa bawa uang. Masa mau belanja tak bawa uang?

Kalau sudah dapat barang yang Anda cari, terus perut Anda keroncongan minta diisi, jangan khawatir banyak pedagang makanan. Mau lontong kari. Bubur ayam. Warung padang. Warung Sunda, atau makanan lain?

Ini mah sekadar rekomendasi, berjalanlah sedikit ke Jalan Pelana. Di sana ada tukang saté yang ramai pembelinya. Asap dan wangi dari sate bakar tercium ke mana-mana. Tinggal pilih,pilih, mau saté sapi atau sate? Seporsinya Rp15.000. Dijamin enak dan mengenyangkan. Sok, lah. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)