Dari Tumpukan Jadi Kebermanfaatan: Gerakan Bersaling Silang, Melawan Bosan dan Overkonsumsi

2 menit baca
Nabella Putri Sanrissa
Ditulis oleh Nabella Putri Sanrissa diterbitkan
Mencari harta karun baru di meja Bersaling Silang. (Sumber: https://bss.lyfewithless.com | Foto: Bersaling Silang)
Mencari harta karun baru di meja Bersaling Silang. (Sumber: https://bss.lyfewithless.com | Foto: Bersaling Silang)

Di era serba cepat, rasa bosan datang silih berganti. Mudah bosan inilah yang kemudian memicu kita melakukan overkonsumsi dan tanpa sadar menumpuk barang-barang di rumah.

Tumpukan barang ini bukan hanya membebani ruang, tetapi juga lingkungan. Tahukah Anda, hanya dengan rewear (memakai ulang) 1 kilogram pakaian, kita setara dengan menyelamatkan 25 kilogram emisi karbon?

Berangkat dari keresahan akan siklus konsumsi dan bosan yang tak berkesudahan, munculah Bersaling Silang, sebuah event yang bukan sekadar pasar, melainkan sebuah gerakan untuk mengubah barang yang terlalu sayang untuk dibuang menjadi barang yang penuh kebermanfaatan.

Di sini, segala barang bekas layak pakai dipertemukan dengan pemilik baru yang siap melanjutkan manfaatnya.

Beberapa baju hasil adopsi di event Bersaling Silang (Foto: Nabella Putri Sanrissa)
Beberapa baju hasil adopsi di event Bersaling Silang (Foto: Nabella Putri Sanrissa)

Bersaling Silang yang menjadi salah satu program lyfe with less atau salah satu komunitas yang mengangkat gaya hidup minimalis di Indonesia adalah jawaban konkret terhadap "fast production" yang melahirkan konsumen yang juga cepat berkonsumsi, membuat kita mudah bosan dan akhirnya menumpuk barang.

Konsepnya sangat sederhana, Anda membawa barang yang sudah tidak dipakai, namun masih layak pakai dan lolos kurasi. Sebagai gantinya, Anda mendapatkan hak untuk mengadopsi barang bekas orang lain yang tersedia di sana.

1 token pakaian yang yang telah anda berikan dan lolos kurasi tersebut, ditandai dengan 1 tutup botol bekas, dan dapat ditukarkan dengan 1 barang yang ada disana dengan ketentuan maksimal lima barang.

Satu token barang yang bisa ditukarkan, ditandai dengan satu tutup botol bekas. (Foto: Nabella Putri Sanrissa)
Satu token barang yang bisa ditukarkan, ditandai dengan satu tutup botol bekas. (Foto: Nabella Putri Sanrissa)

Acara ini secara eksplisit menghindari konsep jual-beli. Segala barang di sini bernilai nol rupiah dan didasarkan pada asas kebermanfaatan. Barang yang bisa dipertukarkan pun beragam, bukan hanya baju, tetapi juga tas, buku, sepatu, hingga produk kecantikan. Event Bersaling Silang ini biasa hadir di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, Bali, Surabaya, dan banyak kota-kota besar lainnya

Tujuan utama Bersaling Silang adalah memperpanjang manfaat barang tersebut. Dengan memberikan barang yang sudah tidak kita manfaatkan, kita memberi kesempatan barang itu dimanfaatkan oleh orang lain, dan kita secara aktif mengurangi overkonsumsi untuk barang baru.

Inilah yang menjadi filosofi utama dari gerakan ini, seperti yang diungkapkan oleh Founder Lyfe With Less, Chyntia Suci Lestari.

"Kita percaya apa yang gak kita manfaatin, bisa dimanfaatin sama orang," Ujarnya.

Bersaling Silang membuktikan bahwa perubahan gaya hidup menuju minimalisme dan keberlanjutan tidak harus rumit atau mahal. Ia adalah langkah sederhana yang mengubah overkonsumsi menjadi kontribusi.

Jika Anda ingin mengurangi clutter di rumah Anda, memperpanjang usia barang kesayangan Anda, dan menjadi bagian dari solusi untuk planet ini, Bersaling Silang adalah event yang wajib Anda datangi. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Nabella Putri Sanrissa
Mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Jul 2026, 10:54

Asyiknya Menggambar, Mewarnai, dan Merawat Imajinasi

Setiap gambar memiliki cerita, dan setiap kisah layak untuk didengarkan dan disuarakan. Terlebih di tengah-tengah derasnya arus media informasi dan kecanduan gawai.

Aa Akil dan Kakang tengah asyik mewarnai di salah satu gerai es krim di Cipadung, Selasa 22 Juli 2025 (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 09:54

Membangun Integritas sebagai DNA Utama Aparatur

Integritas benar-benar meresap menjadi DNA dalam setiap urat nadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kita.

Ilustrasi ASN. (Sumber: Dok. Kemenpan)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 08:56

Pesan Tersembunyi dari Empat Semifinalis Piala Dunia 2026

Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris memiliki satu kesamaan: mereka tidak hanya memiliki sebelas pemain hebat.

Ilustrasi semifinalis Piala Dunia 2026. (Sumber: Arsip pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 19:03

Ketika Kebebasan Ber-(SUARA) Disalahpahami

Katanya Silahkan jadi Penulis yang Kritis tapi jangan abcd

Ilustrasi kebebasan berpendapat. (Sumber: Pexels | Foto: Dany Kurniawan)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 18:39

Anak Cerdas Tak Bisa Kuliah

Ribuan anak cerdas terancam gagal kuliah karena biaya. Persoalan bermuara pada paradigma pendidikan, bukan hanya UKT.

Ilustrasi topi wisuda saat simbolisasi lulus kuliah. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 17:25

Jelajah Leuwi Raksamala Ciamis, Lubuk Tersembunyi di Kawasan Curug Jami

Cari hidden gem di Ciamis? Leuwi Raksamala dekat Curug Jami menawarkan kolam alami, air jernih, dan suasana tenang. Cek panduan wisata lengkapnya di sini.

Leuwi Raksamala Ciamis. (Sumber: TikTok @heru_montana2)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 17:00

Tumbal Pembangunan Halus Berupa Pengusiran Pedagang Cicaheum demi Depo Bus Modern

Kios pedagang Terminal Cicaheum akan dibongkar demi depo BRT. Kompensasi Rp2-3 juta dinilai jauh dari nilai puluhan tahun mata pencaharian mereka.

Tak lagi dipadati penumpang, Terminal Cicaheum kini menyisakan cerita dan kenangan di setiap sudutnya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:40

Selebrasi Ikonik Piala Dunia

Pertandingan Piala Dunia menghadirkan beberapa selebrasi gol ikonik yang masih menjadi perhatian masyarakat dunia sampai saat ini

Selebrasi khas Brian Laudrup di Piala Dunia 1998. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:06

Mengintip Strategi Public Relations Writing dalam Kampanye Brand Olahraga di Piala Dunia 2026

Analisis strategi public relations writing Adidas dalam kampanye “Backyard Legends” menjelang Piala Dunia 2026 melalui website dan Instagram untuk memperkuat citra brand.

Kampanye Piala Dunia 2026. (Sumber: .adidas.com/world-cup-2026)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:25

Saya, Lapar, dan Knut Hamsun

Entah ini memang takdir, atau kesengajaan yang konyol. Saya membaca Lapar (Sult/Hunger) karangan Knut Hamsun dalam keadaan lapar, benar-benar lapar.

Buku "Hunger" (Lapar) karya Knut Hamsun. (Sumber: oldsovereignpublishing.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:08

Politik Bandung Terlalu Sibuk Mencari Ikon

Politik perkotaan kerap bergerak di antara dua kepentingan: yang pertama adalah membangun citra kota, yang kedua adalah mengelola kehidupan kota sehari-hari. 

Sejumlah warga Bandung, dibantu sanggota Satlantas Polresta Bandung, sedang antre air bersih.
sedang mengantre air bersih, (Sumber: ayobandung.com | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 13:19

Merayakan Keragaman, Memupuk Kerukunan 

Keragaman, kerukunan, toleransi sejatinya tidak hanya lahir dari ruang-ruang dialog, seminar, regulasi negara.

Warga mengikuti Upacara Adat Tutup Taun 1956 Ngemban Taun 1 Sura 1957 Saka Sunda di Kampung Adat Cireundeu, Leuwigajah, Kota Cimahi, Sabtu 5 Agustus 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 11:48

Museum Kretek Kudus: Sejarah, Harga Tiket, Koleksi, dan Jam Buka

Museum Kretek Kudus merupakan satu-satunya museum rokok di Indonesia. Simak sejarah, koleksi, harga tiket, jam buka, dan daya tariknya di sini.

Museum Kretek Kudus. (Sumber: Pemprov Jateng)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 11:15

Budaya NG.O.P.I Anak Muda Sekarang: NGeluarin Opini 'Pragmatis vs Idealis'

Ketika pola pikir pragmatis dan idealis pada generasi muda yang memengaruhi orientasi dalam proses beropini.

Ilustrasi ngopi. (Sumber: Pexels | Foto: Thanh Bui)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 10:59

Pengaruh Pembangunan Rel Kereta di Ciwidey untuk Mata Pencaharian Pribumi (1917-1924)

Sedikit gambaran mengenai mata pencaharian masyarakat ketika pembangunan rel kereta di Ciwidey.

 (Sumber: ebay.com | Foto: ebay.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 09:07

Perjuangan Pustakawan Menghadirkan Buku Bergizi Gratis

Pustakawan tidak bisa dianggap sebagai profesi yang mudah.

Ilustrasi buku-buku di perpustakaan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 08:58

Urgensi Koperasi untuk Sektor Mekanisasi Pertanian Berkelanjutan

KDMP mestinya tumbuh menjadi koperasi yang mendukung peningkatan produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Ilustrasi Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 (Sumber: Kreasi dengan bantuan Gemini | Foto: dokpri Totok Siswantara)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 18:01

Dekonstruksi Strategi Komunikasi Persib dan Teka Teki Kedatangan Peralta

Persib kenalkan 6 pemain baru lewat kampanye 'positive movement' yang inovatif. Kini, Bobotoh menanti kejutan pamungkas: Peralta!

Mariano Peralta. (Sumber: Ileague)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 16:11

Koperasi Desa Merah Putih, Akankah Menjadi Solusi Pemerataan Ekonomi Tingkat Desa?

Program nasional Koperasi Desa Merah Putih resmi diluncurkan pemerintah sebagai upaya percepatan kemandirian ekonomi desa. Namun, program ini dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Koperasi Desa Merah Putih. (Sumber: blorakab.go.id)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 12:11

Di Tengah Kenaikan Harga Bahan Bakar: Strategi Komunikasi Digital Perusahaan Energi Menjaga Kepercayaan Konsumen

Kenaikan harga bahan bakar minyak yang terjadi pada 4 Mei 2026 menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari.

banner ilustrasi kenaikan harga bbm.