Sushi Menjamur di Bandung: Gaya Hidup Urban yang Kian Bersahabat dengan Rasa Jepang

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Rabu 01 Okt 2025, 15:24 WIB
Dari sushi roll sederhana hingga foie gras premium, pilihan menu Jepang kini hadir di berbagai penjuru kota, membentuk lanskap gastronomi yang semakin beragam. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Dari sushi roll sederhana hingga foie gras premium, pilihan menu Jepang kini hadir di berbagai penjuru kota, membentuk lanskap gastronomi yang semakin beragam. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

AYOBANDUNG.ID -- Bandung tak pernah kehabisan kejutan kuliner. Kota yang dikenal sebagai pusatnya kreativitas ini kini menyambut gelombang baru dari Timur yakni kuliner Jepang yang makin meresap dalam keseharian masyarakat urban. Dari sushi roll sederhana hingga foie gras premium, pilihan menu Jepang kini hadir di berbagai penjuru kota, membentuk lanskap gastronomi yang semakin beragam.

Sushi, yang dulunya dianggap sebagai makanan eksklusif, kini menjadi bagian dari rutinitas makan siang, hangout akhir pekan, hingga sajian elegan untuk perayaan. Popularitasnya tak hanya tumbuh di restoran mewah, tapi juga di gerai pinggir jalan yang menyajikan maki dan nigiri dengan harga terjangkau.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana Bandung, dengan karakter masyarakatnya yang terbuka dan pencinta inovasi, menjadi tempat ideal bagi kuliner Jepang untuk berkembang. Tak perlu terbang ke Tokyo, cukup melangkah ke sudut kota, dan kamu bisa menemukan sushi yang menggoda selera.

Salah satu nama yang ikut membentuk tren kuliner ini adalah Okinawa Sushi. Setelah sukses di Jakarta, Bali, Medan, dan Surabaya, restoran ini membuka cabang di 23 Paskal Bandung. Menurut Owner Okinawa 23 Paskal, Tjeng Evelyn, Bandung memiliki potensi besar karena kompetitor sushi belum sebanyak di ibu kota.

"Di Bandung, nama sushi-sushi yang besar itu masih dikit dan menurut aku kalau Okinawa Sushi masuk ke Bandung bisa jalan dan bisa sukses. Bisa ramai juga karena antusias orang Bandung ke makanan Jepang lumayan kuat," kata Tjeng Evelyn saat ditemui Ayobandung.

Okinawa Sushi menawarkan berbagai varian menu, dari maki sederhana hingga sushi premium berisi foie gras. Strategi harga yang fleksibel membuat restoran ini mampu menjangkau berbagai segmen konsumen.

"Okinawa Sushi ini menghadirkan macam-macam menu, dari range-nya yang bawah juga disajikan kayak menu maki hingga menu sushi paling premium," ungkap Evelyn.

Tak hanya soal rasa, Okinawa Sushi juga mengedepankan estetika penyajian. Sushi disajikan di tangga kayu, ornamen pohon, hingga rumah kayu mini yang menggemaskan. "Menurut aku cara penyajian kami juga berbeda," ujar Evelyn.

Menu sushi di Gion The Sushi Bar. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Menu sushi di Gion The Sushi Bar. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Interior restoran pun dirancang untuk menciptakan suasana hangat dan elegan. Ornamen kayu, batu putih, dan bunga kertas putih di langit-langit menjadi elemen desain yang memperkuat nuansa Jepang modern. Pengunjung tak hanya makan, tapi juga menikmati atmosfer yang mendukung pengalaman kuliner secara menyeluruh.

Selain sushi, Okinawa Sushi juga menyajikan gyu katsu, soba, udon, rice bowl, dan salad. Dengan harga mulai dari Rp30.000, restoran ini menjadi pilihan menarik bagi pecinta kuliner Jepang yang menginginkan kualitas tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. "Untuk harga dari sushi di Okinawa Sushi ini pun cukup beragam," ujar Evelyn.

Tak jauh dari Okinawa Sushi, Gion The Sushi Bar juga membuka cabang di 23 Paskal. Restoran asal Jakarta ini membawa konsep fusion food yang menggabungkan cita rasa Jepang dan Italia. Menu seperti sushi dengan lelehan keju di atas hot plate menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Pertumbuhan restoran Jepang di Bandung bukan sekadar soal bisnis, tapi juga cerminan dari perubahan gaya hidup. Masyarakat urban kini menjadikan kuliner sebagai bagian dari identitas dan ekspresi diri. Sushi, dengan keindahan visual dan cita rasa yang khas, menjadi simbol dari transformasi tersebut.

Operational Manager Gion The Sushi Bar, Maulana Siswanto, menyebut kehadiran cabang Bandung sebagai langkah strategis dalam ekspansi bisnis. "Pembukaan cabang ini menandai langkah penting dalam perluasan jaringan restoran kami," ujar Maulana.

Alternatif kuliner Jepang atau produk UMKM serupa:

  1. https://s.shopee.co.id/60IdOcCw5Z
  2. https://s.shopee.co.id/8UzyNEOX40
  3. https://s.shopee.co.id/AKRcYeTP23
  4. https://s.shopee.co.id/1LWnq8Ivcu
  5. https://s.shopee.co.id/4fnFoMUDI2

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

Ada Apa Saja di Pasar Cihapit?

Ayo Biz 30 Sep 2025, 08:08 WIB
Ada Apa Saja di Pasar Cihapit?

News Update

Ayo Netizen 11 Jan 2026, 14:32 WIB

Resolusi Menjaga Kesehatan Mata dalam Keluarga dan Tempat Kerja

Masih banyak perilaku warga Kota Bandung yang bisa merusak mata orang lain namun tidak merasa berdosa.
Masih banyak perilaku warga Kota Bandung yang bisa merusak mata orang lain namun tidak merasa berdosa. (Sumber: Pexels/Omar alnahi)
Ayo Netizen 11 Jan 2026, 13:09 WIB

Wargi Bandung 'Gereget' Pelayanan Dasar Masyarakat Tidak Optimal

Skeptis terhadap kinerja Pemerintah Kota Bandung demi pelayanan yang lebih baik.
Braga pada malam hari dan merupakan salah satu icon Kota Bandung, Rabu (3/12/2024). (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Nayla Andini)
Ayo Netizen 11 Jan 2026, 11:01 WIB

Kabupaten Brebes Pasar Raya Geowisata Kelas Dunia

Kabupaten Brebes di Provinsi Jawa Tengah, memenuhi banyak kriteria untuk menjadi destinasi geowisata.
Fauna awal yang menjelajah Brebes sejak 2,4 juta tahun yang lalu. (Sumber: Istimewa)
Ayo Jelajah 11 Jan 2026, 11:00 WIB

Riwayat Bandit Kambuhan yang Tumbang di Cisangkuy

Cerita kriminal 1941 tentang Soehali residivis yang tewas tenggelam saat mencoba melarikan diri dari pengawalan.
Ilustrasi
Ayo Netizen 11 Jan 2026, 09:51 WIB

Merawat Tradisi, Menebar Kebaikan

Jumat Berkah bukan sekadar soal memberi dan menerima, menjadi momentum yang tepat untuk terus menebar kebaikan dan kebenaran.
Pelaksanaan Jumat Berkah dilakukan secara bergantian oleh masing-masing DWP unit fakultas, pascasarjana, dan al-jamiah (Sumber: Humas UIN SGD | Foto: Istimewa)
Beranda 11 Jan 2026, 08:09 WIB

Cerita Warga Jelang Laga Panas Persib vs Persija, Euforia Nobar Menyala di Kiaracondong dan Cigereleng

Menurutnya, menyediakan ruang nobar justru menjadi cara paling realistis untuk mengelola antusiasme bobotoh dibandingkan berkumpul tanpa fasilitas atau memaksakan datang ke stadion.
Wildan Putra Haikal bersama kawan-kawannya di Cigereleng bersiap menggelar nobar Persib vs Persija. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Biz 10 Jan 2026, 19:34 WIB

Pisau Bermata Dua Naturalisasi: Prestasi, Bisnis, dan Tantangan Olahraga Indonesia

Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia.
Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia. (Sumber: Satria Muda Bandung)
Ayo Biz 10 Jan 2026, 16:11 WIB

Ribuan Sepeda Motor Menumpang Kereta, Tren Baru Mobilitas Masyarakat di Libur Panjang

Keramaian di stasiun besar pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026 memperlihatkan wajah baru. Tidak hanya penumpang yang berdesakan menunggu keberangkatan, tetapi juga deretan sepeda motor.
Ilustrasi pengiriman sepeda motor melalui layanan kereta api menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin tetap praktis, aman, dan efisien dalam perjalanan liburan panjang. (Sumber: KAI Logistik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34 WIB

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.
Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Beranda 09 Jan 2026, 19:07 WIB

Sebelum Terlambat 2030, Strategi Komunikasi SDGs Harus Melampaui Jargon Birokrasi

SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif.
SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 17:49 WIB

Keamanan Data dan Masa Depan AI: Jalan Panjang Membangun Kepercayaan Publik

Di Indonesia, AI sudah semakin relevan dan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rekomendasi konten hiburan, aplikasi belajar daring, hingga layanan finansial digital.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 17:14 WIB

Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

Kemacetan di Bandung dipicu kendaraan berlebih, jalan sempit, angkutan umum kurang baik, wisatawan, dan parkir liar.
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Beranda 09 Jan 2026, 16:37 WIB

Wajah Lain Wisata Delman di Kota Bandung: Romantis bagi Wisatawan, Berat bagi Kuda

Tantangan besarnya adalah kebutuhan akan regulasi yang mampu menjembatani kepentingan hewan, kusir, dan penumpang secara adil.
Ade, kusir delman di sekitar wilayah Gedung Sate. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 16:28 WIB

Food Genomics, Teknologi Nutrisi Presisi yang Mengubah Cara Anak Muda Makan

Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik.
Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 16:13 WIB

Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Gedung balai kota mesti bisa menjadi promotor bagi kriya glassware eksklusif dan mesin roaster kopi buatan Bandung.
Halaman balai kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Jelajah 09 Jan 2026, 16:00 WIB

Hikayat Tamasya Baheula di Kawah Putih Ciwidey, Tempat Healing Kompeni yang Sepi dan Sunyi

Kawah Putih Ciwidey tampil sebagai tujuan berat dan hening dalam Gids van Bandoeng 1927 lengkap dengan belerang dan tanjakan panjang.
Lukisan Kawah Putih Franz Wilhelm Junghuhn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:43 WIB

Penipuan Online: Apakah Ada Hukumnya?

Penipuan melalui telepon berkembang lebih cepat daripada aturan hukumnya.
Media dalam jaringan (daring). (Sumber: Pexels | Foto: Torsten Dettlaff)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:06 WIB

'Berkawan' dengan Gelapnya Jalan Soekarno Hatta

Jalan Soekarno Hatta makin gelap karena lampu PJU mati, membuat warga merasa was-was setiap melintas.
Jalan Soekarno Hatta ramai malam hari, motor, dan mobil bergerak di tengah padatnya arus, (01/12/2025). (Sumber: Fayyaza Jasmine | Foto: Fayyaza Jasmine)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 14:39 WIB

Bobotoh Cek! Cara Beli Single Ticket Pertandingan PERSIB di Aplikasi Resmi

Cara membeli single ticket pertandingan kandang PERSIB Bandung melalui aplikasi resmi PERSIB (PERSIBapp).
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 13:26 WIB

Bandung Terus Diganggu oleh Pungli yang Tak Kunjung Teratasi

Pungli terus mengganggu kenyamanan warga Bandung muncul berulang di berbagai ruang publik, menunjukkan lemahnya pengawasan dan kebutuhan akan tindakan tegas untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Area parkir di salah satu kawasan kuliner Bandung yang sedang dipadati oleh beberapa kendaraan, terutama pada jam makan siang (4/12/2025). (Sumber: Keira Khalila K | Foto: Keira Khalila K)