Saat malam perlahan menutupi langit, kabut tipis menyelimuti kawasan timur Bandung. Kegelapan datang lebih cepat dibandingkan dengan lampu jalan yang seharusnya melindungi pengendara di Jalan Soekarno Hatta, yang terletak di Kelurahan Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, pada Rabu (26/11/2025).
Erwin Kurniawan, seorang warga yang tinggal dekat Jalan Soekarno Hatta, mengungkapkan bahwa lampu-lampu jalan di sepanjang jalur ini sudah lama tidak berfungsi dan belum diperbaiki secara menyeluruh.
“Setiap malam, jalan ini kurang penerangan, dan pengendara sering kali harus memperlambat laju secara mendadak karena tidak dapat melihat marka jalan dengan jelas,” ujarnya.
Erwin menambahkan bahwasanya jalur ini adalah akses penting menuju pusat Kota Bandung, dan kurangnya penerangan menjadi sebab kekhawatiran bagi warga yang ingin menyeberang, terutama di malam hari ketika kendaraan-kendaraan besar sedang melaju dengan kencang.
“Jika lampu-lampu ini tidak segera diperbaiki, saya benar-benar khawatir kecelakaan serius akan terus terjadi. Saya sudah menyaksikan beberapa nyaris tabrakan antara sepeda motor karena masuk ke area gelap secara mendadak,” ujar pria 50 tahun.
Titik paling berbahaya menurut Erwin, berada di dekat RM Ampera, di mana beberapa lampu benar-benar mati, dan sampai saat ini belum terlihat upaya yang nyata untuk melakukan perbaikan meskipun laporan dari warga sudah sering disampaikan.
Keluhan masyarakat telah diajukan melalui RW setempat dan saluran pengaduan resmi, tetapi status penanganan oleh pihak terkait tetap sebagian besar tidak berubah, seringkali hanya dijelaskan sebagai “sedang dalam proses".
Hasil Peliputan menunjukkan bahwa lambatnya penanganan fasilitas publik ini membuat warga merasa tidak aman. Erwin pun menilai kondisi ini mencerminkan kurangnya perhatian terhadap infrastruktur dasar yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.
Baca Juga: Sampai di Mana Mesin Akan Menggantikan Manusia?
“Saya rasa Wali Kota Bandung, M. Farhan, dapat langsung melihat kondisi di lapangan yaitu Jalan Soekarno Hatta dan juga langsung mengambil tindakan tegas terhadap lambatnya perbaikan infrastruktur dasar, terutama di kawasan dengan mobilitas tinggi seperti Jalan Soekarno Hatta,” ujarnya.
Karena selain perbaikan fisik, Erwin pun menekankan pentingnya respons cepat dari Pemkot Bandung terhadap laporan dan pengaduan masyarakat. Transparansi terkait progres perbaikan dan perhatian terhadap titik-titik yang rawan kecelakaan.
Penerangan jalan adalah fasilitas publik yang seharusnya selalu berfungsi karena berkaitan dengan keselamatan ribuan warga yang melintasinya setiap malam. Bagi Erwin, perbaikan ataupun penanganan dari Pemkot Bandung bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. (*)
