SMPN 1 Kasokandel menggelar PANGSI demi memupuk regenerasi keterampilan siswa/i untuk tumbuh bersama-sama, berbagai bidang yang di tekuni secara aktif dan terus bergerak membuka jaringan kolaborasi yang kedepannya akan saling menjalin.
PANGSI (Panggung Apresiasi) di gagas oleh guru-guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan penuh kesadaran dalam konteks meningkatkan literasi dan kesusastraan. Berbagai ragam kreativitas tertuang dalam sebuah seni pertunjukkan diantaranya : "Pembacaan Puisi, Nyanyi Solo, Akustik, Pencak Silat, Tari Tradisional, Dance, dan masih banyak lagi". PANGSI sebagai ruang melatih mental kepercayaan diri, ada bahasa yang tertuang dalam setiap pertunjukkan untuk dapat memberikan sebuah informasi yang aktual.
Sebuah potensi jika tidak terus menerus di pupuk, ia akan menjadi ruang hampa. PANGSI di harapkan dapat membuka ruang untuk memberikan sebuah cahaya untuk bisa bersinar. Kegiatan PANGSI ini digelar satu bulan sekali setiap hari Rabu pada kegiatan literasi untuk membangun konektifitas dalam berkarya, kedepannya PANGSI bisa menjadi program Study Banding antar Sekolah di Majalengka.
Sebuah program kreasi dan inovasi dalam PANGSI di SMPN 1 Kasokandel secara terstruktur sudah dilaksanakan 3 Volume, siswa-siswi begitu antusias untuk berpartisipasi dan kolaborasi. Kegiatan ini juga bukan hanya dimeriahkan oleh para penampil namun ada tim dari Jurnalistik yang turut mendokumentasikan sebuah kegiatan. (*)