Konsisten pada Kualitas Jadi Kunci Keberhasilan Bisnis F&B

Rizma Riyandi
Ditulis oleh Rizma Riyandi diterbitkan Selasa 23 Sep 2025, 12:03 WIB
Owner Usus Krispi Hepihepiku, Fani Nuryani (Foto: Rizma Riyandi)

Owner Usus Krispi Hepihepiku, Fani Nuryani (Foto: Rizma Riyandi)

AYOBANDUNG.ID -- Di dunia kuliner, menjaga kualitas produk menjadi tantangan sekaligus kunci keberhasilan sebuah usaha. Hal itu dibuktikan oleh Fani Nuryani, pelaku UMKM asal Bandung yang sukses mengembangkan dua brand kuliner, Hepihepiku Usus Krispi dan Bolasusu Hepihepiku.

Berawal dari hobi memasak, Fani berani menjadikan usus ayam sebagai camilan unik sejak 2022. Produk usus krispi ini awalnya hanya dibagikan lewat media sosial, namun ternyata langsung mendapat banyak pesanan.

Perjalanan usaha tersebut sempat terhenti karena kendala pengurusan sertifikasi halal, hingga akhirnya ia menemukan pemasok bahan baku bersertifikat halal. Setelah melalui proses panjang, kini Hepihepiku resmi memiliki sertifikat halal yang membuat Fani semakin percaya diri memasarkan produknya.

Kualitas Produk Jadi Fokus Utama

Meski demikian, menjaga kualitas produk tetap menjadi fokus utama. Proses produksi usus krispi dilakukan dengan teliti, mulai dari pencucian usus yang bisa memakan waktu hingga lima jam, proses penggorengan panjang, hingga pemberian bumbu secara hati-hati agar hasilnya konsisten.

"Ngebersihin ususnya aja itu harus selembar-selembar, biar bau amisnya nggak terasa lagi. Jadi pas dimakan nggak bikin enek gitu," ujar Fani.

Usus Krispi Hepihepiku. (Foto: Rizma Riyandi)
Usus Krispi Hepihepiku. (Foto: Rizma Riyandi)

Dengan ketekunan tersebut, Fani mampu memproduksi usus krispi hingga puluhan kilogram per bulan, sekaligus membuka lapangan kerja bagi beberapa karyawan.

Selain usus krispi, Fani juga mengembangkan Bolasusu Hepihepiku, camilan berbahan dasar susu yang dirintis sejak 2015. Berawal dari kebiasaan membawa bola susu ke kampus, produk ini kini berkembang hingga masuk ke toko oleh-oleh, bazar, dan pameran.

Fani menekankan penggunaan bahan berkualitas tanpa campuran gula cair atau air, sehingga menghasilkan cita rasa premium yang membuat konsumen melakukan repeat order. "Karena ingin kualitasnya bagus, saya pakai bahan-bahan premium," ungkapnya.

Saat ini Bolasusu tersedia dalam berbagai varian rasa dan ukuran kemasan, dengan harga mulai Rp13 ribu hingga Rp65 ribu. Selain bisa dibeli di toko oleh-oleh, Bola Susu Hepihepiku juga bisa dibeli di Shopee.

Konsisten dalam Mengembangkan Produk

Perjalanan bisnis Fani tentu tidak selalu mulus. Ia sempat jatuh sakit, menghadapi kendala produksi, hingga berkali-kali gagal dalam eksperimen resep. Namun konsistensi menjaga kualitas membuat usahanya tetap bertahan bahkan berkembang.

Ke depan, Fani menargetkan sertifikasi BPOM untuk Bolasusu serta membangun fasilitas produksi yang lebih modern bagi Hepihepiku. "Harapannya, semoga ke depan bisa punya alat yang lebih canggih," katanya.

Bola Susu Hepihepiku (Foto: Rizma Riyandi)
Bola Susu Hepihepiku (Foto: Rizma Riyandi)

Bagi Fani, kualitas bukan hanya soal rasa, tetapi juga kepercayaan konsumen. Dengan komitmen pada mutu dan legalitas produk, ia optimistis Hepihepiku bisa menjadi camilan khas Bandung yang terus dicari banyak orang.

Informasi Umum Hepihepiku

Alamat:Bojong, Gajahmekar, Kutawaringin, Kabupaten Bandung

Jam Operasional: 09.00 - 16.00 WIB

Telepon: +62 811-232-902

Link Pembelian Produk Serupa

1. https://s.shopee.co.id/Le3exTdWX

2. https://s.shopee.co.id/7V7EC8SgPt

3. https://s.shopee.co.id/20mHe2N1cu

4. https://s.shopee.co.id/6AbqbiWkFT

5. https://s.shopee.co.id/20mHe4LbAo

Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 10 Jan 2026, 19:34 WIB

Pisau Bermata Dua Naturalisasi: Prestasi, Bisnis, dan Tantangan Olahraga Indonesia

Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia.
Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia. (Sumber: Satria Muda Bandung)
Ayo Biz 10 Jan 2026, 16:11 WIB

Ribuan Sepeda Motor Menumpang Kereta, Tren Baru Mobilitas Masyarakat di Libur Panjang

Keramaian di stasiun besar pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026 memperlihatkan wajah baru. Tidak hanya penumpang yang berdesakan menunggu keberangkatan, tetapi juga deretan sepeda motor.
Ilustrasi pengiriman sepeda motor melalui layanan kereta api menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin tetap praktis, aman, dan efisien dalam perjalanan liburan panjang. (Sumber: KAI Logistik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34 WIB

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.
Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Beranda 09 Jan 2026, 19:07 WIB

Sebelum Terlambat 2030, Strategi Komunikasi SDGs Harus Melampaui Jargon Birokrasi

SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif.
SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 17:49 WIB

Keamanan Data dan Masa Depan AI: Jalan Panjang Membangun Kepercayaan Publik

Di Indonesia, AI sudah semakin relevan dan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rekomendasi konten hiburan, aplikasi belajar daring, hingga layanan finansial digital.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 17:14 WIB

Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

Kemacetan di Bandung dipicu kendaraan berlebih, jalan sempit, angkutan umum kurang baik, wisatawan, dan parkir liar.
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Beranda 09 Jan 2026, 16:37 WIB

Wajah Lain Wisata Delman di Kota Bandung: Romantis bagi Wisatawan, Berat bagi Kuda

Tantangan besarnya adalah kebutuhan akan regulasi yang mampu menjembatani kepentingan hewan, kusir, dan penumpang secara adil.
Ade, kusir delman di sekitar wilayah Gedung Sate. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 16:28 WIB

Food Genomics, Teknologi Nutrisi Presisi yang Mengubah Cara Anak Muda Makan

Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik.
Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 16:13 WIB

Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Gedung balai kota mesti bisa menjadi promotor bagi kriya glassware eksklusif dan mesin roaster kopi buatan Bandung.
Halaman balai kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Jelajah 09 Jan 2026, 16:00 WIB

Hikayat Tamasya Baheula di Kawah Putih Ciwidey, Tempat Healing Kompeni yang Sepi dan Sunyi

Kawah Putih Ciwidey tampil sebagai tujuan berat dan hening dalam Gids van Bandoeng 1927 lengkap dengan belerang dan tanjakan panjang.
Lukisan Kawah Putih Franz Wilhelm Junghuhn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:43 WIB

Penipuan Online: Apakah Ada Hukumnya?

Penipuan melalui telepon berkembang lebih cepat daripada aturan hukumnya.
Media dalam jaringan (daring). (Sumber: Pexels | Foto: Torsten Dettlaff)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:06 WIB

'Berkawan' dengan Gelapnya Jalan Soekarno Hatta

Jalan Soekarno Hatta makin gelap karena lampu PJU mati, membuat warga merasa was-was setiap melintas.
Jalan Soekarno Hatta ramai malam hari, motor, dan mobil bergerak di tengah padatnya arus, (01/12/2025). (Sumber: Fayyaza Jasmine | Foto: Fayyaza Jasmine)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 14:39 WIB

Bobotoh Cek! Cara Beli Single Ticket Pertandingan PERSIB di Aplikasi Resmi

Cara membeli single ticket pertandingan kandang PERSIB Bandung melalui aplikasi resmi PERSIB (PERSIBapp).
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 13:26 WIB

Bandung Terus Diganggu oleh Pungli yang Tak Kunjung Teratasi

Pungli terus mengganggu kenyamanan warga Bandung muncul berulang di berbagai ruang publik, menunjukkan lemahnya pengawasan dan kebutuhan akan tindakan tegas untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Area parkir di salah satu kawasan kuliner Bandung yang sedang dipadati oleh beberapa kendaraan, terutama pada jam makan siang (4/12/2025). (Sumber: Keira Khalila K | Foto: Keira Khalila K)
Beranda 09 Jan 2026, 11:20 WIB

PKL Cicadas Tolak Jalur BRT, Spanduk Protes Bermunculan: Kami Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Proyek

Berdasarkan temuan di lapangan, kegelisahan pedagang memuncak setelah adanya pendataan mendadak yang dilakukan dua kali, masing-masing oleh konsultan dan Satpol PP.
Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas menolak pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT). (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:27 WIB

Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia

Suasana akrab dan inspiratif menyelimuti acara "Weekend Retreat" yang diselenggarakan oleh Bright Scholarship Regional Bandung.
Membangun Visi dan Networking: Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung Bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:01 WIB

Optimalisasi Keterampilan Pemrograman dalam Kehidupan Sehari-Hari

Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya?
Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya? (Sumber: Pexels | Foto: hitesh choudhary)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 07:53 WIB

Bentuk Sadar Toleransi terhadap Penganut Sunda Wiwitan

Kesadaran toleransi sedang ramai digaungkan, namun terkadang hanya dirasakan oleh penganut agama resmi versi pemerintah.
Podcast bersama Bapak Ira Indrawardana, S.Sos., M.Si., Dosen Antropologi Universitas Padjajaran. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Paguyuban Project)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:32 WIB

Dari Ancaman TPA hingga Harapan Transformasi

Sampah menumpuk, citra kota terancam. Bagaimana Bandung mengubah krisis jadi peluang?
Tumpukan sampah yang mencerminkan darurat lingkungan yang butuh solusi cepat di Gudang Selatan, Bandung, Jawa Barat, (01/12/2025). (Sumber: Azzahra Syifa Lestari)