Curug Pelangi Punya Keindahan Ikonik seperti di Luar Negeri

3 menit baca
Tazkiya Hasna Putri Supriyadi
Ditulis oleh Tazkiya Hasna Putri Supriyadi diterbitkan
Pelangi asli terlihat jelas di wisata air terjun Curug Pelangi, Kabupaten Bandung Barat (2/11/25) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Tazkiya Hasna Putri S)
Pelangi asli terlihat jelas di wisata air terjun Curug Pelangi, Kabupaten Bandung Barat (2/11/25) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Tazkiya Hasna Putri S)

Suasana sejuk setelah hujan membasahi Kecamatan Cisarua, dan cuaca hangat berganti demi memancarkan pelangi alami di tengah keindahan air terjun. Tidak perlu keluar negeri, tidak jauh dari kota, Curug Pelangi di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Menjadi destinasi yang paling cocok untuk keluar sejenak dari kesibukan kota.

Asep Suryadi, Tim Pengelola Wisata Curug Pelangi, mengatakan bahwa wisata ini telah mengalami perubahan dari tahun terakhirnya wisata ditutup akibat pandemi. Banyak perbaikan yang telah dilakukan, seperti memperbaiki jalur pendakian berdasar batu, beberapa spot view desk untuk berfoto, dan tempat beristirahat di setiap beberapa belokan tangga. 

“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Curug Pelangi dulu hanya menggunakan hiasan lampu yang membentuk pelangi di bawah kaki air terjun. Akibat cuaca dan kondisi, hiasan nya runtuh terbawa arus air terjun.” Ucap Asep, Minggu (02/11/25).

Kini, Curug Pelangi tidak akan pernah kehilangan ciri khasnya. Pelangi alami akan mulai hadir jika pengunjung datang di waktu yang tepat agar mendapatkan momen indah dari air terjun dan juga pelangi alami tepat berada di depannya.

Sebagai pengelola, Asep menyarankan waktu operasional pelangi alami yang dapat menemani Anda ketika berkunjung. Wisata akan dibuka dari jam 07.00-17.00, Bedanya, pelangi di pagi hari berada di kaki air terjun, dan akan naik ke atas air terjun seiring matahari mulai naik ke permukaan.

Gambar memperlihatkan pemandangan spot view desk dan keberadaan monyet di sekitar area wisata, Curug Pelangi, Kabupaten Bandung Barat (2/11/25) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Tazkiya Hasna Putri S)
Gambar memperlihatkan pemandangan spot view desk dan keberadaan monyet di sekitar area wisata, Curug Pelangi, Kabupaten Bandung Barat (2/11/25) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Tazkiya Hasna Putri S)

“Pelangi muncul pas cuaca sedang panas, terus terkena percikan air terjun, sehingga pelangi dapat dipantulkan. Kalau hujan, pelangi akan terlihat pas cuaca mulai menghangat. Makanya saya menyarankan untuk datang di jam 7 pagi hingga jam 3 sore,” menurut pria yang menjadi pengelola wisata itu. 

Saat ini tiket masuk seharga Rp. 22.000 untuk WNI; dan Rp. 28.000 untuk WNA. Dengan harga ini pengunjung dapat menikmati segala keindahan di Curug Pelangi, tidak hanya air terjun, wisata ini juga sudah dilengkapi mushola, toilet umum, dan warung lokal untuk menikmati jajanan serta minuman hangat sambil menikmati sejuknya air terjun. Sebagai teman berwisata, Curug Pelangi sering dikunjungi oleh monyet dan tupai yang menjadi hewan asli dari hutan wisata tersebut.  

Pengunjung Curug Pelangi biasanya ramai oleh anak-anak muda hingga dewasa umur 50an tahun yang menantang dirinya untuk turun langsung ke permukaan bawah wisata dengan ketinggian 87 meter. Perjalanan menuju permukaan bawah akan melatih kaki pengunjung saat naik turun tangga, momen seperti ini juga yang menjadi daya tarik Wisata Curug Pelangi, yang tidak hanya indah tetapi juga menantang stamina para pengunjungnya. 

Insyaallah, akan ada lebih banyak penambahan spot view desk untuk berfoto dan jembatan yang memotong jalan, biar pengunjung bisa langsung menuju air terjun. Nah harapannya, pengunjung bisa lebih nyaman saat mengabadikan momen air terjun.” Kata pria berseragam petugas yang mengutarakan rencana wisata kedepannya. 

Wisata Curug Pelangi kedepannya tidak hanya menjadi wisata dengan pemandangannya yang ikonik, tetapi juga menjadi tempat yang cocok sekali untuk melatih stamina sebelum menerjal pegunungan. Keindahan inilah yang menjadi tempat penuh kenangan, tidak hanya suasana, keindahan alam yang menyejukkan mata, tetapi juga terdapat binatang hutan seperti tupai dan monyet yang senantiasa menemani perjalanan. Perjalanan menuju air terjun Curug Pelangi dibuat seramah mungkin untuk semua umur dengan spot foto terbaik yang dapat diabadikan di media sosial. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Tazkiya Hasna Putri Supriyadi
Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Jul 2026, 20:11

Masih Ada Asa untuk Pos Indonesia

Sektor logistik merupakan asa bagi karyawan Posindo.

Ilustrasi kondisi Posindo yang sedang menghadapi badai disrupsi namun masih ada harapan yang tersisa. (Sumber: Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 18:20

Saat Medium Musik Menjadi Jembatan Emosi antara Institusi dan Publik

Konsistensi gaya komunikasi mampu memperkuat hubungan antara institusi dan publik.

konsistensi gaya komunikasi mampu memperkuat hubungan antara institusi dan publik. (Sumber: https://newsroom.spotify.com)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 18:01

Bagaimana Perusahaan Kosmetik Global Membentuk Opini Publik di Era Media Sosial?

Kunci keberhasilan strategi PR digital dalam membentuk opini publik yang positif dan berkelanjutan.

Kunci keberhasilan strategi PR digital dalam membentuk opini publik yang positif dan berkelanjutan. (Ilustrasi oleh AI)
Wisata & Kuliner 22 Jul 2026, 17:45

Wisata Edukasi Museum ITB Sabuga: Lokasi, Harga Tiket, dan Fasilitas

Berencana mengunjungi Museum ITB? Ketahui harga tiket, cara pemesanan online, jam buka, lokasi, dan fasilitas museum terbaru di Kampus Ganesha Bandung.

Museum ITB. (Sumber: Instagram @indonesiaartdocumentary)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 17:15

Butiran Debu Kapur yang Mengundang Gangguan Saluran Pernapasan

Sepanjang jalan dengan pemandangan pohon berwarna putih saya kira karena warnanya ternyata ada serpihan debu dari pertambangan. Dampaknya terhadap gangguan pernapasan perlu diperhatikan

Pohon yang penuh debu halus dari pertambangan kapur. (Minggu, 19/06/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 16:48

Festival Film Bandung, Jejak Panjang Apresiasi Independen Perfilman Indonesia

Selama hampir empat dekade, Festival Film Bandung terus bertahan melewati berbagai fase perkembangan sinema nasional.

Pengumuman daftar nominasi Festival Film Bandung (FFB) 2026 yang digelar di Gulapadi, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis, 16 Juli 2026. (Foto: Ratna Ayu Budhiarti)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 15:10

Parkir Kendaraan Konvensional di Area Pengisian Daya: Pelanggaran Etika dan Mengganggu Fungsi SPKLU

Parkir kendaraan konvensional di area pengisian daya bukan sekadar pelanggaran etika. Praktik ini dapat mengganggu fungsi SPKLU, mengurangi keandalan layanan, dan menurunkan kenyamanan pengguna.

Kendaraan konvensional yang parkir di area pengisian daya kendaraan listrik pada sebuah SPKLU di Kota Bandung. (Foto: Angga Marditama)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 13:14

Bandung dalam Bayang-Bayang Begal: Realitas atau Efek Viral?

Begal, dengan segala unsur ketegangan dan ancamannya, menjadi “konten” yang nyaris sempurna.

Tersangka Begal di Kawasan Cicendo Kota Bandung, beberapa waktu lalu. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Rahmat Kurniawan)
Ikon 22 Jul 2026, 12:58

Pempek Palembang, Warisan Kuliner Legendaris dengan Sejarah dari Era Sriwijaya

Pempek Palembang bukan sekadar makanan khas Sumatera Selatan. Simak sejarah, bahan utama, jenis-jenis pempek, dan kisah cuko yang membuatnya mendunia.

Pempek Palembang, salah satu kuliner legendaris Indonesia.
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 11:02

Gunung Pangradinan: Ketika Pendakian Singkat Menjadi Perjalanan yang Berkesan

Pendakian tektok ke Gunung Pangradinan membuktikan bahwa perjalanan terbaik bukan hanya soal puncak, tetapi juga orang-orang yang ditemui di sepanjang jalan.

Potret kebersamaan yang diambil saat berada di puncak Gunung Pangradinan (Sumber: Dok. Pribadi | Foto: Sifa Nurfauziah)
Beranda 22 Jul 2026, 08:33

Air Situ Ciburuy Menyusut, Dasar Danau Berusia 1 Abad Ini Perlahan Terbuka

Kemarau panjang yang diprediksi BMKG berlangsung hingga Oktober membuat debit air Situ Ciburuy terus surut, hingga dasar bendungan bersejarah berusia satu abad itu mulai terlihat.

Fenomena tahunan menyusutnya air Situ Ciburuy kian terasa di musim kemarau ini, berdampak langsung pada sektor pertanian, pariwisata lokal, hingga aktivitas warga. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 22 Jul 2026, 08:00

Rendezvous Masa Lalu dan Kini di Tanah Pasundan

Bagaimana membaca ingatan antara masa lalu dan kini. Titik pertemuan ini adalah sebuah rendezvous.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 19:52

Menilik Komunikasi Digital dalam Publikasi Peluncuran Layanan Kereta Api

Penggunaan kata kunci pada website dan Instagram memiliki fokus informasi yang sama kepada seluruh masyarakat pembaca digital.

Ilustrasi komunikasi digital layanan kereta api. (AI)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 17:12

Propaganda Masa Pendudukan Jepang di Bandung

Propaganda-propaganda Jepang ini dibentuk untuk menarik simpati dari publik.

Propaganda-propaganda Jepang ini dibentuk untuk menarik simpati dari publik. (Foto: wowshack.com)
Wisata & Kuliner 21 Jul 2026, 17:05

Lontong Balap, Kuliner Ikonik Surabaya yang Lahir dari Para Pedagang Berlari

Sejarah lontong balap Surabaya, dari tradisi pedagang memikul kemaron hingga menjadi salah satu makanan khas Jawa Timur yang paling legendaris.

Lontong Balap khas Surabaya. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 16:20

Time Travel Seru bareng Cerita Bunda: Menguak Sejarah dan Thrifting Perangko di Museum Pos Bandung!

Kemarin, hari Sabtu tanggal 18 Juli 2026, saya bareng 20 orang teman-teman dari komunitas Cerita Bunda, main ke Museum Pos Indonesia. Mari simak keseruannya!

Foto 1 Peserta Komunitas Cerita Bunda Sedang Thrifting Perangko dan Postcard. (Sumber: Pribadi | Foto: Pribadi)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 16:07

Tren Manusia Digital: Ketika Live Streamer menjadi Pekerjaan Baru bagi Masyarakat

Media sosial memang kerap membuka banyak peluang bagi masyarakat. Namun dibalik gemerlap dunia maya seringkali menyisakan moral dan budaya yang semakin terkikis.

Media sosial memang kerap membuka banyak peluang bagi masyarakat. Namun terkadang ada harga yang dibayar untuk moral. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 15:32

Kampanye Digital Akhir Tahun Terbesar Raih Lebih dari 200 Juta Pengguna dalam Satu Hari

Spotify Wrapped 2025 jadi kampanye digital akhir tahun terbesar dengan lebih dari 200 juta pengguna dalam 24 jam pertama dan lebih dari 500 juta kali dibagikan di TikTok, Instagram, dan X.

Ilustrasi platform musik. (Sumber: Pexels | Foto: Breakingpic)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 14:48

Pengembangan Stadion GBLA dan Pusat Produk Peralatan Olahraga

Pentingnya transformasi stadion olahraga dengan ekosistem yang memberikan tempat untuk menumbuhkan industri produk peralatan olahraga

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 21 Jul 2026, 12:06

Tangkis Tengkes untuk Generasi Emas Bandung

Urusan stunting pada dasarnya kompleks dan penuh perjuangan dengan menggunakan pendekatan multi sektor dan multi disiplin.

Pencegahan stunting di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)