Jalan Berkubang Masih Mengganggu Kepercayaan Warga kepada Pemerintah Kota Bandung

Maya Angelina Lantau
Ditulis oleh Maya Angelina Lantau diterbitkan Senin 29 Des 2025, 16:54 WIB
Pengendara motor menghindari jalan berkubang di persimpangan Tugu Simpang Lima, Kota Bandung, Kamis (4/12/2025). (Foto: Maya Angelina)

Pengendara motor menghindari jalan berkubang di persimpangan Tugu Simpang Lima, Kota Bandung, Kamis (4/12/2025). (Foto: Maya Angelina)

Setelah hujan deras mengguyur Kota Bandung, ruas jalan vital berubah fungsi menjadi kolam lumpur. Kondisi jalan berkubang yang belum tertangani ini bukan hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan. Kondisi mengkhawatirkan ini, salah satunya terlihat di akses vital kawasan sekitar persimpangan Tugu Simpang Lima, Kota Bandung.

Riki Hidayat, pengendara ojek online yang bekerja mengantar jemput penumpang mengungkapkan bahwa kondisi jalan berlubang tersebut sudah berlangsung lama dan sering menimbulkan insiden, terutama saat musim hujan.

"Kalau hujan kan pasti macet, apalagi jalan berlubang kaya gini jadi semakin bahaya dan jalanan tidak terkendali," keluh pria paruh baya itu, Kamis (4/12/2025).

Lubang-lubang tersebut memiliki kedalaman yang bervariasi, dan saat terisi air, pengendara tidak dapat mengukur risiko yang ada. Jalan yang berkubang memperlambat waktu tempuh dan merusak kendaraan sehingga membuat arus kendaraan tersendat dan menciptakan antrian yang panjang.

Riki mengatakan kondisi jalan memperparah keadaan karena jika tidak hati-hati maka keselamatan pengendara motor terancam.

“Lubang seperti ini akan menjadi genangan air biasa kalau hujan, jadi kita gatau sedalam apa lubang yang ada di depan kita, itu bahaya,” ujarnya.

Isu jalan berkubang di Bandung sudah menjadi rahasia umum yang tak kunjung menemukan titik terangnya. Pengendara tidak dapat mengukur risiko saat lubang tersebut penuh dengan air karena kedalamannya yang berbeda. Jalan yang tidak rata memperlambat waktu tempuh dan menyebabkan kerusakan pada kendaraan, arus kendaraan juga akan tersendat sehingga kemacetan tidak dapat dihindari.

Pengendara mobil dan motor berhenti menunggu lampu lalu lintas menyala di bawah suasana malam sehabis hujan di persimpangan Tugu Simpang Lima, Kota Bandung, Kamis (4/12/2025) (Foto: Maya Angelina)
Pengendara mobil dan motor berhenti menunggu lampu lalu lintas menyala di bawah suasana malam sehabis hujan di persimpangan Tugu Simpang Lima, Kota Bandung, Kamis (4/12/2025) (Foto: Maya A

Padahal, lokasi jalan berkubang ini merupakan salah satu akses vital di Bandung Raya. Jalan ini merupakan titik temu (persimpangan) dari beberapa jalan arteri utama Kota Bandung, termasuk Jalan Asia Afrika, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Karapitan. Oleh karena itu, jalur ini mutlak merupakan jalur utama dan sentral bagi mobilitas perkotaan. Kerusakan yang dibiarkan menunjukkan kurangnya prioritas penanganan sarana prasarana yang berdampak langsung pada publik.

Untuk mengatasi masalah ini secara permanen, warga dan pengguna jalan meminta Wali kota Bandung, Muhammad Farhan, untuk memberikan solusi yang difokuskan pada perbaikan dengan kualitas aspal yang lebih baik dan perbaikan sistem drainase di pinggir jalan agar air hujan tidak menggenang dan merusak struktur aspal.

Baca Juga: Jalur Lelah, 'Lampu Merah Abadi' di Jalan Soekarno Hatta

“Seharusnya Pak Wali kota lebih peka dengan kondisi jalan, kalau misalkan cuma ditambal pasti tidak akan bertahan lama, kena air tergerus lagi, hujan deras hilang lagi," tutup Riki mewakili harapan ribuan pengendara yang melintas setiap hari.

Kondisi ini sudah terjadi di berbagai titik di Kota Bandung sehingga mengancam keselamatan pengguna lalu lintas. Diharapkan ada solusi yang bisa memperbaiki dan menjamin keselamatan warga Bandung dari laka lantas yang disebabkan oleh kerusakan jalan. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Maya Angelina Lantau
Mahasiswi Digital Public Relations Telkom University 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 25 Jan 2026, 18:15 WIB

Mencintai Kota seperti Kekasih: Kota Bandung, Konferensi Asia Afrika, dan Tanggung Jawab Kita

Bagaimana rasanya mencintai kota seperti kekasih? Dari Bandung yang terasa asing di kening hingga Bandung yang asyik untuk dikenang.
Bangku yang terduduk di Perpustakaan Kota Bandung (Sumber: Koleksi Pribadi Penulis | Foto: Penulis)
Ayo Jelajah 25 Jan 2026, 17:21 WIB

Sejarah Pasar Cimol Gedebage Bandung, Surga Thrifting Kota Kembang di Ujung Jalan

Jejak sejarah Pasar Cimol Gedebage bermula dari Cibadak hingga menjadi pusat pakaian bekas terbesar di Bandung.
Pasar Cimol Gedebage. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 25 Jan 2026, 16:13 WIB

Toponimi Kampung Muril: Serasa Berputar karena Gempa Sesar Lembang

Bila makna kata berputar-putar dikaitkan dengan toponimi Kampung Muril, sangat mungkin, penduduk di sana pada masa lalu pernah merasakannya.
Sangat mungkin toponim Muril karena pernah terjadi gempabumi yang menyebabkan serasa berputar-putar. (Sumber: T. Bachtiar)
Ayo Netizen 25 Jan 2026, 13:38 WIB

Gali Potensi, Raih Prestasi

Pengalaman LDKB menjadi bekal berharga bagi kita untuk terus menggali potensi diri, memperbaiki diri, meraih prestasi
Sejumlah siswa SD Cirendeu saat bermain permainan tradisional. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 25 Jan 2026, 11:05 WIB

Interior Bus Listrik Metro sebagai Pengalaman Ruang Bergerak di Kota Bandung

Transportasi publik dalam konteks ini, dipahami sebagai ruang interior bergerak yang dialami secara nyata oleh pengguna/penumpang.
Bus listrik metro. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Biz 24 Jan 2026, 21:30 WIB

Menyelami Dinamika Properti Indonesia: Antara Regulasi, Pasar, dan Integritas Developer

Industri properti kini bukan lagi sekadar urusan semen dan baja, melainkan pertarungan kecerdasan dalam menafsirkan naskah regulasi yang terus berganti.
Industri properti kini bukan lagi sekadar urusan semen dan baja, melainkan pertarungan kecerdasan dalam menafsirkan naskah regulasi yang terus berganti. (Sumber: Freepik)
Beranda 24 Jan 2026, 09:15 WIB

Memaknai Filosofi Warna Wayang Golek sebagai Cermin Karakter dan Arti Kehidupan

Tak hanya posisi mahkota, warna pada wajah wayang juga menjadi kunci untuk memahami filosofi karakter.
Tatang Ruhiana dan koleksi wayan goleknya yang dijual di galeri Alan Ruchiat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 22:10 WIB

Normalisasi Sungai Mandiri: Kepemimpinan RT/RW Menjawab Tantangan Banjir

Kabupaten Bandung termasuk wilayah yang hampir setiap musim penghujan mengalami banjir di sejumlah titik.
Ketua RT 02 dan warga membersihkan tumbuhan liar dan semak semak di aliran sungai. (Foto: Jumali indrayanto)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 20:43 WIB

Kualitas Perjalanan Warga Bandung Menurun, Evaluasi Infrastruktur Transportasi Mengemuka

Kemacetan di Bandung membuat perjalanan harian warga lebih lama, menurunkan produktivitas, dan menurunkan kenyamanan mobilitas. Perlu pengaturan lalu-lintas lebih baik.
Pengendara terjebak macet di Buah Batu Ketika hujan turun, Senin (01/12/2025). (Foto: Nabila Khairunnisa P)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 19:47 WIB

Lisa Blackpink di Bandung Barat: Antara Gengsi Global dan Ujian Tatakrama Kita

Lisa Blackpink syuting di Bandung Barat? Intip alasan Netflix memilih Citatah dan bagaimana warga menyikapi bocornya lokasi syuting tersebut.
Salah satu tebing karst yang terus dijaga bersama adalah Tebing Citatah 125 karena di sinilah sejarah panjat tebing Indonesia bermula. (Sumber: Eiger)
Ayo Biz 23 Jan 2026, 17:24 WIB

Industri Sepak Bola Putri Indonesia Sedang Bertumbuh di Tengah Kekosongan Liga Resmi

Dari Bandung, Tangerang hingga Samarinda, gairah sepak bola putri tumbuh dengan cepat, menghadirkan pemandangan baru yang beberapa tahun lalu masih jarang terlihat.
Dari Bandung, Tangerang hingga Samarinda, gairah sepak bola putri tumbuh dengan cepat, menghadirkan pemandangan baru yang beberapa tahun lalu masih jarang terlihat. (Sumber: MilkLife Soccer Challenge)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 16:58 WIB

Menata Ulang Wajah Transportasi Bandung

Lalu lintas Bandung yang terbilang sangat padat telah menjadi masalah bagi warga sejak tahun 2024.
Kemacetan Bandung Pada malam hari (21.52 WIB) di Jln. Terusan Buah Batu. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Muhammad Airell Fairuzia)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 16:24 WIB

Kota Wisata dengan Beban Mobilitas Tinggi: Tantangan Tata Transportasi Bandung

Pemerintah sudah mencoba menerapkan berbagai cara untuk mengatasi permasalahan kemacetan, namun masih tak kunjung menemukan solusi yang tepat.
Kemacetan arus lalu lintas di ruas jalan Buah Batu, Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, menjadi pemandangan sehari hari bagi warga yang melintas (03/12/2025). (Sumber: Ramadhan Dwiadya Nugraha)
Ayo Biz 23 Jan 2026, 15:58 WIB

Menjaga Pertumbuhan di Tengah Krisis Fiskal: Strategi Obligasi dan Sukuk Jawa Barat

Ekonomi Jawa Barat pada Triwulan II 2025 tumbuh solid sebesar 5,23% year-on-year. Namun, di balik angka yang tampak menjanjikan itu, terdapat bayangan tantangan fiskal yang semakin nyata.
Ilustrasi obligasi dan sukuk daerah memperluas inklusi keuangan. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 15:01 WIB

Ketika Mobilitas Tersendat, Kepercayaan Publik Ikut Tergerus

Kemacetan yang terus menerus terjadi membuat masyarakat Bandung semakin resah.
Pengendara mobil dan motor yang menunggu macet di malam hari (02/11/2025). (Foto: Sherina Khairunisa)
Ayo Jelajah 23 Jan 2026, 14:03 WIB

Kisah Para Warga Bandung yang Terjerat Tipu Daya Judi Online Kamboja

Judi online jaringan Kamboja menjalar hingga Bandung lewat iklan kerja digital. Anak muda direkrut sebagai operator dari rumah kontrakan atau luar negeri dengan janji gaji bulanan yang terlihat wajar.
Ilustrasi judi Kamboja.
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 13:38 WIB

Dana Indonesiana Tertunda, Pelestari Budaya Ngada Alami Tekanan Mental

Dana Indonesiana belum cair, program budaya Ngada tertunda, pelakunya menghadapi tekanan sosial dan mental di kampungnya sendiri.
Desa Adat Bena. (Sumber: Arsip pribadi narasumber)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 12:08 WIB

Catatan Awal Tahun dari Wargi Bandung

Januari 2026 tiba, udara Bandung terasa berbeda.
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dekat Terminal Cicaheum, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 10:07 WIB

Semestinya Kita Berefleksi dari Bencana Sumatra

Peristiwa ini bukan sekadar kabar duka dari satu wilayah, melainkan cermin rapuhnya kesiapsiagaan kita menghadapi bencana yang berulang.
Sisa banjir di Sumatra Barat pada awal Desember 2025. (Sumber: pkp.go.id)
Beranda 23 Jan 2026, 06:49 WIB

Konsistensi infoantapani Menyapa Warga Antapani Selama 12 Tahun, Bukan Cuma Urusan Algoritma dan Engagement

Akun ini tidak ingin dipandang sebagai media yang semata-mata mengutamakan kecepatan, namun juga tidak memilih gaya bahasa yang saklek, kaku, atau terlalu formal.
Owner dan founder @infoantapani, Venda Setya Nugraha. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)