Kerusakan di Jalan Inspeksi Kali Cidurian, Warga Keluhkan Akses yang Makin Tidak Nyaman

Seyshara Azizah Salima
Ditulis oleh Seyshara Azizah Salima diterbitkan Senin 05 Jan 2026, 15:09 WIB
Lubang lubang dan tambalan di jalan kali inspeksi Kali Cidurian, Bandung, membuat warga sekitar tidak nyaman mengendara. Bandung Rabu, 3 Desember 2025. (Foto: Dokumentasi Seyshara Azizah)

Lubang lubang dan tambalan di jalan kali inspeksi Kali Cidurian, Bandung, membuat warga sekitar tidak nyaman mengendara. Bandung Rabu, 3 Desember 2025. (Foto: Dokumentasi Seyshara Azizah)

Jalan yang rusak di inspeksi Kali Cidurian dikelukah warga lokal sekitar karna kerusakan dan tambalan yang tidak merata membahayakan aktivitas harian Masyarakat. Lubang tersebut dan tambalan yang tidak merata  membuat jalur rawan kecelakaan bagi pengguna kendaraan bahkan pejalan kaki yang merasa tidak nyaman. Jalan Inspeksi Kali Cidurian terletak di Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.

Di beberapa bagian, lubang ini tampak memenuhi hampir seluruh badan jalan sehingga sulit di hindari kendaraan motor maupun mobil. Dikarenakan kondisi ini banyak warga-warga lokal mengalami kerusakan pada kendaraannya dari mulai ban maupun velg. Hal tersebut membuat warga setempat harus lebih hati hati dan waspada ketika menempuh jalan tersebut.

“Suka tidak nyaman lewat jalan ini karna keluarga saya suka lewat menggunakan kendaraan motor takut rusak,” ujar Dessy yang sering melewati jalan tersebut, (03/12/2025).

Munculnya kekhawatiran warga  sekitar yang hendak pulang pada jam yang larut karena minimnya pencahayaan di jalan tersebut. Kondisi jalanan yang sangat gelap menimbulkan banyak kecemasan warga setempat akan tindak kejahatan maupun begal ketika jam malam.

Dalam kondisi ini warga setempat mengharapkan adanya tindak lanjut dari Walikota Muhammad Farhan untuk segara menindak lanjuti kasus ini.

Pangkalan ojek di jalan Inspeksi Kali Cidurian, yang menjadi zona merah bagi ojek online. JL.Inspeksi Kalicidurian, Rancasari Kota Bandung Rabu, 3 Desember 2025 (Foto: Dokumentasi Pribadi Seyshara Azizah)
Pangkalan ojek di jalan Inspeksi Kali Cidurian, yang menjadi zona merah bagi ojek online. JL.Inspeksi Kalicidurian, Rancasari Kota Bandung Rabu, 3 Desember 2025 (Foto: Dokumentasi Pribadi Seyshara Azizah)

Masih adanya zona merah di Kawasan ini, sehingga pengemudi ojek online enggan  menerima pesanan maupun melewati jalan Inspeksi  Kali Cidurian. Dikarenakan hal tersebut warga yang menggunakan ojek online ini harus menempuh jalan yang lebih jauh menuju titik antar agar lebih aman.

Rasanya hal ini harus di tindak lanjuti karena sangat menyulitkan Masyarakat dan mengganggu aktivitas warga yang seharusnya dapat dilakukan mudah dan aman.

Warga yang sudah lama tinggal di kawasan tersebut merasa semakin tidak aman saat melewati jalan itu, terutama ketika harus beraktivitas di malam hari.

Saya suka khawatir kalau anak saya pulang pakai ojek online, soalnya banyak pengojek yang takut lewat sini karena katanya zona merah dan ada senioritas di pengkolan itu,” ujar Dessy yang tinggal di sekitar wilayah tersebut.

Pada beberapa waktu lalu, jalur ini sempat viral setelah hujan angin menumbangkan pohon besar dan menimpa sebagian badan jalan. Kejadian itu memperlihatkan bahwa kondisi lingkungan sekitar memerlukan perawatan rutin agar tidak membahayakan warga yang melintas.

Proses wawancara bersama warga lokal terkait kondisi jalan dan dampak bagi warga sekitar, dilakukan di kediaman narasumber di perumahan Cassario Townhouse Bandung Rabu, 3 Desember 2025. (Foto: Dokumentasi Pribadi Seyshara Azizah)

Beberapa warga sering mengaku tidak nyaman untuk jalan pagi atau berolahraga di jalan tersebut untuk hendak pergi ke Lotte. Ketidak tersedianya trotoar untuk pejalan kaki membuat aktivitas rutin seperti lari pagi atau ke pasar menjadi tidak nyaman.

Warga yang tinggal di sekitar lingkungan itu mengaku kesulitan dan merasakan langsung dampak dari kerusakan jalan dan fasilitas yang tak kunjung diperbaiki.

Baca Juga: Braga Lebih dari Sekadar Tempat Nongkrong, Kini Jadi Ruang Acara Kreatif dan Komunitas

“Saya sering sekali lewat jalan ini apalagi kalau mau ke pasar kaget Lotte, tapi rasanya tidak nyaman karena jalannya rusak dan tidak ada trotoar untuk pejalan kaki,”  ujar Rika warga lokal.

Warga berharap pemerintah maupun Walikota Kota Bandung M. Farhan untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh agar akses jalan kembali aman digunakan oleh masyarakat. Jalan yang baik sangat dibutuhkan karena jalur ini digunakan setiap hari untuk bekerja, berolahraga, dan memenuhi kebutuhan harian warga sekitar. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Seyshara Azizah Salima
Mahasiswi S1 Digital PR Telkom University

Berita Terkait

News Update

Beranda 11 Apr 2026, 08:51

JPO Berkarat dan Berlubang Membahayakan Pelajar di Batas Kota Bandung–Cimahi, Tanggung Jawab Siapa?

JPO di Jalan Amir Machmud rusak parah: lantai berlubang, berkarat, dan tanpa atap pelindung, membahayakan pejalan kaki terutama pelajar.

Pelejar berjalan di JPO di Jalan Amir Machmud, perbatasan Kota Bandung dan Cimahi, Jumat, 10 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 20:01

Antara Bandung yang Kubayangkan dan Kenyataan yang Kutemui

Bagi banyak orang, Bandung selalu punya tempat istimewa dalam imajinasi.

Jalan Asia-Afrika, depan Alun-Alun Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Suci Firda)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 18:23

WFH sebagai Cermin Budaya Kerja Aparatur

Hilangnya kehadiran fisik dalam WFH menantang organisasi untuk membangun sistem penilaian kerja yang berbasis output dan tanggung jawab.

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Diskominfo Depok)
Bandung 10 Apr 2026, 16:36

Mengenal Dongmoon Dimsum, Ikon Kuliner Baru di Pasar Cihapit yang Viral Lewat Varian Mentai

Di tengah gempuran tren kuliner viral yang silih berganti, Dongmoon Dimsum tetap kokoh menancapkan eksistensinya, memperkuat jajaran destinasi kuliner di Pasar Cihapit, Bandung.

Di tengah gempuran tren kuliner viral yang silih berganti, Dongmoon Dimsum kokoh menancapkan eksistensinya, memperkuat jajaran destinasi kuliner di Pasar Cihapit, Bandung. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Iqbal Roem)
Ikon 10 Apr 2026, 15:17

Sejarah Istana Cipanas, Warisan Kolonial di Kaki Gunung Gede Pangrango

Istana Cipanas bermula dari rumah singgah abad ke-18, berkembang menjadi istana kepresidenan yang menyimpan jejak kolonial, perang, hingga keputusan penting negara

Lukisan Istana Cipanas, Cianjur, tahun 1880-1890-an. (Sumber: Tropenmuseum)
Wisata & Kuliner 10 Apr 2026, 13:26

Jelajah Wisata Pangalengan dengan Pilihan Tempat Menginapnya

Pangalengan punya sejarah penginapan panjang, dari Berghotel hingga glamping modern di Rahong dan Situ Cileunca dengan nuansa alam yang menenangkan.

Muara Rahong Hills, salah satu glamping tempat menginap wisatawan di Pangalengan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 10 Apr 2026, 13:18

Panduan Wisata Gunung Guntur, "Semeru"-nya Jawa Barat dengan Panorama Spektakuler

Gunung Guntur menawarkan jalur berpasir terjal, panorama pegunungan luas, serta pengalaman mendaki unik di gunung berapi aktif dekat pusat Kota Garut.

Gunung Guntur dilihat dari kawasan pemandian Cipanas, Garut (Sumber: Wikimedia)
Beranda 10 Apr 2026, 09:29

Power of Ibu-ibu Cibogo Mengubah Sampah Jadi Gerakan Kolektif yang Berdampak Nyata

Power of Ibu-Ibu Cibogo mengubah pengelolaan sampah rumah tangga menjadi gerakan kolektif yang berdampak, menghadirkan solusi lingkungan sekaligus manfaat sosial dan ekonomi bagi warga.

Ibu-ibu di Cibogo, Kecamatan Sukajadi mengolah sampah rumah tangga yang memberikan perubahan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 08:30

Tren Rambut Lady Diana

Kehebohan para wanita Kota Bandung dari berbagai kalangan usia meniru gaya rambut Lady Diana saat tahun 1980-an

Lady Diana. (Sumber: Flickr | Foto: Joe Haupt)
Bandung 09 Apr 2026, 19:40

Urgensi Literasi Keuangan dan Akselerasi Sektor Riil demi Resiliensi Ekonomi Jawa Barat

Di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan, Jawa Barat menghadapi tantangan besar: bagaimana memastikan inklusi keuangan berjalan selaras dengan literasi?

Ilustrasi. Di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan, Jawa Barat menghadapi tantangan besar bagaimana memastikan inklusi keuangan berjalan selaras dengan literasi. (Sumber: Ayobiz.id/Gemini Generated)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 18:18

Asyiknya Berburu Koran Era 2000-an

Berburu koran tidak hanya mencari informasi, berita, ilmu pengetahuan, melainkan momentum bersejarah saat menerima (menjemput), ikhtiar, harapan dan kenyataan untuk terus belajar sepanjang hayat.

Aa Akil, anak kedua tengah asyik baca koran, Sabtu (4/4/2026) (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Wisata & Kuliner 09 Apr 2026, 16:40

Wisata Pantai Patimban, Pesisir Subang Utara yang jadi Pelabuhan Logistik

Pantai Patimban tawarkan sunset, kuliner laut, dan suasana santai, namun kini berubah sejak hadirnya Pelabuhan Internasional.

Pantai Patimban Subang. (Sumber: Wikimedia)
Beranda 09 Apr 2026, 16:39

Beralih ke Motor Listrik, Ojol Hadapi Dilema Antara Hemat Biaya dan Keterbatasan Jarak

Peralihan ojol ke motor listrik menghadirkan efisiensi biaya, namun dibayangi tantangan jarak tempuh dan infrastruktur, memaksa pengemudi lebih cermat mengatur strategi kerja.

Rizki Ahmad sedang melakukan pengisian baterai motor listrik di Kantor Pos Ujung Berung Kota Bandung, pada Kamis, 9 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 15:02

4 Ide Tulisan Hari Besar Terkait Tema Ayonetizen April 2026: Kartini, Asia-Afrika, sampai Hari Puisi

Bulan April penuh dengan momentum yang bisa diubah jadi cerita.

Warga berwisata di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu, 30 April 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 09 Apr 2026, 13:42

Menjembatani Kreativitas dan Regulasi: Menilik Tantangan Ekonomi Kreatif di Bandung

Pemerintah dan pelaku ekraf Bandung bedah regulasi & standar harga pengadaan dalam Ruang Dialog Ekraf guna dorong dampak ekonomi nyata.

Ilustrasi. Ekonomi kreatif (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 13:14

Dari Sampah Menjadi Penjernih Sungai

Mahasiswa Tel-U menggagas website edukasi Ecoenzyme untuk atasi banjir Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Ilustrasi banjir yang menggenang Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 12:03

Doktrin Pemikiran Manusia

Dalam konteks apapun, doktrin menjadikan sebuah pemikiran otak manusia menjadi lebih aktif dalam berbagai permasalahan.

Ilustrasi manusia. (Sumber: Pexels | Foto: beytlik)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 11:18

Acara Radio Legendaris Top Hits Pop Indonesia (THPI) dari Radio Ganesha Bandung

Di Bandung, salah satu acara yang paling ditunggu adalah Top Hits Pop Indonesia (THPI).

Daftar lagu Top Hits Pop Indonesia edisi Desember 1990 yang dimuat di surat kabar Suara Pembaruan. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Kin Sanubary)
Beranda 09 Apr 2026, 09:55

Menjembatani Kesenjangan Internet: Antara Fiber, FWA, dan Harapan 5G

Kesenjangan akses internet di Indonesia masih tinggi, sehingga kombinasi fiber optik, 4G, 5G, dan FWA serta kolaborasi pemerintah dan operator jadi kunci pemerataan broadband.

Suasana Seminar Teknologi FTTH, FWA & Mobile Broadband di Aula Timur ITB Kampus Ganesa, yang membahas strategi pemerataan akses internet di tengah kesenjangan infrastruktur digital di Indonesia. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 09:54

Rambu dan Marka yang Tidak Dipelihara: Ancaman Sunyi di Jalanan Bandung

Rambu pudar, tertutup, dan marka hilang meningkatkan risiko kecelakaan di Bandung. Masalah ini menegaskan pentingnya pemeliharaan infrastruktur jalan.

Salah satu titik yang sering mengalami kemacetan parah di Kota Bandung, persimpangan lampu merah di Jalan Djunjunan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ikbal Tawakal)