Guru Hebat, Suasana Hangat 

11 menit baca
Ibn Ghifarie
Ditulis oleh Ibn Ghifarie diterbitkan
Sejumlah siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Sejumlah siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Romadhan)

Saat sedang menyaksikan seorang kawan mengikuti pembukaan Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK, tiba-tiba istri mengirim pesan lewat WhatsApp.

Isinya foto dan video anak ketiga, Kakang (4 tahun), yang hari ini resmi masuk hari pertama di Pos PAUD Al-Hidayah Kebon Terong.

Dalam pesannya, mbu menulis, "Nu lain calik, iyeu mah asyik goyang!"

Kujawab singkat, "Waduh, ampun Bun 🙏"

Tak lama, bojo membalas lagi, "Udah uih wae, emam. Saurna lapar 🤦‍♀️"

Ya, hari ini memang hari pertama sekolah. Hujan yang terus mengguyur Cibiru sejak pagi ternyata tidak menyurutkan semangat bocah-bocah kecil untuk bermain sambil belajar di Masjid Al-Hidayah.

Sejak subuh, Kakang sudah ikut bangun bersama Aa Akil (10 tahun) yang  masuk hari pertama sekolah di kelas 5. Malam sebelumnya, mereka berdua sibuk menyiapkan perlengkapan mulai dari buku, pensil, bolpoin, penghapus, cepuk sampai tempat makan dan minum. Semua dirapikan dan dimasukkan ke tas.

Tak ketinggalan, Aa Akil membawa selendang dan topi dari karton bertuliskan Ayo Membaca sebagai bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kakang sedang beraksi saat sekolah pertama di Pos Paud Al-Hidayah Kebon Terong, Senin 14 Juli 2025 (Sumber: Istimewa | Foto: Parida Indrayani)
Kakang sedang beraksi saat sekolah pertama di Pos Paud Al-Hidayah Kebon Terong, Senin 14 Juli 2025 (Sumber: Istimewa | Foto: Parida Indrayani)

Perubahan Jam Masuk Sekolah 

Sejak malam sebelumnya, Aa dan Kakang tidur lebih awal setelah pulang ngaji di Rumah Belajar Musi. Kebiasaan itu menyesuaikan dengan kebijakan baru Gubernur Jawa Barat yang mengatur jam masuk sekolah menjadi pukul 06.30, lebih pagi dari sebelumnya pukul 07.00 untuk Aa dan 08.00 untuk Kakang.

Namun, sebagaimana diberitakan koran Pikiran Rakyat edisi hari ini, kebijakan ini tidak berlaku merata. Dalam beritanya bertajuk, "Bogor Abaikan Gubernur KDM."

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) sudah meng­instruksikan jam masuk sekolah bagi pelajar pukul 6.30 yang akan dimulai Senin 14 Juli 2025. Hanya, kebijakan itu tidak akan berlaku untuk sekolah PAUD, TK, SD dan SMP yang ada di Kabupaten Bogor. 

Bupati Bogor Rudy Susmanto telah menge­luarkan Surat Edaran Nomor: 400.3/164-DISDIK dalam menindaklanjuti kebijakan tersebut. Berisi tentang hari sekolah dan jam efektif pada satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Bogor.

Surat yang ditandatangani pada Senin 7 Juli 2025 lalu itu menerangkan satuan pendidikan di bawah Disdik Kabupaten Bogor tidak mengikuti instruksi Gubernur Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten (Pem­kab) Bogor masih tetap akan menjalankan kebijakan yang lama. Jam masuk sekolah pelajar di semua wilayah Kabupaten Bogor yakni jam 7. 00. Bupati Bogor Rudy Susmanto sangat menghormati aturan kebijakan masuk sekolah pukul 6.30 tersebut.

Alasannya setiap kebijakan tidak bisa langsung di­terapkan di suatu wilayah ka­rena ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. (Pikiran Rakyat, Senin 14 Juli 2025)

Ayo Berkoordinasi dengan Kemendikdasmen

Wakil Men­teri Pendidikan Dasar dan Me­­nengah Prof Atip Latipulhayat menegaskan, pemerintah daerah seharusnya berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Mene­ngah (Kemendikdasmen) untuk menetapkan jam masuk sekolah.

Pasalnya, kementeri­an punya kewajiban untuk mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaanya.

Sebenarnya tidak disebutkan jam berapa siswa masuk atau mulai sekolah. Berdasarkan atur­an, kegiatan sekolah bisa 8 jam per hari atau 40 jam se­minggu.

Menurutnya, ada beberapa sya­­rat sekolah bisa masuk pu­kul 6.30 antara lain memperhatikan sumber daya sekolah. “Misalnya, pukul 6.30 apakah sudah terang? Listrik di sekolah bagaimana? Kedua, ba­gai­­mana transportasi umumnya, karena ini berkaitan de­ngan keamanan, dan keselamatan siswa," ungkapnya.

Diakuinya, ada miskomunikasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kemendikdasmen terkait de­ngan jam masuk sekolah pu­kul 6.30. Bagaimanapun itu, pemerintah daerah ha­rus berkoordinasi dengan Kemendikdasmen.

Ihwal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang mulai dilaksanakan hari ini, Kemendikdasmen su­dah menerbitkan edaran yang berisi pedoman pelaksa­naan MPLS. Dengan metode MPLS ramah, yang ditekan­kan ada­lah memperkenalkan siswa ke lingkungan baru se­kolah dan prioritas ke pendi­dikan ka­rakter.

Bentuk ke­giatan dan penugasan tidak bo­leh mengarah kepada inti­midasi dan kekerasan. Pedoman MPLS ini berlaku di jenjang sekolah dasar sampai SMA.

"Pelaksanaan MPLS juga menjadi lima hari, yaitu Se­nin 14 Juli 2025 sampai Jumat 18 Juli 2025. Tujuannya agar per­kenalan siswa terhadap sekolah lebih intens," ucapnya. (Pikiran Rakyat Senin 14 Juli 2025).

Sejumlah siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 2 Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung. (Sumber: AyoBandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejumlah siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 2 Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung. (Sumber: AyoBandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Panduan MPLS Ramah 2025/2026, Tekankan Penguatan Karakter dan Penghormatan Hak Anak

Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) resmi menerbitkan panduan dan Surat Edaran terkait pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Tahun Ajaran 2025/2026.

Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah adalah kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengenalkan warga, kurikulum, dan lingkungan.

Kegiatan ini dirancang dengan memuliakan dan menghormati hak anak melalui pemberian pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan untuk memperkuat karakter dan profil lulusan.

Dengan sangat kuat memegang prinsip, ramah, edukatif, efektif dan efisien, inklusif, partisipatif dan fleksibilitas.

MPLS Ramah dilaksanakan dalam jangka waktu selama 5 (lima) hari pada jam kerja pendidikan formal sesuai kalender akademik dan jadwal pembelajaran yang berlaku. Pengecualian untuk satuan pendidikan berasrama dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Kemendikdasmen sedang melakukan penyesuaian kebijakan terkait MPLS yang merupakan kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk menumbuhkan dan memperkuat karakter serta profil lulusan melalui pengenalan warga, kurikulum, dan lingkungan.

Menginstruksikan kepada satuan pendidikan untuk melakukan kegiatan MPLS Ramah selama 5 hari, pada minggu pertama awal tahun pelajaran baru.

MPLS harus dilaksanakan dengan memuliakan murid, menghormati hak anak, dan menjunjung tinggi nilai karakter melalui pemberian pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Penguatan nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan MPLS dilakukan melalui beberapa aktivitas positif.

Sejatinya MPLS Ramah tahun ajaran 2025/2026 bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan menjadi ruang bagi murid baru untuk tumbuh, mengenal, dan beradaptasi secara positif dengan lingkungan sekolah.

MPLS Ramah 2025/2026 dirancang untuk mencapai enam tujuan utama:

1. MPLS Ramah menumbuhkan dan menguatkan karakter serta profil lulusan murid baru melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pertemuan Pagi Ceria, pengenalan profil lulusan dan kegiatan lainnya terkait program pencegahan penyimpangan isu sosial.

2. MPLS Ramah membantu murid baru untuk mengenal, beradaptasi, dan berinteraksi positif dengan warga satuan pendidikan.

3. MPLS Ramah membantu murid baru untuk mengenal dan beradaptasi terhadap sarana prasarana yang tersedia di lingkungan satuan pendidikan.

4. MPLS Ramah membantu murid baru untuk mengenal dan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitar satuan pendidikan.

5. MPLS Ramah membantu murid baru untuk mengenal kurikulum (visi, misi, tujuan, intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya) satuan pendidikan.

6. MPLS Ramah mengenalkan karakteristik dan kebutuhan perkembangan setiap murid baru sebagai bahan pertimbangan guru untuk merencanakan dan melaksanakan pembelajaran mendalam yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Dalam pelaksanaannya, MPLS Ramah harus mencakup ruang lingkup materi yang lebih luas, di antaranya:

1. Penumbuhan dan Penguatan Karakter serta Profil Lulusan melalui 7KAIH, Pertemuan Pagi Ceria, Profil Lulusan, dan Aktivitas Lainnya terkait Program Pencegahan Penyimpangan Sosial.

2. Pengenalan dan Interaksi Positif dengan Warga Satuan Pendidikan.

3. Pengenalan Sarana dan Prasarana Satuan Pendidikan.

4. Pengenalan Visi, Misi, dan Tujuan sebagai Ciri Khas Satuan Pendidikan.

5. Pengenalan Intrakurikuler dan Kokurikuler di Satuan Pendidikan.

6. Pengenalan Kegiatan Kesiswaan di Satuan Pendidikan.

7. Pengenalan Budaya Satuan Pendidikan.

8. Pengenalan Kondisi Lingkungan Sekitar Satuan Pendidikan.

9. Asesmen MPLS Ramah untuk Literasi Membaca dan Numerasi.

Dengan demikian, melalui materi yang terstruktur, MPLS Ramah diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar memberikan pengalaman yang positif, inklusif, dan bermakna bagi setiap murid baru di seluruh Indonesia.

Ingat, dalam MPLS Ramah 2025/2026 itu harus fokus edukatif, tanpa kekerasan, dan tidak memberatkan anak didik, orangtua.

Sebagai bagian dari penguatan karakter dan perlindungan hak anak dalam MPLS Ramah tahun ajaran 2025/2026, Kemdikdasmen menetapkan sejumlah ketentuan penting yang tidak boleh dilakukan selama kegiatan MPLS berlangsung.

1. Memberikan tugas yang tidak masuk akal atau tidak relevan. Tugas yang diberikan harus edukatif dan relevan dengan tujuan MPLS Ramah.

2. Aktivitas yang mengarah pada kekerasan. Dilarang melakukan semua aktivitas yang mengarah pada perpeloncoan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dilarang memberikan hukuman bagi murid yang bersifat fisik, verbal, maupun psikis yang tidak mendidik atau mengarah pada kekerasan.

3. Kegiatan MPLS Ramah tanpa pengawasan Guru. Seluruh kegiatan MPLS Ramah harus dalam pengawasan dan pendampingan guru. Apabila ada kegiatan MPLS Ramah yang dilakukan di luar lingkungan satuan pendidikan, maka harus diketahui dan mendapatkan izin tertulis oleh orang tua/wali murid.

4. Penggunaan atribut yang tidak edukatif dan tidak relevan. Penggunaan atribut yang tidak edukatif dalam MPLS dilarang karena dapat mempermalukan murid, merendahkan martabat, dan berdampak negatif pada psikologis murid.

Rupanya tidak ada ketentuan khusus terkait pakaian seragam dalam pelaksanaan MPLS Ramah. Justru satuan pendidikan dapat menganjurkan penggunaan pakaian seragam jenjang sebelumnya, pakaian seragam olahraga jenjang sebelumnya, atau pakaian lainnya tanpa memberatkan orang tua/wali murid baru baik secara ekonomi maupun kenyamanan.

Dengan aturan ini, MPLS Ramah diharapkan benar-benar menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan positif murid baru di seluruh satuan pendidikan Indonesia. (Panduan MPLS Ramah, https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id)

Hari Pertama MPLS di Bandung (Sumber: AyoBandung | Foto: Muslim Yanuar Putra)
Hari Pertama MPLS di Bandung (Sumber: AyoBandung | Foto: Muslim Yanuar Putra)

Dalam liputan bertajuk Happy Tanpa Bully: Upgrading Guru dan Karyawan SDMM, Irfan Nazhran, Master Trainer PeaceGen menjelaskan 80% kasus perundungan (bullying) terjadi tanpa kesengajaan. Meski demikian, bagi korban, dampaknya bisa membekas, hingga bertahun-tahun. 

Perundungan terjadi karena adanya ketidakseimbangan kekuatan (power imbalance), di mana ada pihak yang berkuasa dan pihak yang dikuasai yang melahirkan ketidak seimbangan (ketidakberdayaan).

Dalam sesi pelatihan di hadapan guru dan tenaga kependidikan, Nazhran mengajak delapan sukarelawan untuk bermain peran menggambarkan situasi perundungan di sekolah. Ada yang berperan sebagai korban perundungan, pelaku perundungan, pendukung aktif pelaku, pendukung pasif pelaku, pembela korban, teman setia pembela sampai pihak yang tidak peduli. 

Upaya mencegah perundungan itu dengan menganalogikan situasi saat menyantap semangkuk bubur panas. “Kalau makan bubur panas, tentu kita mulai dari pinggir karena lebih dingin. Begitu juga dalam menangani perundungan. Kita dekati dulu pendukung pasif pelaku, lalu libatkan pembela korban sebagai kunci perdamaian,” bebernya.

Founder PeaceGen Irfan Amalee menambahkan usaha menghentikan perundungan membutuhkan lebih banyak upstander (pembela korban). “Kunci menghentikan bullying adalah menambah jumlah pembela korban,” tegasnya.

Seluruh peserta belajar menciptakan suasana sekolah yang bebas dari perundungan. Caranya peserta dikenalkan dengan 20 bibit perundungan yang harus diwaspadai sejak dini.

Paling tidak, 20 bibit bully itu dimulai dari gosip, pengusiran kelompok atau anggota (expulsion), mempermalukan (harassment), mengasingkan anggota (alienation), body shaming, pengelompokan (segregation), sindiran (satire), stereotipe negatif, diskriminasi, mengejek (teasing), mencemarkan nama baik (defacement), memanggil dengan julukan yang menghina (name calling), mencari kambing hitam (scapegoating), merasa berkuasa atau superior (upper sizing), ucapan tidak baik (bad word), tindakan merusak (destruction), menyindir secara berlebihan (roasting), provokasi (trolling), tekanan (repression) sampai meniru dengan tujuan mengejek (mocking). 

Training Happy Tanpa Bully ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menciptakan lingkungan yang bebas bullying.

Dengan menghadirkan materi seputar Membedakan bercanda dan bullying; 4 kesalahpahaman umum tentang bullying; 4 alasan bullying kini lebih berbahaya (termasuk cyberbullying); 20 tanda awal bullying; 5 ciri pertemanan tidak sehat; Identifikasi pelaku bullying; Cara menjadi pendukung aktif (upstander); Tips untuk korban bullying; Resolusi konflik vs bullying; Membuat SOP dan sistem deteksi dini bullying

Mengingat keunggulan training ini menggunakan Metode ARKA dan experiential learning; Board Game “Semester Baru” untuk belajar jenis bullying dan solusinya; Modul lengkap (guru, siswa), audio dan video pembelajaran; Trainer dan fasilitator berpengalaman; Tersedia format online dan offline.

Salah satu peserta Yudit, Guru BK SMK menuturkan “Sebagai guru, saya merasa training ini sangat menarik. Saya sadar bahwa peran guru sangat penting dalam mengatasi bullying di sekolah.” (www.pwmu.co dan www.peacegen.id)

Aa Akil sedang melakukan percobaan karyanya untuk dipakai sekolah hari pertama di kelas 5, Senin 14 Juli 2025 (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Aa Akil sedang melakukan percobaan karyanya untuk dipakai sekolah hari pertama di kelas 5, Senin 14 Juli 2025 (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)

Ketika pulang kerja sambil makan bareng disambut cerita-cerita kecil yang bikin hati hangat. Memang, hari pertama sekolah selalu punya kisah yang layak dikenang.

Kakang, dengan polosnya langsung bilang, "Begini, Babah. Cara ke atas pakai pesawat, cara ke bawah pakai roket!"

Lanjut bercerita soal banyak teman baru, ada yang joget-joget waktu perkenalan yang diiringi nyanyian. Sambil ketawa terbahak-bahak.

Aa Akil punya kisah seru. Di hari pertamanya masuk kelas 5,  bercerita tentang banyak bermain bersama teman-temannya saat masuk sekolah. Bertemu Bu Guru Yanti, salim, lalu dikasih name tag yang ditempel di baju.

Ada parade keliling. Semua anak memakai selendang dan topi karton bertuliskan Ayo Membaca yang sudah dibuat sendiri. Selesai parade, istirahat sebentar, lalu pulang. Hore!

Yang bikin tambah senang, guru-gurunya ramah dan asyik. Membuat anak-anak terlihat nyaman dan semangat, meskipun ini baru hari pertama sekolah.

Hadirnya para guru yang ramah, terbuka, memberi contoh, suri tauladan memang penting guna menciptakan suasana hangat dan akrab, membuat siswa merasa sekolah itu seperti rumah kedua. Tempat belajar, berteman, sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

MPLS yang ramah dan menyenangkan ini menjadi bukti atas keberadaan sekolah bukan cuma tempat belajar, melainkan ruang untuk bertumbuh, bermain, dan menemukan versi terbaik diri sendiri.

Guru hebat adalah guru yang dicintai para siswanya. Ya guru yang akrab, bisa dekat, menyenangkan, dan tetap menginspirasi. Menjadi pendidik dengan hati yang tulus, mencintai pekerjaan, dan bangga dengan profesi mulia ini.

Jadilah guru yang selalu menginspirasi, seperti kata William Arthur Ward, "The mediocre teacher tells. The good teacher explains. The superior teacher demonstrates. The great teacher inspires. (Guru yang biasa-biasa saja memberi tahu. Guru yang baik menjelaskan. Guru yang bagus menunjukkan bagaimana caranya. Tetapi guru yang luar biasa menginspirasi murid-muridnya)” 

Kakang! Selamat datang di sekolah baru Pos Paud Al-Hidayah, semoga betah dan tetap semangat dalam belajar, bermain, dan menuntut ilmu. (*)

Tonton Video Terbaru Ayobandung:

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Ibn Ghifarie
Tentang Ibn Ghifarie
Pegiat kajian agama dan media di Institute for Religion and Future Analysis (IRFANI) Bandung.

News Update

Ayo Netizen 18 Agu 2026, 18:41

Pemborosan Pangan dalam Lingkungan Rumah serta Dampaknya Terhadap Lingkungan

Mengurangi food waste menjadi langkah sederhana untuk menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan.

Ilustrasi sampah makanan. (Sumber: Pexels | Foto: Sarah Chai)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 18:08

Pengaruh AI dalam Meningkatkan Efektivitas dan Akurasi di Dunia Akuntansi

Dalam dunia akuntansi Artificial Intelligence memudahkan dalam penyusunan laporan keuangan, meminimalisir kesalahan, mendeteksi adanya kecurangan, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.

ilustrasi dunia akuntansi. (Sumber: Pexels | Foto: RDNE Stock project)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 17:09

Masa Depan Forensic Accounting: Optimalisasi Artificial Intelligence dan Data Analytics dalam Mengungkap Korupsi di Indonesia

Memahami bagaimana peran dari artificial intelligence dan data analysis dalam forensic accounting dalam mengungkap fraud dan korupsi di Indonesia.

Ilustrasi akuntan. (Sumber: Pexels | Foto: Mikhail Nilov)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 15:30

Penggunaan Artificial Intelligence dan Simulasi Studi Kasus dalam Mengatasi Masalah Mahasiswa Akuntansi

AI dan simulasi studi kasus membantu mahasiswa akuntansi memahami perubahan standar, membandingkan GAAP, IFRS, dan SAK, serta melatih kemampuan menghadapi permasalahan akuntansi secara lebih realistis

Ilustrasi penggunaan AI. Simulasi studi kasus dan penggunaan Artificial Intelligence (AI) menjadi solusi inovatif untuk berbagai kendala yang dialami oleh mahasiswa akuntansi.
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 14:37

KDM Minta Maaf Gara-gara 80.000 Warga Jabar Masih Gelap-gelapan

Kang Dedi Mulyadi menyoroti 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Ia menilai pemerintah masih memiliki pekerjaan besar untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di seluruh Jawa Barat secara merata.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, saat upacara hari kemerdekaan di Gedung Sate.  (Sumber: ayobandung.com | Foto: Rachmadi Rasyad)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 13:48

Membaca Bahasa Kekuasaan di Balik Fenomena Pemasangan Pagar Mal Agustus 2026

Ketika mal-mal besar mendadak berpagar tinggi lalu semua pihak buru-buru membantah kaitannya dengan kerusuhan, yang tersingkap justru ketakutan itu sendiri.

Ilustrasi pagar di mal. (Sumber: Pexels | Foto: Thiago Calamita)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 10:49

Mengisi Kemerdekaan dengan Ilmu dan Integritas

Mari mengisi kemerdekaan dengan ilmu yang mencerahkan, pendidikan yang memanusiakan, teknologi yang beretika, agama yang menebarkan kedamaian, dan pengabdian yang menghadirkan kemaslahatan.

Ilustrasi bendera Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Daris Ardiansyah)
Wisata & Kuliner 18 Agu 2026, 10:06

Kebun Teh Jayanegara Sukabumi, Wisata Perkebunan dengan Panorama Gunung Salak

Hamparan kebun teh, kabut pagi, dan udara sejuk menjadi daya tarik utama Kebun Teh Jayanegara di Kecamatan Kabandungan, Sukabumi.

Kebun Teh Jayanegara Sukabumi. (Sumber: Instagram @smiling.wetjava)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 08:15

81 Tahun Merdeka, Untuk Siapa Kemerdekaan Bekerja?

Mungkin persoalannya bukan apakah Indonesia telah merdeka, melainkan ke mana kemerdekaan itu dibawa dan untuk siapa ia bekerja.

Pada sebuah acara peringatan Hari Kemerdekaan di Gedung Indonesia Menggugat. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 18 Agu 2026, 07:48

Makna Hari Kemerdekaan: Wujudkan Bandung Berdikari dengan Optimasi Aset

Mewujudkan Bandung berdikari, mesti mengembangkan lebih banyak lagi ragam profesi atau jenis pekerjaan masa kini.

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Pemkot Bandung (Sumber: bandung.go.id)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 21:22

Kedaulatan Komunikasi sebagai Wajah Baru Kemerdekaan

Di usia ke-81 RI, kemerdekaan bukan hanya soal wilayah, tetapi kedaulatan komunikasi: kemampuan berpikir jernih, memverifikasi kebenaran, dan berdialog sehat di tengah gempuran algoritma dan hoaks.

Apakah kemerdekaan hanya sebatas bebas dari kolonialisme fisik? (Sumber: Pexels/ahmad syahrir)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 19:20

Mengenai ‘Tujuh Belas Agustusan’ dan Apa Itu Fotografi pada Sejarah Visual (Bagian 2)

Menelusuri hubungan sejarah dan fotografi, dari foto sebagai rekaman masa lalu hingga teknologi visual mutakhir yang membuka cara baru dalam membaca sejarah.

Foto Cipanas Garut dengan view Gunung Guntur yang diambil Thilly Weissenborn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 16:20

El Bahar dan Sang Merah Putih Menjelang Hari Kemerdekaan

Koran yang usianya kini telah mencapai 57 tahun itu hadir hanya dua hari menjelang peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Suratkabar El Bahar, salah satu surat kabar yang dikenal kritis dan cukup disegani pada masanya. (Koleksi: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 15:00

Mengenai ‘Tujuh Belas Agustusan’, dan Apa Itu Fotografi pada Sejarah Visual (Bagian 1)

Mengulas sejarah fotografi di Indonesia, perannya sebagai sumber sejarah visual, serta persoalan pelestarian arsip foto dalam merekam perjalanan kemerdekaan Indonesia.

Ilustrasi foto klasik. (Sumber: Pexels | Foto: tapoy)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 13:02

Refleksi Indonesia Merdeka

Dalam refleksi Indonesia merdeka adalah Indonesia harus terus belajar menjadi Indonesia yang adil, berdaulat, beradab dan manusiawi, itulah kemerdekaan sesungguhnya.

Acara pengibaran bendera Merah Putih berukuran 10×18 meter di Tebing Hawu, Kabupaten Bandung Barat, Senin 17 Agustus 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 11:26

Bendera Berkibar Janji Ditebar

81 tahun kemerdekaan bukan semata-mata untuk kepentingan negara yang punya hajat. Tetapi masyarakat yang memiliki harapan untuk merdeka. Hidup di negeri ini dengan jutaan cita-cita.

Warga membentangkan bendera Merah Putih raksasa berukuran 10x18 meter sebagai persiapan pengibaran pada 17 Agustus 2026 di Tebing Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 10:05

Pendakian Gunung Bukit Tunggul via Taman Bincarung: Trek Pendakian, Lokasi, dan Harga Tiket

Pendakian Gunung Bukit Tunggul via Bincarung, informasi trek pendakian, lokasi gunung, dan harga tiket yang perlu diketahui sebelum melakukan pendakian.

Peta Pendakian Gunung Bukit Tunggul via Bincarung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Rio Praja)
Ayo Netizen 17 Agu 2026, 09:22

Ketimpangan Terselubung di Balik Pilihan Kos Mahasiswa

Ketimpangan dalam soal pilihan tempat kos mungkin tidak selalu kentara, tetapi dampaknya nyata dan berlapis.

Mahasiswa baru salah satu PTN mengikuti Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Agu 2026, 21:58

Dari Kaki Gunung Wayang ke Ruang Sidang Doktoral: Saatnya Pendidikan Belajar Mengenali Keunikan

Jika setiap anak berbeda, mengapa sistem pendidikan kita masih begitu gemar menyeragamkan? Kisah Luthfi dari Kertasari membuka pertanyaan itu.

Luthfi Audia Pribadi dalam ujian promosi doktor di UPI, 13 Agustus 2026.
Ayo Netizen 16 Agu 2026, 18:15

Efektivitas Perusahaan Listrik sebagai Perusahaan Monopoli?

Ada berbagai bentuk pasar dalam perekonomian. Apakah perusahaan listrik sebagai perusahaan monopoli efektif?

PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.