Bicara tentang Ramuan Khusus Seorang Pemimpin Muda

4 menit baca
Highcall Ziqrul Illahi
Ditulis oleh Highcall Ziqrul Illahi diterbitkan
Muhammad Fatahillah, Ketua OSIS (Organisasi Intra Siswa Sekolah) MAN 2 Kota Bandung (Sumber: Highcall Ziqrul | Foto: Highcall Ziqrul)
Muhammad Fatahillah, Ketua OSIS (Organisasi Intra Siswa Sekolah) MAN 2 Kota Bandung (Sumber: Highcall Ziqrul | Foto: Highcall Ziqrul)

Di balik kesuksesan sebuah organisasi siswa, selalu ada sosok pemimpin yang tidak hanya berbicara tentang visi, tetapi juga berbicara bagaimana ia mengejawantahkan visi tersebut melalui tindakan dan inisiasi nyata.

Ketua OSIS MAN 2 Kota Bandung periode 2025-2026, Muhammad Fatahillah atau akrab disapa Fafa adalah contoh pemuda yang membangun mimpinya sejak duduk di bangku kelas 1 Sekolah Menengah Pertama, terus berjuang melewati berbagai rintangan, hingga akhirnya memegang tongkat estafet kepemimpinan di sekolahnya.

Perjalanan kepemimpinannya dimulai dari organisasi kecil bernama IMG atau Association of Pusim Generation saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Di sana, ia mulai mengenal seluk-beluk organisasi, dari administrasi hingga manajemen waktu.

Pengalaman ini kemudian diasah dan menjadi bekal matang ketika bergabung dengan MPK di MTSN 2 Kota Bandung, tempat ia belajar berinteraksi dengan masyarakat sekolah yang sebaya dengannya.

"Saya mencalonkan diri sebagai ketua MPK waktu itu, tapi belum terpilih. Dari situ saya mencari kekurangan saya dan memperbaikinya untuk kemudian hari," ungkap fafa.

Ia menyadari dengan betul bahwa perjalanan tidak selamanya berjalan dengan mulus, ada kalanya kegagalan merajai jalannya, atau sebaliknya. Kegagalan pertama itu tidak lantas meredupkan semangatnya. Justru menjadi pemantik dan bahan evaluasi yang matang.

Ketika masuk MAN 2 Kota Bandung, ia langsung aktif dalam berbagai kegiatan. Dari kesempatan tampil sebagai moderator debat pemilihan OSIS hingga menjadi ketua pelaksana kegiatan P5RA yang membawa kelasnya meraih juara menjadi portofolio kuat yang mengantarkannya terpilih sebagai anggota OSIS.

Namun, perjalanan tidak berhenti di sana. Setelah lolos seleksi wawancara dan tes lapangan, ia dipercaya menjadi Wakil Ketua 2 OSIS. Posisi strategis ini sekaligus menjadi batu loncatan untuk meraih mimpi terbesarnya, yakni ketua OSIS. Meski harus mengemban tanggung jawab besar sebagai siswa kelas 10, tekadnya tetap kuat karena merasa posisinya sudah sangat strategis.

"Yang diperlukan hanya ketabahan, kesabaran, dan usaha lebih agar orang-orang percaya memilih saya," katanya dengan penuh keyakinan.

Kepemimpinannya yang kini baru berjalan sekitar satu bulan sejak dilantik pada 22 September 2025 lalu langsung diuji dengan tantangan besar. Acara Bulan Bahasa, program kerja terbesar OSIS dalam satu periode namun dengan persiapan paling singkat, menjadi ujian pertama yang harus dihadapi. Tekanan semakin berat karena tahun sebelumnya acara ini berhasil mengundang Pidi Baiq sebagai bintang tamu dan berlangsung sangat meriah serta sukses.

"Ada beban tersendiri karena ini menjadi kesan pertama OSIS kepada seluruh masyarakat sekolah. Saya ingin ada peningkatan dari tahun lalu agar terlihat OSIS berkembang," jelasnya.

Untuk mengelola berbagai tanggung jawab, pemuda yang mengaku introvert ini memiliki strategi manajemen waktu yang sederhana namun efektif. Ia tidak lantas mengesampingkan atau menomorduakan tugas sekolah dan membiarkannya menumpuk karena beban amanah ini, namun ia memilih untuk menyelesaikannya langsung di kelas. Untuk tugas kelompok, ia selalu mengkomunikasikan kondisinya agar mendapat pembagian kerja yang sesuai dengan jadwalnya sebagai ketua OSIS.

Yang menarik, ia menggunakan metode timeline dan notebook untuk memastikan tidak ada detail kecil yang terlewat dalam setiap kegiatan OSIS. Kebiasaan berdiskusi dengan rekan-rekan juga membantunya mengingat poin-poin penting yang mungkin terlupakan.

"Saya suka berdiskusi dengan rekan-rekan. Dari situ tiba-tiba saya teringat poin lainnya yang punya kesinambungan dengan ide mereka," ungkapnya tentang cara menjaga kualitas setiap program.

Sebagai pemimpin muda, ia juga sangat memahami pentingnya membangun citra positif. Baginya, jabatan bukan hanya tentang posisi tinggi, tetapi juga tanggung jawab besar. Ia ingin menjadi panutan atau role model bagi teman-teman dan orang yang dapat diandalkan sekolah.

Dalam mengambil keputusan, ia tidak gegabah. Ia selalu melihat dari berbagai sudut pandang, mulai dari posisinya sebagai penanggung jawab, sebagai anggota, hingga dari kacamata masyarakat sekolah. Bahkan, ia menelik jauh kepada kemungkinan-kemungkinan terburuk untuk lebih mempersiapkan dan mengantisipasinya.

"Sejak menjabat, saya merasa lebih terbuka pikirannya dan lebih kritis dalam berpikir sebelum mengambil keputusan," akunya tentang perkembangan diri yang dialami.

Bagi generasi muda yang ingin menjadi pemimpin, pesannya sederhana namun mendalam. Jaga reputasi baik di mana pun berada, baik di lingkungan sekolah, rumah, masyarakat, maupun media sosial. Di era yang serba cepat ini, personal branding menjadi kesan pertama yang akan menentukan penilaian orang terhadap setiap tindakan.

"Kalian butuh kepercayaan dan dukungan dari mereka agar kegiatan yang kalian laksanakan berjalan lancar, efektif, efisien, dan berdampak," pungkasnya memberikan nasihat berharga.

Menurutnya, kegigihan, kerja keras, dan manajemen waktu memiliki kaitan erat dalam membangun citra pemimpin yang positif dan dapat dipercaya. Kegigihan membuat tidak mudah menyerah, kerja keras memastikan setiap program berjalan maksimal, dan manajemen waktu membantu menjaga keseimbangan antara organisasi, akademik, dan kehidupan pribadi.

"Citra pemimpin yang baik tidak dibentuk dari kata-kata belaka, tapi dari konsistensi tindakan. Kalau saya mampu menunjukkan komitmen dan tanggung jawab di setiap situasi, kepercayaan akan tumbuh dengan sendirinya," tegasnya. Lalu ia menutup percakapan dengan keyakinan yang memancar dari seorang pemimpin muda yang terus belajar dan bertumbuh.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Highcall Ziqrul Illahi
Pengamat dan Penggiat Komunikasi | Aktivis Sosial

Berita Terkait

News Update

Wisata & Kuliner 07 Jul 2026, 15:29

Jelajah Waduk Saguling, PLTA Surga Budidaya Ikan dan Wisata Favorit Pemancing

Waduk Saguling tidak hanya memasok listrik, tetapi juga menjadi sentra perikanan air tawar dengan puluhan ribu keramba jaring apung di Bandung Barat.

Waduk Saguling. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 07 Jul 2026, 10:49

Mengepakkan Sayap Ekonomi Kerakyatan Ketika Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara

Semenjak dinamakan Husein Sastranegara menjadi bandara komersial telah memberikan manfaat yang luas bagi penerbangan domestik maupun internasional.

Petugas membersihkan salahsatu fasilitas Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Rabu 25 Juni 2025. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 07 Jul 2026, 09:06

Menjahit Harapan di Tengah Sepinya Pasar Thrifting Gedebage

Di tengah sepinya Pasar Cimol Gedebage, Dedi tetap bertahan sebagai penjahit pakaian thrifting. Feature ini mengangkat perjuangannya menghidupi keluarga sekaligus menjaga profesi warisan orang tuanya.

Pasar Cimol Gedebage. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 18:01

Membaca Ulang Jogja Dua yang Kini Bertransformasi Jadi 'Buah Dua'

Asal-usul julukan “Jogja 2” yang disematkan kepada Buahdua, Sumedang, melalui tinjauan sejarah pada masa Agresi Militer Belanda II, juga peran warga memaknai julukan tersebut.

Monumen Perjuangan Jogja 2 di Desa Darongdong (Sumber: Ilustrasi | Foto: Ilustrasi)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 17:49

Jejak Otentisitas Kuliner Bumi Pasundan: Tinjauan 8 Resep Warisan dalam Karya Ny. Tuty Latief (1976)

Pada tahun 1976, sebuah pustaka boga berjudul Resep Masakan Daerah hadir sebagai dokumentasi penting bagi khazanah kuliner Nusantara.

Pepes ikan emas (pais lauk mas) Sunda. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Wisata & Kuliner 06 Jul 2026, 17:41

Rujak Cingur Surabaya, Kuliner Legendaris Sejak 1930-an

Kenali sejarah rujak cingur Surabaya, bahan khas, warung legendaris, Festival Rujak Uleg, hingga tips menikmati kuliner Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Rujak Cingur Surabaya.
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 17:03

Perjalanan Panjang Mie Ayam: Dari Makanan Pendatang hingga jadi 'Comfort Food' Sejuta Umat

Rasanya sudah biasa ketika pergi ke mana pun, pasti ada gerobak atau warung mie ayam yang berjualan.

Foto mie ayam dari warung pinggir jalan. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Syabil Rasyidan)
Bandung 06 Jul 2026, 16:15

Kisah Ratri Wijaya Nakhodai 3 Lini Mode: Potret Tangguh UMKM Bandung yang Ogah Gulung Tikar Digilas Zaman

Di tengah ketatnya persaingan pasar digital dan pergeseran tren yang bergerak secepat kilat, para kreator lokal dituntut untuk tidak sekadar bertahan, melainkan terus beradaptasi dan bertransformasi.

Ratri Wijaya dikenal sebagai desainer sekaligus entrepreneur sukses yang menaungi tiga brand fashion sekaligus, yaitu Rumah Batik Wijaya, Kamaku, dan Alaiya. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 16:01

10 Netizen Terpilih Juni 2026, Menangkap Momentum dengan Kualitas

Per Juni 2026 dan seterusnya penulis tidak lagi dibatasi satu tema besar, melainkan dipersilakan mengangkat isu apa pun yang relevan dengan momentum.

Website ayobandung.id. (Sumber: Unsplash | Foto: Alex Knight)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 14:14

Mendefinisikan Ulang Nation Branding: Ketika Identitas Bangsa Tak Lagi Ditentukan dari Atas

Artikel ini mengulas partisipasi publik dalam pemilihan logo HUT ke-81 RI sebagai paradigma baru nation branding yang memperkuat legitimasi, reputasi, dan identitas kolektif Indonesia.

logo HUT ke-81 RI. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 13:40

Reuni Lima Angkatan SMA Negeri 1 Subang: Nostalgia Berujung Meriah Bersama Java Jive

Reuni Lima Angkatan SMA Negeri 1 Subang membuktikan bahwa persahabatan yang terjalin sejak bangku sekolah tetap hidup meski waktu terus berjalan.

Band legendaris asal Bandung, Java Jive, tampil menghibur dan menyemarakkan Reuni Lima Angkatan SMA Negeri 1 Subang. (Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 13:19

Demokratisasi Keahlian: Reinvensi Peran SME dalam Ekosistem Corporate University

Reinvensi peran SME dalam Corporate University mengubah pelatihan menjadi ekosistem pembelajaran berkelanjutan yang relevan, adaptif, dan berdampak pada kinerja organisasi.

Ilustrasi ASN. (Sumber: diskominfo.bandaacehkota.go.id)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 12:47

Lagu Kontroversial 'Lalaki Langit' dari Bupati Purwakarta

Kontroversi Lagu "Lalaki Langit" buatan Bupati Purwakarta menuai kritik panas dari netizen hingga berujung permintaan maaf.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein. (Sumber: ppid.purwakartakab.go.id)
Wisata & Kuliner 06 Jul 2026, 12:40

Pantai Sayang Heulang, Wisata dengan View Eksotis di Garut Selatan yang Wajib Dikunjungi

Pantai Sayang Heulang Garut menawarkan karang raksasa, gumuk pasir, camping, dan sunset indah. Ketahui harga tiket, lokasi, aktivitas, serta tips berkunjung terbaru.

Pantai Sayang Heulang Garut. (Sumber: Instagram @pantaisayangheulang)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 11:38

Kaum Prekariat, Mimpi yang Digantung Zaman

Kaum Prekariat sampai saat ini hanya menggantungkan impiannya untuk meningkatkan taraf hidup.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 10:25

Tari Bali: Kaya akan Ritual Sakral hingga Berkembang menjadi Tarian Penyambutan

Sejarah keindahan tarian tradisional Bali dan makna dibaliknya.

Gambaran posisi Penari Pendet duduk saat menari dalam sebuah acara. (Sumber: Arsip Nasional)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 09:41

Sate Maranggi: Narasi Evolusi, Filosofi, dan Diplomasi Budaya di Balik Ikon Kuliner Purwakarta

Kekuatan utama Sate Maranggi tersebut justru terletak pada teknik marinasinya yang intens.

Sate Maranggi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunwan Kartapranata)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 08:40

Rupiah Kuat Harapan Tertinggi Masyarakat

Kekuatan Rupiah harus diperhatikan dengan seksama.

Ilustrasi uang rupiah. (Sumber: Pexels | Foto: Defrino Maasy)
Ayo Netizen 05 Jul 2026, 20:03

Menelusuri Akar Sejarah Pasunda Bubat dan Kondisi Kedua Kerajaan Pascatragedi

Peristiwa Pasunda Bubat dan Kondisi Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Sunda Pasca-Pasunda Bubat berdasarkan catatan kitab-kitab kuno.

Ilustrasi Pasunda Bubat (Sumber: Wikimedia commons)
Ayo Netizen 05 Jul 2026, 18:11

Komentar Jahat yang Mendongkrak Penjualan PUKA

Hate comment yang membanjiri TikTok PUKA justru mendongkrak penjualan scrunchie buatan para penyandang disabilitas.

Proses produksi aksesori di PUKA, dikerjakan langsung oleh teman-teman penyandang disabilitas (Sumber: Penulis | Foto: Lupita Sari Ayuning Cahya Nugraha)