Merah Putih One For All Masih Menuai Kritik Pedas Netizen, Seburuk Apa?

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Penayangan Film Merah Putih One For All (Sumber: Instagram |@merahputihoneforall)
Penayangan Film Merah Putih One For All (Sumber: Instagram |@merahputihoneforall)

Baru-baru ini dunia perfilman Indonesia dihebohkan dengan penayangan film animasi berjudul Merah Putih: One For All yang diproduseri oleh Toto Soegirwo.

Film yang ditayangkan pada pertengahan Agustus 2025 ini bahkan bertandang di box office. CGV Kreasi pun sudah menayangkan trailer film tersebut di akun YouTube sejak 9 Agustus 2025.

Postingan tersebut tidak lepas dari komentar netizen.

Komentar Netizen di Akun YouTube CGV Kreasi (Sumber: YouTube | CGV Kreasi)
Komentar Netizen di Akun YouTube CGV Kreasi (Sumber: YouTube | CGV Kreasi)

Sebagai generasi milenial yang pernah hidup dipenuhi dengan acara animasi di tv dari pagi menjelang siang hari, rasanya momen ini menjadi kenangan tersendiri meski sudah beranjak dewasa.

Film seperti Spongebob, Detektif Conan, Doraemon, Crayon Shincan, Ninja Hatori, Inuyasha, Hamtaro dan beberapa film lainnya yang eksis di era anak milenial. Meski demikian saya pribadi sampai hari ini masih menyukai serial animasi tersebut.

Bahkan beberapa animasi baru seperti Upin dan ipin atau Pada Zaman dahulu, Nusa dan Rara, Adit Sopo Jarwo menjadi hiburan tersendiri kala sedang penat.

Beberapa waktu yang lalu pada tanggal 31 Maret 2025 dunia perfilman Indonesia dikagetkan dengan kemunculan animasi berjudul Jumbo. Visualnya yang sudah setara dengan film kawakan Pixar tersebut menjadi angin segar dari perfilman animasi Indonesia.

Film yang tembus 10 juta penonton dalam 60 hari ini sudah mengalahkan film horor Indonesia berjudul KKN Desa Penari. Bahkan saya pribadi sampai 3 kali menonton film tersebut.

Visualnya yang ciamik, alur ceritanya yang sederhana bisa dimengerti semua kalangan bahkan pesan yang ada dalam film tersebut memanggil kembali inner child yang ada dalam diri.

Saya rasa tidak salah ketika banyak netizen yang merasa kecewa dengan produksi Perfiki Kreasindo yang dianggap down grade dari branding animasi lokal lainnya.

Komentar Netizen (Sumber: YouTube | CGV Kreasi)
Komentar Netizen (Sumber: YouTube | CGV Kreasi)

Sementara akun yang lain mengomentari dengan kata yang sarkas. Hal demikian terjadi karena diduga film yang dibuat dengan sistem kebut pada bulan Juni ini menghabiskan dana sebanyak 6.7 Miliar.

Tentu angka yang fantastis untuk hasil kreasi yang ala kadarnya. Namun Toto Soegirwo memberikan klarifikasi di akun x bahwa dugaan tersebut dianggap sebagai fitnah yang keji.

Kami tidak pernah menerima satu rupiah pun dana dari pemerintah. Apalagi melakukan tindakan korupsi atau memanfaatkan uang haram sebagai mana yang dituduhkan. Pihak pemerintah melalui ibu Irene Umar selaku Wakil Menteri Ekonomi Kreatif juga memberikan klarifikasi resmi bahwa pada saat menerima audiensi tim "Merah Putih One For All" , beliau hanya memberikan sejumlah masukan terkait cerita, karakter, visual, trailer dan aspek kreatif lainnya.

Komentar Netizen (Sumber: YouTube | CGV Kreasi)
Komentar Netizen (Sumber: YouTube | CGV Kreasi)

Selanjutnya komentar bernada sarkas juga muncul dari netizen lain yang mengatakan bahwa karya ini bagus untuk ukuran anak SD.

Pembuatan yang dianggap terburu-buru inilah yang membuat netizen bereaksi demikian.

Bahkan film Jumbo pun yang sukses membutuhkan waktu sekitar 5 tahun dalam proses pembuatannya. Bahkan dikerjakan oleh 200 kreator termasuk animator, penulis naskah dan pengisi suara.

Namun karena film tersebut belum tayang, menjadikan kritik tidak sepenuhnya etis untuk dilakukan. Masih perlu ruang untuk melihat prespektif lain dari film yang diharapkan bisa menumbuukan rasa Nasionalisme tersebut.

Semoga meski visualnya tidak sebagus film animasi lainnya, jalan ceritanya bisa menjadi penyelamat bagi film Merah Putih One For All. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 16 Okt 2026, 15:21

Peran Bank Perekonomian Rakyat Mencegah Jerat Rentenir di Bandung

Tujuan utama perbankan daerah bukan hanya menghimpun dana dan menyalurkan kredit. Keberadaannya menjaga martabat ekonomi keluarga di Bandung.

Ilustrasi pentingnya peran Bank Perekonomian Rakyat di Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 13:58

Cerita Perjalanan Menuju Palimanan dan Belajar Keberanian dari Lapak Baca Buku Gratis Cirebon

Kegiatan membuka lapak untuk membaca buku gratis mulai hadir di beberapa kota untuk meningkatkan minat literasi, begitu juga dengan Kota Cirebon.

Baca Buku Gratis di Alun-Alun Palimanan Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 11:07

Jalur Banjaran–Pangalengan Seringkali Padat: Mengapa Kemacetan Terjadi?

Kemacetan di jalur Banjaran–Pangalengan menjadi perhatian karena jalur ini digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari sekaligus menjadi akses menuju kawasan wisata.

Dokumentasi kemacetan di daerah Pasar Banjaran.
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 10:07

SKS: Kebiasaan Buruk atau Mekanisme Bertahan Mahasiswa?

Tugas menumpuk dan tenggat mendekat membuat mahasiswa begadang demi menyelesaikan pekerjaan. Apakah SKS sekadar kebiasaan buruk atau cara bertahan di tengah tuntutan akademik?

night study (Sumber: pexels.com | Foto: Bikram Bezbaruah)
Bandung 15 Okt 2026, 19:59

Industri Hiburan Bandung Masih Bergelora, Playlist Rewind 2026 Jadi Bukti Eksistensi Kota Musik

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026.

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 17:57

Para Insinyur Planologi, Arsitektur dan Sipil Terkemuka Yang Terlibat Pembangunan Kota Bandung dan Cimahi (Bagian 1)

Kisah insinyur planologi, arsitektur dan sipil terkemuka dalam membangun Bandung dan Cimahi. Temukan jejak sejarah, inovasi tata kota dan mahakarya ikonis mereka di sini!

Lukisan cat air Gedung Sate (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Bandung 15 Okt 2026, 16:41

Menolak Lupa Rasa Rumah, 11 Tahun Warung Kopi Imah Babaturan Merawat Hangatnya Bandung

Tepat pada 15 Oktober 2026, warung kopi dan rumah makan, yakni Warung Kopi Imah Babaturan yang bersemayam di jantung Kota Bandung ini merayakan hari jadinya yang ke-11.

Pemilik Warung Kopi Imah Babaturan, yakni Mohammad Nurul Hudha dan sang istri, Anggia Bonyta. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:48

Relasi Santri dengan Indonesia

Refleksi Hari Santri Nasional 2026: menelusuri jejak Resolusi Jihad, peran ulama, dan perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga hubungan santri dan negara.

Relasi Santri dengan Indonesia (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:09

Ketika Pertemanan Punya Target Harian: Terhubung atau Sekadar Menjaga Api Streak TikTok?

Pernah takut api streak TikTok dengan teman terputus? Kebiasaan ini bisa menjaga komunikasi, tetapi juga terasa seperti kewajiban harian. Apakah kita benar-benar terhubung atau sekadar menjaga angka?

Fitur api streak TikTok bisa menjadi cara menyenangkan untuk menjaga komunikasi.
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:03

Pardoks 'Tidak Ada Bukti' dalam Kasus Pelecehan Seksual di Unpas

Data menunjukkan bahwa laporan palsu -- atau bahkan fitnah -- dalam kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kampus sangat rendah, sementara underreporting sangat tinggi. Apa artinya?

Aksi mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) Bandung terkait dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 12:03

Mengenal Emma Poeradiredja dan Jejak Politik Perempuan Sunda

Emma Peoradiredja, seorang tokoh perempuan sunda yang membukakan jalan berpolitik untuk perempuan di tanah sunda

Emma Poeradiredja
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 22:06

Bandung dan Cirebon Sama-Sama Minim Penerangan Lampu Jalanan

Penerangan jalan umum di wilayah Jawa Barat masih sangat minim perhatian sehingga kondisi ini bisa mengakibatkan potensi kecelakaan bagi pengguna kendaraan.

Penerangan Jalan Ahmad Yani-Pantura Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 18:01

Menyeret Emak dan Bapak Ke Pengadilan

Banyak Lansia atau orang tua yang disidangkan oleh anak kandungnya di pengadilan yang semestinya tidak terjadi peristiwa nirempati tersebut

Ruang sidang bukan tempat membalas budi orang tua. Utamakan musyawarah dan kasih sayang. (Sumber: Ilustrasi oleh Gemini AI)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 16:45

Penertiban PKL: Apakah Menuju Bandung yang lebih Ramah dengan Pejalan Kaki?

Beberapa waktu ke belakang Bandung sedang melakukan penertiban PKL di Jalan Kiaracondong dan Cihapit tentunya harapannnya pejalan kaki mendapatkan haknya kembali.

Ilustrasi Penertiban PKL. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)
Sejarah 14 Okt 2026, 11:58

Jejak LASWI Maung Bikang Asal Bandung

Di Bandung pernah ada satu pasukan perempuan yang terjun dalam medan perang di garis depan. Pasukan ini bernama LASWI

Patung LASWI di Kebonjukut, Kota Bandung (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 11:12

Sunyi yang Tidak Selalu Puitik

Refleksi peringatan hari kesehatan mental di lingkungan pendidikan di Indonesia.

Kesehatan Mental Remaja (Sumber: GeminiAI)
Ayo Biz 14 Okt 2026, 10:41

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat infrastruktur jalan demi mendukung kelancaran mobilisasi dan keselamatan masyarakat sekitar.

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi
Beranda 14 Okt 2026, 09:38

Data Center AI Jatiluhur Butuh 33 Juta Liter Air per Hari, Walhi Soroti Hak Warga dan Petani

Selain kebutuhan air yang besar, WALHI Jabar menyoroti transparansi dokumen lingkungan, potensi dampak terhadap pertanian, serta kebutuhan energi untuk operasional pusat data.

Pemandangan Waduk Jatiluhur pada 10 Oktober 2023. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)