Selamat Hari Raya Idul Adha
1447 H • Hari Raya Kurban & Kebajikan

Keunikan Wilayah: Di Kecamatan Sirampog, Kawah Gunung Api Jadi Kebun dan Permukiman

T Bachtiar
Ditulis oleh T Bachtiar diterbitkan Rabu 31 Des 2025, 12:44 WIB
Kawah hasil letusan samping yang berada di Kecamatan Sirampog. (Sumber: Citra satelit: Google maps)

Kawah hasil letusan samping yang berada di Kecamatan Sirampog. (Sumber: Citra satelit: Google maps)

Ini kisah keunikan suatu wilayah yang berada di Negeri Cincinapi, wilayah yang diuntai gunung-gunungapi. Kisah tentang kawah gunung api kecil, yang menjadi bagian dari sistem Gunung Slamet (+3.432 m dpl).

Kawah gunung api yang sedang tertidur pulas ini, berada di Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Tentu, masih banyak lagi gunungapi purba yang sudah sangat tua, sehingga bentuknya sudah tak menyerupai gunungapi lagi. Padahal, berjuta tahun yang lalu, gunung-gunung itu pernah menjadi gunungapi aktif yang meledak-ledak. Walaupun kini secara administratif Gunung Slamet berada di luar wilayah Kabupaten Brebes, namun, gunungapi aktif inilah yang paling dekat dengan Kabupaten Brebes, dan pengaruh alaminya terasa nyata. 

Gunungapi aktif seperti Gunung Slamet, terus tumbuh membangun dirinya hingga kini. Gunungapi ini sewaktu-waktu akan meledakkan energinya, membagikan abu kesuburan, pasir, bebatuan, yang tersebar ke sekeliling gunungapi yang menjadi pusat letusan. 

Letusan gunungapi itu ada letusan eksplosif, letusan yang meledak-ledak, yang menghamburkan material letusan ke angkasa. Dan, letusan efusif, letusan yang melelehkan lava di lereng gunung dan di lembah. Kedua letusan ini, material letusannya keluar dari kawah utama. Kawah di gunung api strato atau gunung api komposit, umumnya berada di puncak gunung.

Ada juga magma yang sedang menuju ke kawah di puncak gunung melalui pipa atau saluran utama, namun karena energi magma yang datang tidak cukup kuat untuk mendobrak lava yang sudah membatu di leher gunungapi, maka ada kalanya magma itu menerobos melalui rekahan-rekahan patahan yang berada di dalam lereng gunung, atau melalui rekahan yang dibentuk oleh tekanan yang kuat, yang memicu terbentuknya rekahan di dalam tubuh gunung api. Terjadilah letusan di lereng gunung atau di kaki gunung. Letusan samping ada juga yang menyebut letusan lateral. Letusan samping ini ada yang berenergi sangat kuat, sehingga dapat menghancurkan dan mengambrukkan dinding gunung. Namun ada juga letusan samping yang energinya tidak besar, jejak letusannya membentuk kawah-kawah kecil atau kerucut skoria di lereng atau di kaki gunung.

Inilah kawah kecil hasil letusan samping, dengan jarak lurus dari kawah pusat Gunung Slamet sekitar 11 km. Lokasinya berada di perbatasan antara Kabupaten Brebes dengan Kabupaten Tegal. Di Sebelah barat kawah ini terdapat Gunung Sembung yang termasuk Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog.

Kawah ini berada di Kabupaten Brebes, persisnya berada di perbatasan antara Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, dengan Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Kawah yang sedang tertidur lelap ini secara administratif berada di Desa Batursari, Desa Sridadi, dan Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog. Di dasar kawah ini sudah tidak menunjukkan adanya kegiatan kegunungapian, seperti layaknya lahan di sekitarnya, sehingga oleh penduduk dijadikan kawasan pertanian dan permukiman.

Kawah kecil ini garis tengahnya 895 m. Tinggi dinding lengkungan lereng kawah sebelah timur laut – timur – tenggara adalah 60 m. Bibir kawah tertinggi berada pada ketinggian +1.420 m dpl. Sedangkan dasar kawahnya berada pada ketinggian +1.360 m dpl. Permukaan dasar kawah miring ke arah barat laut dengan beda tinggi sekitar 20 m di kedua ujungnya. Keliling kawah sekitar 3,76 km, dengan luas kawah sekitar 1,10 km².

Di Kabupaten Brebes, hanya ada satu kawah hasil letusan samping Gunung Slamet di lereng barat. Sedangkan yang berada di Kabupaten Tegal, terutama yang berada di sebelah timur laut – timur - tenggara Gunung Slamet, jumlahnya sebanyak 32 kawah kecil dan kerucut skoria.

Baca Juga: Asal-usul Nama Geografis Baribis 

Di dalam kawah yang sedang tertidur itu, kini sudah dijadikan kebun sayur dan permukiman warga. Permukiman di kawah sebelah barat masuk ke dalam Dukuh Rebo, Desa Sridadi. Di sebelah timur kawah dihuni oleh warga Dukuh Beran, Dukuh Anggrung, dan Dukuh Sragen. Di kawah sisi utara dihuni oleh warga Dukuh Cirem, Desa Batursari. Di kawah sisi selatan dihuni oleh warga Dukuh Rendeh dan Dukuh Warni, Desa Dawuhan. Dan di tengah kawah dihuni oleh warga Dukuh Anggrung.

Untuk melengkapi kebutuhan warganya, di dasar kawah ini sudah disediakan tempat pemakaman umum (TPU) yang berlokasi di Dukuh Anggrung, Desa Batursari. Dibangun Sekolah Dasar Negeri (SDN) Batursari 02 di Dukuh Anggrung, Desa Batursari, dan Sekolah Menengah Pertama (SMPN) 4 Sirampog yang berlokasi di Desa Batursari. Di sana sudah terdapat lapangan olahraga Sahitya di Dukuh Beran, Desa Batursari, lapangan Badaraksa di Dukuhgua, Desa Sridadi, lapangan bola Bima di Dukuh Semangkung, Desa Dawuhan.

Inilah satu keunikan gejala kebumian yang terdapat di Kabupaten Brebes, berupa kawah kecil yang tertidur pulas hasil letusan samping Gunung Slamet. Situs kebumian ini sangat baik bila dijadikan sumber belajar tentang vulkanisme dan pascavulkanik bagi para pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Brebes. (*)

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 26 Mei 2026, 18:26

Makna Berkurban di Tengah Hidup yang Serba Sulit

Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga refleksi atas berbagai pengorbanan masyarakat yang sering kali tidak terlihat di tengah hidup yang semakin sulit.

Ilustrasi hewan kurban. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 17:05

Melon Premium Margamukti, dari Desa ‘Tanpa Keunikan’ sampai Berhasil Ciptakan Ekosistem Mandiri

BUMDes Marga Makmur menciptakan ‘pasar’. Menciptakan jaringan petani sampai menghubungkan mereka kepada para pembeli.

Hasil budidaya melon premium di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 15:15

Demokratisasi Rasa: Potret Arsitektur Sosial dan Spiritual di Atas Meja Makan Idul Adha

Pesta kuliner yang terjadi selama Idul Adha merupakan manifestasi dari rasa syukur yang mendalam.

Ilustrasi olahan rendang dari daging kurban Idul Adha. (Sumber: Unsplash | Foto: prananta haroun)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 14:04

Duel Klasik Persib vs PSMS di Final Divisi Utama Perserikatan 1985

Final Divisi Utama Perserikatan 1985 antara Persib Bandung melawan PSMS Medan di Stadion Utama Senayan, Jakarta, pada 23 Februari 1985.

Berdiri dari kiri: Iwan Sunarya, Dede Iskandar, Sobur, Kosasih, Wawan Karnawan,  Ajat Sudrajat. Jongkok: Jafar Sidik, Suryamin, Sukowiyono, Adeng Hudaya dan Robby Darwis. (Sumber: tabloid BOLA edisi Februari 1983 | Foto: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 13:00

Wededed ... Ikoniknya para Bobotoh Encib

Selebrasi para bobotoh Persib saat ini yang paling ikonik adalah sepeda motor yang digeber-geber sehingga menghasilkan suara wededed.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 12:12

Di Balik Konvoi Juara Persib 2026, Netizen Heran Banyak Kejadian 'Aneh' Tahun Ini

Keresahan sebagaian publik yang terjadi pada momentum konvoi juara tim Persib Bandung tahun 2026.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 26 Mei 2026, 11:24

3 Catatan untuk Konvoi Persib di Masa Depan: Sterilisasi Jalur, Keselamatan Bobotoh, dan Masalah Sampah

Konvoi juara Persib menyisakan sejumlah evaluasi, mulai dari sterilisasi jalur, keselamatan Bobotoh saat berdesakan, hingga 112 ton sampah di Kota Bandung.

Pemain dan official Persib Bandung bersama Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 26 Mei 2026, 09:58

Pemandian Air Panas Cimanggu kini hadir dengan wajah baru sebagai Jiwanta Hot Spring di kawasan Ciwidey.

Jiwanta Hot Spring menghadirkan konsep baru pemandian air panas alami dengan fasilitas lebih modern di Ciwidey.

Pemandian Air Panas Cimanggu. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Linimasa 26 Mei 2026, 09:51

Dupan, Ketika Citarum Menolak Surut

Banjir kembali merendam Sapan Bandung. Luapan Sungai Citarum membuat Dupan terus hidup sebagai langganan genangan warga.

Banjir Citarum di Sapan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 09:29

Ukir Prestasi Gemilang, PT PLN Nusantara Power UP Cirata Sabet Trofi TOP CSR Awards 2026

PT PLN Nusantara Power UP Cirata sukses memborong penghargaan bergengsi TOP CSR Awards 2026 atas komitmen keberlanjutan sosial mereka.

Ukir Prestasi Gemilang, PT PLN Nusantara Power UP Cirata Sabet Trofi TOP CSR Awards 2026
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 08:21

Remitologisasi Sunda: Milangkala Tatar Sunda Mestinya 11 Oktober

Remitologisasi merupakan hak, bahkan kewajiban, bagi suatu bangsa yang sedang krisis jatidiri. Namun, mesti dilakukan dengan baik dan benar.

Prasasti Kebon Kopi II/Prasasti Pasir Muara. (Sumber: Leiden Library)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 07:40

Fenomena Mematikan Centang Biru pada WhatsApp dalam Perspektif Etika Komunikasi Digital

Fenomena mematikan centang biru WhatsApp mencerminkan perubahan etika komunikasi digital antara kebutuhan privasi, kenyamanan, dan ekspektasi respons instan.

Ilustrasi fenomena mematikan fitur centang biru pada WhatsApp. (Sumber: Dok. Penulis)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 19:25

Bandung Kembali Berpestapora untuk Tiga Kali Berturut-turut

Persib Bandung resmi menyambit gelar Liga Indonesia yang ke-5 kalinya dalam tiga kali berturut-turut. Euforia perayaan di Kota Bandung pun kembali menjadi perhatian.

Para Bobotoh merayakan gelar juara Persib Bandung di Liga Super Indonesia 2025/2026. (Sumber: Dokumentasi Penulis).
Ayo Biz 25 Mei 2026, 18:51

Cerita dari Sumedang Utara, ‘Revolusi Mindset’ Warga Margamukti hingga Jadi Desa BRILiaN

Masuk 15 besar Desa BRILiaN 2025 bukan garis finish, melainkan titik awal bagi Desa Margamukti.

Kepala Desa Margamukti, Siti Nuraeni Sofa (tengah berjilbab hitam baju orange) saat acara promosi B2B budidaya melon premium. (Sumber: Ayobandung.id/Aris Abdulsalam)
Linimasa 25 Mei 2026, 17:18

Sisa-sisa Kejayaan Persib Bandung di Si Jalak Harupat

Si Jalak Harupat masih menyimpan jejak kejayaan Persib lewat pedagang jersey dan kenangan juara liga.

Kondisi pedagang suvenir Persib di Stadion Si Jalak Harupat. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 15:29

Persib Juara ala Atomic Habits

Analisa kemenangan Persib lewat Prinsip Atomic Habits-nya James Clear.

Pemain Persib Bandung mengangkat piala usai pertandingan melawan Persijap Jepara dalam Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Sabtu 23 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 12:10

Magot, dan Kesabaran Warga Bandung Mengurus Sampah Dapur

Majelis Ta'lim Baitul Mu'min membuat acara pengajian mengundang mahasiswa ITB menggelar pelatihan pengolahan sampah organik rumah tangga dengan menggunakan magot BSF atau larva Black Soldier Fly.

Jamaah Masjid Baitul Mu'min Mengikuti Pelatihan Pengolahan sampah dengan Magot. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Uwes Fatoni)
Beranda 25 Mei 2026, 10:17

Bandung Berpesta Semalaman untuk Persib, Petugas dan Warga Lokal Bersihkan Sampah Sejak Pagi Buta

Pas datang tadi mah kondisinya kacau, Kang. Pabalatak pisan. Plastik, botol minuman, bungkus makanan, bekas flare, pokokna loba pisan.

Handoyo bersama warga dan unsur kewilayahan ikut turun membersihkan sampah bekas konvoi di kawasan Pasupati, Senin 25 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 10:16

Persib, Bobotoh, dan Komunikasi Kota yang Membiru

Persib juara bukan sekadar prestasi, tetapi peristiwa komunikasi publik. Konvoi bobotoh menjadi bahasa kolektif yang membangun identitas, emosi, dan solidaritas kota.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 25 Mei 2026, 09:45

Support System yang Membentuk Ekosistem: Potret UMKM Bandung Hari Ini

Seperti inilah cara ekosistem UMKM di bawah binaan BRI menjalani arah bisnis yang sehat.

Kampung Kreatif Batik Difabel, bagian dari UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel (GHD), Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)