Goyobod Legendaris Harga Kaki Lima Kualitasnya Bintang Lima

2 menit baca
Eva Alawiah
Ditulis oleh Eva Alawiah diterbitkan
Ilustrasi es goyobod. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Afrogindahood)
Ilustrasi es goyobod. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Afrogindahood)

Di tengah hiruk pikuk lalu lintas dan cuaca Bandung yang kerap panas menyengat Jalan A.H. Nasution, tepat di dekat keramaian area Cipadung, mata seolah pasti akan tertuju pada sebuah gerobak sederhana. Gerobak inilah yang jadi rumah bagi minuman dingin legendaris yang sebutannya adalah Es Goyobod.

Bukan sekadar es campur biasa, Goyobod ini membawa kisah ketahanan Nandi Hermawan, sang pemilik yang sudah setia menjajakannya sejak tahun 1997.

Siapa sangka, di zaman serba mahal ini, harga Goyobod Nandi terasa seperti hadiah dari masa lalu. Bayangkan, saat pertama berjualan, harga Goyobod per porsi hanya Rp1.000 hingga Rp2.000 . Kini, hampir tiga dekade berlalu, harganya hanya naik menjadi Rp6.000 per porsi.

"Kalau dulu saya cuman jual Rp1.000, Rp2.000. Sekarang cuman naik beberapa ya, Rp4.000," ujar Nandi, merujuk pada total kenaikan harga dari masa ke masa.

Inilah alasan mengapa Goyobod Nandi laris manis di kalangan anak sekolah, mahasiswa UIN Bandung, hingga para pengendara yang lewat. Harga yang dipertahankan Nandi disengaja, sebagai bentuk penyesuaian dengan kantong pelajar di sekitar Cipadung.

Saat disajikan, minuman ini langsung menghadirkan aroma gurih kelapa muda dan manisnya sirup marjan rasa kelapa yang langsung menembus indera, menjanjikan kesegaran yang otentik. Potongan goyobod yang ukurannya pas di mulut untuk satu kali suapan merupakan pengalaman yang tak terlupakan.

Goyobod itu sendiri terbuat dari aci atau kun kue yang memiliki tekstur kenyal dan bening, berpadu lembut dengan potongan roti tawar, sagu mutiara, tape singkong, hingga agar-agar sebagai pelengkap. Tiga serangkai rasa manis, gurih santan, dan sedikit asin berbaur sempurna dalam kuah kental. Uniknya, Goyobod ini punya ciri khas rasa Bandung.

Es Goyobod Kliningan. (Foto: Dok. Ayobandung.com)
Es Goyobod Kliningan. (Foto: Dok. Ayobandung.com)

"Manisnya terasa lebih kuat di lidah, namun kesegarannya cocok di cuaca Bandung. Berbeda kalau di Garut itu sedikit kurang manis dan yang ini lebih cocok di saya" ujar Zio seorang perantau asli Garut dan pelanggan setia.

Penyesuaian resep menjadi lebih manis ini rupanya cocok dengan selera warga dan cuaca di Bandung. Kunci mengapa Goyobod Nandi tetap dicari adalah kualitas bahan yang tidak pernah ia kompromikan, meskipun harganya murah.

Goyobod Nandi menggunakan santan yang berkualitas. Ia menggunakan santan seharga Rp40.000 per kilo. Ia enggan menggunakan santan murah yang harganya Rp20.000 per kilo dan biasanya sudah diencerkan dengan air. Nandi memastikan semua bahan harus apik atau bersih. Aci (kun kue) harus bening dan berkualitas agar tidak "bau tanah". Ia bahkan akan membuang bahan jika ada sedikit saja bintik hitam, demi menjaga kualitas dan tampilan.

Resep inilah yang bahkan pernah ia ajarkan sebagian kepada seorang mahasiswa yang kini sukses membuka gerai di Tangerang.

Perjalanan Nandi adalah potret gigihnya pedagang kuliner tradisional. Ia pernah menikmati puncak kejayaan dengan memiliki 8 gerobak , melayani pesanan catering Goyobod hingga ke Gedung Sate. Namun, badai dan persaingan membuat usahanya harus menyusut drastis, kini hanya tersisa satu gerobak yang beroperasi.

Di tengah segala kesulitan dan persaingan, Es Goyobod Nandi adalah simbol ketulusan dan kualitas yang tak pernah luntur. Saat menyantap Goyobod Rp6.000, sama artinya dengan mendukung semangat seorang pedagang yang berjuang agar kenangan jajanan masa lalu tetap eksis di jantung Kota Bandung. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)
Sejarah 14 Okt 2026, 11:58

Jejak LASWI Maung Bikang Asal Bandung

Di Bandung pernah ada satu pasukan perempuan yang terjun dalam medan perang di garis depan. Pasukan ini bernama LASWI

Patung LASWI di Kebonjukut, Kota Bandung (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 11:12

Sunyi yang Tidak Selalu Puitik

Refleksi peringatan hari kesehatan mental di lingkungan pendidikan di Indonesia.

Kesehatan Mental Remaja (Sumber: GeminiAI)
Ayo Biz 14 Okt 2026, 10:41

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat infrastruktur jalan demi mendukung kelancaran mobilisasi dan keselamatan masyarakat sekitar.

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi
Beranda 14 Okt 2026, 09:38

Data Center AI Jatiluhur Butuh 33 Juta Liter Air per Hari, Walhi Soroti Hak Warga dan Petani

Selain kebutuhan air yang besar, WALHI Jabar menyoroti transparansi dokumen lingkungan, potensi dampak terhadap pertanian, serta kebutuhan energi untuk operasional pusat data.

Pemandangan Waduk Jatiluhur pada 10 Oktober 2023. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 09:04

Persib Sudah Juara, Mengapa Fasilitas Pemain Perlu Disoal?

Thom Haye melayangkan kritikan terhadap fasilitas pemulihan yang disediakan Persib Bandung. Kritikan Haye dibarengi keluhan soal padatnya jadwal dan perjalanan yang melelahkan,

Thom Haye dalam sebuah pertandingan. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 08:00

Sampah Itu Pasti, Bersih Itu Pilihan: Belajar dari Kota Bandung

Sampah adalah konsekuensi kehidupan sehari-hari, tetapi kota yang dipenuhi sampah bukanlah takdir.

Launching GASLAH Tahun 2026 dalam Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 Tingkat Kota Bandung. (Sumber: prokopim.bandung.go.id | Foto: Protokol Komunikasi Pimpinan)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 20:52

KDM, 'Bakakak Hayam', 'Bakekok', dan Investasi Rp7,4 Triliun

Bagi urang Sunda -- atau setidaknya mereka yang akrab dengan budaya dan tradisi Sunda pastilah tahu -- dan mungkin juga suka -- bakakak hayam.

Ilustrasi bakakak hayam. (Sumber: Dok pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 19:14

Pegunungan Sanggabuana Akan Menjadi Taman Hutan Raya

Pegunungan Sanggabuana bersiap beralih status menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Langkah strategis ini diambil demi menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dan melindungi ekosistem hutan Jawa.

Peta Pegunungan Sanggabuana (Sumber Peta:  Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde), 1923 (Sumber: Digital Collections Universiteit Leiden)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:25

Paradigma Kereta Api Menjadi Wajah Baru Mobilitas Indonesia

Kereta api telah menjadi bagian dari denyut kehidupan sehari-hari. Dari alat transportasi menjadi ekosistem mobilitas. Wajah baru ini harus mampu menghubungkan berbagai aktivitas manusia.

Pekerja melakukan perawatan lokomotif di Depo Lokomotif Daop 2, Kota Bandung, Selasa 19 Maret 2024. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:06

Ketika Hak Pejalan Kaki Terampas dan Jalanan Terjebak Macet di Kawasan SPOrT Jabar

Ulasan kritis trotoar SPOrT Jabar yang tersita PKL hingga picu kemacetan. Mengajak Pemda bertindak nyata demi hak pedestrian dan keadilan ruang publik.

Trotoar depan pagar SPOrT Jabar, Pacuan Kuda di penuhi pedagang kaki lima. (Sumber: Pribadi | Foto: Marsya Laura Humaira)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 17:02

Dualisme Mahasiswa Bandung: Di Antara Barisan Soekarno dan Gelombang Aksi Massa

Ketika demonstrasi mahasiswa mengguncang pemerintahan Soekarno, muncul pertanyaan yang membelah mahasiswa: apakah membela Indonesia berarti harus menjatuhkan Soekarno, atau justru mempertahankannya?

Pawai ITB Tahun 1966 di Jl. Asia Afrika Bandung (Sumber: Buku Mereka Dari Bandung: Pergerakan Mahasiswa Bandung 1960-1967)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 16:14

Janji Manis Negara Lindungi Berita, Angin Segar atau Alarm Waspada?

Saat pembaca beralih dari mesin pencari ke AI, industri media kian tertekan. Menkum Supratman Andi Agtas janji lindungi karya pers, apakah ini angin segar atau alarm waspada?

Industri media kian tertekan akibat pergeseran pola konsumsi informasi usai kehadiran AI yang menggeser mesin pencari. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 15:13

Investasi Jawa Barat, SIO, dan Perlindungan Pekerja

Banyak pekerjaan di sektor industri dan konstruksi memerlukan keterampilan khusus, terutama pengoperasian forklift, crane, alat berat, serta pesawat angkat dan angkut lainnya.

Ilustrasi Investasi dan ketenagakerjaan di Jawa Barat mesti maju bersama (Sumber: dokpri | Foto: Arif Minardi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 11:11

Nostalgia Era 90-an sambil Menikmati Sejuknya Gelatopedia Cirebon

Berkunjung ke Gelatopedia Cirebon tak hanya sekedar menikmati dinginnya es krim tapi juga nostalgia ke tahun 90-an di tempat yang sangat sejuk.

Desain Dinding Gelatopedia Cirebon (11/10/26). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 08:56

Jalan A.H. Nasution UIN 1 Bandung: Ramai Laju Kendaraan, Sepi Hak Pejalan Kaki

Setiap hari mahasiswa dan warga terpaksa berjalan di bahu Jalan A.H. Nasution karena trotoar yang rusak.

Mahasiswa terpaksa berjalan di bahu jalan,karena trotoar yang tidak layak digunakan disekitar gerbang UIN Bandung Kampus 1. (Foto: Risa Aulia Rahma)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 07:44

Persib U18 dan Anak-Anak yang Menanggung Dosa Rivalitas Orang Dewasa

Langkah manajemen Persib membawa kasus penyerangan terhadap rombongan Persib U18 ke jalur hukum memiliki arti penting.

Bobotoh cilik Persib. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 20:24

Soto-Soto Populer Nusantara: Mozaik Rasa, Pemetaan, Tipologi, dan Teknik Gastronomi Soto Indonesia

Dalam lanskap kuliner Nusantara, soto merupakan representasi konkret dari akulturasi dan adaptasi seni dapur tradisional Indonesia.

Soto Bandung, soto khas Bandung berbahan dasar daging sapi tanpa santan yang disajikan unik dengan lobak dan kedelai goreng. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 19:05

Mungkinkah Tiket Murah dari Bandara Husein?

Bandara perlu model bisnis yang mampu menarik maskapai, mendatangkan penumpang, dan menciptakan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung. (Sumber: bandung,go.id)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 18:16

PWI Jabar dan Tantangan Baru Menjaga Kepercayaan Publik di Era AI

PWI Jawa Barat juga dapat mendorong penguatan disiplin verifikasi di kalangan anggotanya. Misal, dengan membahas prosedur pemeriksaan video yang viral dan penggunaan gambar hasil AI.

Logo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung)