Warga Ingin Penerangan di Jalan Soekarno Hatta yang Lebih Baik

Fariha Nurlaelah
Ditulis oleh Fariha Nurlaelah diterbitkan Rabu 07 Jan 2026, 08:16 WIB
Kondisi ruas Jalan Soekarno Hatta, Bandung, yang minim lampu penerangan jalan saat malam hari, pada Rabu 26 November 2025. (Dokumentasi Penulis foto: Fariha Nurlaelah)

Kondisi ruas Jalan Soekarno Hatta, Bandung, yang minim lampu penerangan jalan saat malam hari, pada Rabu 26 November 2025. (Dokumentasi Penulis foto: Fariha Nurlaelah)

Saat malam perlahan menutupi langit, kabut tipis menyelimuti kawasan timur Bandung. Kegelapan datang lebih cepat dibandingkan dengan lampu jalan yang seharusnya melindungi pengendara di Jalan Soekarno Hatta, yang terletak di Kelurahan Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, pada Rabu (26/11/2025).

Erwin Kurniawan, seorang warga yang tinggal dekat Jalan Soekarno Hatta, mengungkapkan bahwa lampu-lampu jalan di sepanjang jalur ini sudah lama tidak berfungsi dan belum diperbaiki secara menyeluruh.

“Setiap malam, jalan ini kurang penerangan, dan pengendara sering kali harus memperlambat laju secara mendadak karena tidak dapat melihat marka jalan dengan jelas,” ujarnya.

Erwin menambahkan bahwasanya jalur ini adalah akses penting menuju pusat Kota Bandung, dan kurangnya penerangan menjadi sebab kekhawatiran bagi warga yang ingin menyeberang, terutama di malam hari ketika kendaraan-kendaraan besar sedang melaju dengan kencang.

“Jika lampu-lampu ini tidak segera diperbaiki, saya benar-benar khawatir kecelakaan serius akan terus terjadi. Saya sudah menyaksikan beberapa nyaris tabrakan antara sepeda motor karena masuk ke area gelap secara mendadak,” ujar pria 50 tahun.

Titik paling berbahaya menurut Erwin, berada di dekat RM Ampera, di mana beberapa lampu benar-benar mati, dan sampai saat ini belum terlihat upaya yang nyata untuk melakukan perbaikan meskipun laporan dari warga sudah sering disampaikan.

Keluhan masyarakat telah diajukan melalui RW setempat dan saluran pengaduan resmi, tetapi status penanganan oleh pihak terkait tetap sebagian besar tidak berubah, seringkali hanya dijelaskan sebagai “sedang dalam proses".

Hasil Peliputan menunjukkan bahwa lambatnya penanganan fasilitas publik ini membuat warga merasa tidak aman. Erwin pun menilai kondisi ini mencerminkan kurangnya perhatian terhadap infrastruktur dasar yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

Baca Juga: Sampai di Mana Mesin Akan Menggantikan Manusia?

“Saya rasa Wali Kota Bandung, M. Farhan, dapat langsung melihat kondisi di lapangan yaitu Jalan Soekarno Hatta  dan juga langsung mengambil tindakan tegas terhadap lambatnya perbaikan infrastruktur dasar, terutama di kawasan dengan mobilitas tinggi seperti Jalan Soekarno Hatta,” ujarnya.

Karena selain perbaikan fisik, Erwin pun menekankan pentingnya respons cepat dari Pemkot Bandung terhadap laporan dan pengaduan  masyarakat. Transparansi terkait progres perbaikan dan perhatian terhadap titik-titik yang rawan kecelakaan.

Penerangan jalan adalah fasilitas publik yang seharusnya selalu berfungsi karena berkaitan dengan keselamatan ribuan warga yang melintasinya setiap malam. Bagi Erwin, perbaikan ataupun penanganan dari Pemkot Bandung bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

Meneguhkan Rumah Bersama

Ayo Netizen 06 Jan 2026, 15:23 WIB
Meneguhkan Rumah Bersama

News Update

Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:32 WIB

Dari Ancaman TPA hingga Harapan Transformasi

Sampah menumpuk, citra kota terancam. Bagaimana Bandung mengubah krisis jadi peluang?
Tumpukan sampah yang mencerminkan darurat lingkungan yang butuh solusi cepat di Gudang Selatan, Bandung, Jawa Barat, (01/12/2025). (Sumber: Azzahra Syifa Lestari)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:16 WIB

Kenapa Stoikisme Lebih Ampuh daripada Terjerat Pinjol? Seni Menghadapi Quarter Life Crisis

Jangan sampai salah langkah demi gengsi! Kenali cara hadapi Quarter Life Crisis dengan Stoikisme agar terhindar dari jeratan Pinjol.
Ilustrasi perasaan tersesat dan lelah mental saat menghadapi Quarter Life Crisis. (Sumber: unplash | Foto: Mehran Biabani)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 19:19 WIB

Kota Bandung dan Krisis Sampah

Kota Bandung kembali berada dalam sorotan publik akibat persoalan sampah yang tak kunjung teratasi.
Gunung"sampah di daerah warga jl. buanasari II no.1 , Kota Bandung pada Selasa, 2 Desember 2025. (Foto:Muhammad Fiqri A.)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 19:10 WIB

Kairo Menguji, Mesir Membentuk: Perjalanan Mahasiswa Indonesia Bertahan di Negeri Baru

Di kota inilah Nabil Irtifa, mahasiswa asal Bandung kelahiran 2003, belajar bahwa merantau bukan hanya soal berpindah tempat, melainkan soal bertahan.
Komunitas Literasi Masisir. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nabil Irtifa)
Ayo Jelajah 08 Jan 2026, 19:03 WIB

Sejarah Gempa Sesar Cimandiri Tahun 1910, Hancurkan Rumah dan Rel Kereta di Bandung Barat

Getaran kuat sesar Cimandiri pada pagi hari 1910 mengubah Cipatat dan Padalarang menjadi ladang reruntuhan.
Ilustrasi kerusakan gempa Cianjur tahun 1879. (Sumber: KITLV)
Ayo Jelajah 08 Jan 2026, 18:35 WIB

Tragedi Miras Oplosan Cicalengka 2018, Racikan Murah yang Memanggil Kematian

Kisah miras oplosan Cicalengka 2018 dari racikan murah Samsudin hingga puluhan nyawa melayang dalam hitungan hari.
Petugas saat ekspose miras maut Cicalengka di rumah tersangka, Kabupaten Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Biz 08 Jan 2026, 17:49 WIB

Lonjakan Pengiriman Hewan Peliharaan di Nataru Jadi Cermin Gaya Hidup Baru Masyarakat Urban

Periode Nataru 2025/2026 menjadi saksi bagaimana mobilitas masyarakat tidak hanya meningkat dalam bentuk perjalanan manusia, tetapi juga dalam arus pengiriman hewan peliharaan.
Periode Nataru 2025/2026 menjadi saksi bagaimana mobilitas masyarakat tidak hanya meningkat dalam bentuk perjalanan manusia, tetapi juga dalam arus pengiriman hewan peliharaan. (Sumber: KAI Logistik)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 17:06 WIB

Resolusi untuk Pahlawan Devisa Sang Pencerah Ekonomi Keluarga

Resolusi 2026 Kota Bandung yang amat urgen adalah transformasi pekerja migran agar menjadi pekerja yang lebih terampil dan kompeten
Pelepasan Pekerja Migran Indonesia asal Jawa Barat ke Korea Selatan. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 16:29 WIB

Peran Keluarga dalam Pembentukan Karakter

Peran orang tua, teladan, pembiasaan, dan komunikasi dalam membentuk nilai moral anak di tengah tantangan zaman.
Ilustrasi orang tua. (Sumber: Pexels/Daria Obymaha)
Ayo Biz 08 Jan 2026, 15:58 WIB

Mengupas Tren Perjalanan 2025: Bandung di Puncak, Jawa Barat Jadi Provinsi Favorit

Jawa Barat menegaskan dominasinya sebagai provinsi dengan pemesanan perjalanan domestik terbanyak sepanjang 2025, mencatat lebih dari 17,7 juta perjalanan wisatawan nusantara.
Ilustrasi lonjakan wisatawan. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 15:15 WIB

Yang Kita Telan sebagai Kota: Makanan, Gaya Hidup, dan Bandung 2026

Dari aci, seblak, lalapan, hingga kopi. Tapi di balik melimpahnya kuliner, tubuh kita lelah. Cara makan hari ini mencerminkan ketimpangan dan masa depan.
Pasar Cihapit (Foto: Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 13:53 WIB

Harmoni Tradisi: Melestarikan Budaya Munggahan di Babakan Ciparay

Mempertahankan budaya munggahan dalam era modern anak muda.
Hidangan khas Sunda tersaji rapi dalam tradisi munggahan, momen kebersamaan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan pada Selasa, 25 Maret 2025. (Sumber: Sela | Foto: Dalvin)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 12:22 WIB

Bisakah Frugal Living dan Slow Living Diterapkan di Sukabumi?

Benarkah frugal living dan slow living mustahil diterapkan di kota industri?
Suasana asri di salah satu sudut Sukabumi, pengingat bahwa ketenangan sejati sering kali ada di depan mata jika kita mau sejenak melambat. (Sumber: Dokumentasi Warga)
Beranda 08 Jan 2026, 11:58 WIB

JPO di Lokasi Strategis Kota Bandung Kinclong, yang di Pinggiran Dibiarkan Seadanya

Ketimpangan fasilitas dan pemeliharaan JPO terlihat jelas. Faktor strategis kawasan kerap menjadi penentu seberapa layak sebuah JPO dirawat dan diperhatikan.
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dekat Terminal Cicaheum, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 11:01 WIB

Lapangan Futsal: Ruang Kedua Anak Muda Kota Bandung

Lapangan futsal bukan sekadar tempat bermain bagi mahasiswa KPI UIN Bandung.
Lapangan Futsal Zone 73 Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Muhammad Adil Rafsanjani)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 09:59 WIB

Kenapa Mahasiswa Bangga Begadang? Sains Membongkar Kebiasaannya

Menyoroti kebiasaan begadang mahasiswa dalam serta pengaruhnya dalam kacamata sains.
ilustrasi begadang (Sumber: Pexels | Foto: Cottonbro Studio)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 08:54 WIB

Bisakah Transportasi Publik Memutus Rantai Kemacetan?

Kemacetan Bandung makin parah, minimnya transportasi umum dianggap menjadi masalah utama.
Kemacetan yang terjadi di Buah Batu pada Rabu (03/12/25) (Foto: Aliffa Irniesya)
Ayo Netizen 07 Jan 2026, 20:11 WIB

Keberaniannya Nangkap Ular Bawa “Bocil Dika” Bertemu KDM di Lembur Pakuan

Aksi Dika kerap diabadikan oleh Kang Moel dan diunggah ke media sosialnya.
Dika saat bertemu KDM. (Sumber: Youtube | Foto: KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
Ayo Netizen 07 Jan 2026, 19:47 WIB

Suara yang Disapu Banjir

Bertahan di tengah banjir, warga Aceh Tamiang berbagi ruang, makanan, dan harapan akan pemulihan yang lebih cepat.
Kondisi banjir di Kab Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (2/3). (Sumber: BPBD Kabupaten Dharmasraya)
Ayo Biz 07 Jan 2026, 19:10 WIB

Dari Kopi ke Senyum Putih, Tren Pasta Gigi Pemutih di Era Millennials & Gen Z

Pasta gigi kini tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan kebersihan, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup yang menekankan estetika.
Pasta gigi kini tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan kebersihan, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup yang menekankan estetika. (Sumber: Freepik)