Tak Sekedar Viral 'Mie Kocok Igaan Soreang' Rasanya Bikin Ngaruy

4 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Menu  Spesial Warung Mie Kocok Igaan Soreang (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Menu Spesial Warung Mie Kocok Igaan Soreang (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Warung Mie Kocok Igaan Soreang sering muncul di beranda media sosial setelah berhasil di riview oleh beberapa konten kreator. Jika melihat antusiasme masyarakat dalam video tersebut-- rasanya mie kocok ini sangat menggugah selera. Begitu pun dengan para konten kreator yang selalu mengatakan rasanya ciamik.

Siang ini secara tidak sengaja setelah berkunjung ke Mall Pelayanan Publik Sabilulungan Soreang saya teringat dengan kuliner yang satu ini. Membuka google maps jarak antara Mall Pelayanan Publik menuju Warung Mie Kocok Igaan adalah 4 km dengan jarak tempuh 46 menit dengan berjalan kaki.

Menuju lokasi ini sebetulnya bisa diakses oleh kendaraan pribadi atau ojek online, hanya saja kali ini saya ingin kulineran sambil berjalan kaki. Nostalgia masa lalu ketika sering blusukan untuk menemukan kuliner yang tersembunyi tapi kaya akan rasa.

Jalan kaki kali ini dianggap santai-- hitung-hitung bisa membakar sedikit lemak sebelum mengkonsumsi makanan yang kaya akan lemak. Selain untuk kesehatan, berjalan kaki juga punya cara yang magis bagi saya yaitu bisa jeda sebentar melihat kondisi lingkungan yang tidak bisa ditemukan experience-nya lewat kendaraan roda dua atau mobil.

Sesederhana melihat kucing yang berjuang untuk hidupnya, penjual kerupuk atau tahu sumedang di usia senja, pemandangan indah yang menyejukkan mata hingga beberapa tempat kuliner yang baru saja saya ketahui keberadaannya lewat jalan kaki. Kadang kita merasa hidup kita adalah yang paling berat tapi yang benar-benar berat justru luput dari pandangan kita. Banyak yang lelah tapi mereka tak berisik-tak menyerah-memilih untuk melanjutkan hidup.

Area Persawahan Jalan Terusan Al-Fathu-Soreang (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Area Persawahan Jalan Terusan Al-Fathu-Soreang (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Hijaunya hamparan sawah di tengah benteng-benteng mewah mulai berdiri disekitarnya. Kadang kita luput mengatakan terimakasih kepada mereka yang masih memegang teguh keseimbangan hidup lewat usahanya melindungi alam--menjaga ketahanan pangan. Mungkin saja hidup mereka tak seindah sawah yang mereka garap karena tekanan berbagai pihak untuk segera pergi mengosongkan--menjualnya untuk dibuat berbagai macam perusahaan atau sejumlah perumahan.

Perjalanan kurang lebih satu jam tak terasa karena disuguhi dengan pengalaman dan pemandangan yang indah. Sesampainya di Warung Mie Kocok, kondisinya cukup penuh dengan pengunjung tapi masih tersisa beberapa spot yang bisa untuk dipilih. Pemesanannya cukup mudah, pertama kalian bisa mengunjungi kasir dan meminta buku menu kemudian memilih meja yang kosong. Setelah itu tulisankan beberapa pesanan dalam kertas bon lalu berikan kepada kasir dan makanan siap dihantarkan ke meja masing-masing.

Menu best seller di Warung Mie Kocok ini adalah mie kocok spesial seharga 45K dengan isian mie kuning, toge, kikil, iga, baso dan kuah gurih. Kemudian ada mie yamin dengan kisaran harga 20-35K, sop dengan kisaran harga 30-40K. Selain itu ada beberapa aneka minuman dan juice dengan harga yang cukup affordable.

Satu mangkok mie kocok didominasi dengan iga dan kikil, bahkan saya hampir kesulitan untuk mengaduk tambahan bumbu karena tidak ada lagi space. Saking cantiknya bahkan rasanya sayang untuk disantap tapi rasa lapar juga aroma kaldu yang sudah tercium tentunya lebih mendominasi.

Tanpa tambahan sambal sebetulnya rasanya sudah enak, meminjam istilah populer hari ini kuahnya "Ngaldu banget". Tapi untuk menciptakan kesegaran perlu ditambahkan sambal dan perasan jeruk. Beuh setelah diaduk rasanya makin ciamik. Saya suka dengan tekstur mie nya yang lembut, renyahnya toge, lembutnya kikil dan lumernya lemak dalam iga sapi yang beradu secara harmoni di dalam mulut. Sayangnya dalam pesanan mie kocok spesial milik saya tidak ada baksonya jadi saya tidak bisa mendeskripsikan bagaimana tekstur dan rasanya. Jangan lupa ambil kerupuk untuk melengkapi sajian yang sudah enak.

Namun secara keseluruhan saya sangat suka dengan sajian Mie Kocok Igaan Soreang. Benar-benar menyajikan bahan dengan kualitas terbaik sehingga lidah pun tidak bisa berbohong dengan rasanya. Kali ini saya ingin memberikan rating 5/5 perihal rasa, pelayanan dan kualitas bahan. Saya berharap owner dan staff tetap menjaga rasa yang otentik karena sering saya temukan ketika tempat makan viral pada umumnya kualitas rasa dan pelayanan menurun.

Baca Juga: Surabi Durian Arnata, Jajanan Lawas Rasa Sultan

Bagi yang datang seorang diri seperti saya lebih baik tidak terlalu banyak memesan menu karena bagi saya satu mangkok mie kocok spesial sudah membuat perut kenyang dibuatnya. Namun bagi kalian yang datang bersama keluarga bisa memesan beberapa menu dan bisa sharing satu sama lain.

Ditutup dengan es lemon tea yang segar dan cocok bagi saya karena tidak terlalu manis. Sambil mendengar suara merdu dari live musik membuat saya betah dan ingin berlama-lama di tempat ini.

Warung Mie Kocok Igaan bukan sekedar viral tapi menjadi kuliner yang wajib dicoba jika berkunjung ke Soreang. Jangan lupa warung ini selalu buka setiap hari kecuali hari jumat jadi pastikan untuk mengecek hari sebelum berkunjung ke tempat ini. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dias Ashari
Tentang Dias Ashari
Menjadi Penulis, Keliling Dunia dan Hidup Damai Seterusnya...

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Jul 2026, 10:54

Asyiknya Menggambar, Mewarnai, dan Merawat Imajinasi

Setiap gambar memiliki cerita, dan setiap kisah layak untuk didengarkan dan disuarakan. Terlebih di tengah-tengah derasnya arus media informasi dan kecanduan gawai.

Aa Akil dan Kakang tengah asyik mewarnai di salah satu gerai es krim di Cipadung, Selasa 22 Juli 2025 (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 09:54

Membangun Integritas sebagai DNA Utama Aparatur

Integritas benar-benar meresap menjadi DNA dalam setiap urat nadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kita.

Ilustrasi ASN. (Sumber: Dok. Kemenpan)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 08:56

Pesan Tersembunyi dari Empat Semifinalis Piala Dunia 2026

Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris memiliki satu kesamaan: mereka tidak hanya memiliki sebelas pemain hebat.

Ilustrasi semifinalis Piala Dunia 2026. (Sumber: Arsip pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 19:03

Ketika Kebebasan Ber-(SUARA) Disalahpahami

Katanya Silahkan jadi Penulis yang Kritis tapi jangan abcd

Ilustrasi kebebasan berpendapat. (Sumber: Pexels | Foto: Dany Kurniawan)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 18:39

Anak Cerdas Tak Bisa Kuliah

Ribuan anak cerdas terancam gagal kuliah karena biaya. Persoalan bermuara pada paradigma pendidikan, bukan hanya UKT.

Ilustrasi topi wisuda saat simbolisasi lulus kuliah. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 17:25

Jelajah Leuwi Raksamala Ciamis, Lubuk Tersembunyi di Kawasan Curug Jami

Cari hidden gem di Ciamis? Leuwi Raksamala dekat Curug Jami menawarkan kolam alami, air jernih, dan suasana tenang. Cek panduan wisata lengkapnya di sini.

Leuwi Raksamala Ciamis. (Sumber: TikTok @heru_montana2)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 17:00

Tumbal Pembangunan Halus Berupa Pengusiran Pedagang Cicaheum demi Depo Bus Modern

Kios pedagang Terminal Cicaheum akan dibongkar demi depo BRT. Kompensasi Rp2-3 juta dinilai jauh dari nilai puluhan tahun mata pencaharian mereka.

Tak lagi dipadati penumpang, Terminal Cicaheum kini menyisakan cerita dan kenangan di setiap sudutnya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:40

Selebrasi Ikonik Piala Dunia

Pertandingan Piala Dunia menghadirkan beberapa selebrasi gol ikonik yang masih menjadi perhatian masyarakat dunia sampai saat ini

Selebrasi khas Brian Laudrup di Piala Dunia 1998. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:06

Mengintip Strategi Public Relations Writing dalam Kampanye Brand Olahraga di Piala Dunia 2026

Analisis strategi public relations writing Adidas dalam kampanye “Backyard Legends” menjelang Piala Dunia 2026 melalui website dan Instagram untuk memperkuat citra brand.

Kampanye Piala Dunia 2026. (Sumber: .adidas.com/world-cup-2026)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:25

Saya, Lapar, dan Knut Hamsun

Entah ini memang takdir, atau kesengajaan yang konyol. Saya membaca Lapar (Sult/Hunger) karangan Knut Hamsun dalam keadaan lapar, benar-benar lapar.

Buku "Hunger" (Lapar) karya Knut Hamsun. (Sumber: oldsovereignpublishing.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:08

Politik Bandung Terlalu Sibuk Mencari Ikon

Politik perkotaan kerap bergerak di antara dua kepentingan: yang pertama adalah membangun citra kota, yang kedua adalah mengelola kehidupan kota sehari-hari. 

Sejumlah warga Bandung, dibantu sanggota Satlantas Polresta Bandung, sedang antre air bersih.
sedang mengantre air bersih, (Sumber: ayobandung.com | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 13:19

Merayakan Keragaman, Memupuk Kerukunan 

Keragaman, kerukunan, toleransi sejatinya tidak hanya lahir dari ruang-ruang dialog, seminar, regulasi negara.

Warga mengikuti Upacara Adat Tutup Taun 1956 Ngemban Taun 1 Sura 1957 Saka Sunda di Kampung Adat Cireundeu, Leuwigajah, Kota Cimahi, Sabtu 5 Agustus 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 11:48

Museum Kretek Kudus: Sejarah, Harga Tiket, Koleksi, dan Jam Buka

Museum Kretek Kudus merupakan satu-satunya museum rokok di Indonesia. Simak sejarah, koleksi, harga tiket, jam buka, dan daya tariknya di sini.

Museum Kretek Kudus. (Sumber: Pemprov Jateng)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 11:15

Budaya NG.O.P.I Anak Muda Sekarang: NGeluarin Opini 'Pragmatis vs Idealis'

Ketika pola pikir pragmatis dan idealis pada generasi muda yang memengaruhi orientasi dalam proses beropini.

Ilustrasi ngopi. (Sumber: Pexels | Foto: Thanh Bui)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 10:59

Pengaruh Pembangunan Rel Kereta di Ciwidey untuk Mata Pencaharian Pribumi (1917-1924)

Sedikit gambaran mengenai mata pencaharian masyarakat ketika pembangunan rel kereta di Ciwidey.

 (Sumber: ebay.com | Foto: ebay.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 09:07

Perjuangan Pustakawan Menghadirkan Buku Bergizi Gratis

Pustakawan tidak bisa dianggap sebagai profesi yang mudah.

Ilustrasi buku-buku di perpustakaan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 08:58

Urgensi Koperasi untuk Sektor Mekanisasi Pertanian Berkelanjutan

KDMP mestinya tumbuh menjadi koperasi yang mendukung peningkatan produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Ilustrasi Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 (Sumber: Kreasi dengan bantuan Gemini | Foto: dokpri Totok Siswantara)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 18:01

Dekonstruksi Strategi Komunikasi Persib dan Teka Teki Kedatangan Peralta

Persib kenalkan 6 pemain baru lewat kampanye 'positive movement' yang inovatif. Kini, Bobotoh menanti kejutan pamungkas: Peralta!

Mariano Peralta. (Sumber: Ileague)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 16:11

Koperasi Desa Merah Putih, Akankah Menjadi Solusi Pemerataan Ekonomi Tingkat Desa?

Program nasional Koperasi Desa Merah Putih resmi diluncurkan pemerintah sebagai upaya percepatan kemandirian ekonomi desa. Namun, program ini dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Koperasi Desa Merah Putih. (Sumber: blorakab.go.id)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 12:11

Di Tengah Kenaikan Harga Bahan Bakar: Strategi Komunikasi Digital Perusahaan Energi Menjaga Kepercayaan Konsumen

Kenaikan harga bahan bakar minyak yang terjadi pada 4 Mei 2026 menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari.

banner ilustrasi kenaikan harga bbm.