Ina Cookies, Cerita dari Dapur Ibu Hamil yang Kini Menghidupi Seribu Karyawan

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Sabtu 21 Jun 2025, 17:52 WIB
Siapa sangka dari kegagalan bisnis ekspor jahe dan kondisi keuangan yang jungkir balik, lahir merek kue kering legendaris yang berdiri lebih dari tiga dekade, Ina Cookies. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Siapa sangka dari kegagalan bisnis ekspor jahe dan kondisi keuangan yang jungkir balik, lahir merek kue kering legendaris yang berdiri lebih dari tiga dekade, Ina Cookies. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

AYOBANDUNG.ID -- Siapa sangka, dari kegagalan bisnis ekspor jahe dan kondisi keuangan yang jungkir balik, lahir sebuah merek kue kering yang kini menjadi langganan rumah tangga Indonesia, Ina Cookies.

Bukan perjalanan mulus, tapi jalan penuh liku yang ditempuh dengan tekad, air mata, dan kreativitas tanpa henti. Cerita ini bermula di tahun 1991, saat Ina Wiyandini yang kala itu tengah hamil besar harus menelan pahitnya kenyataan gagal menjadi eksportir jahe.

Keadaan memaksanya mengambil keputusan besar. Alih-alih meratapi nasib, ia memilih belajar membuat kue dari sang kakak ipar.

“Waktu itu saya bangkrut. Harusnya ekspor jahe, tapi gagal. Akhirnya nyoba bikin kue. Cuma diajarin lima resep,” kenang Ina.

Bersama sang suami yang terus memberi dukungan, Ina mulai menjual kue satu toples demi satu. Tak banyak yang tahu, dari usaha kecil di dapur rumah itu, kini Ina Cookies rata-rata menjual lebih dari 20.000 toples setiap harinya.

Dari perjuangan saat hamil itulah, lahirlah anaknya yang kini menjadi pilar generasi kedua perusahaan, yakni Voula Nur Rakhmaniar.

Voula tumbuh bersama bisnis ibunya, menyaksikan langsung bagaimana kerja keras dan keuletan membentuk fondasi Ina Cookies.

Kini ia menjabat sebagai Direktur Sales & Marketing, membawa semangat baru namun tetap memegang teguh nilai-nilai yang diwariskan sang ibu.

“Mama itu dari dulu enggak suka yang biasa. Dari resep sampai baju pun, harus beda,” ujar Voula.

Founder Ina Cookies, Ina Wiyandini bersama keluarga. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Founder Ina Cookies, Ina Wiyandini bersama keluarga. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Tak heran, karakter unik Ina menjelma menjadi DNA perusahaan. Dengan lebih dari 250 resep yang telah dikembangkan, Ina Cookies konsisten menghadirkan variasi menu baru setiap tahun.

Tahun 2025 saja, mereka memperkenalkan empat rasa segar dan tak biasa, mulai dai Skippy Mede Putih, Putri Cheese Nut, Putri Choco Rocher, hingga Palm Cheese, yang langsung mencuri perhatian para pecinta kue kering.

Namun, cerita terunik mungkin datang dari eksperimen berani sang ibu terhadap jengkol dan keju. Meskipun banyak yang menyarankan kombinasi itu tak lazim, Ina bersikeras.

Baginya, kreativitas bukan tentang aman, tapi tentang menghadirkan sesuatu yang belum pernah ada. “Orang lain tabur bawang goreng. Kita? Jengkol keju,” ujar Voula.

Lebih dari sekadar rasa dan inovasi, Ina Cookies dibangun dengan niat tulus untuk memberdayakan. Sejak hari pertama, misi utamanya bukan sekadar mencari cuan, tapi memberikan manfaat.

Hari ini, lebih dari 1.000 orang, mulai dari karyawan hingga ibu rumah tangga yang menjadi reseller ikut menggantungkan harapan dan penghidupan dari bisnis keluarga ini.

“Banyak yang doain kita terus jalan. Bahkan ada yang rela keluar dari kantor demi jualan Ina Cookies,” ungkap Voula.

Selama lebih dari tiga dekade, Ina Cookies bukan hanya bertahan di tengah gempuran pesaing, tapi terus berkembang menjadi pelopor kue kering handmade dengan varian terbanyak di Indonesia. Berinovasi adalah napasnya, dan keberkahan dari doa serta kerja keras adalah ruh yang menghidupkannya.

Di setiap gigitan kue, ada cerita tentang keberanian seorang perempuan yang tak menyerah. Dari dapur rumah yang hangat itu, Ina Cookies kini hadir di meja-meja keluarga Indonesia,menghiasi momen Ramadan, Lebaran, hingga hari-hari istimewa lainnya.

Informasi Ina Cookies

Alamat Jalan Bojong Koneng Atas No.8, Kota Bandung

Instagram: https://www.instagram.com/inacookies

Shopee: https://shopee.co.id/inacookiesofficial

Tokopedia: https://www.tokopedia.com/inacookiesofficial

TikTok: https://www.tiktok.com/@inacookies.official

WhatsApp: 0822-1777-8106

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Beranda 11 Jan 2026, 20:53 WIB

Ketika Seni Menjadi Bahasa Mitigasi: Upaya Sesar Lembang Kalcer Menjinakkan Ketakutan Bencana

Sesar Lembang Kalcer memanfaatkan seni dan aktivasi komunitas sebagai bahasa mitigasi untuk membangun kesadaran bencana tanpa menebar ketakutan di Bandung.
Anak-anak berlarian di atas sorot lampu yang menyapu rumput di Titik Kumpul–Backyard, Bandung, sebagai bagian dari aktivasi seni Sesar Lembang Kalcer dalam menyampaikan literasi mitigasi bencana secara ramah.
Ayo Netizen 11 Jan 2026, 20:12 WIB

Ketika Satu Menit Bisa Mengubah Hati

Di tengah dunia yang serba cepat dan penuh distraksi, satu menit mungkin terasa remeh.
Di tengah dunia yang serba cepat dan penuh distraksi, satu menit mungkin terasa remeh. Tapi di tangan yang tepat, satu menit bisa jadi pengingat, bahkan titik balik untuk yang sedang hilang arah (Sumber: dokumentasi penulis | Foto: FN)
Ayo Netizen 11 Jan 2026, 18:06 WIB

Kuliah di Bandung, di Menara Gading WEIRD: Catatan untuk 2026

Kawasan kampus yang unggul literasi dan reputasi, tetapi berjarak dari realitas sosial-ekologis kota. Kita menagih kembali tanggung jawab etis akademik.
Ilustrasi mahasiswa di Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: Zayyinatul Millah)
Ayo Netizen 11 Jan 2026, 14:32 WIB

Resolusi Menjaga Kesehatan Mata dalam Keluarga dan Tempat Kerja

Masih banyak perilaku warga Kota Bandung yang bisa merusak mata orang lain namun tidak merasa berdosa.
Masih banyak perilaku warga Kota Bandung yang bisa merusak mata orang lain namun tidak merasa berdosa. (Sumber: Pexels/Omar alnahi)
Ayo Netizen 11 Jan 2026, 13:09 WIB

Wargi Bandung 'Gereget' Pelayanan Dasar Masyarakat Tidak Optimal

Skeptis terhadap kinerja Pemerintah Kota Bandung demi pelayanan yang lebih baik.
Braga pada malam hari dan merupakan salah satu icon Kota Bandung, Rabu (3/12/2024). (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Nayla Andini)
Ayo Netizen 11 Jan 2026, 11:01 WIB

Kabupaten Brebes Pasar Raya Geowisata Kelas Dunia

Kabupaten Brebes di Provinsi Jawa Tengah, memenuhi banyak kriteria untuk menjadi destinasi geowisata.
Fauna awal yang menjelajah Brebes sejak 2,4 juta tahun yang lalu. (Sumber: Istimewa)
Ayo Jelajah 11 Jan 2026, 11:00 WIB

Riwayat Bandit Kambuhan yang Tumbang di Cisangkuy

Cerita kriminal 1941 tentang Soehali residivis yang tewas tenggelam saat mencoba melarikan diri dari pengawalan.
Ilustrasi
Ayo Netizen 11 Jan 2026, 09:51 WIB

Merawat Tradisi, Menebar Kebaikan

Jumat Berkah bukan sekadar soal memberi dan menerima, menjadi momentum yang tepat untuk terus menebar kebaikan dan kebenaran.
Pelaksanaan Jumat Berkah dilakukan secara bergantian oleh masing-masing DWP unit fakultas, pascasarjana, dan al-jamiah (Sumber: Humas UIN SGD | Foto: Istimewa)
Beranda 11 Jan 2026, 08:09 WIB

Cerita Warga Jelang Laga Panas Persib vs Persija, Euforia Nobar Menyala di Kiaracondong dan Cigereleng

Menurutnya, menyediakan ruang nobar justru menjadi cara paling realistis untuk mengelola antusiasme bobotoh dibandingkan berkumpul tanpa fasilitas atau memaksakan datang ke stadion.
Wildan Putra Haikal bersama kawan-kawannya di Cigereleng bersiap menggelar nobar Persib vs Persija. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Biz 10 Jan 2026, 19:34 WIB

Pisau Bermata Dua Naturalisasi: Prestasi, Bisnis, dan Tantangan Olahraga Indonesia

Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia.
Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia. (Sumber: Satria Muda Bandung)
Ayo Biz 10 Jan 2026, 16:11 WIB

Ribuan Sepeda Motor Menumpang Kereta, Tren Baru Mobilitas Masyarakat di Libur Panjang

Keramaian di stasiun besar pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026 memperlihatkan wajah baru. Tidak hanya penumpang yang berdesakan menunggu keberangkatan, tetapi juga deretan sepeda motor.
Ilustrasi pengiriman sepeda motor melalui layanan kereta api menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin tetap praktis, aman, dan efisien dalam perjalanan liburan panjang. (Sumber: KAI Logistik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34 WIB

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.
Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Beranda 09 Jan 2026, 19:07 WIB

Sebelum Terlambat 2030, Strategi Komunikasi SDGs Harus Melampaui Jargon Birokrasi

SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif.
SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 17:49 WIB

Keamanan Data dan Masa Depan AI: Jalan Panjang Membangun Kepercayaan Publik

Di Indonesia, AI sudah semakin relevan dan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rekomendasi konten hiburan, aplikasi belajar daring, hingga layanan finansial digital.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 17:14 WIB

Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

Kemacetan di Bandung dipicu kendaraan berlebih, jalan sempit, angkutan umum kurang baik, wisatawan, dan parkir liar.
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Beranda 09 Jan 2026, 16:37 WIB

Wajah Lain Wisata Delman di Kota Bandung: Romantis bagi Wisatawan, Berat bagi Kuda

Tantangan besarnya adalah kebutuhan akan regulasi yang mampu menjembatani kepentingan hewan, kusir, dan penumpang secara adil.
Ade, kusir delman di sekitar wilayah Gedung Sate. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 16:28 WIB

Food Genomics, Teknologi Nutrisi Presisi yang Mengubah Cara Anak Muda Makan

Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik.
Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 16:13 WIB

Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Gedung balai kota mesti bisa menjadi promotor bagi kriya glassware eksklusif dan mesin roaster kopi buatan Bandung.
Halaman balai kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Jelajah 09 Jan 2026, 16:00 WIB

Hikayat Tamasya Baheula di Kawah Putih Ciwidey, Tempat Healing Kompeni yang Sepi dan Sunyi

Kawah Putih Ciwidey tampil sebagai tujuan berat dan hening dalam Gids van Bandoeng 1927 lengkap dengan belerang dan tanjakan panjang.
Lukisan Kawah Putih Franz Wilhelm Junghuhn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:43 WIB

Penipuan Online: Apakah Ada Hukumnya?

Penipuan melalui telepon berkembang lebih cepat daripada aturan hukumnya.
Media dalam jaringan (daring). (Sumber: Pexels | Foto: Torsten Dettlaff)