Wujudkan Furnitur Fungsional yang Ergonomik untuk Mall di Bandung

4 menit baca
Sri Maryati
Ditulis oleh Sri Maryati diterbitkan
Kolase foto penulis disekitar furnitur fungsional Mall Sumaba (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Kolase foto penulis disekitar furnitur fungsional Mall Sumaba (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Highlights

Poin Penting

Quick Read
  • Ada kecenderungan Mall yang kini banyak dikunjungi oleh masyarakat karena memiliki furnitur fungsional dan taman yang luas

  • Perlu memperhatikan beberapa aspek kategori desain meja kursi yang  populer dan cocok untuk area taman mall.

  • Filosofi furnitur fungsional Mall searah dengan program mengurangi emisi karbon dan konsumsi listrik.

Daya tarik mall sudah bergeser menuju mall yang ramah ekologi dan memiliki taman yang luas serta tersedianya furnitur fungsional yang ergonomik dengan jumlah yang cukup.

Masyarakat Kota Bandung membutuhkan pusat perbelanjaan yang ramah ekologi untuk mengatasi krisis lingkungan seperti volume sampah harian yang tinggi, keterbatasan ruang terbuka hijau, dan peningkatan suhu perkotaan, sekaligus mendukung komitmen kota menuju pembangunan berkelanjutan dan rendah karbon.

Ada kecenderungan Mall yang kini banyak dikunjungi oleh masyarakat karena memiliki furnitur fungsional dan taman yang luas. Dengan tata ruang yang mengedepankan kenyamanan lingkungan karena udaranya bersih karena banyak pohon.

kebutuhan furnitur fungsional Mal sebaiknya dibuat oleh pihak pengelola mall, bukan oleh masing-masing toko.

Desain meja kursi taman mall yang ideal sebaiknya menggabungkan estetika modern, dan memiliki ketahanan cuaca ekstrem (outdoor), serta kenyamanan bagi pengunjung yang ingin bersantai.

Area taman mall biasanya membutuhkan furnitur fungsional berdaya tahan tinggi karena frekuensi penggunaan yang padat.

Kategori Furnitur Fungsional di Taman Mall

Perlu memperhatikan beberapa aspek kategori desain meja kursi yang  populer dan cocok untuk area taman mall:

Pertama: desain piknik modern (Modern Picnic Set), Desain ini menyatukan meja dan bangku panjang dalam satu struktur yang kokoh. Model ini sangat efektif untuk menghemat ruang di taman mall dan memberikan kesan kasual yang ramah bagi keluarga atau kelompok pengunjung yang berjumlah banyak.

Penggunaan rangka besi anti karat hitam yang dipadukan dengan bilah kayu solid memberikan tampilan industrial minimalis yang bersih.

Kedua:  desain kurva dan modular terintegrasi (Curved & Fluid Benches). Desain ini sangat cocok untuk taman mall yang mengutamakan estetika arsitektur kontemporer. Kursi berbentuk meliuk atau modular yang sering kali menyatu langsung dengan pot tanaman (planter box) besar. Bentuk ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat duduk komunal yang fleksibel, tetapi juga berfungsi sebagai elemen dekoratif lanskap taman.

Ketiga:  set kursi kafe taman minimalis (Al-Fresco Dining Style)Jika taman mall ditujukan untuk area kuliner terbuka (open-air dining), set meja bundar atau persegi dengan kursi terpisah adalah pilihan terbaik. Desain ini menggunakan kombinasi material besi ringan, kayu jati luar ruangan, atau anyaman sintetis yang tahan air dan sinar matahari. Biasanya ditambahkan payung taman besar (umbrella shade) untuk melindungi pengunjung dari panas siang hari.

Keempat: desain material terrazzo dan beton (Solid Block Design). Untuk area publik mall yang membutuhkan ketahanan maksimal tanpa perawatan rumit, furnitur berbahan beton poles atau terrazzo sangat direkomendasikan. Desain blok monolitik ini memberikan kesan mewah, kokoh, dan futuristik.

Material ini tidak akan bergeser, sangat tahan terhadap segala cuaca, dan memberikan kesan sejuk saat diduduki.

Kiat Memilih Furnitur Fungsional  Mall

Sebaiknya material rangka menggunakan besi powder coating, aluminium, atau stainless steel grade luar ruangan agar tidak mudah berkarat. Untuk material dudukan sebaiknya menggunakan kayu komposit (WPC), kayu jati di finishing luar ruangan, atau semen terrazzo yang tidak menyerap panas matahari secara berlebihan.

Perlu diperhatikan sudut-sudut meja dan kursi tidak tajam (berbentuk tumpul/rounded) demi keselamatan pengunjung anak-anak.

Filosofi furnitur fungsional Mall searah dengan program mengurangi emisi karbon dan konsumsi listrik. Baik  melalui pemanfaatan panel surya atap (PLTS) serta penerapan standar bangunan gedung hijau. Penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sangat dibutuhkan oleh Bandung dan kota lain.

Salah satu contoh pusat perbelanjaan di Bandung yang saat ini sangat ramah ekologi dan memiliki taman yang asri, lestari, luas dan memiliki koleksi tanaman langka yang mendunia adalah Summarecon Bandung atau biasa disebut Sumaba.

Koleksi tanaman langka di Taman Sumringah milik Mall Summarecon Bandung ditandai dengan pohon ikonik bernama Pohon Baobab (Adansonia digitata), yang dikenal sebagai salah satu spesies pohon tertua dan terbesar di dunia asal Afrika.Pohon ikonik berbatang raksasa yang mampu menyimpan ribuan liter air.

Kawasan  Sumaba telah menjadi ruang terbuka hijau, Dirancang dengan konsep edukatif.  Pihak pengelola Sumaba menyertakan kode QR di setiap pohon agar pengunjung dapat memindai informasi mengenai jenis tanaman serta negara asalnya secara langsung.

Selain Pohon Baobab yang eksotis, area hijau dan lanskap di sekitar Taman Sumringah juga ditanami berbagai jenis pohon kayu keras berkarakter kuat untuk menjaga kelestarian ekosistem dan menciptakan suasana asri seperti Pohon Ulin, Kayu besi khas Indonesia yang lambat tumbuh dan memiliki ketahanan sangat tinggi.

Yang menarik disana juga ada Pohon Pulai. Yakni Pohon peneduh berbatang lurus yang populer untuk penghijauan kawasan urban. Pohon Beringin (Ficus maclellandii) merupakan varietas beringin hias dengan tajuk rimbun sebagai penyerap karbon yang baik.

Juga banyak pohon Trembesi dan Mahoni, merupakan jenis pohon peneduh berdaun lebat yang mengelilingi jalur pedestrian dan area danau buatan. Sungguh mengesankan. Terlebih saat musim kemarau pada saat ini dengan sengatan mentari yang lebih panas. (SRI)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Sri Maryati
Tentang Sri Maryati
Pemerhati sosial, penikmat destinasi wisata

Berita Terkait

News Update

Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 19:02

Pendidikan Empati dalam Isu Sosial

urgensinya pendidikan empati diajarkan. Bukan hanya mencari jalan keviralan. Demi meningkatkan kuantitas konten tanpa memfilter isinya.

Ilustrasi anak sekolah di ladang sawah. (Sumber: Pexels | Foto: Noel Snpr)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 17:03

Stadion Persib Kelas Dunia Kapan ?

Persib Bandung bermain di stadion kelas Piala Dunia saat Asian LC 2 melawan FC Seoul Korea Selatan medio September 2026

Kondisi rumput liar tak terawat di luar Stadion GBLA yang sempat disorot pada 2019 lalu. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 15:29

Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya

Mengupas potensi bahaya gunung berapi, sesar aktif di Bandung Raya dan langkah mitigasi demi keselamatan warga. Simak informasi artikel Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya.

Poster Riset - Kesiapan Obyek Wisata Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Terhadap Bencana (Sumber: issuu.com/anggasafik/docs/poster_riset_tangkuban_perahu | Foto: Angga Safik Ul Ridwa)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 13:45

Penyiar Legendaris dan Perjalanan RRI di Era 1970-an Hingga Masa Kini

Terkadang wajah penyiar tidak pernah dilihat, tapi suaranya bisa menjadi kenangan dalam sejarah. Sambas, Hasan Azhari Oramahi, Poppy Tiendas, dll adalah nama legendaris penyiar RRI dengan suara emas.

Gedung Kantor RRI Bandung. (Sumber: RRI | Foto: R.Erlan W.K)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 10:32

Kenapa Gaji ASN Jadi Rebutan Bank?

Payroll sesungguhnya buka cuma rekening gaji. Dana yang masuk secara rutin saban bulan menciptakan aktivitas lanjutan.

Gedung bank BJB. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 08:11

Kebakaran Cihanja Punclut dan Pentingnya Penanganan Lingkungan Berkelanjutan

Catatan Lukman Nurhakim tentang material mudah terbakar di bawah timbunan, dampak asap terhadap warga, dan pentingnya penanganan pascakebakaran membuka pertanyaan yang lebih luas.

Kebakaran lahan di Cihanja-Punclut Kawasan Bandung Utara. (Foto: Dokumen Lukman Nurhakim)
Ayo Biz 15 Sep 2026, 20:08

Dari Lereng Arjuno ke Peta Jalan Net Zero: Jejak United Tractors Merawat Industri Berkelanjutan

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan.

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 19:51

200 Ikon Bandung #5: Pemandian Tjihampelas, Kolam Renang Pertama di Indonesia

Pemandian Tjihampelas menyimpan sejarah panjang olahraga renang di Indonesia sebelum bangunannya hilang dan berganti menjadi kawasan hunian modern.

Pemandian Tjihampelas pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 17:12

200 Ikon Bandung #4: Saritem

Sekarang, kawasan lokaslisasi Saritem telah tiada, bahkan telah digantikan dengan keberadaan sebuah pesantren yang cukup besar.

Sebuah roman Sunda karya Aan Merdeka Permana yang berjudul "Saritem". (Sumber: Istimewa)
Seni Budaya 15 Sep 2026, 16:00

Hikayat Wayang Tavip, Inovasi Wayang dari Sampah Plastik

Wayang Tavip lahir dari plastik bekas. Karya seni ciptaan Muhammad Tavip ini terus berkembang dari bentuk 2D hingga 3D.

Wayang Tavip menjadi inovasi dalam seni pewayangan dengan bentuk karakter yang khas dan unik. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 15:17

Menjaga Wajah Kota: Sinergi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung

Mereka tidak sekadar ditertibkan, melainkan langsung dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bandung di Rancacili.

Ilustrasi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung. (Sumber: dibuat dengan chatgpt.com | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 13:25

Seandainya Saya Jadi Presiden - Bagian 2

Negara bukanlah panggung pertunjukan, tetapi seandainya saya jadi presiden, saya ingin ada yang membaca puisi kenegaraan saat pelantikan. Negara akan maju jika semua warga diwajibkan membaca buku.

Bendera Republik Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Firman Marek_Brew)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 11:41

Jangan Sampai Pilkades di Jabar Menjadi Kotak Hitam Digital

Sistem pemilu yang baik bukan hanya harus mampu menghasilkan angka, tetapi juga harus memungkinkan pihak yang berwenang memeriksa bagaimana angka tersebut dihasilkan.

Ilustrasi Pilkades. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung.com)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 09:56

Obituari untuk Kanaya Whu

Ada suara yang justru menemukan kehidupan keduanya setelah kematian. Kanaya Whu salah satunya. Kematian selalu memiliki cara yang aneh untuk menjadi kenangan. Ada sebuah puisi elegi dalam obituari ini

Kanaya Whu. (Sumber: Instagram | Foto: Kanaya Whu)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 19:01

Stiker Radio: Ketika Kenangan Lama Kembali Mengudara

Masih dalam suasana memperingati Hari Radio Nasional pada 9 September 2026, menarik untuk menengok kembali salah satu memorabilia radio yang kerap luput dari perhatian: stiker radio.

Beragam stiker radio dari berbagai stasiun radio di seluruh Indonesia yang menjadi bagian dari koleksi penulis. (Sumber: Foto dan koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 18:24

Nestapa Dago Dairy dan Asa Kedaulatan Pakan dari Bangku SMK

Kita abai menyiapkan cetak biru pendidikan modern di hulu peternakan.

Ilustrasi Mewujudkan SMK Peternakan Jurusan Pakan yang sesuai dengan perkembangan teknologi. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 17:05

Menggelorakan Wisata Olahraga di Kota Bandung

Wisata olahraga sebagai wisata yang mulai dijadikan model wisata yang sangat menarik dan mampu mengundang wisatawan menemukan wisata sembari berolahraga.

Bagi generasi Z, lari bukan hanya olahraga, tetapi gaya hidup yang terus berkembang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 15:11

Riung Gunung Bandung, 'Bandung Kakurung ku Gunung'

Riung Gunung Bandung mengungkap pesona alam legendaris Bandung kakurung ku gunung.

Nuansa Riung Gunung Pangalengan, Wisata Bandung Murah. (Sumber: Instagram | Foto: nuansariunggunung_)