Dari Yogya sampai ke Bandung: Bermula Take Away Jadi Nongkrong Hangat

Siti Zahra Chairunnisa
Ditulis oleh Siti Zahra Chairunnisa diterbitkan Senin 05 Jan 2026, 15:47 WIB
Sambutan hangat dari barista Couvee dengan senyuman yang selalu terpatri di wajah mereka. Jumat, 7 November 2025 Jumat, 7 November 2025. (Sumber: Siti Zahra | Foto: Siti zahra)

Sambutan hangat dari barista Couvee dengan senyuman yang selalu terpatri di wajah mereka. Jumat, 7 November 2025 Jumat, 7 November 2025. (Sumber: Siti Zahra | Foto: Siti zahra)

Alunan lagu dari band-band ternama Bandung mengisi ruangan, melewati telinga para remaja dengan lembut. Para remaja bergantian datang dan pergi untuk mengalami moment Dimana indra pendengaran dan penciuman mereka seolah dimanjakan. Pendengarannya dimanjakan oleh alunan music dan penciuman mereka dimanjakan oleh baunya kopi yang sangat candu bagi mereka di Couvee Jl. Sawunggaling No.10, Tamansari, Kec. Bandung Wetan.

Bandung merupakan kota di mana coffee shop banyak yang saling berlomba-lomba untuk menjadi tempat yang paling nyaman dan tempat paling menarik bagi banyak orang. Couvee yang lahir dari sebuah sudut kecil di Jogja ikut merentangkan sayapnya ke Bandung. Mereka mengungkapkan bahwa kota ini punya rasa yang akrab dengan adanya  kehangatan, ketenangan, dan sentuhan ramah yang membuat mereka ingat pada tempat pertama berdiri.

Jay barista dari Couvee menjelaskan bahwa Couvee yang dulu hanya berupa store kecil tanpa ruang untuk duduk, perlahan berubah menjadi tempat yang menarik untuk para remaja bercengkrama santai dan ingin menetap lebih lama. Hal ini membuat Couvee membuka pintunya lebih lebar, mereka mengikuti bagimana alur para remaja bandung yang sering nongkrong santai di coffe shop.

“Barista di sini tuh  selalu berusaha menyambut dengan hangat dan ramah, kami para barista disini juga akan slalu meracik kopi dengan rasa kopi yang nikmat, yang diracik dari hati,” ujar Jay Barista Couvee, Jumat (7/11/2025).

Couvee tak hanya memiliki kehangatan dari orang-orang di balik barnya, tapi couvee juga memiliki ciri khas dari rasa kopinya yang autentik dan stabil yang akhirnya banyak para remaja yang menyukai dan datang Kembali. Dan rasa yang di tawarkan oleh couvee ini bukan hanya meyambut para remaja bandung saja tapi juga wisatawan dari luar negri pun ikut merasakan rasa kopi yang candu dan menuliskan ulasannya di google. kopi di sini bukan sekadar minuman, melainkan pengalaman kecil yang ingin selalu mereka ulang

Ternyata rasa kopi yang membuat candu itu memiliki antusias dari berbagai kalangan saja tidak hanya dari para remaja yang sering menongkrong. semakin hari semakin banyak pelanggan yang ingin berdiam diri di couvee lebih lama karna menemukan rasa nyaman dan adanya rasa kopi yang nikmat.

Hal ini semakin membuat mereka mempunyai semangat dan keyakinaan yang utuh untuk membuka cabang baru di Bandung dengan konsep yang beda karna tempat yang mereka buat menjanjiikan tempat yang nyaman untuk nongkrong yang akan disambut dengan aroma kopi dan alunan lagu.

Baca Juga: Braga Lebih dari Sekadar Tempat Nongkrong, Kini Jadi Ruang Acara Kreatif dan Komunitas

Salah satu pelanggan bernama Retha memberi tanggapan bahwa Couvee memiliki daya tarik tersendiri yang meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjungnya. Banyak dari mereka yang datang kembali, termasuk salah satu pelanggan bernama Retha memberikan tanggapan.

 “Couvee ini memiliki ciri khas yang membuat saya selalu ingin kembali kesini, para  baristanya ramah juga,” ujar Retha memberi tanggapan.

Couvee juga beroperasi dengan adanya legalitas yang sudah  jelas, mulai dari izin usaha hingga standar operasional yang sesuai dengan ketentuan. Hal ini membuat para pengunjung terutama remaja yang sering menghabiskan waktu untuk duduk santai atau berbincang merasa aman dan nyaman saat nongkrong di sana. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Siti Zahra Chairunnisa
Mahasiswi Telkom University Public Digital Relation 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 25 Jan 2026, 18:15 WIB

Mencintai Kota seperti Kekasih: Kota Bandung, Konferensi Asia Afrika, dan Tanggung Jawab Kita

Bagaimana rasanya mencintai kota seperti kekasih? Dari Bandung yang terasa asing di kening hingga Bandung yang asyik untuk dikenang.
Bangku yang terduduk di Perpustakaan Kota Bandung (Sumber: Koleksi Pribadi Penulis | Foto: Penulis)
Ayo Jelajah 25 Jan 2026, 17:21 WIB

Sejarah Pasar Cimol Gedebage Bandung, Surga Thrifting Kota Kembang di Ujung Jalan

Jejak sejarah Pasar Cimol Gedebage bermula dari Cibadak hingga menjadi pusat pakaian bekas terbesar di Bandung.
Pasar Cimol Gedebage. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 25 Jan 2026, 16:13 WIB

Toponimi Kampung Muril: Serasa Berputar karena Gempa Sesar Lembang

Bila makna kata berputar-putar dikaitkan dengan toponimi Kampung Muril, sangat mungkin, penduduk di sana pada masa lalu pernah merasakannya.
Sangat mungkin toponim Muril karena pernah terjadi gempabumi yang menyebabkan serasa berputar-putar. (Sumber: T. Bachtiar)
Ayo Netizen 25 Jan 2026, 13:38 WIB

Gali Potensi, Raih Prestasi

Pengalaman LDKB menjadi bekal berharga bagi kita untuk terus menggali potensi diri, memperbaiki diri, meraih prestasi
Sejumlah siswa SD Cirendeu saat bermain permainan tradisional. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 25 Jan 2026, 11:05 WIB

Interior Bus Listrik Metro sebagai Pengalaman Ruang Bergerak di Kota Bandung

Transportasi publik dalam konteks ini, dipahami sebagai ruang interior bergerak yang dialami secara nyata oleh pengguna/penumpang.
Bus listrik metro. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Biz 24 Jan 2026, 21:30 WIB

Menyelami Dinamika Properti Indonesia: Antara Regulasi, Pasar, dan Integritas Developer

Industri properti kini bukan lagi sekadar urusan semen dan baja, melainkan pertarungan kecerdasan dalam menafsirkan naskah regulasi yang terus berganti.
Industri properti kini bukan lagi sekadar urusan semen dan baja, melainkan pertarungan kecerdasan dalam menafsirkan naskah regulasi yang terus berganti. (Sumber: Freepik)
Beranda 24 Jan 2026, 09:15 WIB

Memaknai Filosofi Warna Wayang Golek sebagai Cermin Karakter dan Arti Kehidupan

Tak hanya posisi mahkota, warna pada wajah wayang juga menjadi kunci untuk memahami filosofi karakter.
Tatang Ruhiana dan koleksi wayan goleknya yang dijual di galeri Alan Ruchiat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 22:10 WIB

Normalisasi Sungai Mandiri: Kepemimpinan RT/RW Menjawab Tantangan Banjir

Kabupaten Bandung termasuk wilayah yang hampir setiap musim penghujan mengalami banjir di sejumlah titik.
Ketua RT 02 dan warga membersihkan tumbuhan liar dan semak semak di aliran sungai. (Foto: Jumali indrayanto)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 20:43 WIB

Kualitas Perjalanan Warga Bandung Menurun, Evaluasi Infrastruktur Transportasi Mengemuka

Kemacetan di Bandung membuat perjalanan harian warga lebih lama, menurunkan produktivitas, dan menurunkan kenyamanan mobilitas. Perlu pengaturan lalu-lintas lebih baik.
Pengendara terjebak macet di Buah Batu Ketika hujan turun, Senin (01/12/2025). (Foto: Nabila Khairunnisa P)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 19:47 WIB

Lisa Blackpink di Bandung Barat: Antara Gengsi Global dan Ujian Tatakrama Kita

Lisa Blackpink syuting di Bandung Barat? Intip alasan Netflix memilih Citatah dan bagaimana warga menyikapi bocornya lokasi syuting tersebut.
Salah satu tebing karst yang terus dijaga bersama adalah Tebing Citatah 125 karena di sinilah sejarah panjat tebing Indonesia bermula. (Sumber: Eiger)
Ayo Biz 23 Jan 2026, 17:24 WIB

Industri Sepak Bola Putri Indonesia Sedang Bertumbuh di Tengah Kekosongan Liga Resmi

Dari Bandung, Tangerang hingga Samarinda, gairah sepak bola putri tumbuh dengan cepat, menghadirkan pemandangan baru yang beberapa tahun lalu masih jarang terlihat.
Dari Bandung, Tangerang hingga Samarinda, gairah sepak bola putri tumbuh dengan cepat, menghadirkan pemandangan baru yang beberapa tahun lalu masih jarang terlihat. (Sumber: MilkLife Soccer Challenge)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 16:58 WIB

Menata Ulang Wajah Transportasi Bandung

Lalu lintas Bandung yang terbilang sangat padat telah menjadi masalah bagi warga sejak tahun 2024.
Kemacetan Bandung Pada malam hari (21.52 WIB) di Jln. Terusan Buah Batu. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Muhammad Airell Fairuzia)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 16:24 WIB

Kota Wisata dengan Beban Mobilitas Tinggi: Tantangan Tata Transportasi Bandung

Pemerintah sudah mencoba menerapkan berbagai cara untuk mengatasi permasalahan kemacetan, namun masih tak kunjung menemukan solusi yang tepat.
Kemacetan arus lalu lintas di ruas jalan Buah Batu, Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, menjadi pemandangan sehari hari bagi warga yang melintas (03/12/2025). (Sumber: Ramadhan Dwiadya Nugraha)
Ayo Biz 23 Jan 2026, 15:58 WIB

Menjaga Pertumbuhan di Tengah Krisis Fiskal: Strategi Obligasi dan Sukuk Jawa Barat

Ekonomi Jawa Barat pada Triwulan II 2025 tumbuh solid sebesar 5,23% year-on-year. Namun, di balik angka yang tampak menjanjikan itu, terdapat bayangan tantangan fiskal yang semakin nyata.
Ilustrasi obligasi dan sukuk daerah memperluas inklusi keuangan. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 15:01 WIB

Ketika Mobilitas Tersendat, Kepercayaan Publik Ikut Tergerus

Kemacetan yang terus menerus terjadi membuat masyarakat Bandung semakin resah.
Pengendara mobil dan motor yang menunggu macet di malam hari (02/11/2025). (Foto: Sherina Khairunisa)
Ayo Jelajah 23 Jan 2026, 14:03 WIB

Kisah Para Warga Bandung yang Terjerat Tipu Daya Judi Online Kamboja

Judi online jaringan Kamboja menjalar hingga Bandung lewat iklan kerja digital. Anak muda direkrut sebagai operator dari rumah kontrakan atau luar negeri dengan janji gaji bulanan yang terlihat wajar.
Ilustrasi judi Kamboja.
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 13:38 WIB

Dana Indonesiana Tertunda, Pelestari Budaya Ngada Alami Tekanan Mental

Dana Indonesiana belum cair, program budaya Ngada tertunda, pelakunya menghadapi tekanan sosial dan mental di kampungnya sendiri.
Desa Adat Bena. (Sumber: Arsip pribadi narasumber)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 12:08 WIB

Catatan Awal Tahun dari Wargi Bandung

Januari 2026 tiba, udara Bandung terasa berbeda.
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dekat Terminal Cicaheum, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 10:07 WIB

Semestinya Kita Berefleksi dari Bencana Sumatra

Peristiwa ini bukan sekadar kabar duka dari satu wilayah, melainkan cermin rapuhnya kesiapsiagaan kita menghadapi bencana yang berulang.
Sisa banjir di Sumatra Barat pada awal Desember 2025. (Sumber: pkp.go.id)
Beranda 23 Jan 2026, 06:49 WIB

Konsistensi infoantapani Menyapa Warga Antapani Selama 12 Tahun, Bukan Cuma Urusan Algoritma dan Engagement

Akun ini tidak ingin dipandang sebagai media yang semata-mata mengutamakan kecepatan, namun juga tidak memilih gaya bahasa yang saklek, kaku, atau terlalu formal.
Owner dan founder @infoantapani, Venda Setya Nugraha. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)