Resolusi Kota Bandung 2026 : Membangkitkan Industri Furnitur dan Kriya Kayu

Totok Siswantara
Ditulis oleh Totok Siswantara diterbitkan Kamis 01 Jan 2026, 09:13 WIB
Pekerja industri furniture di perusahaan Pudak yang berlokasi di Gedebage, Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Pekerja industri furniture di perusahaan Pudak yang berlokasi di Gedebage, Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Meneguhkan Bandung sebagai kota kreatif dan inovatif patut menjadi Resolusi Kota 2026. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan perlu totalitas mendorong produk industri kreatif sektor furniture dan kriya kayu. Agar memiliki keunggulan desain industri, ramah ekologi dan memperluas lapangan kerja.

Keniscayaan konsumen  saat ini semakin peduli isu lingkungan dan produk berkelanjutan. Permintaan pasar mulai mengarah kepada produk yang disertifikasi ramah lingkungan. Seperti misalnya, bersertifikasi Forest Stewardship Council (FSC).  Pentingnya desain produk  yang ramah ekologi dengan berfokus pada penggunaan bahan yang efisien, seperti kayu daur ulang, bambu, dan bio komposit serat alam.

Wali Kota Farhan perlu menata keanekaragaman profesi berkelanjutan untuk warganya. Setiap profesi itu memiliki prospek cerah sehingga perlu dikelola dan dikembangkan sesuai dengan semangat zaman. Ada jenis profesi yang sudah usang karena disrupsi sehingga perlu diperbarui atau ditransformasikan. Ada juga jenis profesi baru yang perlu dikuasai oleh warga kota dengan cara pelatihan atau mengirimkan warga kota ke tempat lain, bilamana perlu hingga ke mancanegara.

Keanekaragaman profesi sangat penting untuk warga kota. Ada ragam profesi yang usang alias ketinggalan zaman sehingga perlu diselenggarakan pelatihan. Salah satu contoh adalah profesi tukang kayu pada saat ini. Mencari tukang kayu yang baik saat ini cukup sulit. Yang ada kebanyakan masih dengan keterampilan lama. Padahal teknologi dan proses desain produk perkayuan sudah berkembang sesuai dengan prinsip produk berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Operator mesin bubut kayu di industri furniture PT Pudak (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Operator mesin bubut kayu di industri furniture PT Pudak (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Perlu program memperbanyak pelatihan dan sertifikasi untuk pekerja industri berbasis kayu. Sudah waktunya Pemkot Bandung menyelenggarakan pelatihan dengan infrastruktur teknologi terkini. Jika pelatihan itu dilakukan secara asal-asalan akan sulit mewujudkan produk kerajinan masyarakat yang layak disebut sebagai kriya. Apalagi kriya unggulan yang mampu menjadi ikon kota.

Dimasa lalu ada sekolah kejuruan tentang bangunan atau perabot dari kayu. Sekolah itu telah menghasilkan tukang kayu yang sangat terampil dan mahir. Namun, sekolah kejuruan semacam itu kini sudah tidak ada lagi. Jika pemerintah daerah kesulitan membentuk atau memformalkan pengajaran tentang kriya, bisa saja melalui pendidikan informal.

Produk furniture dari Kota Bandung (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Produk furniture dari Kota Bandung (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

 Industri mebel di Kota Bandung saat ini beragam, mulai dari produsen besar dengan showroom modern hingga pengrajin lokal.Industri furniture dan kerajinan kayu membutuhkan mesin-mesin perkakas yang praktis.

Secara teknik produksi, mesin tersebut digunakan untuk memotong, mengamplas, mengebor, menghaluskan, membubut, dan mengubah bentuk benda kerja kayu.Sifat kayu menentukan teknik pembubutan kayu. Perlu memahami grain atau bulir yang merupakan orientasi serat kayu. Pengetahuan ini berguna untuk cara kerja sumbu mesin bubut.

Dalam pembubutan spindel, serat kayu memanjang di sepanjang alas mesin bubut. Dengan demikian, serat kayu selalu tegak lurus terhadap arah putaran di bawah alat. Dalam pembubutan mangkuk, serat kayu tegak lurus terhadap sumbu, seolah-olah papan dipasang melintang di atas chuck. Ketika bahan baku mangkuk berputar, sudut yang dibentuk serat kayu dengan alat potong yang terus berubah.

Kondisi kadar air pada kayu sangat mempengaruhi kemudahan pemotongan kayu dan bentuk akhir benda kerja. Kayu yang benar-benar kering diperlukan untuk pengerjaan bubut yang membutuhkan presisi, seperti pemasangan tutup pada kotak, atau pada cetakan di mana potongan-potongan kayu direkatkan. Pelatihan dan sertifikasi produk berbasis kayu perlu meniru sistem di Inggris, dan pendidikan seni industri  kayu di Amerika Serikat. Pekerja perkayuan yang sudah bersertifikat memiliki pengetahuan yang cukup tentang mesin bubut kayu.

Alat Shiatsu pijat pinggang produksi PT Pudak di kawasan Gedebage Bandung yang diekspor ke Jepang (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Alat Shiatsu pijat pinggang produksi PT Pudak di kawasan Gedebage Bandung yang diekspor ke Jepang (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Kadar air mempengaruhi kemudahan pemotongan kayu dan bentuk akhir benda kerja setelah kering. Kayu yang lebih basah mudah dipotong dengan serpihan yang relatif bebas debu dan berbentuk pita kontinu. Namun, kayu basah akan berubah bentuk saat mengering, menyusut lebih sedikit searah seratnya. Perubahan yang bervariasi ini dapat memberikan ilusi mangkuk oval, atau menarik perhatian pada fitur-fitur kayu. Kayu dengan kualitas yang kering yang sempurna mempermudah pengerjaan bubut dan hasilnya sangat presisi. Sehingga mempermudah sistem pemasangan tutup pada kotak, atau pada cetakan di mana potongan-potongan kayu direkatkan.

 Bermacam desain kriya unggulan dari Kota Bandung mestinya jangan hanya menjadi barang pajangan untuk pameran. Tetapi harus mampu menjadi produk yang bisa menembus pasar regional hingga global secara kontinu. Untuk menembus pasar dibutuhkan strategi diferensiasi produk kriya unggulan. Kriya unggulan tidak perlu berorientasi cost leader. Dalam arti mesti diproduksi secara masal dengan bantuan permesinan.

Sebaiknya kriya unggulan tetap dikerjakan oleh daya kreatifitas dan tangan-tangan terampil warga Kota Bandung. Perlu dicatat teori pakar manajemen industri Michael Porter, yang menyatakan bila suatu produk tidak bisa menjadi cost leader, sebaiknya menjadi differentiator. Dengan demikian, untuk mengelola produk kreatif seperti kriya, maka strategi diferensiasi bisa menjadi daya saing yang sulit untuk ditiru oleh produk dari negara lain.

Baca Juga: Refleksi Akhir Tahun 2025: Jawa Barat Darurat Judol-Pinjol

Contoh strategi diferensiasi yang sukses di pasar global adalah produk ukir-ukiran kayu Jepara. Di pasar Amerika Serikat produk ukiran Jepara mampu bertahan dari gempuran produk massal dari Tiongkok yang berorientasi cost leader. Meskipun harga jual lebih tinggi, namun pasar Amerika Serikat tetap memilih produk mebel ukiran dari Jepara karena faktor mutu dan keunikan. Mutu bisa dilihat dari kualitas presisi, pelapisan kayu, kekuatan sambungan serta motif dan alur ukiran yang sangat berbeda sehingga memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan mebel dari Tiongkok.

Strategi diferensiasi terhadap produk furniture dan kriya unggulan Kota Bandung harus segera dirumuskan. Kriya unggulan atau excellent craft pada prinsipnya merupakan suatu produk yang dihasilkan dari perpaduan antara keterampilan dan daya kreativitas manusia, keunikan dalam pemanfaatan/pengolahan material, dan serapan budaya lokal. Strategi diferensiasi yang paling penting dan mendasar adalah aktivitas pelatihan masyarakat untuk membuat kriya unggulan. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Totok Siswantara
Penulis lepas, pemulia tanaman, lulusan Program Profesi Insinyur
Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34 WIB

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.
Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Beranda 09 Jan 2026, 19:07 WIB

Sebelum Terlambat 2030, Strategi Komunikasi SDGs Harus Melampaui Jargon Birokrasi

SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif.
SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 17:49 WIB

Keamanan Data dan Masa Depan AI: Jalan Panjang Membangun Kepercayaan Publik

Di Indonesia, AI sudah semakin relevan dan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rekomendasi konten hiburan, aplikasi belajar daring, hingga layanan finansial digital.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 17:14 WIB

Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

Kemacetan di Bandung dipicu kendaraan berlebih, jalan sempit, angkutan umum kurang baik, wisatawan, dan parkir liar.
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Beranda 09 Jan 2026, 16:37 WIB

Wajah Lain Wisata Delman di Kota Bandung: Romantis bagi Wisatawan, Berat bagi Kuda

Tantangan besarnya adalah kebutuhan akan regulasi yang mampu menjembatani kepentingan hewan, kusir, dan penumpang secara adil.
Ade, kusir delman di sekitar wilayah Gedung Sate. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 16:28 WIB

Food Genomics, Teknologi Nutrisi Presisi yang Mengubah Cara Anak Muda Makan

Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik.
Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 16:13 WIB

Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Gedung balai kota mesti bisa menjadi promotor bagi kriya glassware eksklusif dan mesin roaster kopi buatan Bandung.
Halaman balai kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Jelajah 09 Jan 2026, 16:00 WIB

Hikayat Tamasya Baheula di Kawah Putih Ciwidey, Tempat Healing Kompeni yang Sepi dan Sunyi

Kawah Putih Ciwidey tampil sebagai tujuan berat dan hening dalam Gids van Bandoeng 1927 lengkap dengan belerang dan tanjakan panjang.
Lukisan Kawah Putih Franz Wilhelm Junghuhn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:43 WIB

Penipuan Online: Apakah Ada Hukumnya?

Penipuan melalui telepon berkembang lebih cepat daripada aturan hukumnya.
Media dalam jaringan (daring). (Sumber: Pexels | Foto: Torsten Dettlaff)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:06 WIB

'Berkawan' dengan Gelapnya Jalan Soekarno Hatta

Jalan Soekarno Hatta makin gelap karena lampu PJU mati, membuat warga merasa was-was setiap melintas.
Jalan Soekarno Hatta ramai malam hari, motor, dan mobil bergerak di tengah padatnya arus, (01/12/2025). (Sumber: Fayyaza Jasmine | Foto: Fayyaza Jasmine)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 14:39 WIB

Bobotoh Cek! Cara Beli Single Ticket Pertandingan PERSIB di Aplikasi Resmi

Cara membeli single ticket pertandingan kandang PERSIB Bandung melalui aplikasi resmi PERSIB (PERSIBapp).
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 13:26 WIB

Bandung Terus Diganggu oleh Pungli yang Tak Kunjung Teratasi

Pungli terus mengganggu kenyamanan warga Bandung muncul berulang di berbagai ruang publik, menunjukkan lemahnya pengawasan dan kebutuhan akan tindakan tegas untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Area parkir di salah satu kawasan kuliner Bandung yang sedang dipadati oleh beberapa kendaraan, terutama pada jam makan siang (4/12/2025). (Sumber: Keira Khalila K | Foto: Keira Khalila K)
Beranda 09 Jan 2026, 11:20 WIB

PKL Cicadas Tolak Jalur BRT, Spanduk Protes Bermunculan: Kami Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Proyek

Berdasarkan temuan di lapangan, kegelisahan pedagang memuncak setelah adanya pendataan mendadak yang dilakukan dua kali, masing-masing oleh konsultan dan Satpol PP.
Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas menolak pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT). (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:27 WIB

Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia

Suasana akrab dan inspiratif menyelimuti acara "Weekend Retreat" yang diselenggarakan oleh Bright Scholarship Regional Bandung.
Membangun Visi dan Networking: Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung Bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:01 WIB

Optimalisasi Keterampilan Pemrograman dalam Kehidupan Sehari-Hari

Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya?
Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya? (Sumber: Pexels | Foto: hitesh choudhary)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 07:53 WIB

Bentuk Sadar Toleransi terhadap Penganut Sunda Wiwitan

Kesadaran toleransi sedang ramai digaungkan, namun terkadang hanya dirasakan oleh penganut agama resmi versi pemerintah.
Podcast bersama Bapak Ira Indrawardana, S.Sos., M.Si., Dosen Antropologi Universitas Padjajaran. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Paguyuban Project)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:32 WIB

Dari Ancaman TPA hingga Harapan Transformasi

Sampah menumpuk, citra kota terancam. Bagaimana Bandung mengubah krisis jadi peluang?
Tumpukan sampah yang mencerminkan darurat lingkungan yang butuh solusi cepat di Gudang Selatan, Bandung, Jawa Barat, (01/12/2025). (Sumber: Azzahra Syifa Lestari)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:16 WIB

Kenapa Stoikisme Lebih Ampuh daripada Terjerat Pinjol? Seni Menghadapi Quarter Life Crisis

Jangan sampai salah langkah demi gengsi! Kenali cara hadapi Quarter Life Crisis dengan Stoikisme agar terhindar dari jeratan Pinjol.
Ilustrasi perasaan tersesat dan lelah mental saat menghadapi Quarter Life Crisis. (Sumber: unplash | Foto: Mehran Biabani)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 19:19 WIB

Kota Bandung dan Krisis Sampah

Kota Bandung kembali berada dalam sorotan publik akibat persoalan sampah yang tak kunjung teratasi.
Gunung"sampah di daerah warga jl. buanasari II no.1 , Kota Bandung pada Selasa, 2 Desember 2025. (Foto:Muhammad Fiqri A.)