Gaya Art Deco pada Museum Geologi Bandung

3 menit baca
Vito Prasetyo
Ditulis oleh Vito Prasetyo diterbitkan
Museum Geologi Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Museum Geologi Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Beberapa peninggalan bangunan tua yang ada di Bandung dibangun pada masa kolonial atau Hindia Belanda. Yang hingga kini masih terawat dan tentunya memiliki nilai sejarah yang sangat penting. Baik bagi Kota Bandung sendiri, dan juga bagi kekayaan budaya Nusantara, termasuk untuk pengembangan potensi wisata.

Salah satu bangunan tertua adalah Museum Geologi Bandung, yang secara resmi berdiri sebagai museum pada tanggal 16 Mei 1929 pada gedung yang dibangun mulai tahun 1928 oleh pemerintah Hindia Belanda.

Bangunan ini dirancang oleh arsitek Ir. Menalda van Schouwenburg dalam gaya Art Deco dan melibatkan sekitar 300 pekerja dalam pembangunannya. Bangunan ini berlokasi di Jl. Diponegoro No. 57, Kota Bandung.

Museum ini sangat penting, karena Museum Geologi menyimpan koleksi batuan, fosil, mineral dan artefak geologi lainnya yang hasil dari survei dan penelitian sejak abad ke-19 dan awal abad ke-20. Gedungnya sendiri adalah bangunan cagar budaya yang memiliki nilai historis dan arsitektural tinggi.

Sebagai museum yang telah beroperasi selama hampir seabad, ia menjadi saksi perkembangan penelitian serta pendidikan kebumian di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Ini juga menjadi cagar artefak budaya yang difungsikan untuk penelitian dan observasi geologi.

Bangunan ini memiliki potensi pengembangan wisata jangka panjang, Museum Geologi Bandung memiliki banyak potensi untuk berkembang menjadi destinasi wisata budaya dan edukasi yang berkelanjutan. Berikut beberapa aspek dan rekomendasi, antara lain:

1) Keunggulan yang bisa dikembangkan. Dalam edukasi dan sekolah: sebagai museum dengan tema ilmu kebumian, sangat cocok untuk kunjungan sekolah, kampus, dan workshop geologi. Wisata heritage/arsitektur: Bangunan bergaya Art Deco dan sejarah kolonial bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang tertarik arsitektur dan sejarah kota Bandung.

Lokasi strategis: Terletak di pusat kota Bandung, mudah diakses oleh wisatawan domestik maupun internasional.

Paduan wisata ilmu dan rekreasi: Menggabungkan pengalaman belajar (edukasi) dengan rekreasi ringan — museum tidak hanya untuk pengunjung “serius” tapi juga keluarga dan anak-anak.

2) Tantangan yang perlu diatasi, perlu ada informasi dan pembaruan pameran, agar tetap menarik, koleksi dan penyajian harus terus diperbarui dengan teknologi interaktif (AR/VR), multimedia, storytelling yang engaging.

Pengelolaan museum: Perawatan bangunan tua memerlukan sistem anggaran yang tidak kecil, dan pengelolaan pengunjung harus disesuaikan agar pengalaman tetap nyaman.

Pemasaran: meningkatkan pengawasan dan kehati-hatian bahwa museum ini bukan “museumnya sekolah” saja, tapi bagian dari rute wisata kota Bandung.

Diversifikasi wisata: Menarik segmen wisatawan bukan hanya lokal, tapi mancanegara, termasuk dengan layanan bahasa, paket ziyarat plus wisata kota, kemitraan dengan hotel/tour operator.

Museum Geologi Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Magang Foto/Bonggo Pribadi)
Museum Geologi Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Magang Foto/Bonggo Pribadi)

3) Rekomendasi pengembangan jangka panjang: membuat program tematik atau pameran temporer yang mengaitkan tema geologi dengan isu global seperti perubahan iklim, bencana alam, energi terbarukan — hal ini dapat menarik pengunjung yang bukan spesialis.

Menyediakan tour guided bilingual/internasional, sehingga menarik wisatawan asing.

Mengoptimalkan digitalisasi koleksi, aplikasi pemandu audio/video, konten media sosial, sehingga museum bisa “hidup” juga secara online.

Mengembangkan paket wisata edukasi+rekreasi misalnya kolaborasi dengan area alam di sekitar Bandung (gunung, kawah, lava flow) untuk menjadikan museum sebagai “pintu masuk” pengalaman langsung.

Meningkatkan fasilitas kenyamanan: kafetaria, toko suvenir, area anak-anak, dan ruang event untuk komunitas/geologi/sekolah.

4) Manfaat jangka panjang: penguatan identitas kota Bandung sebagai kota yang tidak hanya “kota kuliner & belanja”, tapi kota dengan warisan ilmu, budaya, dan sejarah.

Kontribusi terhadap ekonomi lokal — museum yang ramai pengunjung bisa meningkatkan bisnis di sekitar (kafe, transportasi, hotel).

Peningkatan kualitas pendidikan dan kesadaran publik terhadap lingkungan dan sumber daya alam melalui akses ke koleksi geologi.

Pelestarian warisan arsitektur dan budaya — museum bisa jadi contoh bagaimana kota menjaga bangunan tua dan menjadikannya bagian dari wisata modern.

Dalam konsep jangka panjang, terutama pengelolaan tata ruang kota perlu diperhatikan agar bangunan ini menjadi aset budaya daerah, yang tidak boleh tidak, pemerintah daerah harus tetap dipertahankan dan tentunya terus bersinergi dengan pengembangan potensi wisata secara nasional.

Museum Geologi Bandung memiliki posisi strategis sebagai salah satu museum tertua dan kaya akan koleksi sekaligus bangunan bersejarah di Kota Bandung. Dengan pengelolaan dan pengembangan yang tepat, museum ini berpotensi menjadi destinasi wisata jangka panjang yang menggabungkan edukasi, heritage, dan rekreasi — sekaligus memperkuat citra Bandung sebagai kota wisata yang berwawasan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)
Sejarah 14 Okt 2026, 11:58

Jejak LASWI Maung Bikang Asal Bandung

Di Bandung pernah ada satu pasukan perempuan yang terjun dalam medan perang di garis depan. Pasukan ini bernama LASWI

Patung LASWI di Kebonjukut, Kota Bandung (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 11:12

Sunyi yang Tidak Selalu Puitik

Refleksi peringatan hari kesehatan mental di lingkungan pendidikan di Indonesia.

Kesehatan Mental Remaja (Sumber: GeminiAI)
Ayo Biz 14 Okt 2026, 10:41

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat infrastruktur jalan demi mendukung kelancaran mobilisasi dan keselamatan masyarakat sekitar.

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi
Beranda 14 Okt 2026, 09:38

Data Center AI Jatiluhur Butuh 33 Juta Liter Air per Hari, Walhi Soroti Hak Warga dan Petani

Selain kebutuhan air yang besar, WALHI Jabar menyoroti transparansi dokumen lingkungan, potensi dampak terhadap pertanian, serta kebutuhan energi untuk operasional pusat data.

Pemandangan Waduk Jatiluhur pada 10 Oktober 2023. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 09:04

Persib Sudah Juara, Mengapa Fasilitas Pemain Perlu Disoal?

Thom Haye melayangkan kritikan terhadap fasilitas pemulihan yang disediakan Persib Bandung. Kritikan Haye dibarengi keluhan soal padatnya jadwal dan perjalanan yang melelahkan,

Thom Haye dalam sebuah pertandingan. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 08:00

Sampah Itu Pasti, Bersih Itu Pilihan: Belajar dari Kota Bandung

Sampah adalah konsekuensi kehidupan sehari-hari, tetapi kota yang dipenuhi sampah bukanlah takdir.

Launching GASLAH Tahun 2026 dalam Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 Tingkat Kota Bandung. (Sumber: prokopim.bandung.go.id | Foto: Protokol Komunikasi Pimpinan)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 20:52

KDM, 'Bakakak Hayam', 'Bakekok', dan Investasi Rp7,4 Triliun

Bagi urang Sunda -- atau setidaknya mereka yang akrab dengan budaya dan tradisi Sunda pastilah tahu -- dan mungkin juga suka -- bakakak hayam.

Ilustrasi bakakak hayam. (Sumber: Dok pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 19:14

Pegunungan Sanggabuana Akan Menjadi Taman Hutan Raya

Pegunungan Sanggabuana bersiap beralih status menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Langkah strategis ini diambil demi menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dan melindungi ekosistem hutan Jawa.

Peta Pegunungan Sanggabuana (Sumber Peta:  Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde), 1923 (Sumber: Digital Collections Universiteit Leiden)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:25

Paradigma Kereta Api Menjadi Wajah Baru Mobilitas Indonesia

Kereta api telah menjadi bagian dari denyut kehidupan sehari-hari. Dari alat transportasi menjadi ekosistem mobilitas. Wajah baru ini harus mampu menghubungkan berbagai aktivitas manusia.

Pekerja melakukan perawatan lokomotif di Depo Lokomotif Daop 2, Kota Bandung, Selasa 19 Maret 2024. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:06

Ketika Hak Pejalan Kaki Terampas dan Jalanan Terjebak Macet di Kawasan SPOrT Jabar

Ulasan kritis trotoar SPOrT Jabar yang tersita PKL hingga picu kemacetan. Mengajak Pemda bertindak nyata demi hak pedestrian dan keadilan ruang publik.

Trotoar depan pagar SPOrT Jabar, Pacuan Kuda di penuhi pedagang kaki lima. (Sumber: Pribadi | Foto: Marsya Laura Humaira)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 17:02

Dualisme Mahasiswa Bandung: Di Antara Barisan Soekarno dan Gelombang Aksi Massa

Ketika demonstrasi mahasiswa mengguncang pemerintahan Soekarno, muncul pertanyaan yang membelah mahasiswa: apakah membela Indonesia berarti harus menjatuhkan Soekarno, atau justru mempertahankannya?

Pawai ITB Tahun 1966 di Jl. Asia Afrika Bandung (Sumber: Buku Mereka Dari Bandung: Pergerakan Mahasiswa Bandung 1960-1967)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 16:14

Janji Manis Negara Lindungi Berita, Angin Segar atau Alarm Waspada?

Saat pembaca beralih dari mesin pencari ke AI, industri media kian tertekan. Menkum Supratman Andi Agtas janji lindungi karya pers, apakah ini angin segar atau alarm waspada?

Industri media kian tertekan akibat pergeseran pola konsumsi informasi usai kehadiran AI yang menggeser mesin pencari. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 15:13

Investasi Jawa Barat, SIO, dan Perlindungan Pekerja

Banyak pekerjaan di sektor industri dan konstruksi memerlukan keterampilan khusus, terutama pengoperasian forklift, crane, alat berat, serta pesawat angkat dan angkut lainnya.

Ilustrasi Investasi dan ketenagakerjaan di Jawa Barat mesti maju bersama (Sumber: dokpri | Foto: Arif Minardi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 11:11

Nostalgia Era 90-an sambil Menikmati Sejuknya Gelatopedia Cirebon

Berkunjung ke Gelatopedia Cirebon tak hanya sekedar menikmati dinginnya es krim tapi juga nostalgia ke tahun 90-an di tempat yang sangat sejuk.

Desain Dinding Gelatopedia Cirebon (11/10/26). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 08:56

Jalan A.H. Nasution UIN 1 Bandung: Ramai Laju Kendaraan, Sepi Hak Pejalan Kaki

Setiap hari mahasiswa dan warga terpaksa berjalan di bahu Jalan A.H. Nasution karena trotoar yang rusak.

Mahasiswa terpaksa berjalan di bahu jalan,karena trotoar yang tidak layak digunakan disekitar gerbang UIN Bandung Kampus 1. (Foto: Risa Aulia Rahma)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 07:44

Persib U18 dan Anak-Anak yang Menanggung Dosa Rivalitas Orang Dewasa

Langkah manajemen Persib membawa kasus penyerangan terhadap rombongan Persib U18 ke jalur hukum memiliki arti penting.

Bobotoh cilik Persib. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 20:24

Soto-Soto Populer Nusantara: Mozaik Rasa, Pemetaan, Tipologi, dan Teknik Gastronomi Soto Indonesia

Dalam lanskap kuliner Nusantara, soto merupakan representasi konkret dari akulturasi dan adaptasi seni dapur tradisional Indonesia.

Soto Bandung, soto khas Bandung berbahan dasar daging sapi tanpa santan yang disajikan unik dengan lobak dan kedelai goreng. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 19:05

Mungkinkah Tiket Murah dari Bandara Husein?

Bandara perlu model bisnis yang mampu menarik maskapai, mendatangkan penumpang, dan menciptakan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung. (Sumber: bandung,go.id)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 18:16

PWI Jabar dan Tantangan Baru Menjaga Kepercayaan Publik di Era AI

PWI Jawa Barat juga dapat mendorong penguatan disiplin verifikasi di kalangan anggotanya. Misal, dengan membahas prosedur pemeriksaan video yang viral dan penggunaan gambar hasil AI.

Logo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung)