Juru Sambal, Sensasi Pedas yang Jadi Pengalaman Kuliner di Burangrang Bandung

2 menit baca
Rouf Mubarrok
Ditulis oleh Rouf Mubarrok diterbitkan
Juru Sambal di Burangrang, Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Juru Sambal di Burangrang, Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Di tengah padatnya deretan tempat makan di kawasan Burangrang, Bandung, Juru Sambal hadir membawa konsep yang tak biasa. Berbeda dari restoran pada umumnya yang menjadikan lauk sebagai menu utama, Juru Sambal justru mengangkat sambal sebagai bintang utama. Keberanian inilah yang membuat restoran ini cepat menarik perhatian para pencinta pedas.

Sejak resmi dibuka pada pertengahan 2023, nama Juru Sambal langsung ramai diperbincangkan. Restoran ini menawarkan puluhan varian sambal dengan karakter rasa yang beragam, mulai dari sambal Jleger, sambal daun jeruk, hingga sambal ijo terasi. Seluruh sambal diracik menggunakan resep khas dan dibuat segar setiap hari, menghasilkan sensasi pedas yang kuat namun tetap nikmat.

Tak hanya mengandalkan cita rasa, Juru Sambal juga menghadirkan suasana makan yang santai dan kekinian. Interiornya dipenuhi mural lucu dengan warna-warna cerah, dipadukan alunan musik yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Tak sedikit pelanggan yang datang bukan hanya untuk makan, tetapi juga untuk berfoto hingga merekam momen saat mencoba sambal ekstrem.

Salah satu staf Juru Sambal, Rika Puspita, menjelaskan bahwa ide menghadirkan sambal sebagai menu utama lahir dari kecintaan tim kreatif terhadap budaya makan di Indonesia. Menurutnya, sambal memiliki peran penting yang sering kali lebih dari sekadar pelengkap.

“Di Indonesia, sambal itu bukan cuma tambahan, tapi justru bisa jadi alasan utama orang makan,” ujar Rika.

Dalam hal promosi, Juru Sambal memanfaatkan media sosial sebagai sarana utama. Konten berupa tantangan makan pedas, reaksi pelanggan, hingga ulasan dari food vlogger lokal menjadi strategi efektif untuk menjangkau kalangan muda. Berkat strategi ini, Juru Sambal dengan cepat viral di TikTok dan Instagram hanya beberapa minggu setelah pembukaannya.

Dari segi harga, Juru Sambal tetap ramah di kantong. Dengan kisaran Rp30.000 hingga Rp45.000, pelanggan sudah bisa menikmati satu paket lengkap berisi nasi, lauk pilihan, serta satu atau dua jenis sambal. Menu “Raja 1” menjadi favorit karena komposisinya yang pas, terutama bagi pengunjung yang baru pertama kali mencoba.

Saat ini, Juru Sambal masih beroperasi dengan satu cabang di Burangrang. Namun pihak manajemen mengungkapkan bahwa rencana ekspansi tengah disiapkan. Beberapa kawasan di Bandung seperti Dago dan Buah Batu, hingga kota besar seperti Jakarta, masuk dalam target pengembangan ke depan.

Popularitas Juru Sambal juga dirasakan langsung oleh pengunjung. Fadhli (24), warga Antapani, mengaku tertarik datang setelah melihat video viral di media sosial.

Baca Juga: Bebek Om Aris Dipati Ukur: Sajian Legendaris yang Terjangkau dan Nyaman di Kota Bandung

“Awalnya lihat banyak yang kepedasan sampai nangis, jadi penasaran. Pas coba ternyata pedasnya benar-benar nendang, tapi enak. Malah jadi pengin balik lagi,” ujarnya saat ditemui, Jumat (23/5/2025).

Bagi para pencinta pedas, Juru Sambal jelas menjadi destinasi yang sayang untuk dilewatkan. Perpaduan sambal unik, suasana yang menyenangkan, serta konsep “uji nyali sambal” menjadikan tempat ini lebih dari sekadar tempat makan.

Di Juru Sambal, pedas bukan hanya soal rasa, melainkan sebuah pengalaman. Setiap suapan menghadirkan tantangan, tawa, dan kadang air mata—membuat siapa pun ingin kembali untuk membuktikan seberapa kuat mereka menghadapi sensasi pedas. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Rouf Mubarrok
Tentang Rouf Mubarrok
Seseorang yang berkeinginan terus memperbaiki diri lewat menulis. Saat ini, berupaya menjadi pribadi yang lebih komunikatif, dan bermanfaat bagi banyak orang.

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 24 Agu 2026, 09:14

Urgensi Program Bandung Peduli Lansia

Perlu dicari jalan tengah terkait dengan pro kontra perawatan lansia dengan cara ageing in place versus perawatan institusi

Ilustrasi program peduli lansia di Kota Bandung (Sumber: kreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 24 Agu 2026, 08:58

Kala Ponsel para ASN Jadi Arena Judi

Perang melawan judi online tidak cukup dilakukan dengan slogan moral. Ia membutuhkan kombinasi antara teknologi, penegakan hukum, literasi digital.

ASN sedang mengikuti apel. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 20:16

Menjelajahi Autentisitas Kuliner Sunda: Telaah 50 Hidangan Khas Jawa Barat

Eksplorasi terhadap 50 masakan khas Jawa Barat ini membuktikan bahwa kuliner Sunda adalah aset budaya tak ternilai.

Buku berjudul 50 Masakan Khas Jawa Barat karya Ajen Dianawati (2025). (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Linimasa 22 Agu 2026, 13:32

Menengok Pabrik Bata Merah Manual di Nagreg Saat Musim Kemarau

Pabrik bata merah di Nagreg meningkatkan produksi saat kemarau karena proses pengeringannya masih mengandalkan panas matahari.

Menengok pabrik bata merah manual di Nagreg saat musim kemarau. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 13:25

Menelusuri Jejak Rasa: Potret Autentik Masakan Jawa Era 1960-an

Buku "Kawan Dapur: Masakan Asli Indonesia (Khusus Jawa)" hadir sebagai kompas bagi mereka yang ingin mendalami seni memasak Jawa pada masanya.

Buku berjudul "Kawan Dapur: Masakan Asli Indonesia (Khusus Jawa)" karya Ida S. yang diterbitkan Toko Buku Amin Madiun. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 11:36

Cuanki Teh Yuyun Cianjur: Obat Rindu Ketika Jauh dari Bandung

Ternyata Bandung terasa Istimewa setelah ditinggalkan. Satu hal yang saya rindukan dari Bandung adalah keragaman kulinernya.

Cuanki Sambal Ijo Teh Yuyun Cianjur. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 09:19

Sejarah Nama-Nama Hari dan Hari Libur (1)

Mengulas sejarah penamaan hari, asal-usul tujuh hari dalam sepekan, serta perkembangan penanggalan dan tradisi hari libur dari berbagai peradaban.

Kalender bulan Agustus 1898. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 08:18

Perempuan yang Merdeka tapi Masih Takut dengan Stigma Sosial

Hari ini mungkin perempuan memiliki banyak kesempatan seperti kaum pria tapi ada yang diam-diam membuat perempuan ragu ketika penilaian sosial merenggut kepercayaan dirinya

Ilustrasi perempuan. (Sumber: Pexels | Foto: Febry Arya)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 19:18

Apalah Arti Sebuah Nama: Rekonstruksi Hubungan Agus dan Agustus

Pada ruang masyarakat sering kita mendengar atas nama Agus bagi laki-laki dan Agustina bagi perempuan. Terdengar biasa saja. Nama yang diberikan oleh orangtuanya sebatas nama.

Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 di Taman Cascade, kawasan bawah jembatan layang Mochtar Kusumaatmadja, Tamansari, Kota Bandung, Sabtu 15 Agustus 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 17:29

Dari Serial Drama Korea 'Teach You a Lesson' dan Realitas Pendidikan Bangsa Kita

Drama yang menyajikan tentang bobroknya pendidikan di negara yang sudah dikatakan maju, serta keberpihakan pada sifat politisasi dibidang pendidikan.

Serial drama Korea "Teach You a Lesson" (Sumber: Netflix)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 16:11

Manipulasi Terselubung di Balik Penggunaan Kata Nett Zero Emission pada Perusahan Perbankan

Membahas bagaimana istilah Net Zero Emission (NZE) yang digunakan sebagai strategi pencitraan dengan menyoroti pentingnya transparansi, verifikasi independen, dan sanksi yang tegas.

Cerobong asap yang mengeluarkan asap menembus kabut tebal, yang menyoroti masalah atau kekhawatiran tentang polusi udara. (Sumber: Pexels | Foto: Сергей Нестеров)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 15:08

Pentingnya Kecerdasan Finansial di Tengah Kemudahan Transaksi Digital

Esai ini membahas pentingnya kecerdasan finansial di tengah kemudahan transaksi digital yang dapat mendorong perilaku konsumtif.

Pecahan uang seratus ribu rupiah. (Sumber: Pexels | Foto: Defrino Maasy)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 14:37

Ketergantungan Program MBG: Potret Penjajahan Era Modern

Ketika sebuah negara memiliki kendali yang sangat besar terhadap distribusi kebutuhan dasar masyarakat. Maka akankah muncul relasi baru dari ketergantungan antara negara dengan warganya

Siswa menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 9 Bandung, Jalan Suparmin, Pajajaran, Kota Bandung pada Senin, 6 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 13:14

Untuk Apa Jawa Barat Memiliki 37 BUMD?

Masalah muncul ketika semua BUMD diletakkan dalam keranjang yang sama.

Kantor Bank BJB. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 12:50

Setelah Status Guru PPPK Diambil Alih Pemerintah Pusat, Apa yang Terjadi?

Banyak yang mempertanyakan nasib dan status PPPK Non-Guru saat ini yang sistem penggajiannya menjadi urusan daerah.

Ilustrasi pegawai dengan status PPPK (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 10:41

Mampukah Bandung Bersaing Menjadi Global City

Global city menjadi tujuan kota-kota besar untuk diakui secara internasional. Dan, Kota Bandung memiliki potensi yang sangat besar menjadi salah satu Global City. Tinggal bagaimana cara mewujudkan.

Sejumlah apartemen dan hotel berdiri di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 08:33

Anwar Tohari Mencari Mati: Antara Abab, Dendam, Muslihat, & Kebenaran

Anwar Tohari atau Warto Kemplung yang di desanya dianggap sebelah mata, seorang pembual.

Buku "Anwar Tohari Mencari Mati". (Sumber: Ayobandung.id)
Beranda 21 Agu 2026, 08:13

Kota Bandung Masih Menarik Wisatawan? Angka-angka Ini Menceritakannya

Setelah anjlok drastis akibat pandemi, wisatawan ke Kota Bandung kini melampaui level 2019. Simak tren kunjungan domestik dan mancanegara 2019-2025.

Wisatawan menikmati wahana kuda tunggang di kawasan Jalan Cilaki, Kota Bandung, pada momen libur hari raya Idulfitri 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 07:54

Habis Agustusan, Tibalah Sampah

Kemerdekaan bukan hanya tentang bebas memasang umbul-umbul, membuat karnaval, menggelar lomba, menikmati panggung hiburan, lalu pulang meninggalkan (seonggok, tumpukan) sampah.

Beginilah sampah properti arak-arakan, karnaval 17 Agustusan (Sumber: AyoBandung.com | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Biz 20 Agu 2026, 19:28

Menjahit Ulang Nasib Cibaduyut, Menjaga Barometer Kualitas ala Koku Footwear

Kisah Koku Footwear, UMKM sepatu kulit asal Cibaduyut, yang berhasil menembus pasar mancanegara dan mempertahankan warisan kerajinan lokal di tengah digitalisasi perdagangan Indonesia.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin, pemilik produsen sepatu kulit Koku Footwear di Taman Cibaduyut Endah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, (26/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)