ASN Zaman Now: Kerja Fleksibel, Literasi Digital Jadi Modal Utama

3 menit baca
Ammy Rakhmiati
Ditulis oleh Ammy Rakhmiati diterbitkan
Pelatihan Digital Talent Scholarship, Government Transformations Academy Tahun 2024 (Sumber: Dok.Pribadi | Foto: Ammy)
Pelatihan Digital Talent Scholarship, Government Transformations Academy Tahun 2024 (Sumber: Dok.Pribadi | Foto: Ammy)

Kemajuan teknologi pada era digitalisasi secara perlahan mengubah cara kerja di sektor Pemerintahan. Kebijakan terbaru dari Kemenpan RB mengenai sistem kerja ASN work from anywhere (WFA) yang sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 4 Tahun 2025 yang mengatur pelaksanaan tugas kedinasan pegawai ASN secara fleksibel.

Aparatur Sipil Negara (ASN) didorong untuk bekerja secara lebih adaptif dan berbasis teknologi. Ini bukan hanya soal fleksibilitas tempat dan waktu kerja,  tetapi perubahan budaya kerja, bahkan bisa dibilang perombakan cara pikir yang menuntut kesiapan adaptasi dari setiap individu ASN sebagai pemegang peranan kunci.

Pertanyaannya, seberapa siapkah ASN kita menghadapi era kerja yang lebih dinamis ini? Kunci utamanya terletak pada literasi digital.

Kebijakan mengenai sistem  work from anywhere (WFA) dan jam kerja fleksibel yang digulirkan Kemenpan RB ini merupakan respons terhadap dinamika dunia kerja yang terus berkembang. Sistem WFA sederhananya memungkinkan ASN bekerja di mana saja dengan jam kerja yang fleksibel.

Kemenpan-RB menegaskan bahwa fleksibilitas ini hadir sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan kerja yang semakin dinamis untuk meningkatkan kinerja organisasi dan individu, menjaga "work life balance" ASN melalui penerapan penilaian kinerja yang terukur dengan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi.

Penting untuk digarisbawahi, kebijakan ini bukanlah "libur" atau "santai-santai". Kemenpan RB juga menjelaskan bahwa penerapan fleksibilitas sistem kerja WFA ini tidak mengurangi kualitas kinerja ASN dalam bertugas memberikan pelayanan kepada publik.

Penerapan sistem kerja WFA ini disesuaikan dengan instansi tempat ASN bekerja, yang memiliki kebijakan masing-masing untuk menentukan skema fleksibel yang paling efektif bagi mereka.

Literasi Digital: Lebih dari Sekadar Melek Teknologi

Bekerja dari mana saja bukan hanya soal Wi-Fi dan laptop. Di balik fleksibilitas, ASN dituntut memiliki literasi digital. Kementerian Kominfo RI tahun 2020 menyusun pengembangan kerangka literasi digital khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Terdapat tiga dimensi literasi digital:

  • Dimensi Pengetahuan: Memahami penerapan dan dampak dari teknologi digital pada tugas dan fungsi ASN di sektor pemerintah dan untuk layanan publik.

  • Dimensi Keahlian Digital: Keterampilan praktis untuk menggunakan perangkat kerja/ alat dan perangkat lunak/ aplikasi digital secara efektif untuk mendukung pekerjaan sehari-hari.

  • Dimensi Perilaku: Penggunaan teknologi digital yang bertanggung jawab dan sesuai etika digital, serta berorientasi pada akuntabilitas yang sesuai standar pelayanan publik.

Di Eropa Kerangka Digital Competence Framework (DigComp 2.1) digunakan untuk memetakan lima jenis kompetensi digital utama bagi pegawai pemerintah. Seperti kemampuan Literasi digital terkait literasi informasi dan data, Komunikasi dan berkolaborasi secara digital, Kemampuan dalam membuat konten digital, Keamanan dalam teknologi informasi, serta Solusi penyelesaian dalam masalah teknologi informasi

Kajian terbaru yang dilakukan tahun 2024 memberikan masukan mengenai kompetensi ASN pada era digitalisasi. Kompetensi digital yang meliputi pengelolaan E-Government, keamanan siber, partisipasi digital hingga kemampuan menganalisis data. Ini menunjukkan bahwa ASN dituntut untuk tidak hanya sekadar melek digital tetapi memiliki literasi digital yang mumpuni.

Literasi Digital ASN: Menuju Birokrasi Gesit nan Lincah

Ilustrasi ASN. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi ASN. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Kebijakan kerja fleksibel bukan sekadar perubahan teknis, tetapi perwujudan dari semangat reformasi birokrasi yang lebih adaptif, lincah, dan berbasis kepercayaan. Keberhasilan sistem kerja fleksibel akan sangat ditentukan oleh kemampuan ASN dalam merespons dan menyesuaikan diri terhadap digitalisasi.

Riset tahun 2023 menyebutkan bahwa perlunya peningkatan pelatihan keterampilan digital. Untungnya Pemerintah sudah mulai menunjukkan komitmennya untuk mendukung penguatan SDM digital melalui berbagai program pelatihan.

Program Digital Talent Scholarship (DTS) dari Kementerian Komdigi memiliki target pengembangan SDM bagi para ASN, guru, dan pelaku sektor publik lainnya. Pelatihan  tersebut dirancang sesuai dengan kebutuhan kerja ASN sebagai aktor utama transformasi digital agar mampu beradaptasi dengan era digital dan sistem kerja fleksibel yang kini mulai diterapkan.

Baca Juga: Cara Baru Menulis di Ayobandung.id, Tak Perlu Kirim Tulisan ke Email

Kebijakan kerja fleksibel juga dapat menjadi pemicu perubahan positif dalam budaya kerja ASN. Sistem kerja berbasis kepercayaan dan hasil kerja (output-based) mendorong pegawai untuk lebih mandiri, inovatif, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan.

Dengan dukungan sistem, pelatihan, dan kepemimpinan yang tepat, tantangan literasi digital bukan sebuah hambatan, melainkan peluang besar menuju birokrasi yang lebih profesional dan efisien. Kini saatnya ASN berdaptasi dengan zaman digital untuk bisa bertahan. Yang gagal? siap-siap jadi fosil birokrasi. Literasi digital merupakan bekal utama kalau tidak mau ketinggalan kereta birokrasi masa depan. Siapkah para ASN Indonesia? (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Sejarah 14 Okt 2026, 11:58

Jejak LASWI Maung Bikang Asal Bandung

Di Bandung pernah ada satu pasukan perempuan yang terjun dalam medan perang di garis depan. Pasukan ini bernama LASWI

Patung LASWI di Kebonjukut, Kota Bandung (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 11:12

Sunyi yang Tidak Selalu Puitik

Refleksi peringatan hari kesehatan mental di lingkungan pendidikan di Indonesia.

Kesehatan Mental Remaja (Sumber: GeminiAI)
Ayo Biz 14 Okt 2026, 10:41

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat infrastruktur jalan demi mendukung kelancaran mobilisasi dan keselamatan masyarakat sekitar.

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi
Beranda 14 Okt 2026, 09:38

Data Center AI Jatiluhur Butuh 33 Juta Liter Air per Hari, Walhi Soroti Hak Warga dan Petani

Selain kebutuhan air yang besar, WALHI Jabar menyoroti transparansi dokumen lingkungan, potensi dampak terhadap pertanian, serta kebutuhan energi untuk operasional pusat data.

Pemandangan Waduk Jatiluhur pada 10 Oktober 2023. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 09:04

Persib Sudah Juara, Mengapa Fasilitas Pemain Perlu Disoal?

Thom Haye melayangkan kritikan terhadap fasilitas pemulihan yang disediakan Persib Bandung. Kritikan Haye dibarengi keluhan soal padatnya jadwal dan perjalanan yang melelahkan,

Thom Haye dalam sebuah pertandingan. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 08:00

Sampah Itu Pasti, Bersih Itu Pilihan: Belajar dari Kota Bandung

Sampah adalah konsekuensi kehidupan sehari-hari, tetapi kota yang dipenuhi sampah bukanlah takdir.

Launching GASLAH Tahun 2026 dalam Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 Tingkat Kota Bandung. (Sumber: prokopim.bandung.go.id | Foto: Protokol Komunikasi Pimpinan)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 20:52

KDM, 'Bakakak Hayam', 'Bakekok', dan Investasi Rp7,4 Triliun

Bagi urang Sunda -- atau setidaknya mereka yang akrab dengan budaya dan tradisi Sunda pastilah tahu -- dan mungkin juga suka -- bakakak hayam.

Ilustrasi bakakak hayam. (Sumber: Dok pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 19:14

Pegunungan Sanggabuana Akan Menjadi Taman Hutan Raya

Pegunungan Sanggabuana bersiap beralih status menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Langkah strategis ini diambil demi menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dan melindungi ekosistem hutan Jawa.

Peta Pegunungan Sanggabuana (Sumber Peta:  Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde), 1923 (Sumber: Digital Collections Universiteit Leiden)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:25

Paradigma Kereta Api Menjadi Wajah Baru Mobilitas Indonesia

Kereta api telah menjadi bagian dari denyut kehidupan sehari-hari. Dari alat transportasi menjadi ekosistem mobilitas. Wajah baru ini harus mampu menghubungkan berbagai aktivitas manusia.

Pekerja melakukan perawatan lokomotif di Depo Lokomotif Daop 2, Kota Bandung, Selasa 19 Maret 2024. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:06

Ketika Hak Pejalan Kaki Terampas dan Jalanan Terjebak Macet di Kawasan SPOrT Jabar

Ulasan kritis trotoar SPOrT Jabar yang tersita PKL hingga picu kemacetan. Mengajak Pemda bertindak nyata demi hak pedestrian dan keadilan ruang publik.

Trotoar depan pagar SPOrT Jabar, Pacuan Kuda di penuhi pedagang kaki lima. (Sumber: Pribadi | Foto: Marsya Laura Humaira)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 17:02

Dualisme Mahasiswa Bandung: Di Antara Barisan Soekarno dan Gelombang Aksi Massa

Ketika demonstrasi mahasiswa mengguncang pemerintahan Soekarno, muncul pertanyaan yang membelah mahasiswa: apakah membela Indonesia berarti harus menjatuhkan Soekarno, atau justru mempertahankannya?

Pawai ITB Tahun 1966 di Jl. Asia Afrika Bandung (Sumber: Buku Mereka Dari Bandung: Pergerakan Mahasiswa Bandung 1960-1967)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 16:14

Janji Manis Negara Lindungi Berita, Angin Segar atau Alarm Waspada?

Saat pembaca beralih dari mesin pencari ke AI, industri media kian tertekan. Menkum Supratman Andi Agtas janji lindungi karya pers, apakah ini angin segar atau alarm waspada?

Industri media kian tertekan akibat pergeseran pola konsumsi informasi usai kehadiran AI yang menggeser mesin pencari. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 15:13

Investasi Jawa Barat, SIO, dan Perlindungan Pekerja

Banyak pekerjaan di sektor industri dan konstruksi memerlukan keterampilan khusus, terutama pengoperasian forklift, crane, alat berat, serta pesawat angkat dan angkut lainnya.

Ilustrasi Investasi dan ketenagakerjaan di Jawa Barat mesti maju bersama (Sumber: dokpri | Foto: Arif Minardi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 11:11

Nostalgia Era 90-an sambil Menikmati Sejuknya Gelatopedia Cirebon

Berkunjung ke Gelatopedia Cirebon tak hanya sekedar menikmati dinginnya es krim tapi juga nostalgia ke tahun 90-an di tempat yang sangat sejuk.

Desain Dinding Gelatopedia Cirebon (11/10/26). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 08:56

Jalan A.H. Nasution UIN 1 Bandung: Ramai Laju Kendaraan, Sepi Hak Pejalan Kaki

Setiap hari mahasiswa dan warga terpaksa berjalan di bahu Jalan A.H. Nasution karena trotoar yang rusak.

Mahasiswa terpaksa berjalan di bahu jalan,karena trotoar yang tidak layak digunakan disekitar gerbang UIN Bandung Kampus 1. (Foto: Risa Aulia Rahma)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 07:44

Persib U18 dan Anak-Anak yang Menanggung Dosa Rivalitas Orang Dewasa

Langkah manajemen Persib membawa kasus penyerangan terhadap rombongan Persib U18 ke jalur hukum memiliki arti penting.

Bobotoh cilik Persib. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 20:24

Soto-Soto Populer Nusantara: Mozaik Rasa, Pemetaan, Tipologi, dan Teknik Gastronomi Soto Indonesia

Dalam lanskap kuliner Nusantara, soto merupakan representasi konkret dari akulturasi dan adaptasi seni dapur tradisional Indonesia.

Soto Bandung, soto khas Bandung berbahan dasar daging sapi tanpa santan yang disajikan unik dengan lobak dan kedelai goreng. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 19:05

Mungkinkah Tiket Murah dari Bandara Husein?

Bandara perlu model bisnis yang mampu menarik maskapai, mendatangkan penumpang, dan menciptakan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung. (Sumber: bandung,go.id)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 18:16

PWI Jabar dan Tantangan Baru Menjaga Kepercayaan Publik di Era AI

PWI Jawa Barat juga dapat mendorong penguatan disiplin verifikasi di kalangan anggotanya. Misal, dengan membahas prosedur pemeriksaan video yang viral dan penggunaan gambar hasil AI.

Logo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 17:31

Terlalu Dekat untuk Dikenal: Mengapa Situs Candi Bojong Menje perlu Diceritakan Kembali?

Situs Candi Bojong Menje menyimpan jejak sejarah yang penting, tetapi masih kurang mendapat perhatian layak. Sudah saatnya masyarakat, generasi muda, mengenal dan menjaga warisan sejarah ini.

Kondisi Situs Candi Bojong Menje di Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi Jailani Abdul Rosyid | Foto: Jailani Abdul Rosyid)