Cara Ampuh Menerangi Jalan Kota Bandung

4 menit baca
Muh Husen Arifin
Ditulis oleh Muh Husen Arifin diterbitkan
Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung melakukan perbaikan lampu penerangan jalan umum di jalan Katapang, Kota Bandung, Senin, 9 Juni 2025. (Sumber: Ayobandung)
Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung melakukan perbaikan lampu penerangan jalan umum di jalan Katapang, Kota Bandung, Senin, 9 Juni 2025. (Sumber: Ayobandung)

Meneruskan perjalanan atau menunda, ini pilihan bagi masyarakat yang terlanjur kehilangan harta dan waktu bersamaan. Masyarakat kota Bandung resah dan kebingungan atas peristiwa yang terjadi di beberapa lokasi.

Tanpa harus menyebut nama jalannya. Hal paling krusial adalah kebijakan tidak menunggu sampai terjadi korban. Lebih utama adalah kebijakan yang diambil wajib konsisten, tidak sekadar marak dulu, dibuat dadakan.

Aksi begal yang berulang mesti diwaspadai sebab kekerasan begal bukan kejadian yang biasa. Akar masalah yang diungkap berkaitan dengan ekonomi. Pengangguran yang tinggi. Ekonomi dianggap sebagai salah satu pilihan dan penyebabnya. 99.000 lebih masyarakat kota Bandung masih menganggur. Data tersebut bukan hal sepele. 

Frustasi karena harus memenuhi kebutuhan perut atau justru tidak ada cara lain. Ketertarikan membegal mungkin bukan karena ekonomi semata melainkan kebiasaan, yang membuat buruk citra kota Bandung sebab tidak ada rasa aman sama sekali. 

Bandung Poek 

Penerangan jalan umum mesti diselesaikan. Pemerintah bukan hanya mengakui jalan gelapnya, tapi aksi yang dibutuhkan. Jangan lupa untuk menyelesaikan tugasnya di kota Bandung.

Membiarkan Bandung poek sama artinya melegalkan aksi begal. Kriminalitas yang terlalu sering seolah menandai pernyataan pemerintah itu sendiri.

Di jalan yang gelap memang tidak menutup kemungkinan begal beraksi. Sudah jalan gelap, nyamannya dimana. Kota Bandung harus terang. Pemerintah kenapa tidak segera menjawab pertanyaan masyarakat atas masalah begal dengan langsung menerangi jalan. 

Akankah ini terus berlanjut sampai suatu hari begal tak mungkin bisa dilawan? Kenapa jalannya tidak terang? Kenapa pemerintah tidak cepat mengambil langkah segera? 

Kapan Bandung bisa terang dan jalannya bukan jadi alasan ada begal sebagai aktivitas sehari-hari?

Pertimbangkan masyarakat yang memiliki kapasitas untuk bekerja dan menjadi tulang punggung keluarga. Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat. Tidak perlu lagi narasi yang menyudutkan masyarakat. 

Justru jalan yang gelap menimbulkan keresahan sementara masyarakat tidak memiliki alternatif lain. Masyarakat tidak bisa membuat kebijakan selain pemerintah yang berwenang. Pertanyaan sederhana, kapan PJU terang?

Panen Hujatan Atau Tindakan 

Masyarakat kota Bandung sudah habis sabarnya. Jalan gelap bukan diseriusi, maka pemerintah panen hujatan, tanpa tindakan sama dengan pembiaran. 

Menindak tegas begal bukan sekadar menjadi program tapi melanjutkan keluhan masyarakat yang diprioritaskan. Kesiapan infrastruktur jalan terang mesti dianggap sebagai salah satu kebutuhan yang diprogramkan dengan cara cepat dan sigap, digarisbawahi bahwa masyarakat perlu dijaga agar kota Bandung tidak distigmakan sebagai simbol kegelapan.

Media sosial sebagai platform digital yang mampu memberi penilaian sudah lebih kuat memberi dampak signifikan terhadap kinerja pemerintah. Di dalam kasus begal dan kriminal sangat penting untuk diperhatikan oleh pemerintah. Jika pemerintah ingin diberikan penilaian dengan kinerjanya. 

Dari awal begal muncul, tetap saja masyarakat menilai karena jalannya tidak terang dan tidak tegasnya pemerintah. Di beberapa akun media sosial, masyarakat sudah habis sabarnya sebab pemerintah tidak menerima usulan atau saran dari masyarakatnya. 

Jalan Taman Sari yang gelp akibat minim pencahayaan dari JPU, Kamis (26/2) malam. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Jalan Taman Sari yang gelp akibat minim pencahayaan dari JPU, Kamis (26/2) malam. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

Sinergi dan Kolaborasi 

Membentuk sinergi dan kolaborasi adalah kebijakan yang terbaik untuk saat ini, selain menambah anggaran untuk penerangan jalan.

Pemerintah Kota Bandung sebagai pengambil kebijakan yang wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat sehari-hari. Bersinergi lintas dinas di wilayah akan memberikan manfaat bagi masyarakat juga kolaborasi dengan mengupayakan agar terhubung dengan tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan serta meminimalisir terjadinya begal.

Meski begitu upaya ini bersifat biasa, jika pemerintah lupa untuk menyelesaikan tugasnya dengan menerangi jalan yang dianggap rawan dan kejadian berulang. 

Kegagalan pemerintah Kota Bandung jika tidak sanggup melakukan dengan baik untuk jalan-jalan yang sudah terlanjur gelap.

Sinergi dan kolaborasi antar dinas layak dipertimbangkan untuk mendapatkan apresiasi masyarakat secara cepat, kolaborasi dengan masyarakat pun dapat dimaknai bahwa kota Bandung adalah milik bersama.

Tujuan sinergi dan kolaborasi adalah menerapkan prinsip kebersamaan menjadi lebih baik dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemerintah dan masyarakat. Jadi tidak ada yang santai menanggapi perilaku begal. Jangan sampai terlambat penanganannya menambah korban.

Pendidikan 

Sepakat. Pendidikan adalah modal utama membangun masyarakat beradab dan bermoral. Klimaksnya, pengangguran tidak terjadi jika pendidikan dimiliki. Dari pendidikan tercipta keterampilan. Dari keterampilan tertentu mengindikasikan peluang. Dari peluang akan menemukan titik terang pekerjaan. 

Pemerintah bukan hanya mengakui bahwa jalan gelap masih menjadi faktor utama tindakan kriminal. Tapi posisi pemerintah juga perlu menyiapkan peluang masyarakat untuk memiliki kemampuan untuk menunjukkan bahwa keterampilan yang diperlukan untuk dunia kerja semakin dibutuhkan. 

Pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kepentingan pribadi bagi masyarakat. Penyerapan tenaga kerja yang tinggi dimulai dari pendidikan. Keterampilan masyarakat untuk perusahaan ini akan senantiasa mengedepankan peluang. Semakin masyarakat berdaya maka masyarakat tidak memiliki alternatif berbuat kriminal. 

Mengabaikan pendidikan sama saja dengan menggunakan pikiran dengan mendahulukan untuk mengambil jalan pintas. 

Meski pada prinsipnya, pendidikan tidak sekadar merubah tampilan masyarakat tapi mengubah pola pikir masyarakat juga. Pemerintah seharusnya tidak menampik, anggaran untuk penerangan jalan umum yang didapat digunakan semestinya. Juga bisa menjadikan kebijakan dan anggaran untuk memberikan layanan keterampilan yang bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat.

Cara ampuhnya, pemerintah melalui dinas terkait menelusuri sampai ke akar-akarnya, siapakah yang belum bekerja? Alhasil, masyarakat akan merasa diberikan kesempatan untuk memilih jalannya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Muh Husen Arifin
Dosen Aktif di Prodi PGSD UPI Kampus Cibiru

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 12 Agu 2026, 11:24

Defisit Rp300 Miliar, Siapa yang Gagal Mengelola Bandung?

Defisit Rp300 miliar itu tentu saja merupakan cerita yang jauh lebih kompleks dari sekadar kekurangan duit kas.

Balai Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Humas Setda Kota Bandung  via ayobandung.com)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 08:18

Merdeka dalam Berpikir, Merdeka dalam Bertindak

Makna kemerdekaan di era digital tercermin dari kemampuan masyarakat dalam berpikir kritis, menyaring informasi, dan bertindak secara bertanggung jawab.

Ilustrasi orang Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Heru Dharma)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 20:01

Membaca Gaya Komunikasi di Balik Publikasi Koleksi Jam Tangan Edisi Khusus

Analisis ini berfokus pada cara perusahaan menyampaikan produknya kepada publik, bukan membahas spesifikasi produk secara rinci.

Ilustrasi iklan.
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 18:10

Menulis sebagai Cara Membangun Pengetahuan

Sebuah refleksi tentang menulis yang tidak berhenti pada keterampilan menyusun kata dan kalimat, tetapi melihat menulis sebagai bagian dari proses membangun pengetahuan dan membentuk cara berpikir.

Ilustrasi mengetik artikel dengan laptop. (Sumber: Unsplash | Foto: Sergey Zolkin)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 17:02

Indonesia Raya Tercipta di Bandung

Gagasan menciptakan lagu kebangsaan muncul setelah W.R. Soepratman membaca tantangan di majalah Timboel pada 1924.

Ilustrasi Wage Rudolf Soepratman. (Sumber: Ayobandung.id)
Beranda 11 Agu 2026, 16:53

Bandung Makin Panas di Siang dan Makin Dingin di Malam, Ada Apa dengan Suhu Kota?

Suhu Kota Bandung menunjukkan perubahan menarik. Siang makin panas dan malam tetap dingin. Pohon serta ruang hijau punya peran pent

Kota Bandung tampak seperti cekungan dengan dominasi kawasan pemukiman serta industri. Sementara bagian hijau sudah sangat kurang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 16:08

Penyiaran Proklamasi Kemerdekaan di Bandung

Berita mengenai proklamasi kemerdekaan dengan cepat menyebar dan meluas dalam masyarakat Kota Bandung.

Jawa hokokai pada 1944. (Sumber: Polri.go.id)
Wisata & Kuliner 11 Agu 2026, 15:39

Panduan Wisata Telaga Biru Cicerem, Danau Jernih di Kaki Gunung Ciremai

Jelajahi Telaga Biru Cicerem, telaga alami dengan air biru kehijauan yang jernih, ikan warna-warni, dan panorama kaki Gunung Ciremai.

Telaga Biru Cicerem. (Sumber: Instagram @telagabiruciceremofficial)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 15:17

Dilema PKL: Tertib atau Mati Pelan-pelan

Data menunjukkan bahwa sektor informal, seperti PKL, masih menjadi tulang punggung tenaga kerja di Indonesia.

Petugas Satpol PP Kota Bandung menggunakan alat berat merobohkan bangunan liar dan lapak PKL di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Kota Bandung, Senin 10 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 13:48

Berjumpa dengan Bari Lukman, Pengibar Merah Putih Pertama di Bandung

Yang menarik, perjumpaan dengan Bari Lukman tidak diawali oleh pencarian seorang tokoh sejarah.

Bari Lukman (memegang bolpoin) bersama rekan-rekan wartawan di Bandung. (Sumber: Dokumentasi  Kin Sanubary)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 12:27

Jejak Memori Rijsttafel: Simfoni Akulturasi dan Potret Budaya Kolonial di Nusantara

Sebagai warisan budaya, Rijsttafel mengajak kita untuk melakukan penelusuran terhadap sebuah tradisi adiboga yang tumbuh di tengah ketegangan kolonialisme.

Momen rijsttafel pada tahun 1880-an. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Jhr. Josias Cornelis Rappard)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 08:58

Membangkitkan Kembali Pesawat Kebanggaan Indonesia 

Membangkitkan kembali pesawat asli Indonesia sebenarnya perwujudan yang logis bagi Indonesia, pemerintahan saat ini pun perlu mendanainya dengan sungguh-sungguh.

Kondisi Bandara Husein Sastranegara sebelum penerbangan dipindahkan. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 18:19

Resensi Novel 'Permulaan Sebuah Musim Baru di Suriname': Kisah Jungkir Balik Sebuah Keluarga Jawa

Novel ini menceritakan tentang sebuah keluarga Jawa yang mencoba untuk mengadu nasib ke Suriname.

Buku "Permulaan Sebuah Musim Baru di Suriname". (Sumber: Ayobandung.id)
Bandung 10 Agu 2026, 17:54

Inovasi Kudapan Nostalgia, Cara Kuliner Lokal Bandung Bikin Biskuit Gabin Naik Kelas

Dinamika jajanan di Kota Bandung rasanya tidak pernah kehabisan akal untuk memanjakan lidah para pencintanya, tak terkecuali untuk inovasi biskuit gabin.

Biskuit gabin, kudapan sederhana yang akrab dengan memori masa kecil yang dapat panggung untuk tampil lebih modern dan kekinian. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 17:47

Berburu Buku Tahun 1980-an

Kilasan informasi masa tahun 1980-an tentang literasi yang dominasi membaca buku, koran, majalah, novel dan komik

Ilustrasi toko buku di Pasar Palasari. (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 10 Agu 2026, 17:47

Warung Perkedel Ibu Kokom, Hidden Gem Kuliner Bandung di Cimenyan

Warung Ibu Kokom menjadi destinasi kuliner favorit di Cimenyan berkat perkedel renyah, sambal terasi, dan terutama pemandanagan serta suasana alam yang sejuk.

Perkedel di Warung Ibu Kokom Cimenyan. (Sumber: Instagram @warung_ibukokom)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 16:24

Shrinkflation Tanda Inflasi Tersembunyi pada Suatu Negara

Shrinkflation adalah fenomena ekonomi ketika perusahaan mengurangi kuantitas atau ukuran suatu produk tanpa menaikkan harga jual secara langsung. Fenomena ini umumnya jarang diketahui oleh konsumen.

Ilustrasi shrinkflation dengan kemasan produk yang makin kecil akibat inflasi. (Sumber: Flickr | Foto: Brett Jordan)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 15:52

Makna Kemerdekaan untuk Kembalikan Esensi Pajak Penerangan Jalan di Bandung

Sangat ironis jika bulan kemerdekaan diwarnai dengan ruas jalan dan ruang publik yang gelap gulita.

Ilustrasi makna hari kemerdekaan untuk mengatasi kegelapan di ruas jalan dan ruang publik. (Sumber: Hasil kreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 12:51

Ketika Tuntutan Produktivitas dalam Hustle Culture Memicu Beban Mental Mahasiswa

Berangkat dari keresahan mahasiswa terhadap tuntutan selalu produktif, yang di mana sering disalahartikan sebagai keharusan selalu terlihat sibuk.

Seorang wanita duduk di atas tempat tidur sambil memegang bantal, dikelilingi kertas dan laptop, menunjukkan ekspresi stress. (Sumber: pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 11:12

Sawah, Kerbau (Baja), dan Kenangan

Munding boleh berganti traktor. Sawah bisa saja berubah wajah menjadi rumah, kos-kosan. Permainan anak-anak boleh berganti zaman. Tapi kenangan tentang kebersamaan semestinya tetap tumbuh

Asyiknya membajak sawah menggunakan kerbau dulu, kini digantikan perannya oleh traktor (Sumber: Instagram @kangnandarvlog)