Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

Kurangnya Pemerataan Fasilitas Pendidikan di Kota Bandung

Khansa Alifa
Ditulis oleh Khansa Alifa diterbitkan Senin 08 Des 2025, 17:03 WIB
Kondisi gedung SMAN 4 Bandung, Jalan Gardujati No. 20, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung. (5/12/2025) (Sumber: Dokumentasi pribadi) (Foto: Khansa Alifa)

Kondisi gedung SMAN 4 Bandung, Jalan Gardujati No. 20, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung. (5/12/2025) (Sumber: Dokumentasi pribadi) (Foto: Khansa Alifa)

Kota Bandung merupakan pusat pendidikan di provinsi Jawa Barat, namun realitanya tidak semua sekolah di kota ini memiliki kualitas serta fasilitas yang setara. Sejumlah masyarakat mengatakan bahwa penyebaran fasilitas serta layanan pendidikan masih membutuhkan perhatian lebih khusus dari Pemerintah Kota Bandung.

Gina Gandari, salah satu warga Bandung yang aktif memperhatikan perkembangan pendidikan di kota kembang ini mengungkapkan adanya ketidakseimbangan dan ketidakadilan yang dirasakan oleh warga setempat.

"Untuk sarana sendiri pasti ada kesenjangan dari sisi fasilitas. Kalau untuk negeri sendiri, dibilang pemerataan atau tidak mungkin secara program pemerataan sama dari pemerintah, hanya saja eksekusinya yang belum merata," jelasnya, (3/12/2025).

Menurut Gina, sekolah yang mendapatkan kategori “sekolah favorit" memiliki fasilitas yang lebih lengkap dan memadai dibandingkan dengan sekolah non-favorit. Ketersediaan fasilitas yang mendukung proses pembelajaran seperti laptop, proyektor, hingga kondisi toilet yang bersih menurutnya hampir selalu ditemukan di sekolah unggulan saja.

Sementara itu sekolah yang tidak memasuki kategori unggulan masih bertahan dengan fasilitas seadanya. Gina berharap, Wali Kota Bandung, M. Farhan dapat memperhatikan lebih mendalam perihal kesenjangan yang masih terasa di sektor pendidikan ini.

Wanita berkacamata itu menekankan pentingnya kondisi fasilitas terhadap motivasi belajar siswa. Ia menilai apabila sekolah yang memiliki lingkungan kurang bersih dan tidak terawat sering kali membuat siswa tidak merasa nyaman dan enggan untuk berlama-lama di sekolah. Sebaliknya, sekolah dengan kondisi yang terawat dan bersih mampu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman.

Pemerataan pendidikan juga terikat erat dengan karakter siswa. Ia menilai bahwa sekolah unggulan umumnya memiliki pembiasaan karakter dan disiplin yang lebih baik jika dibandingkan dengan sekolah lainnya. Pendidikan karakter seharusnya diterapkan diseluruh sekolah apabila pihak pemerintah mampu memastikan standar fasilitas dan tenaga pendidik yang setara. Gina mengharapkan Wali Kota Bandung, M. Farhan, lebih memperhatikan aspek ini  lebih mendalam.

Layanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pun turut menjadi  sorotan masyarakat. Karena di masa kepemimpinan M. Farhan ini praktik manipulasi alamat masih dengan mudah ditemukan, meskipun jumlahnya tidak sebanyak sebelumnya.

"Untuk saat ini sudah lebih baik, tapi tetap ada yang ngakal-ngakalin alamat,” ucapnya.

Selain itu, kualitas tenaga pendidik juga perlu diperhatikan dan menjadi fokus pemerintah. Gina merasa bahwa hanya sekolah dengan kategori unggulan yang cenderung memiliki tenaga pendidik dengan kualitas yang lebih baik. Di bawah kepemimpinan M. Farhan, ia berharap pemerintah dapat mendorong program peningkatan kompetensi guru yang merata di seluruh sekolah negeri di Bandung. 

Secara keseluruhan, wanita dengan hijab berwarna oranye itu mengatakan pemerataan harus mencakup sarana, tenaga pendidikan, serta lingkungan belajar. Ia sangat berharap pemerataan tersebut cepat diproses agar tidak ada lagi sekolah yang tertinggal dalam segi kualitas. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Khansa Alifa
Tentang Khansa Alifa
Telkom University, Bandung Digital Public Relations 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Mar 2026, 08:58

Kartu Lebaran dan Suasana Idulfitri di Bandung Era 1990-an

Menjelang Idulfitri pada dekade 1990-an, suasana Kota Bandung tidak hanya dipenuhi aroma kue Lebaran dan kesibukan orang bersiap mudik.

Kartu Lebaran versi ABG. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 20:26

Islam Kita dan Islam Mereka: Sebuah Ilusi Pascakolonial

Menjadi muslim di Indonesia adalah bagian dari perjalanan sejarah yang panjang dan sarat kontradiksi.

Ada banyak kisah yang lazim dialami oleh para jamaah haji selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut. (Sumber: Pexels/Mutahir Jamil)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 18:20

Idulfitri 1447 H

Hikmah Ramadan itu menjaga dan merawat silaturahmi. Puncaknya hadir saat Idulfitri, momentum kemenangan sejati dalam menundukkan hawa nafsu, termasuk nafsu (angkara murka) untuk merasa paling benar.

Salat berjamaah di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 21 Mar 2026, 06:30

Hikayat Lebaran Seabad Lalu di Bandung, Open House Bupati untuk Pribumi dan Eropa

Laporan majalah kolonial tahun 1926 menunjukkan bagaimana masyarakat Bandung merayakan Idulfitri dengan berbagai tradisi unik.

Lebaran di kediaman Bupati Bandung 1926. (Sumber: Majalah Indie)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 19:10

Yang Gak Mudik, Yuk Wisata Bandung Dilirik

Warga Bandung yang gak mudik, yuk ramaikan wisata di Bandung! Manfaatnya menggerakkan perekonomian lokal di Bandung.

Sarae Hills destinasi wisata yang tidak hanya indah, tapi juga Instagrammable. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 17:24

Idulfitri, Syawal dan Lebaran: Jalan Pulang dan Lima Tahap Pemaafan

Idulfitri, syawal dan lebaran bukan sebatas perayaan, tetapi sejuta lapisan makna yang mengantarkan manusia pada kesadaran dan peningkatan diri.

Ilustrasi suasana Idulfitri, Syawal dan Lebaran. (Sumber: Ozgar Jan dari Pixabay)
Beranda 20 Mar 2026, 16:54

Tradisi Potong Rambut Lebaran di Kota Bandung: Antrean Panjang di Barbershop dan Lapak DPR yang Makin Sepi

Tradisi potong rambut menjelang Lebaran di Kota Bandung menunjukkan kontras yang mencolok. Barbershop dipadati pelanggan, sementara lapak cukur DPR kian sepi.

Yana Mulyana dengan ruang ala kadarnya tetap bertahan di bawah rindang pohon Jalan Malabar, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 15:48

Memupuk Persaudaraan, Merawat Harmoni

Nyepi mengajarkan kita sikap memperkuat persaudaraan, persatuan, semangat toleransi, perdamaian untuk meraih kehidupan rukun, harmoni, bahagia dan sejahtera dapat terus terjaga di tengah perbedaan.

Ilustrasi perayaan Nyepi di Bali (Sumber: Freepik)
Linimasa 20 Mar 2026, 01:03

Kemacetan dan Sumber Rezeki Pedagang Oleh-oleh Nagreg

Kondisi lalu lintas di Nagreg sangat memengaruhi penjualan oleh-oleh. Saat ramai lancar pembeli meningkat, namun kemacetan justru membuat pemudik enggan berhenti.

Lalu lintas Nagreg saat mudik lebaran 2026. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 20 Mar 2026, 00:53

Beda Hari Lebaran di Indonesia, Bikin Orang Eropa Kebingungan

Jelang akhir Ramadan, satu pertanyaan hampir selalu muncul di Indonesia: Lebaran jatuh hari apa? Akar sejarahnya panjang. Sudah ada sejak zaman dulu.

Suasana pasca salat id Bandung 1926 (Sumber: Majalah Indie)
Beranda 19 Mar 2026, 21:21

Menitip Rindu pada Takbir: Cerita Perantau yang Menghadapi Lebaran dalam Sepi

Pemerintah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Di balik momen kemenangan itu, tersimpan kisah warga perantauan yang menjalani malam takbiran tanpa pulang kampung dan menahan rindu.

Mutiara Indah Lestari tetap tegar merayakan Lebaran di perantauan, menyimpan rindu untuk keluarganya di Padang (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 20:00

Idulfitri sebagai Komunikasi Hati

Tulisan ini membahas Idul Fitri sebagai momen memulihkan komunikasi hati di tengah kebisingan digital, menekankan pentingnya ketulusan, kehadiran, dan relasi yang lebih manusiawi.

Ribuan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 31 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 19 Mar 2026, 19:46

Jersey Lokal Bandung RZQ Actv Buktikan Taring, Sukses Curi Perhatian di Tengah Hiruk-Pikuk Jelang Idul Fitri

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya.

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 19:09

Dijajah Tanpa Penjajah: Ketika Kemerdekaan Kehilangan Makna

Kemerdekaan fisik belum menjamin kemerdekaan berpikir.

ilustrasi buku sebagai sumber ilmu. (Sumber; Pixabay)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 18:59

Mudik dan Kelanjutan Ramadan: Menguji Ketakwaan di Jalan Kehidupan

Mudik Lebaran selalu menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna.

Sejumlah pemudik sepeda motor melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 13:12

Petani Menua dan Anak Muda Menjauh: Siapa yang Akan Menjaga Ketahanan Pangan Indonesia?

Indonesia dikenal sebagai negara agraris, namun mengalami krisis regenerasi petani. Mampukah program Petani Milenial menjadi solusi bagi masa depan pangan Indonesia?

Petani membajak sawah menggunakan traktor di Gedebage, Kota Bandung, Kamis 4 Januari 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Linimasa 19 Mar 2026, 12:49

Harap Cemas Pedagang Oleh-oleh Nagreg di Tengah Rencana Pembangunan Tol Cigatas

Pedagang oleh-oleh di Nagreg mulai kehilangan pembeli sejak hadirnya jalan tol. Rencana Tol Getaci memicu kekhawatiran baru soal masa depan usaha mereka.

Penjual oleh-oleh di Nagreg. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 19 Mar 2026, 12:49

Sejarah Kue Kering Lebaran, Sajian Idulfitri yang Berakar dari Dapur Belanda

Tradisi menyajikan kue kering saat lebaran memiliki jejak sejarah kolonial. Resep kue kecil dari Eropa yang disebut koekje berkembang di Hindia Belanda dan berubah menjadi nastar hingga kastengel.

Ilustrasi kue kering lebaran.
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 10:59

Kakaretaan, Yuk!

Di atas rel, kita belajar soal hidup, seperti kereta, akan terus berjalan.

Calon penumpang Kereta Api Pasundan tambahan berjalan menuju gerbong di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa 17 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 20:29

Kisah Kue-Kue Kering Hari Raya

Tahukah kalian, bahwa kue alias “cookies” itu berasal dari bahasa Belanda yaitu “koekje”.

Sebuah mural karya harijadi sumodidjojo yang berjudul "kehidupan batavia". (Sumber: Istimewa)