Selamat Hari Raya Idul Adha
1447 H • Hari Raya Kurban & Kebajikan

Resolusi Menjaga Kesehatan Mata dalam Keluarga dan Tempat Kerja

3 menit baca
Sri Maryati
Ditulis oleh Sri Maryati diterbitkan Minggu 11 Jan 2026, 14:32 WIB
Masih banyak perilaku warga Kota Bandung yang bisa merusak mata orang lain namun tidak merasa berdosa. (Sumber: Pexels/Omar alnahi)

Masih banyak perilaku warga Kota Bandung yang bisa merusak mata orang lain namun tidak merasa berdosa. (Sumber: Pexels/Omar alnahi)

Masih banyak yang ceroboh terhadap organ tubuh yang bernama mata. Di dalam keluarga masih banyak perilaku yang bisa merusak kesehatan mata.Begitu pula dengan perilaku di tempat umum. Antara lain perilaku merokok.

Menjaga kesehatan mata di dalam keluarga, tempat umum dan di tempat kerja mesti menjadi resolusi di tahun 2026.Tindakan ceroboh yang bisa mengakibatkan ancaman fatal bagi mata mesti dicegah. Menjaga kesehatan mata dengan makanan yang banyak mengandung vitamin A perlu mendapat perhatian.

Masih banyak perilaku warga kota Bandung yang bisa merusak mata orang lain namun tidak merasa berdosa. Merokok di dalam kendaraan umum maupun di tempat umum merupakan perilaku keji terhadap diri sendiri dan orang lain karena bisa merusak mata.

Dampak rokok menyebabkan mata kering. Perokok dan orang disekitarnya produksi air matanya bisa berkurang. Gejala mata kering di antaranya mata gatal, perih, terasa panas, atau kemerahan.

Dampak merokok memiliki resiko lebih tinggi terkena katarak. Gangguan kesehatan mata ini membuat lensa mata bermasalah. Gejala katarak yang khas yakni pandangan kabur, pandangan terasa kusam, pudar, atau kekuningan. Katarak hanya bisa disembuhkan dengan operasi.

Akibat rokok juga buruk terhadap orang lanjut usia yang rentan terkena penyakit degenerasi makula. Gangguan penglihatan ini menyebabkan penderitanya tidak bisa melihat dengan jelas atau detail. Penyakit degenerasi makula terjadi ketika bagian retina bernama makula rusak. Masalah kesehatan mata ini tidak bisa diobati. Penelitian menunjukkan, perokok dan mantan perokok lebih berpeluang terkena penyakit degenerasi makula ketimbang orang yang tidak merokok.

Resiko retinopati diabetik yakni pembuluh darah di mata rusak akibat asap rokok. Akibatnya penderita penglihatannya menjadi kabur, terdistorsi, hingga buta.

Kegiatan di Lasik Center Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung (Sumber: rsmatacicendo.go.id)
Kegiatan di Lasik Center Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung (Sumber: rsmatacicendo.go.id)

Kesehatan Mata di Tempat Kerja

Menjaga kesehatan mata mersti menjadi resolusi diri nomor satu bagi para pekerja dan pihak pengusaha. Khususnya bagi pekerja pabrik yang setiap hari mesti berkonsentrasi penuh menjalankan mesin produksi.  Memelototi benda kerja supaya sesuai dengan desain produksi dan mesti presisi.

Saat bekerja tiba-tiba mata kita memerah dan terasa berat, ingin segera menutup kelopak mata. Tetapi apa daya mesin dan benda kerja harus terus dilihat secara seksama supaya tidak menimbulkan cacat produksi. Jika sudah seperti ini harus ada tindakan untuk menghentikan pekerjaan dahulu dan mencari obat mata atau sekedar refreshing dahulu untuk melihat lingkungan yang hijau agar mata tidak stress.

Bagi pekerja industri sangat riskan terjadi gangguan mata akibat polusi udara, kelelahan kerja, hingga kurang gizi mikro khususnya vitamin A. Jika rasa mengantuk terjadi pada mata pekerja, padahal waktu istirahat masih lama, beberapa kiat dilakukan pekerja antara lain  bergerak badan, membasuh muka atau menyeruput minuman.

Baca Juga: Wargi Bandung 'Gereget' Pelayanan Dasar Masyarakat Tidak Optimal

Menjaga kesehatan mata bagi pekerja harus menjadi faktor utama terwujudnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) oleh perusahaan. Demi kesehatan mata pekerja mestinya lampu penerangan di tempat kerja intensitas cahayanya diukur dengan benar agar nyaman. Begitupun sistem pencahayaan mesti memperhatikan faktor ergonomik. Menu makan di tempat kerja perlu mengandung vitamin A yang cukup, seperti buah-buahan dan sayur mayur.

Kita sering menemui kasus dimana pekerja sering mengeluh dengan lampu penerangan akibat pihak perusahaan melakukan program hemat energi atau ngirit listrik. Timbulah paradoks hemat energi listrik yang justru berpotensi menimbulkan kerugian berganda bagi banyak karyawan dan perusahaan. Kecelakaan kerja semakin sering terjadi dan jumlah barang yang cacat produksi meningkat sehingga produktivitas terganggu.

Resolusi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan mata dan menjalani pemeriksaan mata secara rutin sangat penting. Keniscayaan mencari solusi terkait dengan lingkungan kerja yang ramah dan nyaman untuk mata.  (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Sri Maryati
Tentang Sri Maryati
Pemerhati sosial, penikmat destinasi wisata

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 28 Mei 2026, 00:27

Kelola Belanja Keluarga lewat HP, Ibu Rumah Tangga Perlu Paham Ancaman Digital Perbankan

Era digital yang sudah serba canggih telah memberikan kemudahan untuk pelbagai sektor, termasuk perbankan.

Aplikasi BRImo dari Bank BRI. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 18:04

Wajah Ganda Kota Kembang: Ramah Wisatawan, Menantang bagi Pekerja

Bandung memikat jutaan wisatawan, tetapi pekerjanya menghadapi tekanan biaya hidup.

Kawasan legendaris Braga bukan sekadar jalan, melainkan lembaran sejarah yang hidup, menyatu dengan denyut nadi modernitas kota. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 27 Mei 2026, 15:17

Ketika BUMDes dan BRILink Jadi Duet Andalan untuk Tingkatkan Ekonomi Desa Margamukti

BRILink di Margamukti adalah cermin dari cara berpikir BUMDes Marga Makmur secara keseluruhan.

Agen BRILink BUMDes Marga Makmur, di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 13:19

Ibadah Qurban atau Ibadah Udhiyyah? Yuk Kenali Istilah yang benar dalam Islam

Seringkali terdengar ibadah qurban pada momentum Idul Adha, apa arti sebenarnya?

Hewan udhiyyah di Indonesia adalah sapi, kambing, domba, kerbau (Sumber: Pixeabay | Foto: Paskvi)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 12:31

Menolak Lupa: Surat Samantha untuk Perdamaian Dunia

Kisah seorang anak yang memberi pesan bahwa perdamaian dunia adalah hak mutlak setiap umat manusia

Samantha Smith (Sumber: Kennebec Journal)
Beranda 27 Mei 2026, 10:59

Sambut Idul Adha, PLN Nusantara Power Pastikan PLTA Cirata Beroperasi Prima

PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.

PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.
Beranda 27 Mei 2026, 10:38

Kalau Tidak Ada Ketupat, Rasanya Bukan Lebaran

Lapak-lapak kecil di Jalan Gurame memperlihatkan satu hal sederhana beberapa tradisi ternyata masih bertahan.

Rio penjual ketupat musiman di Jalan Gurame, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 10:06

Cicaheum Purna, Mampukah Leuwipanjang Menanggung Bebannya?

Pemusatan terminal ke Leuwipanjang patut diapresiasi karena membawa janji modernisasi.

Suasana Terminal Cicaheum, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 18:26

Makna Berkurban di Tengah Hidup yang Serba Sulit

Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga refleksi atas berbagai pengorbanan masyarakat yang sering kali tidak terlihat di tengah hidup yang semakin sulit.

Ilustrasi hewan kurban. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 17:05

Melon Premium Margamukti, dari Desa ‘Tanpa Keunikan’ sampai Berhasil Ciptakan Ekosistem Mandiri

BUMDes Marga Makmur menciptakan ‘pasar’. Menciptakan jaringan petani sampai menghubungkan mereka kepada para pembeli.

Hasil budidaya melon premium di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 15:15

Demokratisasi Rasa: Potret Arsitektur Sosial dan Spiritual di Atas Meja Makan Idul Adha

Pesta kuliner yang terjadi selama Idul Adha merupakan manifestasi dari rasa syukur yang mendalam.

Ilustrasi olahan rendang dari daging kurban Idul Adha. (Sumber: Unsplash | Foto: prananta haroun)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 14:04

Duel Klasik Persib vs PSMS di Final Divisi Utama Perserikatan 1985

Final Divisi Utama Perserikatan 1985 antara Persib Bandung melawan PSMS Medan di Stadion Utama Senayan, Jakarta, pada 23 Februari 1985.

Berdiri dari kiri: Iwan Sunarya, Dede Iskandar, Sobur, Kosasih, Wawan Karnawan,  Ajat Sudrajat. Jongkok: Jafar Sidik, Suryamin, Sukowiyono, Adeng Hudaya dan Robby Darwis. (Sumber: tabloid BOLA edisi Februari 1983 | Foto: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 13:00

Wededed ... Ikoniknya para Bobotoh Encib

Selebrasi para bobotoh Persib saat ini yang paling ikonik adalah sepeda motor yang digeber-geber sehingga menghasilkan suara wededed.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 12:12

Di Balik Konvoi Juara Persib 2026, Netizen Heran Banyak Kejadian 'Aneh' Tahun Ini

Keresahan sebagaian publik yang terjadi pada momentum konvoi juara tim Persib Bandung tahun 2026.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 26 Mei 2026, 11:24

3 Catatan untuk Konvoi Persib di Masa Depan: Sterilisasi Jalur, Keselamatan Bobotoh, dan Masalah Sampah

Konvoi juara Persib menyisakan sejumlah evaluasi, mulai dari sterilisasi jalur, keselamatan Bobotoh saat berdesakan, hingga 112 ton sampah di Kota Bandung.

Pemain dan official Persib Bandung bersama Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 26 Mei 2026, 09:58

Pemandian Air Panas Cimanggu kini hadir dengan wajah baru sebagai Jiwanta Hot Spring di kawasan Ciwidey.

Jiwanta Hot Spring menghadirkan konsep baru pemandian air panas alami dengan fasilitas lebih modern di Ciwidey.

Pemandian Air Panas Cimanggu. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Linimasa 26 Mei 2026, 09:51

Dupan, Ketika Citarum Menolak Surut

Banjir kembali merendam Sapan Bandung. Luapan Sungai Citarum membuat Dupan terus hidup sebagai langganan genangan warga.

Banjir Citarum di Sapan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 09:29

Ukir Prestasi Gemilang, PT PLN Nusantara Power UP Cirata Sabet Trofi TOP CSR Awards 2026

PT PLN Nusantara Power UP Cirata sukses memborong penghargaan bergengsi TOP CSR Awards 2026 atas komitmen keberlanjutan sosial mereka.

Ukir Prestasi Gemilang, PT PLN Nusantara Power UP Cirata Sabet Trofi TOP CSR Awards 2026
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 08:21

Remitologisasi Sunda: Milangkala Tatar Sunda Mestinya 11 Oktober

Remitologisasi merupakan hak, bahkan kewajiban, bagi suatu bangsa yang sedang krisis jatidiri. Namun, mesti dilakukan dengan baik dan benar.

Prasasti Kebon Kopi II/Prasasti Pasir Muara. (Sumber: Leiden Library)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 07:40

Fenomena Mematikan Centang Biru pada WhatsApp dalam Perspektif Etika Komunikasi Digital

Fenomena mematikan centang biru WhatsApp mencerminkan perubahan etika komunikasi digital antara kebutuhan privasi, kenyamanan, dan ekspektasi respons instan.

Ilustrasi fenomena mematikan fitur centang biru pada WhatsApp. (Sumber: Dok. Penulis)