Resolusi Partai Otak Kanan Pendongkrak Kreativitas Kota Bandung

Sri Maryati
Ditulis oleh Sri Maryati diterbitkan Rabu 28 Jan 2026, 17:40 WIB
Bandung dibentuk oleh energi warga yang tak henti mencipta. (Sumber: Ayobandung | Foto: Kavin Faza)

Bandung dibentuk oleh energi warga yang tak henti mencipta. (Sumber: Ayobandung | Foto: Kavin Faza)

Kreativitas ibarat mantra sakti penyelamat masa depan Kota Bandung. Semua elemen kota Bandung, baik warga maupun organisasi korporasi, pemkot dan lembaga kemasyarakatan, perlu memahami hakikat kreativitas.

Situasi dunia semakin membutuhkan SDM yang kreatif untuk menghalau krisis dan memenangkan persaingan. Oleh sebab itu pentingnya resolusi diri dan organisasi untuk mendongkrak kreativitas.

Dibutuhkan warga kreatif yang memiliki mata baru yang bisa melihat segala sesuatu dengan cara berbeda yang luput dari penglihatan pihak lain.

Sejarah mencatat bahwa Indeks Kreativitas Bandung diakui Internasional lewat UNESCO bahwa Bandung sebagai City of Design pada 11 Desember 2015.

Berdasarkan data capaian ekonomi kreatif pada tahun 2024), sektor kuliner mencapai 1.500 unit dan fesyen 1.140 unit). Dua sektor tersebut dengan jumlah pelaku tertinggi, diikuti kriya dan aplikasi.

Agenda penting adalah mengembangkan potensi ekonomi kreatif di berbagai kelurahan dengan kebijakan yang lebih efektif. Saatnya meneguhkan Bandung sebagai bagian dari Jaringan Kota Kreatif UNESCO bersama 300 kota lain di seluruh dunia.

andung ruang hidup yang terus berdenyut dengan semangat pluralisme dan kreativitas. (Sumber: Ayobandung | Foto: Kavin Faza)
andung ruang hidup yang terus berdenyut dengan semangat pluralisme dan kreativitas. (Sumber: Ayobandung | Foto: Kavin Faza)

 Ayo Pahami Filosofi Kreativitas !

 Pada dasarnya kreativitas dapat berkembang di semua lini sejauh organisasi itu menghargai dan mendorong individu-individu untuk berkreasi. Jika tidak, maka individu yang kreatif akan menjadi frustasi dan selanjutnya terjebak dengan rutinitas yang ada. Itulah sebabnya Root Bernstein, penulis buku Sparks of Genius, menekankan pentingnya sumber daya manusia (SDM) untuk keluar dari cara kerja rutin sehingga dapat melihat masalah pekerjaan dengan cara yang baru.

Bahkan di IDEO yang merupakan konsultan desain terkemuka di dunia memiliki filosofi yang menyatakan bahwa "Rutinitas adalah musuh utama kreativitas dan inovasi".

 Untuk menciptakan kreativitas dibutuhkan lingkungan kerja kondusif yang menyenangkan, penuh rasa humor, keterbukaan, dan memberi ruang yang cukup bagi individu untuk melakukan berbagai simulasi, permainan atau percobaan.

Membentuk lingkungan yang kondusif seperti itu sangatlah tidak mudah bagi organisasi. Apalagi bagi sebuah kota. Mendorong kreativitas dalam dunia kerja menuntut iklim yang permisif terhadap existensi individualitas dan penerimaan terhadap rasa humor. Tentu saja tetap memegang teguh rasa hormat, kepercayaan dan komitmen sebagai norma yang dijunjung bersama. 

Para pakar menyatakan bahwa kreativitas merupakan partai otak kanan yang memiliki sifat berpikir divergen. Otak bagian kanan tidak membatasi pada apa yang dilihat oleh indera penglihatan saja.

Dia berpikir dan memutuskan dengan memakai berbagai informasi dan dalam ruang lingkup yang komprehensif. Sebaliknya, partai otak kiri bersifat konvergen. Suatu sifat berpikir yang tertentu dan membatasi fokusnya pada satu pandangan yang nyata dan ruang lingkup terbatas. Kreativitas merupakan produk dari pikiran yang divergen. Kreativitas bukan hanya dalam konteks seni saja. Namun memiliki arti yang lebih luas dari sekadar seni. Karena kreativitas merupakan karakter otak kanan, maka pengembangannya memerlukan tindakan-tindakan stimuli atau rangsangan ke beberapa sistem saraf dan kelenjar yang tepat.

Stimuli diciptakan melalui kegiatan fisik dan psikis yang dipadu dalam sebuah rangkaian relaksasi. Dalam situasi yang serba tidak menentu pada tahun 2026, diperlukan right brain training untuk lebih mengaktifkan kinerja otak kanan yang pada gilirannya akan menggenjot daya kreatifitas. Ada beberapa macam right brain training, salah satunya melalui gerakan Yoga. Training tersebut akan mengaktifkan kelenjar pineal yang berada di tengah-tengah struktur otak manusia.

Salah satu cara untuk menggenjot kreativitas dan inovasi dalam organisasi, termasuk untuk satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) kota bandung adalah dengan cara memasukan unsur penilaian tentang berapa banyak ide dari seseorang atau kelompok (teamwork) yang dapat diimplementasikan oleh korporasi. Dalam konteks diatas akan terjadi penyelarasan pola pikir kreatif dalam berbagai disiplin ilmu. Karena pola pikir kreatif selama ini acap-kali diidentikkan dengan desain engineering. Padahal modus kreativitas bisa lahir dari berbagai disiplin ilmu lalu bersenyawa menjadi produk yang luar biasa.

Ayo Rombak Ruang Kerja!

Cara lain untuk menggenjot daya kreativitas adalah merombak budaya dan ruang kerja. Budaya kerja yang monoton alias itu-itu saja hendaknya bisa dirombak dengan memasukkan unsur wisata kreativitas pada jam kerja.

Sebagai contohnya, perusahaan Ferrari secara teratur menyelenggarakan program creativity club untuk karyawannya. Setiap kali pertemuan klub diselenggarakan, mereka akan mengundang seniman dari bidang yang berbeda-beda. Seperti pelukis, pemahat, pemusik, penulis, pelawak, fotografer, aktor, dan lain-lainnya.

Para tamu tersebut juga diminta mengajarkan keterampilan mereka melalui kursus-kursus singkat. Para peserta klub tersebut tidak dibatasi. Selain eksekutif dan kalangan manajer, para pekerja pabrik juga boleh ikut serta. Klub ini sangat diminati, karena selain menawarkan nuansa baru, juga memberi kesempatan bagi keluarga besar Ferrari untuk belajar melihat masalah dengan cara lain.

Baca Juga: Bencana Longsor Cisarua, Tragedi Kelabu di Hulu KBU

Masih banyak yang kurang menyadari bahwa pengaruh tata ruang, khususnya ruang kerja terhadap daya kreativitas cukup besar. Ruangan kantor yang dirancang dengan memperhatikan pola interaksi mampu meningkatkan kolaborasi antar karyawan. Ruang kerja semestinya bisa memberikan stimulus maksimal, baik melalui indera mata seperti separasi warna, lukisan, karya-karya seni, hidung  dengan aromatherapy,  atau indera perasa seperti aliran dan gemericik air yang bisa disentuh, mainan-mainan unik semuanya itu bisa membangkitkan ide-ide kreatif.

Hal-hal di atas akan menimbulkan momentum dalam proses kreatif. Biasanya momentum itu sangat istimewa karena datangnya seketika bak karunia Ilahi yang ditaburkan dari langit.  Momen unik itu terjadi seperti yang pernah dialami oleh sang maestro dunia seni musik, Beethoven, yang mana mendapatkan proses kreatif yang luar biasa dan mampu menciptakan rangkaian nada yang indah ketika dia sedang menaiki kereta kuda dalam suatu perjalanan. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Sri Maryati
Tentang Sri Maryati
Pemerhati sosial, penikmat destinasi wisata

Berita Terkait

News Update

Beranda 04 Feb 2026, 09:42 WIB

Jika Kebun Binatang Bandung Hilang, Apa yang Tersisa dari Kota Ini?

Tempat ini merupakan rangkaian panjang sejarah dan ungkapan cinta warga kota yang telah terbangun sejak satu abad lalu.
Pegunjung memanfaatkan Kawasan Kebun Binatang Bandung yang rindang dan sejuk untuk berkumpul dan makan bersama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 04 Feb 2026, 09:39 WIB

Aan Merdeka Permana Penulis Spesialis Tema Padjadjaran

Yayasan Kebudayaan Rancagé menetapkan sastrawan Sunda senior Aan Merdeka Permana sebagai peraih Hadiah Jasa 2026.
Buku-buku karya Aan Merdeka Permana. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 04 Feb 2026, 08:04 WIB

Ngabuburit dari Masa ke Masa

Ngabuburit di kota Bandung mengalami pergeseran nilai dan aktifitas serta cara melakukannya.
Masjid Al-Jabar di Kota Bandung. (Sumber: Pexels/Andry Sasongko)
Bandung 03 Feb 2026, 21:16 WIB

Misi Kemanusiaan dan Esensi CSR Berkelanjutan dalam Memulihkan Luka Bencana Cisarua

CSR berkelanjutan bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang hadir dan tetap ada hingga masyarakat benar-benar mampu berdiri kembali di atas kaki sendiri.
Dalam skenario bencana sebesar Cisarua, kecepatan respons adalah kunci utama untuk menyelamatkan nyawa dan harapan. (Sumber: SANY Indonesia)
Ayo Jelajah 03 Feb 2026, 19:40 WIB

Kisah Sentra Karangan Bunga Pasirluyu Bandung, Panen Rezeki saat Rajab dan Syaban

Jalan Pasirluyu Selatan Bandung berubah menjadi sentra karangan bunga. Bulan Rajab dan Syaban membawa lonjakan pesanan papan ucapan pernikahan dan hajatan.
Salah satu deretan toko bunga di Pasirluyu, Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Mildan Abdalloh)
Beranda 03 Feb 2026, 19:00 WIB

Info Ciumbuleuit, Homeless Media yang Hidup dari Kepercayaan Warga Sekitar

“Kalau sampai ada yang keberatan atau komplain, jujur saja bingung mau berlindung ke siapa. Kita kan nggak punya lembaga atau badan hukum,” tuturnya.
Pemilik dan pengelola akun Info Ciumbuleuit, Dio Rama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 18:19 WIB

UU ITE dan Ancaman Kebebasan Ekspresi: Menggugat Pelanggaran Asas Lex Certa

Menganalisis pelanggaran asas lex certa dalam UU ITE yang memicu chilling effect dan mengancam kebebasan berekspresi serta kualitas demokrasi di Indonesia.
Ilustrasi kebebasan berekspresi dan berpendapat. (Sumber: Pixabay | Foto: SimulatedCitizen)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 17:02 WIB

Lakon Kelaparan dan Kemiskinan Melalui Puasa Ramadan

Puasa itu mengajarkan menahan diri, zakat menyempurnakannya. Ia menumbuhkan kesadaran sosial dan kebahagiaan bagi sesama.
Ilustrasi puasa Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Abdullah Arif)
Ayo Jelajah 03 Feb 2026, 16:33 WIB

Sejarah Pasteur Bandung, Jejak Peradaban Ilmu Pengetahuan di Kota Kembang

Kawasan Pasteur Bandung tumbuh dari pusat riset vaksin kolonial menjadi simpul penting ilmu kesehatan nasional yang jejaknya masih bertahan hingga kini.
Suasana di Jalan Pasteur, Kota Bandung. Salah satu titik lalu lintas yang selalu padat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Jelajah 03 Feb 2026, 16:31 WIB

Hikayat Indische Partij, Partai Politik Pertama yang Lahir dari Bandung

Didirikan di Bandung pada 1912, Indische Partij menjadi organisasi politik pertama yang secara terbuka menuntut kemerdekaan penuh dari kekuasaan kolonial Belanda.
Logo Indische Partij.
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 15:13 WIB

Di Tengah Tekanan Zaman, Seni Menjadi Cara Bertahan

Di tengah kecemasan, kisah “Nihilist Penguin” bertemu tekanan hidup kota. Dari luka personal lahir Florist Project dan lagu “Cemas”, seni yang tak menggurui, tapi menemani manusia belajar bertahan.
Belajar dan menanamkan cinta pada anak-anak (Sumber: Arsip Penulis, Ekspedisi Nusantara Jaya 2016)
Bandung 03 Feb 2026, 12:52 WIB

Berlari Menjemput Cahaya Pendidikan: Jejak Kebaikan di Balik DH Run 2026

Di balik kemeriahan medali dan garis finis, DH Run 2026 membawa misi sosial yang menyentuh akar kehidupan.
Konferensi pers DH Run 2026 yang membawa misi sosial untuk menyentuh akar kehidupan. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 12:43 WIB

Raih Hadiah Jasa Rancage, Aan M.P. Sebut KDM Tidak Senang Bantu Sastrawan Miskin

Aan Merdeka Permana, lahir di Bandung, 16 Novémber 1950 dipandang panitia pantas menerima Hadiah Jasa.
Aan Merdeka Permana, lahir di Bandung, 16 Novémber 1950 dipandang panitia pantas menerima Hadiah Jasa. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 11:11 WIB

Tema Ayo Netizen Februari 2026: Bandung Raya dan Bulan Puasa

Tema ini menjadi ajakan terbuka bagi para penulis Ayo Netizen untuk mengirim tulisan terbaik.
Ayo Netizen Ayobandung.id mengangkat tema "Bandung Raya dan Bulan Puasa: Tradisi, Ekonomi, dan Realita Saat Ini" untuk edisi Februari 2026. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan AI ChatGPT)
Bandung 03 Feb 2026, 10:58 WIB

Dari Kaki Lima ke Ruko Lantai Tiga: Strategi Awug Cibeunying Bertahan di Tengah Zaman

Rizky turut serta menjaga kualitas dan kuantitas awug supaya tetap terjaga meski pasang-surut perubahan zaman telah dihadapi bersama keluarga besarnya selama membangun bisnis ini.
Kios Awug Cibeunying. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 09:36 WIB

Kian Banyak Tertemper Kereta Api, Perlintasan Sebidang Titik Paling Mematikan

Setelah perlintasan sebidang dibangun jalan layang atau terowongan, ternyata kebijakan daerah sangat lemah.
Perlintasan sebidang di Cimindi yang sangat rawan. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Bandung 03 Feb 2026, 09:19 WIB

Digitalisasi Jejak Karbon: Menakar Teknologi Berkelanjutan dalam Layanan Pelanggan Singapore Airlines

Penumpang dan pelanggan kargo SIA dapat menghitung dan mengimbangi emisi karbon penerbangan mereka, baik sebelum maupun setelah terbang.
Maskapai Singapore Airlines. (Sumber: Singapore Air)
Beranda 03 Feb 2026, 07:12 WIB

Di Antapani, Komunitas Temu Tumbuh Menjadi Tempat Pulang bagi Percakapan yang Jujur

Nilai-nilai dalam kacamata tuntutan masyarakat inilah yang kemudian memantik kecenderungan rasa cemas manusia di masa kini.
Komunitas Temu Tumbuh membuka ruang diskusi yang aman dan nyaman untuk saling berbagi dan bertumbuh. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 02 Feb 2026, 19:47 WIB

Susah Payah Menjaga Tertib Bahasa Dicengkram Mesin Algoritma

Standar Bahasa Indonesia perlahan tidak lagi dibentuk oleh komunitas diskusi, melainkan oleh mesin berbasis data global.
Ilustrasi bahasa mesin yang menentukan algoritma. (Sumber: Sketsa oleh ChatGPT)
Ayo Netizen 02 Feb 2026, 17:43 WIB

Quo Vadis BKKBN dalam Kepungan Patologi Sosial

Jika fenomena YOLO, FOMO, dan FOPO dihubungkan, muncul gambaran yang lebih luas mengenai bagaimana komunikasi digital mempengaruhi kesehatan mental individu.
Ilustrasi perubahan perilaku generasi milenial dan Z. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)