Budaya Buang Sampah Sembarangan Bikin Pasar Kordon Tidak Konsisten Bersih

3 menit baca
Nasywa Alya Kirana
Ditulis oleh Nasywa Alya Kirana diterbitkan
Petugas Kebersihan Kota Bandung Mengangkut Sampah Yang Berserakan Di Pasar Kordon, Jln. Ibrahim Adjie, Kujangsari, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung, Kamis 27 November 2025 (Sumber: Dok. Penulis | Foto: Nasywa Alya)
Petugas Kebersihan Kota Bandung Mengangkut Sampah Yang Berserakan Di Pasar Kordon, Jln. Ibrahim Adjie, Kujangsari, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung, Kamis 27 November 2025 (Sumber: Dok. Penulis | Foto: Nasywa Alya)

Di tengah keindahan dan keasrian Kota Bandung yang terkenal dengan sebutan Kota Kembang masih ada satu masalah yang tak kunjung usai yaitu masalah terkait pembuangan sampah. Salah satu permasalahan terkait ini terjadi di Pasar Kordon, Jln. Ibrahim Adjie, Kujangsari, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung.

Sampah-sampah yang dibuang secara sembarangan oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab menyebabkan para pengguna jalan merasa tidak nyaman, pada Kamis (27/11/25). Sebagai pengguna jalan yang aktif melewati Pasar Kordon hal ini bisa membahayakan pengguna jalan karena dapat mengganggu fokus para pengendara motor.

Melihat permasalahan ini, Wali Kota Bandung sebaiknya lebih tegas dalam menanggapi atau menindak masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Selain itu, Wali KotaBandung juga harus dapat mengedukasi masyarakat terkait pengolahan sampah rumah tangga atau sampah organik.

Masyarakat juga sebaiknya melihat bahwa dampak dari membuang sampah sembarangan itu merugikan banyak orang. Bukan hanya lingkungan yang di rugikan, melainkan juga alam dan sesama manusia juga dirugikan.

Agar upaya Wali Kota Bandung tercapai dan terealisasikan untuk membuat Pasar Kordon lebih bersih, sebaiknya masyarakat dan pemerintah saling bekerja sama. Wali Kota Bandung dapat menyediakan fasilitas pembuangan sampah yang layak dan masyarakat dapat membuang sampah di tempat yang sudah di sediakan oleh pemerintah.

Dengan saling bekerja sama antara pemerintah dan masyarakat, upaya untuk membuat Bandung menjadi bersih kembali akan mudah di capai.

Upaya Pemerintah Kota Bandung untuk membersihkan wilayah sekitar Pasar Kordon dan Jln. Terusan Buah Batu terus dilakukan sejak dua bulan lalu. Dari upaya menutup permanen TPS Pasar Kordon pada tanggal 18 September 2025 hingga pembersihan rutin yang dilakukan setiap Selasa dan Kamis.

Upaya yang dilakukan oleh Wali Kota bandung berdampak sia - sia karena masih banyak masyarakat yang tidak bertanggung jawab yang masi membuang sampah disekitar Pasar Kordon. Kesadaran masyarakat terkait kebersihan masih sangat kurang untuk saat ini karena masih banyak sampah yang menumpuk disekitaran Pasar Kordon walaupun sudah rutin dibersihkan.

Menurut saya, sebagai pengguna jalan, sampah yang berserakan disekitar Pasar Kordon ini seringkali menyebar hingga ke jalan utama. Hal ini menyebabkan timbulnya bau yang menyengat akibat pembusukan sampah-sampah organik dan sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan.

Sampah-sampah yang dibuang secara sembarangan oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab menyebabkan para pengguna jalan merasa tidak nyaman. Sebagai pengguna jalan yang aktif melewati Pasar Kordon, hal ini bisa membahayakan pengguna jalan karena dapat mengganggu fokus para pengendara motor.

Volume sampah yang disumbangkan oleh Kota bandung ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) perhari adalah sebanyak 1.600-ton perhari. Sampah-sampah ini didominasi oleh sisa makanan sekitar 44,52%, sampah plastik sekitar 16,70%, dan sampah kertas sekitar 13,12%.

Sampah yang Masih Berserakan Di Sekitar Pasar Kordon, Jln. Ibrahim Adjie, Kujangsari, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung Kamis 27 November 2025 (Sumber: Nasywa Alya | Foto: Nasywa Alya)
Sampah yang Masih Berserakan Di Sekitar Pasar Kordon, Jln. Ibrahim Adjie, Kujangsari, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung Kamis 27 November 2025 (Sumber: Nasywa Alya | Foto: Nasywa Alya)

Dari data tersebut dapat dilihat bahwa sampah makanan atau organik lebih mendominasi yang berarti sampah itu kemungkinan besar berasal dari limbah rumah tangga atau limbah pasar. Dampak nyata sangat terlihat didepan mata akibat penumpukan sampah di Kota Bandung ini terutama di Pasar Kordon.

Posisi Pasar Kordon yang tepat berada di sebelah Sungai Cikapundung menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir yang disebabkan oleh kelalaian masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, akan lebih baik jika masyarakat lebih aware terhadap peraturan yang telah ditetapkan Wali Kota Bandung. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Nasywa Alya Kirana
Mahasiswa S1 Digital Public Relations 2025 Telkom University.

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 07 Agu 2026, 20:15

Narasi Adiboga Sunda dalam Panggung Gastrodiplomasi Handrawina Adiboga Nusantara

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia.

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia. (Sumber: Kementrian Luar Negeri)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 18:24

Wujudkan Tipe Rumah SOHO Idaman Keluarga di Bandung

Rumah tipe SOHO multi fungsi, untuk tempat tinggal keluarga sekaligus tempat usaha.

Ilustrasi tipe rumah SOHO idaman warga Bandung (Sumber: dikreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 16:50

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (Bagian 2)

Warga Bandung bahu-membahu untuk mempersiapkan kemerdekaan, mereka dengan penuh suka cita dan dada yang menggebu-gebu mempersiapkan segalanya dengan seksama dan hati-hati.

Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). (Sumber: 360doc)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:52

Nomor Proklamasi: Ketika Majalah Selecta Menyambut Hari Kemerdekaan RI 1969

Di sampul depan Majalah Selecta Nomor 413, terbit 17 Agustus 1969 terpampang sederhana namun penuh makna: "Nomor Proklamasi".

Sampul depan Majalah Selecta Edisi Khusus Proklamasi, terbit 17 Agustus 1969, menampilkan aktris Alice Iskak sebagai model sampul. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:23

Melacak Jejak Gastronomi Jawa dalam Kokki Bitja (1854): Identitas, Karakteristik, dan Kontinuitas

Buku Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854 merupakan salah satu artefak sejarah kuliner tertua dan paling signifikan di Hindia Belanda.

Buku "Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854". (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 07 Agu 2026, 15:20

Jelajah Sungai Cigerendong, Surga Tersembunyi di Dusun Cukanggaleuh Pangandaran

Jelajahi Sungai Cigerendong di Desa Parakanmanggu dengan air jernih berwarna toska, pepohonan rindang, dan suasana yang masih alami.

Sungai Cigerendong Pangandaran. (Sumber: TikTok @cigerendongpangandaran)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 13:53

Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan

Apakah masyarakat kita memang masih menonton film di bioskop dengan cara yang sama seperti sebelumnya?

Ilustrasi Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan. (Sumber: Mochamad Arbani)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 11:58

Cipatat dan Krisis Kesehatan yang Tak Terlihat

Negara wajib memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dibangun di atas kesehatan dan penderitaan masyarakat. 

Beberapa truk bayawak pengangkut batu kapur terparkir di wilayah Cipatat Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ananda)
Ikon 07 Agu 2026, 11:15

Alun-alun Kota Cimahi, Pusat Pertemuan antara Warga dengan Ojol

Alun-alun Kota Cimahi menjadi pusat aktivitas warga, tempat bersantai, berolahraga, hingga titik berkumpul para driver ojol.

Rindang, strategis, dan nyaman, Alun-alun Kota Cimahi menjadi ruang publik sekaligus titik berkumpul para driver ojol setiap hari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 08:40

Saat Pohon Tumbang dan Rasa Aman Dipertaruhkan

Bandung sedang menghadapi ujian besar. Ujian yang menuntut respons yang tegas, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 20:09

Menyambut Hari Kemerdekaan 2026, Deretan Ide Tulisan dari Semangat Kemerdekaan hingga Dinamika Kota Bandung

Tema tulisan tetap tidak dibatasi. Selama relevan dengan isu yang berkembang, setiap penulis bebas menentukan sudut pandang yang ingin diangkat.

Warga Kampung Pengkolan Pasang Bendera Merah Putih Sepanjang 540 Meter pada tahun 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 18:33

Rahasia Komunikasi Digital yang Bikin Sebuah Merek Kecantikan Mudah Diingat

Menganalisis komunikasi iklan melalui website resmi dan media sosial Instagram yang menunjukkan adanya upaya perusahaan dalam membangun komunikasi yang saling terhubung.

Ilustrasi komunikasi digital merek kecantikan.
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 18:07

Jelajah Gunung Salak Bogor: Pendakian, Kawah Ratu, Harga Tiket, dan Cara Booking Online

Panduan lengkap Gunung Salak mulai jalur pendakian, Kawah Ratu, harga tiket, booking online, hingga cara menuju kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Gunung Salak Bogor. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 16:17

Berita Yudha: Potret Sejarah dari Lembaran Surat Kabar Lawas

Kini, setelah 56 tahun berlalu, Berita Yudha tetap memiliki daya tarik yang kuat sebagai sumber sejarah.

Surat kabar Berita Yudha, salah satu harian berpengaruh pada era Orde Baru yang diterbitkan oleh TNI Angkatan Darat. (Sumber: Koleksi: Kin Sanubary)
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 15:59

Curug Panetean Tasikmalaya, Surga Tersembunyi dengan Leuwi Jernih

Temukan pesona Curug Panetean yang terkenal dengan kolam batu alami, air sejernih kaca, dan pengalaman berendam di tengah alam.

Curug Panetean Tasikmalaya. (Sumber: Instagram @r_dony26)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 15:27

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (bagian 1)

Hal-hal yang jarang diketahui khalayak menjelang proklamasi kemerdekaan pada 1945 di Kota Bandung.

Menjelang masa agresi militer di Bandung 1945- 1946. (Sumber: Album Perjuangan Kemerdekaan 1945-1950)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 14:43

Pabrik Boleh Berpindah, tetapi Kehidupan Buruh Tidak Semudah Itu Dipindahkan

Kala terjadi PHK, opsi untuk beralih profesi tidak selalu terbuka luas. Ini membuat ketergantungan pada industri garmen semakin kuat, sekaligus mempersempit ruang negosiasi buruh.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 06 Agu 2026, 11:40

Jelajah Cigondewah, Pusat Perdagangan Kain Kerakyatan di Bandung

Cigondewah menjadi pusat kain di Bandung sejak 1980-an. Ketahui sejarah, daya tarik, dan perkembangan bisnis tekstilnya.

Cigondewah Bandung, pusat belanja kain eceran hingga grosir yang legendaris. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 11:26

Mahalnya Ongkos Kemerdekaan

Negeri kita memiliki sejarah yang wajib diproklamirkan tidak hanya di bulan kemerdekaan. Sejatinya mesti dijaga dan dirawat dengan sangat baik di pikiran bukan sekadar di buku pelajaran.

Beragam bendera merah putih yang dijual para pedagang selama bulan Agustus. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 08:33

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 2): Kesegaran Tradisi dan Kekayaan Cita Rasa

Berikut adalah 5 hidangan berikutnya dari daftar 10 kuliner Jawa Barat terbaik versi Taste Atlas.

Karedok (salad sunda) di Indonesia. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)