Strategi Penyampaian Pesan dalam Publikasi Film melalui Website dan Media Sosial

3 menit baca
nikita edgina zalika
Ditulis oleh nikita edgina zalika diterbitkan
Ilustrasi menonton film. (Sumber: Pexels | Foto: Pavel Danilyuk)
Ilustrasi menonton film. (Sumber: Pexels | Foto: Pavel Danilyuk)

Disney memanfaatkan website resmi dan Instagram sebagai media publikasi trailer pertama live-action Moana kepada audiens global. Website resmi menyajikan informasi yang lebih lengkap mengenai film, pemeran, dan jadwal penayangannya.

Sementara itu, Instagram menampilkan visual trailer dan caption singkat yang lebih emosional serta menarik perhatian pengguna. Perbedaan tersebut menunjukkan adanya penyesuaian teknik penulisan sesuai karakteristik media yang digunakan.

Saya melihat website resmi Disney langsung menjelaskan inti informasi mengenai trailer, pemeran utama, dan jadwal penayangan film sejak paragraf pertama artikel dipublikasikan kepada publik. Sedangkan Instagram menggunakan caption singkat “The ocean chose her for a reason” agar audiens langsung memahami nuansa emosional campaign live-action Moana tersebut.

 (Foto: Nikita edgina zalika)
(Foto: Nikita edgina zalika)

Menurut pendapat saya, teknik penulisan pada website resmi Disney terasa lebih formal karena menggunakan gaya artikel berita perusahaan yang rinci dan informatif kepada pembaca global. Sebaliknya, Instagram memakai gaya penulisan lebih santai, singkat, dan emosional agar cocok dengan kebiasaan pengguna media sosial masa sekarang.

Saya merasa Disney cukup pintar membedakan cara penulisan berdasarkan karakteristik platform publikasi tanpa menghilangkan identitas utama campaign live-action Moana tersebut kepada audiens global mereka. Website resmi digunakan sebagai sumber informasi utama perusahaan, sedangkan Instagram dipakai untuk menarik perhatian publik secara cepat melalui visual dan caption pendek.

Dalam analisis kata kunci, saya melihat website resmi dan Instagram sama-sama menggunakan kata “ocean”, “journey”, dan “Moana” untuk memperkuat identitas campaign film tersebut kepada audiens. Menurut saya, penggunaan kata-kata tersebut membuat publik lebih mudah mengenali tema petualangan laut dan perjalanan emosional yang dimiliki karakter utama film Moana.

Website resmi Disney menggunakan penjelasan panjang mengenai budaya Polynesia, karakter film, dan proses produksi live-action Moana secara detail kepada para pembaca global perusahaan tersebut. Sebaliknya, Instagram lebih mengutamakan kekuatan visual trailer dan caption singkat karena audiens media sosial biasanya lebih menyukai informasi yang cepat dan praktis.

Menurut saya, teknik penulisan website resmi Disney menggunakan pola piramida terbalik karena informasi paling penting langsung dijelaskan sebelum detail tambahan dijelaskan kepada pembaca lebih lanjut. Instagram juga menggunakan pola serupa, tetapi bentuk penyampaiannya jauh lebih sederhana karena hanya memakai satu caption pendek untuk menyampaikan inti campaign.

Saya melihat konsistensi gaya komunikasi Disney tetap terlihat kuat meskipun website resmi dan Instagram menggunakan teknik penulisan yang berbeda dalam menyampaikan informasi kepada audiens global mereka. Kedua platform sama-sama mempertahankan nuansa petualangan laut, budaya Polynesia, dan perjalanan Moana sebagai identitas utama campaign live-action tersebut.

Menurut pendapat saya, visual berwarna laut biru, kapal tradisional, dan karakter Moana membuat campaign Disney terlihat lebih konsisten dan mudah dikenali oleh masyarakat luas saat ini. Selain itu, penggunaan hashtag “#Moana” pada Instagram membantu meningkatkan jangkauan publikasi dan mempermudah audiens menemukan konten terkait film tersebut secara digital.

(Abdurrahman, 2026) menjelaskan bahwa kemampuan menulis dalam digital public relations perlu menyesuaikan karakteristik media dan kebutuhan audiens. Penyesuaian tersebut membantu penyampaian pesan secara lebih efektif kepada publik. Setiap platform memiliki karakteristik komunikasi yang berbeda. Oleh karena itu, gaya penulisan perlu disesuaikan dengan media yang digunakan.

Hal ini sesuai dengan hasil analisis yang menunjukkan bahwa website resmi Disney menggunakan gaya penulisan yang lebih formal dan rinci dibandingkan Instagram. Website berfungsi sebagai sumber informasi utama yang lebih lengkap bagi audiens. Sebaliknya, Instagram menggunakan gaya bahasa yang lebih singkat dan emosional. Perbedaan tersebut menunjukkan adanya penyesuaian teknik penulisan berdasarkan karakteristik media.

Maka dari itu, perbedaan teknik penulisan pada website dan media sosial menunjukkan bahwa setiap platform memiliki karakteristik yang berbeda dalam menyampaikan informasi. Penyesuaian gaya penulisan membantu pesan diterima dengan lebih efektif oleh audiens. Dengan demikian,pemilihan teknik penulisan yang sesuai menjadi salah satu faktor penting dalam kegiatan public relations.

Refrensi:

  • Abdurrahman, M. S. (2026). Digital Public Relations Writing: Relevansi Kemampuan Menulis di Era AI. Simbiosa Rekatama Media.
Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 04 Nov 2026, 12:39

Ironi-Ironi dalam Nikah Siri

Refleksi pernikahan siri di Indonesia.

irono-Ironi dalam Nikah Siri (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 12:15

Istilah Bahasa Jawa, Jawa Kawi, Sunda dan Sansekerta untuk Besar Guncangan Gempa Bumi

Pelajari istilah besar guncangan gempa bumi dalam Bahasa Jawa, Jawa Kawi, Sunda dan Sansekerta. Temukan kekayaan kosakata tradisional untuk tingkatan getaran bencana alam kuno Nusantara di sini!

Gempa Bumi Dahsyat (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan ChatGPT)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:46

Medsos Mengubah Waktu dan Jarak

Medsos dapat merubah waktu dan jarak dalam penyampaian informasi

Dalam beberapa tahun ini, mengakses media sosial menjadi ritual yang seolah tanpa batas. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:18

Travel, Jalan Tol dan Perbincangan di Dalamnya

Banyak cerita-cerita yang hanya ada di perjalanan, tentang mereka yang terus berjuang di tengah kemegahan zaman.

Kemacetan akibat perbaikan dan pemeliharaan jalan di Tol Cikopo- Palimanan (Cipali). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)