Menggelorakan Wisata Olahraga di Kota Bandung

3 menit baca
Muh Husen Arifin
Ditulis oleh Muh Husen Arifin diterbitkan
Bagi generasi Z, lari bukan hanya olahraga, tetapi gaya hidup yang terus berkembang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Bagi generasi Z, lari bukan hanya olahraga, tetapi gaya hidup yang terus berkembang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Highlights

Poin Penting

Quick Read
  • Wisata olahraga sebagai wisata yang mulai dijadikan model wisata yang sangat menarik dan mampu mengundang wisatawan menemukan wisata sembari berolahraga.

  • Jika ditelusuri jejaknya, wisata olahraga di kota Bandung tercipta awal mulanya abad ke 20-an di tahun 1902 sampai 1910 di masa Hindia Belanda yang pembangunannya bermula dari fasilitas pemandian umum dan lapangan terbuka.

  • Dari sisi dunia usahanya, tentu peranan para investor, wisata olahraga sangat mendukung bagi kerjasama dengan UMKM, dan menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.  Hadirnya komunitas ini sebagai penggeraknya, hadirnya peserta tentu dapat dimaksimalkan sebagai basisnya.

Citra Kota Bandung dengan destinasi wisata kuliner, wisata fashion, wisata budaya sudah terpatri di masyarakat baik dalam kota maupun luar kota, bahkan mancanegara.

Maka tidak salah jika kota Bandung menjadi favorit destinasi bagi masyarakat, rekomendasi wisata ke Kota Bandung tidak pernah sepi, selalu terbarukan. Jika mendengar kota Bandung maka selalu terngiang kota yang menyenangkan dan memberi memori baik.

Terusan dari citra baik dan idaman bagi wisatawan domestik dan mancanegara, kota Bandung masih memiliki sejuta cerita dari wisata yang makin melekat digrandrungi oleh wisatawan.

Wisata olahraga sebagai wisata yang mulai dijadikan model wisata yang sangat menarik dan mampu mengundang wisatawan menemukan wisata sembari berolahraga.

Meskipun wisata olahraga cenderung baru, namun keunikan serta keanggunan kota Bandung menjadi cerita tersendiri. Selain kota yang mencirikan sebagai destinasi wisata yang mengagumkan, wisata olahraga di kota ini perlu diuraikan, dan mungkin menjadi wisata yang wajib didatangi dan diikuti setiap menuju kota kembang.

Jika ditelusuri jejaknya, wisata olahraga di kota Bandung tercipta awal mulanya abad ke 20-an di tahun 1902 sampai 1910 di masa Hindia Belanda yang pembangunannya bermula dari fasilitas pemandian umum dan lapangan terbuka.

Di lembah Sungai Cikapundung, kawasan Jalan Cihampelas tercatat sebagai kolam pemandian umum atau olahraga air. Dilanjut dengan Lapangan Saparua yang dinobatkan sebagai lapangan publik pertama di kota Bandung. Menariknya Lapangan Saparua hingga hari ini menjadi spot favorit sebagai wisata olahraga.

Pentahelix Komitmen Wisata Olahraga

Gor Saparua Bandung. (Sumber: Magang Ayobandung | Foto: Miftahul Zikri)
Gor Saparua Bandung. (Sumber: Magang Ayobandung | Foto: Miftahul Zikri)

Tidak sulit untuk menemukan spot wisata olahraga di kota Bandung, yang notabene dapat diakses dan memberikan kemudahan bagi masyarakat atau wisatawan untuk berkunjung.

Di beberapa spot wisata olahraga kita menemukan banyak peluang mendatangkan wisatawan, namun diperlukan komitmen tinggi dari pemerintah serta masyarakat penyelenggara, bahwa spot wisata olahraga dibutuhkan peraturan dan kemauan masyarakat untuk memaksimal wisata ini.

Bagaimana agar wisata olahraga ini menjadi ikon utama bagi kota Bandung yang memberikan makna bagi wisatawan? Tentu dibutuhkan langkah yang inovatif dengan pentahelix, keberlangsungannya dengan kolaborasi yang efektif dan sangat tepat.

Langkah pentahelix yaitu model kolaborasi multi sektor yang menyatukan lima elemen kunci, di antaranya pemerintah (government), akademisi (academic), dunia usaha (business), komunitas (community), dan media (media), untuk mencapai tujuan bersama secara gotong-royong.

Dalam hal peranannya, keberadaan pemerintah bertindak sebagai regulator dan fasilitator yan menyediakan kebijakan setiap kegiatan wisata olahraga. Dilanjutkan dengan akademisi, yang memberikan hasil penelitian atau memberikan kajian ilmiah tentang wisata olahraga yang akan dilaksanakan. Multi disiplin dari para akademisi dapat menggunakan rekomendasinya.  

Dari sisi dunia usahanya, tentu peranan para investor, wisata olahraga sangat mendukung bagi kerjasama dengan UMKM, dan menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.  Hadirnya komunitas ini sebagai penggeraknya, hadirnya peserta tentu dapat dimaksimalkan sebagai basisnya.

Kemudian, hadirnya media sebagai jembatan informasi, panitia membuat promosi, kerjasama dengan media online dan cetak, serta memberikan informasi lengkap sehingga peserta bisa datang dan hadir dalam wisata olahraga.  

Melalui pentahelix ini wisata olahraga bukanlah sesuatu yang mustahil. Sebab itu, pentahelix membuka akses masyarakat untuk lebih menyadari tentang wisata olahraga yang membangkitkan segala aspeknya.

Popularitas Wisata Olahraga

Setelah adanya pentahelix inilah, kita akan tahu bahwa kota Bandung menjadi kota favorit bagi pelari. Popularitasnya sudah membuktikan bahwa wisata olahraga ini tercermin pada kegiatan yang telah diselenggarakan.

Dengan banyaknya kegiatan wisata olahraga di Kota Bandung di antaranya ajang lari Bandoeng 10 K, Bandung QRIS Run, Tahura Trail Run, juga wisata petualangan alam yaitu Offroad & Fun Offroad, Outbound & Paintball,  dan festival olahraga tradisional.  

Dengan banyaknya ajang tersebut, wisatawan akan mudah memilih kegiatan disesuaikan dengan tanggal yang telah ditetapkan.

Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan itu pula terdapat data yang mengejutkan dan memberikan dampak positif, volume peserta Tahura Trail Run pun terdapat 2.883 peserta, uniknya mayoritas pelari datang dari luar wilayah.  Bahkan Soekarno Run mencapai 6.601 pelari.

Pergerakan ekonomi pada wisata olahraga meningkat dan menciptakan gelombang hadirnya wisatawan ke kota Bandung. Tentunya perputaran uang di kota Bandung mencatatkan tingkat kepuasan.

Daya tarik kota Bandung sebagai kota favorit pelari menandakan bahwa wisata olahraga sudah terpercaya dan wisatawan ke kota Bandung dapat memilih sport tourism pilihan yang utama. Berbondong-bondong mengikuti wisata olahraga memberikan manfaat selain hiburan dan wisata, juga menyehatkan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Muh Husen Arifin
Dosen Aktif di Prodi PGSD UPI Kampus Cibiru

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Sep 2026, 19:01

Stiker Radio: Ketika Kenangan Lama Kembali Mengudara

Masih dalam suasana memperingati Hari Radio Nasional pada 9 September 2026, menarik untuk menengok kembali salah satu memorabilia radio yang kerap luput dari perhatian: stiker radio.

Beragam stiker radio dari berbagai stasiun radio di seluruh Indonesia yang menjadi bagian dari koleksi penulis. (Sumber: Foto dan koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 18:24

Nestapa Dago Dairy dan Asa Kedaulatan Pakan dari Bangku SMK

Kita abai menyiapkan cetak biru pendidikan modern di hulu peternakan.

Ilustrasi Mewujudkan SMK Peternakan Jurusan Pakan yang sesuai dengan perkembangan teknologi. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 17:05

Menggelorakan Wisata Olahraga di Kota Bandung

Wisata olahraga sebagai wisata yang mulai dijadikan model wisata yang sangat menarik dan mampu mengundang wisatawan menemukan wisata sembari berolahraga.

Bagi generasi Z, lari bukan hanya olahraga, tetapi gaya hidup yang terus berkembang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 15:11

Riung Gunung Bandung, 'Bandung Kakurung ku Gunung'

Riung Gunung Bandung mengungkap pesona alam legendaris Bandung kakurung ku gunung.

Nuansa Riung Gunung Pangalengan, Wisata Bandung Murah. (Sumber: Instagram | Foto: nuansariunggunung_)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 12:36

Romantisme Membaca Majalah Vista September 1983: Ketika Radio, Kaset, Bioskop dan Idola Menghidupkan Kenangan

Membaca Vista hari ini seperti memutar kembali sebuah kaset lama.

Majalah Vista, salah satu majalah hiburan populer pada era 1980–1990-an. Majalah ini menyajikan beragam informasi seputar musik, film, dan perkembangan dunia hiburan. (Sumber: Koleksi Majalah Vista milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 10:03

Waspadai Sindikat Penjualan Bayi dan Perbaiki Tata Kelola Adopsi

Pembentukan keluarga melalui jalur adopsi, proses ini masih sering dihadapkan pada tantangan yang rumit.

Ilustrasi adopsi bayi dalam sebuah keluarga (Sumber: dokpri dengan bantuan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 08:29

Manusia Gerobak, Manusia Statistik, Manusia Bandung

Istilah manusia gerobak mungkin terdengar seperti deskripsi visual. Padahal, ia membawa beban moral yang tidak enteng.

Manusia gerobak. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ANTARA via ayobandung.com)
Ayo Netizen 13 Sep 2026, 20:52

200 Ikon Bandung #3: Medan Prijaji, Koran Bandung Pelopor Nasionalisme Indonesia

Pada 22 Agustus 1912 Medan Prijaji harus tutup karena intervensi pemerintah kolonial, dan Tirto Adhi Soerjo pun harus dibuang ke Ambon.

Koran "Medan Prijaji" 1910. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 13 Sep 2026, 15:36

Menggabungkan OPD, Menggabungkan Kekuasaan?

Penggabungan OPD bakal menjadi lebih dari sekadar merapikan bagan organisasi. Ia bisa menjadi contoh bahwa birokrasi daerah dapat dibuat lebih sederhana.

Kantor Gubernur Jawa Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Instagram/@dihubjabar via ayobandung.com)
Ayo Netizen 13 Sep 2026, 12:47

Seandainya Saya Jadi Presiden (bagian 1)

Setiap orang memiliki mimpi besar, tetapi tidak semua impian itu bisa terwujud. Minimal jadi perenungan tentang pemikiran apa yang bisa kita sumbangkan kepada bangsa dan negara.

Bendera Merah Putih. (Sumber: Pexels | Foto: Irgi Nur Fadil)
Ayo Netizen 13 Sep 2026, 10:40

Miliaran Pemirsa Saksikan Pemakaman Lady Di

Ketika Lady Diana atau Lady Di dimakamkan, 6 September 1997, miliaran orang menyaksikan prosesinya melalui siaran tv

Putri Diana. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: John MacIntyre)
Ayo Netizen 13 Sep 2026, 09:54

Tren Operasi Bariatrik untuk Penuhi Standar Kecantikan yang Semu

Bariatrik menjadi tren operasi yang sedang happening baik di kalangan masyarakat maupun influencer untuk menurunkan berat badan secara instan.

Antara diet sehat dengan operasi bariatrik (Sumber: Pexels)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 22:18

Siaga pada Musim Peralihan

Peralihan musim inilah yang harus diwaspadai dan melakukan upaya mitigasi agar sehat dan selamat.

Pohon tumbang di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 17:12

Cara Mencari Research Gap untuk Skripsi dan Penelitian

Sulit menemukan research gap untuk skripsi? Pelajari cara menemukannya dari jurnal, melihat celah penelitian, hingga mengubahnya menjadi ide penelitian.

Cara Mencari Research Gap untuk Skripsi dan Penelitian (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 16:57

Sekali di Udara, Tetap di Hati: 81 Tahun Perjalanan RRI

Radio Republik Indonesia (RRI) memperingati hari jadinya setiap 11 September.

Gedung RRI Bandung, diambil pada bulan Agustus 2024. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Pijri Paijar)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 14:04

Komunikasi di Era AI: Mengapa Suara Manusia di Radio Tak Tergantikan

Di era AI, radio bertahan sebagai benteng keaslian manusia. Hari Radio Nasional mengingatkan bahwa kehangatan dan koneksi emosional dari suara penyiar tak tergantikan oleh algoritma.

Ilustrasi ruangan siaran radio. (Sumber: Pexels | Foto: Pixabay)
Linimasa 11 Sep 2026, 14:02

Dulu Sempat Viral, Apa Kabar Odading Mang Oleh?

Odading Mang Soleh pernah viral berkat video Ade Londok. Kini usaha tersebut diteruskan anak-anak dan memiliki cabang di luar Bandung.

Odading Mang Oleh yang dulu sempat viral. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 13:27

Menghidupkan Siaran RRI Bandung dengan Kreativitas Siniar

Alih wahana oleh RRI Bandung membutuhkan platform digital karya anak bangsa yang multifungsi.

Gedung Radio Republik Indonesia Bandung di Jalan Diponegoro No.61 Kota Bandung (Sumber: RRI | Foto: Atep)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 10:16

Dari I Hate Monday Menjadi 'Dimanusiakan' Pengalaman Tak Terduga di BP Kebudayaan Jabar

Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat adalah unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Kebudayaan yang bertugas merawat dan memajukan kebudayaan serta cagar budaya di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Ilustrasi tulisan "I hate monday". (Sumber: Pexels | Foto: elena_ sher)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 09:00

Mengapa Laga Persib–Persija Lebih dari Sekadar Tiga Poin

Para pemain Persib tidak hanya bermain untuk klub, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan sebagian masyarakat Jawa Barat. 

Pemain Persib dalam sebuah pertandingan. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)