Menggerakkan Idealisme Mahasiswa Berprestasi

3 menit baca
Muh Husen Arifin
Ditulis oleh Muh Husen Arifin diterbitkan
Ilustrasi gerakan mahasiswa berprestasi. (Sumber: Gemini AI | Foto: Gemini AI)
Ilustrasi gerakan mahasiswa berprestasi. (Sumber: Gemini AI | Foto: Gemini AI)

Selain gerakan mahasiswa berdemonstrasi untuk menempuh jalur keadilan. Demonstrasi mahasiswa yang dianggap sebagai jalan menuju kemenangan ide, dan menguatkan hati masyarakat untuk membentangkan semangat perjuangan.

Mahasiswa memiliki idealisme yang pantang disebut remeh dan sepele. Tetapi mahasiswa menyebutnya sebagai ajang pertaruhan untuk meraih prestasi yang membanggakan dan unggul di bidangnya.

Mahasiswa menganggap bahwa salah satu langkah untuk mesti diproses dan disiapkan untuk jangka panjang adalah membangkitkan semangat di bidang yang disenangi dan memeroleh prestasi setinggi-tingginya.

Dibutuhkan kegigihan yang konsisten apabila mahasiswa ingin mendapatkan kemajuan. Maju dalam beberapa prestasinya. Sebab mengharuskan latihan yang terus menerus.

Oleh karena itu, ada beberapa langkah yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa, terutama ketika mengawali memasuki gerbang di perguruan tinggi. Tidak saja sekadar mengekor pada asumsi tetapi memiliki aksi yang berapi-api.

Pertama, mahasiswa mencari informasi tentang kegiatan intra kampus seperti di unit kegiatan atau himpunan. Semangat mahasiswa tidak bisa dimasukkan ke dalam agenda yang kurang persiapan. Mengaktifkan diri untuk mengoleksi informasi atau rekam jejak unit kegiatan yang sesuai dengan keinginan dari mahasiswa.

Mahasiswa mengharuskan untuk mencari informasi sebaik mungkin. Nggak sekadar ikut-ikutan, mengekor pada teman-temannya. Mereka harus ada langkah konkrit berdasarkan keminatannya.

Minat bisa muncul pada hal yang sederhana. Tidak hanya menjawab terserah dan pasrah. Tetapi apa yang membuat mahasiswa semangat menjalani hari-hari dan mengubah dirinya. Pola pikir mahasiswa harus didahulukan.

Walaupun mahasiswa belum tahu arahnya kemana. Tetapi harus didahului dengan pengetahuan rekam jejak unit kegiatan tersebut. Misalkan unit kegiatan penalaran. Maka mahasiswa harus mengerti bahwa unit kegiatan yang dipilih membutuhkan ketekunan untuk mempelajarinya.

Setelah mengerti dan memahami pilihan unit kegiatannya, mahasiswa harus mendaftar dengan sungguh-sungguh, serta mengikuti alur pendaftaran dan alur kegiatan rekrutmennya.

Kedua, mahasiswa menyiapkan mental yang kuat. Mental mahasiswa harus dipupuk dan diarahkan dengan sebaik-baiknya. Mental agar mahasiswa tahu bahwa unit kegiatan yang dipilih berdasarkan pola dan pikiran yang digelutinya. Tidak saja mental fisik tetapi mental diri. Hal ini mesti dimaksimalkan di awal.

Memperbaiki dan mengolah mental ini harus dengan membaca buku, menyadari atas kebutuhan yang ingin diperoleh di masa semester mendatang, serta menganggap atas kebutuhan tersebut sebagai langkah yang krusial.

Di antara perkuliahan yang padat, maka mahasiswa harus bisa menyadari atas waktu yang dilaksanakannya.

Ketiga, mengatur waktu setiap harinya. Mahasiswa memaksimalkan diri untuk mengatur waktu antara perkuliahan dan berkegiatan di unit kegiatan mahasiswa.

Pola waktu yang diatur akan mengarahkan mahasiswa kepada sistem yang terbaik atas dirinya. Menjadikan waktu tersebut sudah diatur sedemikian rupa. Prioritas pada perkuliahan dan meraih prestasi dari unit kegiatan mahasiswa.

Beruntungnya, mahasiswa mendapatkan fasilitas yang diharapkan di kampus. Setiap tahunnya mahasiswa mendapatkan program kegiatan kemahasiswaan, mahasiswa mengikutinya seperti yang diagendakan oleh Puspresnas Kemendiktisaintek, contohnya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), P2MW, dan lainnya.

Apresiasi Prestasi dari Kampus

Ucapan terima kasih kampus kepada mahasiswa yang berprestasi dibuktikan dengan memberikan apresiasi berupa uang pembinaan dan piagam penghargaan. Pengakuan kampus atas prestasi mahasiswa menjadi poin penting. Mahasiswa semakin semangat berprestasi.

Kampus yang menyelenggarakan program ini sangat menjunjung tinggi atas prestasi mahasiswa. Sehingga mahasiswa menganggap bahwa kampus sangat peduli atas prestasi mahasiswa.

Idealisme mahasiswa berprestasi akan membuktikan jika mahasiswa dapat menyeimbangkan antara perkuliahan dan kegiatan di luar perkuliahan.

Mahasiswa menyiapkan diri atas langkah-langkah di atas, sehingga dalam menyambut kegiatan kemahasiswaan dapat dikonsep setiap semesternya. Sudut pandang mahasiswa dapat diatur kembali, jika berprestasi tidak saja dari ruang kuliah, melainkan dari pola kolaborasi bersama mahasiswa lainnya.

Sehubungan dari itu, kampus wajib menyiapkan fasilitas kemahasiswaan dengan baik dan menghadirkan unit kegiatan yang diarahkan atas terwujudnya prestasi nasional dan internasional para mahasiswa.

Gerakan mahasiswa berprestasi sangat penting dijunjung ke depannya, apabila terdapat kegiatan yang kurang tepat, maka mahasiswa mesti melakukan evaluasi agar muncul ide-ide baru untuk berprestasi kembali di tahun berikutnya.

Mahasiswa yang menginspirasi dan gagasan kreatif akan menghasilkan portofolio terbaiknya. Relasi yang didapatkan semakin mudah. Peluang untuk meraih ketercapaian setelah menjadi alumni akan didapatkan dengan cepat dan relevan bagi diri sendiri dan manfaatnya berdampak positif bagi masyarakat. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Muh Husen Arifin
Dosen Aktif di Prodi PGSD UPI Kampus Cibiru

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 19 Jul 2026, 18:04

Cara Ampuh Menerangi Jalan Kota Bandung

Menindak tegas begal bukan sekadar menjadi program tapi melanjutkan keluhan masyarakat yang diprioritaskan

Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung melakukan perbaikan lampu penerangan jalan umum di jalan Katapang, Kota Bandung, Senin, 9 Juni 2025. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 15:30

Mafia Olahraga, Sebuah Stigma Menakutkan

Olahraga yang seharusnya menjadi ruang sportivitas kini dihantui oleh mafia yang terhubung dengan jaringan global.

Uang rupiah. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Wisata & Kuliner 19 Jul 2026, 14:01

Keripik Paru Klaten, Oleh-oleh Gurih Legendaris dari Kampung Tegal Kepatihan

Dari Kampung Tegal Kepatihan hingga dikenal luas, Keripik Paru Klaten menjadi ikon kuliner khas. Ketahui sejarah, proses, dan tempat membelinya.

Keripik Paru Klaten.
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 11:33

Marak Begal, Gangster, dan Matel Menelan Korban, Warga Bandung Pertanyakan Aksi Walikota dan Aparat

Bandung darurat 'Red Zone' akibat maraknya begal, gangster, dan matel yang menelan banyak korban.

Senjata Tajam. (Sumber: Pixabay/KhanaBadosh | Foto: Pixabay/KhanaBadosh)
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 08:00

Ketika Deru Knalpot dan Distorsi Musik Menyatukan Ribuan Pecinta Otomotif Bandung

Seri pembuka Kejurnas Slalom MLDSPOT Autokhana 2026 sukses mengguncang GOR Arcamanik Bandung.

Gate masuk event MLDSPOT Autokhana, pada 11 Juli 2026 (Sumber: Athhar Jundi Pratama Attaqa | Foto: Athhar Jundi Pratama Attaqa)
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 07:50

Mengembalikan Fungsi Bandara Husein Bukan Romantisme Masa Lalu

Keberhasilan reaktivasi Bandara Husein pada akhirnya tidak akan ditentukan oleh hari pertama operasional, melainkan oleh apa yang terjadi berbulan-bulan setelahnya.

Petugas Avsec melakukan patroli di pintu keberangkatan domestik Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 21:21

Panduan Wisata ke Kawah Ijen Banyuwangi: Blue Fire, Tiket, dan Tips Lengkap

Panduan lengkap wisata Kawah Ijen Banyuwangi, mulai harga tiket 2025, fenomena Blue Fire, rute pendakian, jam terbaik, hingga tips agar perjalanan lebih aman.

Kawah Ijen Banyuwangi. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 20:15

Luka, Algoritma, dan Dogma

Luka hanya dapat disembuhkan oleh kepedulian, algoritma dapat diimbangi dengan literasi, dan rapuhnya interaksi sosial hanya dapat dipulihkan saat kita meluangkan waktu untuk benar-benar hadir bersama

Kita tidak akan sepenuhnya paham bagaimana rasanya di-bully, sebelum kita merasakan sendiri dampaknya. (Sumber: Unsplash/Carolina)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 17:29

Alih Fungsi Jalur Sepeda Menjadi Parkir Motor: Inkonsistensi Kebijakan Transportasi Kota Bandung

Alih fungsi jalur sepeda di Jalan Lembong menjadi parkir motor bukan sekadar persoalan parkir, tetapi mencerminkan inkonsistensi kebijakan Kota Bandung dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan.

Pemandangan miris di Jalan Lembong, Kota Bandung pada Kamis (16/7/2026). Jalur sepeda yang dibangun untuk menjamin keselamatan pesepeda, justru beralih fungsi menjadi ruang parkir sepeda motor. (Foto: Alkhalifi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:58

Mengapa Isolasi Politik Pasca Tragedi Bubat Membuat Sunda Makin Mandiri?

Mengulas bagaimana Kerajaan Sunda memperkuat kemandirian politik, ekonomi, dan pertahanannya setelah Perang Bubat melalui kebijakan isolasi dari Majapahit.

Ilustrasi peristiwa Perang Bubat di Taman Citra Resmi, Purwakarta. (Sumber: nationalgeographic.grid.id | Foto: Cut Menas Nila Tanu Sukma Devi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:25

Satu Peluncuran, Tiga Cara Bercerita: Menganalisis Penyampaian Pesan Produsen Ponsel Pintar Ternama

Memahami bagaimana cara jenama besar menyebarkan informasi tentang produk terbaru.

Ilustrasi ponsel pintar. (Sumber: Pexels | Foto: Efrem Efre)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 15:18

Revolusi Perancis dan Bandung Nol Kilometer

Revolusi Prancis berawal dari penjara Bastille tahun 1789 telah membuat perubahan besar hak asasi manusia juga mempengaruhi perkembangan Bandung.

Monumen titik nol kilometer Kota Bandung diresmikan Gubernur H. Danny Setiawan pada 18 Mei 2004 dan didedikasikan untuk masyarakat Priangan korban kerja paksa. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Anya Dellanita)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)