Gunung Maninjau Meletus Dahsyat 70.000 tahun yang lalu

5 menit baca
T Bachtiar
Ditulis oleh T Bachtiar diterbitkan
Gambar Ngarai Sianok dalam lembaran uang Rp1.000,00. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: T Bachtiar)
Gambar Ngarai Sianok dalam lembaran uang Rp1.000,00. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: T Bachtiar)

Wisatawan yang akan ke Danau Maninjau, sudah lazim untuk singgah dan beristirahat di Bukittinggi.

Kunjungan pertama biasanya diajak ke lokasi jam gadang, napak tilas perjalanan Bung Hatta dengan mengunjungi rumah kelahirannya Bung Hatta, di Jl Soekarno Hatta no. 37 di Campago Ipuh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.

Di rumah ini Bung Hatta lahir pada tanggal 12 Agustus 1902. Dari Bukittinggi berlanjut ke titik pandang Ngarai Sianok, jaraknya sekitar 750 m dari jam gadang. 

Di titik pandang Ngarai Sianok, dapat membayangkan peristiwa letusan maha dahsyat yang telah menghamburkan material letusan sebanyak 220 km - 250 km kubik. Ignimbritnya itu tersebar hingga radius 75 km. Ngarai Sianok, disusun oleh material letusan Gunung Maninjau setebal 100 m atau lebih. Di endapan ignimbrit terkuat, Jepang membuat Lobang Jepang sepanjang 1.400 m.

Dari titik pandang di ketinggiannya +900 m dpl itu, dapat memandang ke arah selatan dengan jelas, dinding ngarai warna gading yang ditoreh sungai membentuk lembah yang dalam. Di dasarnya itu menggaris jalan yang meliuk sesuai ronabuminya.

Dasar lembah itu ketinggiannya +840 m dpl, dan puncak dindingnya +940 m dpl. Tinggi dinding ngarai itu 100 m, mungkin pada asalnya lebih. Inilah bukti nyata, bahwa sekitar 17 km di sebelah barat titik pandang, pernah terjadinya letusan gunung api yang sangat dahsyat, yaitu letusan Gunung Maninjau.

Menurut M.M. Purbo-Hadiwidjoyo (1979) gunung ini meletus antara 80.000 – 70.000 tahun yang lalu. Dan menurut Nishimura (1980), letusan dahsyatnya terjadi 280.000 tahun yang lalu dan 80.000 – 70.000 tahun yang lalu.

Tinggi dinding kaldera Gunung Maninjau sekitar 989 m, mungkin pada mulanya lebih dalam lagi. Angka ini didapat dari: tinggi Puncak Lawang, salah satu tinggian di dinding kaldera Gunung Maninjau +1.280 m dpl, dikurangi tinggi permukaan air danau +460 m dpl, ditambah kedalaman danau 169 m.

Dinding kaldera Maninjau sebelah selatan sangat curam, sehingga sangat rawan longsor.

Secara keseluruhan, kaldera Gunung Maninjau terpanjang ialah 23,4 km (utara-selatan), terlebar 12 km (barat-timur). Kaldera yang terisi air menjadi danau sebanyak 100 km kubik. Bagian danau terpanjang 17 km (utara-selatan), dan terlebar 8 km (barat-timur). Keliling keseluruhan kaldera adalah 62 km, luasnya 235 km persegi. Keliling danau 43,5 km, dan luasnya 99,75 km persegi.

Mengelilingi Danau Maninjau sepanjang 48 km dengan kendaraan roda empat, dapat ditempuh selama 1,5 jam – 2 jam. Ketika berkunjung ke sana, pasti memerlukan waktu lebih panjang, karena pemandangannya yang megah akan membuat pengunjung untuk sering berhenti dan berlama-lama menikmatinya.

Yang menarik untuk disinggahi di sana adalah Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka (Haji Abdul Karim Amrullah) di Sungaibatang, Kecamatan Tanjung Raya. Buya Hamka lahir di Tanah Sirah, Maninjau pada tanggal 17 Februari 1908.

Dari bentuk rona bumi danaunya, dapat diduga Gunung Maninjau pernah meletus besar sebanyak dua kali atau lebih, membentuk dua kaldera utama. Kaldera Utara garis tengahnya 11,5 km, yang di dasarnya banyak runtuhan dari dinding kaldera, membentuk daratan selebar 3 km. Kaldera Selatan dengan garis tengah 9,3 km, mungkin lebih muda dari Kaldera Utara.

Bila dihubungkan dengan hasil penelitian Nishimura, Kaldera Utara itu terbentuk pascaletusan 280.000 tahun yang lalu dan Kaldera Selatan terbentuk pascaletusan 80.000 – 70.000 tahun yang lalu? Pelu penelitian geomorfologi yang dibarengi dengan penelitian material letusan yang disertai pentarihan yang presisi.

Dari Bukittinggi, perjalanan sejauh 16 km menuju Matur. Di sana ada masjid tua Pincuran Gadang yang berada di Matua Hilia, Kecamatan Matur. Pancurannya berjajar, ukurannya besar, dari pipa besi sebesar tiang listrik. Di Matur juga sudah sangat tersohor sangrai kacang tanahnya yang renyah, dan banyak dijual di warung-warung.

Di Jl Panorama, Lawang, Kecamatan Matur ada penggilingan tebu rakyat yang digerakan dengan dua tenaga. Kadang menggunakan mesin, kadang menggunakan kerbau yang ditutup matanya, dan berjalan terus melingkar, menggerakkan roda yang menggilas tebu. Airnya ada yang langsung dijual kepada wisatawan, ada juga yang diolah menjadi gula. 

Setelah menempuh perjalanan 7,5 km dari Matur, akan sampai di titikpandang Puncaklawang di ketinggian +1.280 m dpl, yang berada di salah satu tinggian di dinding kaldera Gunung Maninjau sisi timur. Dari tempat yang berada di Desa Lawang, Kecamatan Matur ini, tinjauan terbuka ke arah danau.

Jalan menuju Danau Maninjau dari Puncak Lawang menurun di Kelok 44. Dari atas, berhitung mundur, dari Kelok 44 ke Kelok 1, karena penamaannya dimulai dari bawah. Kelok-1 berada pada ketinggian +500 m dpl sampai Kelok-44 di ketinggian 1.120 m dpl. Beda tinggi antara Kelok 1 sampai Kelok 44 setinggi 620 m dengan jarak lurus 8,3 km.

Jalan raya yang melipat-lipat, sehingga yang berkendara di sana menjadi diliputi rasa khawatir. Rasa itulah yang menyebabkan kehati-hatian, sehingga setiap akan berbelok, kendaraan dari kedua arah akan membunyikan klakson. Dan ketika berpapasan, akan saling melambaikan tangan. Ada tempat istirahat di beberapa kelokan. Ngopi sambil melihat jalan dan Danau Maninjau dari ketinggian.

Sedikitnya ada tiga jalan untuk menuju Danau Maninjau dari Kota Padang. Pertama yang melewati Lembah Anai, menerus ke Padangpanjang, ke Bukittinggi, menurun di Kelok-44 ke Danau Maninjau, jaraknya sekitar 121 km. Pulangnya melalui Kelok-44 ke Bukittinggi, ke Padangpanjang, menerus ke Solok, ke Kota Padang. Atau bisa juga melalui Mukomuko ke arah Pariaman, menerus ke Kota Padang.

Dari Kota Padang melewati Solok melintasi Danau Singkarak, menerus ke Padangpanjang, ke Bukittinggi, menurun di Kelok-44 menuju Danau Maninjau, jaraknya sekitar 163 km. Pulangnya bisa meliuk nanjak di Kelok-44 menuju Bukittinggi, ke Padangpanjang, melewati Lembah Anai menerus ke Kota Padang.

Dari Kota Padang melewati Pariaman ke Tiku, menerus ke Mukomuko, Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya. Di sinilah di ketinggian +460 m dpl, air Danau Maninjau mengalir ke luar melalui Batang Antokan. Rute ini jaraknya 120 km. Pulangnya dapat melalui Kelok-44 ke Bukittinggi, ke Padangpanjang, melewati Lembah Anai atau melalui Solok, menerus ke Kota Padang. 

Antara Solok – Padang Panjang – Bukittinggi – Danau Maninjau, banyak tempat yang perlu disinggahi, seperti Danau Singkarak, danau tektonik yang luas dan megah. Kota Padangpanjang, pernah diguncang gempa besar karena persis berada di garis sesar besar Sumatera.

Di jalan raya antara Padang Panjang – Bukittinggi, di sebelah barat ada Gunung Singgalang (+2.877 m dpl) dan Gunung Tandikat (+2.438 m dpl). Di sebelah timur ada Gunung Marapi (+2.891 m dpl) yang terus aktif. Di Aiangek, sebelah barat Gunung Marapi, ada kincir air yang masih berfungsi. Di bagian bangunan beratap, sudah dipasang beberapa alu yang terhubung dengan kincir, sehingga alu itu akan terus menumbuk tepung mengikuti putaran roda sampai halus. 

Mengunjungi Danau Maninjau akan lebih bermakna bila digenapkan dengan mengunjungi tempat-tempat yang erat dengan budaya masyarakatnya. (*)

Podcast AYO TALK bersama T Bachtiar.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 31 Agu 2026, 19:02

Dua Wajah Paten UMKM Bandung, Dua Jalan Berbeda untuk Naik Kelas di Pasar Digital

Kisah kontras Koku Footwear dan Dimsum Inmons, dua UMKM Bandung yang sama-sama tumbuh lewat Shopee namun dengan tingkat ketergantungan yang jauh berbeda.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin (pemilik produsen sepatu kulit Koku Footwear) dan Ani Andriyani (pemilik Dimsum Inmons). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 17:25

Maut Menjemput Putri Diana, Dunia Berduka

Catatan Nostalgia dan In Memoriam 29 Tahun Kepergian “Lady Di”.

Berita kepergian Putri Diana menjadi perhatian utama berbagai media cetak di Indonesia, mencerminkan besarnya duka dan perhatian masyarakat terhadap sosok Princess of Wales tersebut. (Sumber: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 16:28

Sejarah Nama Bulan (Bagian 2)

Dua belas bulan yang kita kenal hari ini ternyata menyimpan jejak perubahan zaman, kekuasaan, dan cara manusia menata waktu.

Februa atau Lupercalia, suatu festival penyucian di Romawi Kuno. (Sumber: Wikimedia Commons)
Beranda 31 Agu 2026, 16:20

PLN Nusantara Power UP Cirata Overhaul Unit 5 dan 6 Demi Keandalan Pasokan Listrik

PLN Nusantara Power UP Cirata melakukan overhaul Unit 5 dan 6 PLTA Cirata untuk menjaga keandalan pasokan listrik pelanggan.

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat keandalan PLTA Cirata melalui overhaul Unit 5 dan Unit 6 demi pelayanan listrik pelanggan.
Beranda 31 Agu 2026, 16:13

Hari Pelanggan Nasional, PLN NP UP Cirata Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Desa Ciroyom

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Milangkala Desa Ciroyom ke-171 di Hari Pelanggan Nasional.

PLN Nusantara Power UP Cirata berpartisipasi dalam Milangkala Desa Ciroyom ke-171 sebagai wujud sinergi bersama masyarakat dan lingkungan.
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 14:24

Rijsttafel Hidangan Perpaduan Belanda dan Nusantara di Priangan

Nikmati kelezatan Rijsttafel, tradisi kuliner unik era kolonial di Priangan. Perpaduan harmonis antara kemewahan rasa Belanda dan autentisitas rempah Nusantara dalam satu meja

Keluarga C.H. Japing dalam sebuah acara rijsttafel bersama Bibi Jet dan Paman Jan Breeman di Bandung. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Christoffel Hendrik)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 13:01

Medsos, Buku, dan Rindu

Algoritma semakin pandai mengenali, harusnya semakin pandai mengenali diri sendiri. Termasuk waktu berhenti pada satu video, apa dirasakan setelah menontonnya, dan nilai apa yang diambil hikmahnya.

Kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati (Sumber: ayobandung.com)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 11:09

Ketika Rumput Habis, Bagaimana Mitigasi Pakan Ternak?

Berharap agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) membuat program massal sistem mitigasi bencana untuk hewan ternak maupun hewan liar.

Ilustrasi kondisi ternak rakyat ketika musim kemarau ekstrim. (Sumber: dikreasi denganvGemini | Foto: Totok Siswantara)
Beranda 31 Agu 2026, 10:30

Pernah Jadi Pintu Masuk Ratusan Ribu Wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara Kini Bangkit Lagi

Dulu jadi pintu gerbang ratusan ribu wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara sempat mati suri akibat pandemi dan pencabutan status internasional.

Suasana bandara saat pesawat jet komersial Garuda Indonesia mendarat perdana di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat 14 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 09:14

Manajemen Dapur Umum dan Menu Ideal untuk Korban Bencana Alam

Perencanaan dan pemilihan lokasi dapur umum harus bebas dari risiko bencana susulan.

Ilustrasi aktivitas dapur umum untuk korban bencana alam. (Sumber: by AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 08:13

Sisi Lain Sang Jenderal: Menelusuri Makna Filosofis dan Tradisi di Balik Kuliner Favorit Soeharto

Kegemaran kuliner Presiden ke-2 RI, Soeharto, tidak lepas dari perjalanan hidupnya yang berakar di Desa Kemusuk.

Momen Presiden Soeharto dan Ibu Tien memotong tumpeng saat merayakan HUT pernikahan di Jalan Cendana, Jakarta, Juni 1986, disaksikan ibu mertua dan Sumitro Djoyohadkusumo. (Sumber: ANRI, Setneg 634)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 20:52

Ketika Seniman Memilih untuk Tidak Diam, Jangan Biarkan Kezaliman Menjadi Kelaziman

Ketika kezaliman menjadi kelaziman, diam bukan lagi netral. Manifesto Seniman Bandung adalah ajakan untuk bersuara—bukan sekadar nyinyir dari kejauhan.

Aliansi Bandung Ngagoak mengadakan aksi ekspresi seni di Kebun Seni Jalan Tamansari 56 Bandung. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 18:14

Menciptakan Kembali Televisi Pendidikan

Televisi pendidikan sebagai proyek nasional pun sudah seharusnya menjadi keputusan pemerintah.

Ilustrasi televisi. (Sumber: Pexels | Foto: Nothing Ahead)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 16:45

Cerita Tomakur Milik KWT Desa Nagarawangi Terpilih untuk Pendaftaran Legalitas Merek

Tomakur milik KWT Desa Nagarawangi terpilih mendapat pendampingan pendaftaran merek melalui program KKN UNINUS untuk memperkuat legalitas dan identitas produk UMKM.

Sosialisasi dan Pendampingan Proses Pendaftaran HKI (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 14:11

Kedaulatan di Atas Meja Makan: Diplomasi Kuliner Sukarno pada Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung

Sukarno menegaskan visi bahwa "kemerdekaan dimulai dari lidah"—sebuah manifestasi dari prinsip Berdikari (Berdiri di Atas Kaki Sendiri).

Momen jamuan makan malam resmi pada Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Hotel Savoy Homann, Bandung, pada 19 April 1955. (Sumber foto: Arsip Nasional Republik Indonesia)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 12:04

Sehat untuk Semua, Warga Desa Nagarawangi Ikuti CKG dan Edukasi Pertolongan Pertama

Warga Nagarawangi mengikuti CKG dan edukasi kesehatan, mulai dari pertolongan pertama dalam situasi darurat hingga kesehatan psikologis anak dan remaja bersama Puskesmas Rancakalong.

Kegiatan Pelaksanaan Program "Sehat  untuk Semua Warga Desa Nagarawangi" (KKN UNINUS Kel.5&6) (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 09:59

Budaya Mengaji di Tengah Kota

Di tengah modernitas dan dinamisnya kehidupan perkotaan. Masih ada ruang di sudut perkotaan untuk mempertemukan anak-anak dengan kehidupan sosial dan agamanya.

Mengaji di kalangan anak-anak menjadi memori yang begitu melekat. Melihat aktivitas tersebut masih berjalan di area perkotaan menjadi fenomena yang menarik untuk dibahas. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Sejarah 29 Agu 2026, 10:47

Jejak K.F. Holle, Tokoh Kolonial yang Membawa Perubahan Pertanian di Garut

K.F. Holle meninggalkan jejak panjang di Cikajang, Garut, dari perkebunan teh, pertanian, hingga pengembangan domba Garut.

Monumen K.F. Holle di perkebunan teh Giriawas, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 28 Agu 2026, 22:17

Dobrak Stigma 'Bandung Coret', FKB 2026 Boyong Kuliner Legendaris demi Gaet Wisatawan hingga Gen Z

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong kuliner legendaris seperti Perkedel Bondon ke Gedebage, langkah gerilya untuk gaet wisatawan dan Gen Z.

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong berbagai kuliner legendaris Bandung dan Jawa Barat. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 28 Agu 2026, 19:12

Lipat demi Lipat, Dimsum Inmons Menyusun Resep Paten dari Gang Sempit Cicadas

Kisah Dimsum Inmons, UMKM kuliner asal gang sempit Cicadas, yang menyeimbangkan kanal digital dengan kekuatan penjualan konvensional.

Ani Andriyani, pemilik Dimsum Inmons, UMKM asal Kota Bandung, (12/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)