Inspirasi Sosok yang Teguh Mengabdi di Cipadung Wetan

2 menit baca
Mila Aulia
Ditulis oleh Mila Aulia diterbitkan
Lurah Cipadung Wetan, Bapak Tarsujono S. Sos, M,. M,. (Sumber: Mila Aulia / dok. pribadi | Foto: Mila Aulia)
Lurah Cipadung Wetan, Bapak Tarsujono S. Sos, M,. M,. (Sumber: Mila Aulia / dok. pribadi | Foto: Mila Aulia)

Pagi itu, udara masih segar ketika Tarsujono, menyapa satu per satu warga yang datang ke kelurahan. Baginya, menjadi lurah bukan sekadar jabatan formal, tapi tanggung jawab yang menuntut kehadiran nyata di tengah masyarakat.

Sejak awal menekuni dunia pelayanan masyarakat pada 1993, Tarsujono menekankan bahwa kepemimpinan sejati berarti mendengar, memahami, dan kadang berbagi beban warga, bukan hanya menegakkan aturan.

Perjalanan karier Tarsujono tidak instan. Ia memulai dari Dinas Pengolahan Pasar, kemudian menjadi Kasi Kemasyarakatan sebelum akhirnya menjabat lurah. Setiap posisi mengajarkan hal berbeda, tapi pengalaman paling berkesan tetap pada 2013, ketika ia terlibat langsung dalam pembagian bantuan sosial.

Di tengah kesibukan kota yang padat, warga masih bergotong-royong, saling membantu, dan itulah momen yang membuat Tarsujono menyadari bahwa pelayanan masyarakat itu soal hubungan, kepedulian, dan rasa kemanusiaan yang tulus.

Menjadi lurah menghadirkan tantangan baru. Tarsujono sering menghadapi masalah yang kompleks, baik dari internal maupun eksternal kelurahan. Namun ia memegang prinsip yang teguh bahwa, selama berpijak pada kebenaran dan aturan, keadilan akan menang.

“Kezaliman akan terkalahkan dengan kebenaran. Jadi kita jangan takut,” katanya.

Filosofi itu membimbingnya dalam mengambil keputusan, selalu melibatkan tim dan warga untuk menemukan solusi bersama.

Selain itu, Tarsujono mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk Program PIPK. Program ini tidak hanya menekankan pembangunan fisik, tetapi juga memberi kesempatan bagi warga untuk ikut merencanakan, melaksanakan, dan merasakan manfaatnya. Pendekatan ini menumbuhkan rasa percaya, tanggung jawab, dan harmonisasi antara lurah dan masyarakat.

Meski sibuk, Tarsujono tetap menjaga keseimbangan dengan keluarga. Ia menekankan pentingnya memisahkan urusan pribadi dan kedinasan agar keduanya berjalan harmonis. Bagi generasi muda yang ingin berkiprah di pelayanan masyarakat, Tarsujono memberikan pesan sederhana tapi mendalam.

"Jangan alergi oleh kritik, jangan alergi oleh saran, dan tingkatkan wawasan jangan merasa cukup dengan apa yang ada," ujarnya.

Kepemimpinan menurutnya, lahir dari keteguhan hati, integritas, dan kesediaan untuk berempati.

Di Cipadung Wetan, Tarsujono bukan sekadar lurah. Ia adalah gambaran nyata bahwa pengabdian dengan keteguhan hati dapat menghadirkan perubahan positif, meninggalkan inspirasi, dan mengajarkan arti kepedulian sejati bagi masyarakat.

Setiap senyum warga yang ditemuinya menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang hangat dan tulus mampu menembus sekadar struktur birokrasi, menjadi sesuatu yang dirasakan dan dihargai oleh mereka yang dilayani. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Mila Aulia
Tentang Mila Aulia
Penulis baru yang lagi belajar

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Jun 2026, 12:25

Penggunaan Wewangian dari Zaman Mesir sampai Sekarang

Perkembangan singkat wewangian dari awal mula ketenarannya di Mesir sampai sekarang.

Pajangan botol parfum berwarna-warni. (Sumber: pexels.com | Foto: Hồng Quang)
Ayo Netizen 22 Jun 2026, 11:30

'Don’t Buy This Jacket' Kampanye Jujur atau Strategi Manipulasi Persepsi?

Membedah paradoks kampanye "Don’t Buy This Jacket" Patagonia:

Penulis sedang menelaah konsep iklan 'Don't Buy This Jacket'.
Wisata & Kuliner 22 Jun 2026, 11:27

Wisata Gratis di Surabaya: Jelajah Taman Bungkul Ikon Kota yang Selalu Ramai

Taman Bungkul menjadi salah satu destinasi wisata gratis paling populer di Surabaya dengan fasilitas lengkap dan suasana nyaman sepanjang hari.

Taman Bungkul Surabaya. (Sumber: Pemkot Surabaya)
Ayo Netizen 22 Jun 2026, 09:56

Indonesia dalam Angka

Algoritma Statistik memang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, tetapi bukan berarti angka itu disusun hanya demi kepuasan publik. Sehingga fakta yang terjadi hanya sebatas retorika

Ilustrasi angka dalam kalkulator. (Sumber: Pexels | Foto: Yan Krukau)
Ayo Netizen 22 Jun 2026, 09:06

Penggunaan Kendaraan Listrik Dikebut, Tapi Listriknya Sering Padam

Di tengah percepatan adopsi kendaraan listrik melalui berbagai insentif, pemadaman listrik yang masih sering terjadi memunculkan pertanyaan: seberapa siap sistem energi Indonesia?

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf terkait pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa (20/6/2026). (Sumber: Instagram/@pln_id)
Ayo Netizen 22 Jun 2026, 08:58

Ada Apa dengan Tanjakan Emen?

Jalan tanjakan Emen yang berada di Subang tepatnya di Ciater, terkenal dengan misteri seringnya terjadi kecelakaan.

Kondisi sekarang jalan tanjakan Emen. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Haerul Nurjaman)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 18:02

Peran Media Relations dalam Membangun Citra Kolaborasi Brand di Industri Olahraga

Memahami identitas kolaborasi sebagai perpaduan antara motorsport, inovasi, dan gaya hidup modern.

Gambar dari akun Instagram resmi Puma
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 17:37

Merawat Jejak Maung Bandung Melalui Koleksi dr. Dimas Kurnia Hidayat

Merawat Jejak Maung Bandung Melalui Koleksi dr. Dimas Kurnia Hidayat

Dimas Kurnia Hidayat, kolektor memorabilia Persib Bandung. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 15:26

Bandung Poek, Warga Menjerit, dan Kenangan Menyala

Cibiru Bandung boleh poek untuk dua, tiga, empat, lima jam. Tetapi selama kebersamaan masih hidup, selalu ada cahaya yang tidak pernah padam bila kita rawat dan pupuk bersama.

Ilustrasi Bandung Mati Listrik Bergilir (Sumber: Pixabay)
Wisata & Kuliner 21 Jun 2026, 13:04

5 Kuliner Semarang Pilihan yang Wajib Dicoba Wisatawan

Dari lumpia khas Pecinan hingga tahu gimbal dan nasi ayam malam hari, inilah rekomendasi kuliner Semarang yang wajib masuk daftar perjalanan Anda.

Kuliner Tahu Gimbal. (Sumber: Pemprov Jateng)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 12:17

Jembatan Cirahong, Warisan Belanda dengan Akses Lantai Ganda

Jembatan Cirahong, warisan dari Belanda yang memiliki dua jalur akses. Berfungsi sebagai rel kereta dan jalan bagi warga.

Jembatan Cirahong masa sekarang. (Sumber: Dokumen Pribadi)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 10:48

Meraih Impian dari Sekolah Terbaik

Menentukan sekolah terbaik pun harus dianggap sebagai langkah yang menentukan impian murid baru terwujud.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels/Agung Pandit Wiguna)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 10:36

Risiko Kecil dari USG yang Berlebihan

Pentingnya membatasi frekuensi USG kehamilan sesuai indikasi medis guna mencegah potensi risiko efek termal dan paparan ultrasonik berlebihan pada janin.

Ilustrasi pemeriksaan USG kandungan pada ibu hamil. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 09:32

Tidak Hanya Judol, Blind Box Juga Dapat Memicu Kecanduan

Blind box justru mendorong perilaku konsumtif dan impulsif pada konsumen Generasi Z.

Ilustrasi blind box. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 09:25

Bukan Sekadar Paspor: Makna Nasionalisme Dalam Skuad Timnas Modern

Performa baik Timnas Indonesia ikut dipengaruhi pemain diaspora.

Ole Romeny (10) bersama Ramadhan Sananta (9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3). (Sumber: kemenpora.go.id | Foto: Herry)
Beranda 20 Jun 2026, 13:46

Mengayuh dengan Cemas di Kota yang Mengaku Ramah Pesepeda

Komunitas pesepeda Bandung memasang Ghost Bike di Jalan Soekarno-Hatta usai tewasnya seorang remaja pesepeda, sekaligus mendesak pemerintah memperbaiki keselamatan infrastruktur jalan.

Komunitas sepeda dan pejalan kaki memasang memorial Ghost Bike di Jalan Soekarno-Hatta sebagai simbol duka atas tewasnya seorang remaja saat bersepeda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Beranda 20 Jun 2026, 05:35

Membongkar Operasi Informasi yang Tak Kasat Mata di Ruang Digital

Jurnalis diajak mengenali operasi manipulasi informasi di ruang digital, mulai dari disinformasi, narasi terkoordinasi, hingga rekayasa tren di media sosial.

Ika Ningtyas, Koordinator Cek Fakta Tempo, memaparkan cara mengenali operasi manipulasi informasi yang bekerja secara terorganisasi di ruang digital kepada para jurnalis di Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Bandung 19 Jun 2026, 20:59

Dobrak Batas Sinema Remaja, Film ‘Dan Bandung’ Garapan Rudi Soedjarwo Angkat Isu Strict Parents

Peta sinema romansa tanah air bersiap menyambut angin segar lewat manuver terbaru Verona Films yang resmi mengumumkan proyek layar lebar Dan Bandung.

Peta sinema romansa tanah air bersiap menyambut angin segar lewat manuver terbaru Verona Films yang resmi mengumumkan proyek layar lebar Dan Bandung. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 20:00

Ciparay: Lumbung Padi Jawa Barat dari Dulu sampai Kini

Kecamatan Ciparay merupakan sentra produksi beras terbesar di wilayah Jawa Barat.

 (Sumber: KITLV, Diakses tangal 3 Juni 2026)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 18:45

Memahami Cara Ngiklan Game Digital, Bagaimana Valorant Memperkenalkan Skin Senjata agar Tak Biasa

Valorant resmi merilis skin terbarunya yang berjudul “Kuronami 2.0”, sebuah koleksi skin premium yang hadir untuk senjata Phantom, Operator, Guardian, Ghost, dan Melee.

Gambar Skin Senjata Kuronami 2.0