Linguistik dan Kesusastraan

2 menit baca
Muhammad Assegaf
Ditulis oleh Muhammad Assegaf diterbitkan
Perpustakaan Nasional RI dalam memperingati 100 Tahun Chairil Anwar (Foto: Kawan-kawan dari TB, Ariqal Literasi SSB)
Perpustakaan Nasional RI dalam memperingati 100 Tahun Chairil Anwar (Foto: Kawan-kawan dari TB, Ariqal Literasi SSB)

Kajian bahasa Indonesia yang amatlah hebat, memang menjadikan sebuah kasanah ilmu kaidah bahasa yang indah itu bisa diartikan sebagai sarana tempat berimajinasi. Dalam menulis kata-kata yang dapat dianalisis secara kritis dan umum.

Bahasa juga merupakan alat komunikasi yang tujuannya untuk menjamin aktivitas sosial masyarakat untuk mendalami serta memahami arti dan fungsi bahasa untuk menekuni kemampuan linguistik yang energik. Bahasa dapat dipahami sebagai interaksi bunyi dan makna bagaikan puisi-puisi yang tak pernah mati serta disiplin mempelajari bahasa sebagai fonetik.

Akan tetapi sebatas pemahaman linguistik memang membutuhkan waktu yang cukup lama, dan tak bisa bahwa seruan bunyi bahasa itu dipelajari dengan instan atau dengan waktu yang amatlah cepat. Kajian linguistik sendiri mememiliki cabang bidang teoritis dan umum. Teoritis umum meliputi teori linguistik, linguistik deskriptif, dan linguistik historis komparatif.

Perjalanan panjang studi kebahasaan mencatat evolusi pemikiran dari era klasik Yunani hingga kontemporer. Bahasa sebagai objek kajian akademis mengalami transformasi melalui tiga fase: spekulasi filosofis, pengamatan empiris, dan sistematisasi klasifikatoris.

Ketiga fase ini menjadi penghubung fundamental antara ranah linguistik dan kesusastraan yang saling berkelindan. Ferdinand de Saussure (1857-1913), linguis asal Swiss, menjadi pionir revolusi linguistik modern. Gagasan-gagasannya terekam dalam karya monumental "Cours de Linguistique Générale" atau "Kuliah Linguistik Umum" yang diterbitkan posthumous pada 1916.

Pemikiran Saussure dipengaruhi paradigma strukturalisme dan modernisme, sekaligus berkontribusi pada pengembangan semiotika sebagai pendekatan kritik sastra. Inilah yang memperkuat keterkaitan tak terpisahkan antara linguistik dan kesusastraan, karena linguistik modern Saussurean memperkenalkan semiologi—kajian tentang sistem makna dalam tanda-tanda bahasa.

Kesusastraan merupakan kristalisasi pengalaman kemanusiaan yang diangkat dari realitas kehidupan, kemudian diolah dan dikonstruksi melalui estetika bahasa yang sublim, dengan imajinasi artistik sebagai medium utamanya. Budayawan Nirwan Dewanto menyoroti kontribusi monumental Chairil Anwar dan Amir Hamzah terhadap khazanah sastra Indonesia modern.

Menulis kosakata arkais pada kertas buku. (Sumber: Pexels/Vika Glitter)
Menulis kosakata arkais pada kertas buku. (Sumber: Pexels/Vika Glitter)

Kedua penyair ini merumuskan karakteristik yang powerful: "Destruktif terhadap konvensi bahasa lama, namun menjadi cahaya terang bagi dinamika bahasa baru." Formula inovatif Chairil dan Amir Hamzah hingga kini belum tertandingi, mendemonstrasikan bagaimana dekonstruksi bahasa dapat membongkar realitas dan melahirkannya kembali dengan lebih berkilau.

Puisi kontemporer memang dibangun dari struktur frasa, sementara prosa tersusun dari kalimat utuh. Frasa, sebagai konstruksi linguistik yang tidak lengkap, justru karena keterbatasannya mampu menciptakan ruang hampa dan celah makna yang produktif.

Khazanah puisi Indonesia setelah kepergian Chairil Anwar adalah cerita tentang kemandekan, bahkan kemerosotan, sementara terobosan-terobosan yang dianggap penting yang dikerjakan oleh penyair terdepan Indonesia itu hanyalah penerusan jalan yang sudah dibuka oleh Chairil Anwar.

Hingga sampai saat ini belum ada penyair Indonesia yang menciptakan puisi lebih jauh, dan sepenuhnya melepaskan diri, dari kemungkinannya yang telah disediakan oleh Chairil, dan tak mampu meneruskan warisan yang ia tinggalkan. Nirwan Ahmad Arsuka (Ahli Ilmu Sains) mengatakan "Dalam sajak Aku, mengenai prosa yang tersusun dalam kalimat lengkap itu adalah sebuah ekspresi dari janin bangsa yang hendak lahir merdeka di tengah kepunguan ketidakpastian nasib kekuatan senjata para penjajah fasis yang makin menindas.

Janin bangsa yang dengan jalang ingin melepaskan diri dari kumpulan bangsa-bangsa jajahan yang terbuangnya; mereka jelas-jelas memang cenderung jadi bagian dari kamu yang mengkerdilkan perkembangan puisi Indonesia. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)