Meneguk Kesegaran Es Goyobod, Sari Rasa Buah-buahan Langsung Bikin Tenggorokan Segar dan Perut Kenyang

Rizma Riyandi
Ditulis oleh Rizma Riyandi diterbitkan Senin 29 Sep 2025, 09:58 WIB
Ilustrasi Foto Es Goyobod. (Foto: Freepik)

Ilustrasi Foto Es Goyobod. (Foto: Freepik)

AYOBANDUNG.ID -- Cuaca panas di Kota Kembang akhir-akhir ini bikin banyak orang mencari minuman segar. Salah satu jawabannya ada pada es goyobod, minuman tradisional khas Garut yang kini semakin populer di Bandung.

Sekilas, es goyobod mirip dengan es campur. Isinya terdiri dari es serut, santan, gula cair, serta hunkwe atau sari pati kacang hijau yang dibekukan. Tambahan alpukat, kelapa parut, dan potongan roti membuat rasanya makin mantap.

Di Bandung, ada satu tempat yang namanya sudah melegenda, Es Goyobod Gokil atau Goyobod Kliningan. Terletak di kawasan Buah Batu, tepatnya di Jalan Kliningan, gerobak warna-warni bernuansa hijau dan pink ini selalu ramai diserbu pembeli.

Usut punya usut, sosok di balik kepopulerannya, ada Haji Uus yang akrab dipanggil Abah Gokil. Ia membawa resep goyobod khas kampung halamannya di Garut sejak awal 2000-an.

“Awalnya cuma gerobak kecil saja, tapi setelah berjalannya waktu alhamdulillah sudah jadi seperti ini,” kata Dadi, salah seorang pekerja Goyobod Kliningan dilansir dari Ayobandung.com pada Senin, 29 September 2025.

Setiap hari, gerobak ini tak pernah sepi pengunjung. Lokasinya yang dekat dengan sekolah memang jadi faktor pendukung, namun bukan hanya anak sekolah yang ketagihan. Banyak warga Bandung hingga pelancong dari Jakarta rela mampir demi menikmati segelas es goyobod segar.

Es Goyobod Kliningan buka dari pukul 08.30 sampai 17.30 WIB. Soal harga jangan khawatir, satu gelas hanya Rp5.000. Murah meriah untuk ukuran minuman segar yang bikin ketagihan.

Selain Goyobod Kliningan, ada juga tempat jajan es goyobod lainnya yang populer di Bandung, yaitu Goyobod Waone. Minuman segar ini menawarkan sensasi unik, terutama saat dinikmati di bawah teriknya matahari siang.

Link Pembelian Produk Serupa:

- https://s.shopee.co.id/8KgUaYtcvr

- https://s.shopee.co.id/6prgnpL07S

Goyobod Gokil di Kliningan. (Foto: GMAPS)
Goyobod Gokil di Kliningan. (Foto: GMAPS)

Goyobod dengan Es Nangka

Perbedaan Goyobod Waone terletak pada tambahan es puter rasa nangka yang diletakkan di atas sajian goyobod. “Kebanyakan es goyobod suka pakai tape atau alpukat, jadinya mirip es campur. Kalau di sini pakai es puter nangka, rasanya beda,” kata Iwan, pegawai Waone Goyobod.

Usaha kuliner ini sudah berjalan lebih dari tujuh dekade. Kini, estafet usaha turun-temurun tersebut berada di tangan Wawan, generasi penerus sekaligus pemilik Waone Goyobod.

Setiap hari, Waone Goyobod bisa ditemui di atas sebuah Volkswagen berkonsep foodtruck yang mangkal di area parkir Stadion Siliwangi, Jalan Aceh, Bandung. Seporsi es goyobod Waone dibanderol Rp10.000.

Proses penyajiannya cukup khas. Goyobod yang terbuat dari campuran santan, gula cair, dan sari pati kacang hijau dituangkan ke dalam gelas, lalu diberi topping es puter nangka.

Hasilnya, tekstur goyobod yang kenyal berpadu dengan rasa manis lembut dari nangka, menciptakan sensasi segar yang khas. Tak heran, Waone Goyobod bisa menjual hampir 200 porsi per hari.

Es Goyobod Kliningan. (Foto: Dok. Ayobandung.com)
Es Goyobod Kliningan. (Foto: Dok. Ayobandung.com)

Selain di Bandung, Waone Goyobod juga kerap hadir di berbagai kota lain seperti Jakarta dan Semarang dalam pameran kuliner. Harga per porsinya biasanya naik menjadi sekitar Rp25.000 di luar kota.

Tak hanya es goyobod, Waone juga menghadirkan menu lain seperti es krim cingcau hijau yang dibanderol Rp10.000 per porsi. Bagi yang penasaran dengan kesegarannya, bisa langsung mengunjungi @goyobod_wa_one.

Link Pembelian Produk Serupa:

- https://s.shopee.co.id/8KgUaYtcvr

- https://s.shopee.co.id/6prgnpL07S

Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34 WIB

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.
Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Beranda 09 Jan 2026, 19:07 WIB

Sebelum Terlambat 2030, Strategi Komunikasi SDGs Harus Melampaui Jargon Birokrasi

SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif.
SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 17:49 WIB

Keamanan Data dan Masa Depan AI: Jalan Panjang Membangun Kepercayaan Publik

Di Indonesia, AI sudah semakin relevan dan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rekomendasi konten hiburan, aplikasi belajar daring, hingga layanan finansial digital.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 17:14 WIB

Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

Kemacetan di Bandung dipicu kendaraan berlebih, jalan sempit, angkutan umum kurang baik, wisatawan, dan parkir liar.
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Beranda 09 Jan 2026, 16:37 WIB

Wajah Lain Wisata Delman di Kota Bandung: Romantis bagi Wisatawan, Berat bagi Kuda

Tantangan besarnya adalah kebutuhan akan regulasi yang mampu menjembatani kepentingan hewan, kusir, dan penumpang secara adil.
Ade, kusir delman di sekitar wilayah Gedung Sate. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 16:28 WIB

Food Genomics, Teknologi Nutrisi Presisi yang Mengubah Cara Anak Muda Makan

Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik.
Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 16:13 WIB

Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Gedung balai kota mesti bisa menjadi promotor bagi kriya glassware eksklusif dan mesin roaster kopi buatan Bandung.
Halaman balai kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Jelajah 09 Jan 2026, 16:00 WIB

Hikayat Tamasya Baheula di Kawah Putih Ciwidey, Tempat Healing Kompeni yang Sepi dan Sunyi

Kawah Putih Ciwidey tampil sebagai tujuan berat dan hening dalam Gids van Bandoeng 1927 lengkap dengan belerang dan tanjakan panjang.
Lukisan Kawah Putih Franz Wilhelm Junghuhn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:43 WIB

Penipuan Online: Apakah Ada Hukumnya?

Penipuan melalui telepon berkembang lebih cepat daripada aturan hukumnya.
Media dalam jaringan (daring). (Sumber: Pexels | Foto: Torsten Dettlaff)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:06 WIB

'Berkawan' dengan Gelapnya Jalan Soekarno Hatta

Jalan Soekarno Hatta makin gelap karena lampu PJU mati, membuat warga merasa was-was setiap melintas.
Jalan Soekarno Hatta ramai malam hari, motor, dan mobil bergerak di tengah padatnya arus, (01/12/2025). (Sumber: Fayyaza Jasmine | Foto: Fayyaza Jasmine)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 14:39 WIB

Bobotoh Cek! Cara Beli Single Ticket Pertandingan PERSIB di Aplikasi Resmi

Cara membeli single ticket pertandingan kandang PERSIB Bandung melalui aplikasi resmi PERSIB (PERSIBapp).
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 13:26 WIB

Bandung Terus Diganggu oleh Pungli yang Tak Kunjung Teratasi

Pungli terus mengganggu kenyamanan warga Bandung muncul berulang di berbagai ruang publik, menunjukkan lemahnya pengawasan dan kebutuhan akan tindakan tegas untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Area parkir di salah satu kawasan kuliner Bandung yang sedang dipadati oleh beberapa kendaraan, terutama pada jam makan siang (4/12/2025). (Sumber: Keira Khalila K | Foto: Keira Khalila K)
Beranda 09 Jan 2026, 11:20 WIB

PKL Cicadas Tolak Jalur BRT, Spanduk Protes Bermunculan: Kami Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Proyek

Berdasarkan temuan di lapangan, kegelisahan pedagang memuncak setelah adanya pendataan mendadak yang dilakukan dua kali, masing-masing oleh konsultan dan Satpol PP.
Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas menolak pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT). (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:27 WIB

Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia

Suasana akrab dan inspiratif menyelimuti acara "Weekend Retreat" yang diselenggarakan oleh Bright Scholarship Regional Bandung.
Membangun Visi dan Networking: Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung Bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:01 WIB

Optimalisasi Keterampilan Pemrograman dalam Kehidupan Sehari-Hari

Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya?
Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya? (Sumber: Pexels | Foto: hitesh choudhary)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 07:53 WIB

Bentuk Sadar Toleransi terhadap Penganut Sunda Wiwitan

Kesadaran toleransi sedang ramai digaungkan, namun terkadang hanya dirasakan oleh penganut agama resmi versi pemerintah.
Podcast bersama Bapak Ira Indrawardana, S.Sos., M.Si., Dosen Antropologi Universitas Padjajaran. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Paguyuban Project)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:32 WIB

Dari Ancaman TPA hingga Harapan Transformasi

Sampah menumpuk, citra kota terancam. Bagaimana Bandung mengubah krisis jadi peluang?
Tumpukan sampah yang mencerminkan darurat lingkungan yang butuh solusi cepat di Gudang Selatan, Bandung, Jawa Barat, (01/12/2025). (Sumber: Azzahra Syifa Lestari)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:16 WIB

Kenapa Stoikisme Lebih Ampuh daripada Terjerat Pinjol? Seni Menghadapi Quarter Life Crisis

Jangan sampai salah langkah demi gengsi! Kenali cara hadapi Quarter Life Crisis dengan Stoikisme agar terhindar dari jeratan Pinjol.
Ilustrasi perasaan tersesat dan lelah mental saat menghadapi Quarter Life Crisis. (Sumber: unplash | Foto: Mehran Biabani)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 19:19 WIB

Kota Bandung dan Krisis Sampah

Kota Bandung kembali berada dalam sorotan publik akibat persoalan sampah yang tak kunjung teratasi.
Gunung"sampah di daerah warga jl. buanasari II no.1 , Kota Bandung pada Selasa, 2 Desember 2025. (Foto:Muhammad Fiqri A.)