Lamsijan, Mang Kabayan, dan Langkanya Ilustrator Karakter Kesundaan

4 menit baca
Dudung Ridwan
Ditulis oleh Dudung Ridwan diterbitkan
Komik Lamsijan. Saat ini ilustrator yang mengkhususkan diri mendalami karakter budaya Sunda sangatlah jarang. (Sumber: Istimewa | Foto: Istimewa)
Komik Lamsijan. Saat ini ilustrator yang mengkhususkan diri mendalami karakter budaya Sunda sangatlah jarang. (Sumber: Istimewa | Foto: Istimewa)

SAAT INI, orang yang berprofesi sebagai komikus atau ilustrator sangat banyak dengan berbagai genrenya masing-masing—manga, klasik, modern, dan lain-lain. Tapi, ilustrator yang mengkhususkan diri mendalami karakter budaya Sunda sangatlah jarang. 

Dulu, sebut saja ada ilustrator Onong Nugraha. Onong adalah seorang pituin Sunda asli yang lahir di Garut, 29 Juni 1934. Onong Nugraha adalah seorang komikus sekaligus ilustrator yang konsisten dengan karya-karyanya yang dekat dengan alam budaya Sunda. 

Selama hidupnya hampir dibaktikan berkarir di majalah Sunda Manglé, kurang lebih  30 tahun, 1963-2000. Tapak lacak karya ilustrasinya tersebar di majalah dan surat kabar yang terbit pada masa itu. Pendidikannya adalah lulusan Fakultas Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (sekarang FSRD-ITB).

Karya Ilustrasi Onong Nugraha punya ciri khas yang mampu memberi imajinasi ke pembacanya. Kebanyakan karyanya bernuansa etnis Sunda. Bisa jadi ini suatu keterpaksaan untuk menyesuaikan dengan tuntutan naskah cerita (cerita Sunda), di mana Onong bekerja sebagai ilustrator di majalah berbahasa Sunda itu. 

Tetapi, faktanya meski lepas dari konteks, ilustrasinya tetap mampu menggambarkan suasana budaya Sunda secara sempurna. 

Setelah Onong Nugraha mangkat, agak sulit mencari ilustrator yang dekat dengan alam budaya Sunda. Beberapa penulis dan  ilustrator, misalnya Kang Aan Merdeka Permana--penulis spésialis téma Padjadjaran; dang Iwan Yuswandi--ilustrator senior dari Penerbit Mizan, hampir kompak menunjuk ke tor Ayi R. Sacadipura untuk menggantikan Onong. Ayi R. Sacadipura, lahir 15 Februari 1974 di Rancaloa, Cipamokolan, Rancasari, Bandung, adalah jebolan Jurusan Seni Rupa IKIP, sekarang UPI.

“Agak sulit mencari sosok ilustrator yang dekat dengan alam budaya Sunda setelah Pak Onong Nugraha mangkat, saat ini paling Ayi R. Sacadipura,” kata Iwan Yuswandi ketika penulis bertanya kira kira siapa yang pantas menjadi ilustrator buku dan carpon-carpon Sunda.

Iwan Yuswandi mengatakan, di era digital sekarang, ia tidak tahu media apa saja yang masih menampung karya ilustrasi kesundaan. Bila tidak ada medianya, ya otomatis ilustratornya pasti langka. “Jadi, menurut saya medianya harus ada dulu dan ia harus berani berubah. Dan bacaan Sunda itu jangan hanya sebatas bertema klasik saja, tapi harus ngigelan zaman (beradaptasi) dengan zaman,” katanya.

Tak beda jauh yang dikatakan oleh sastrawan Sunda Kang Aan Merdeka Permana, penulis novel Sareupna di Padjadjaran. “Ya, benar ilustrasi Pak Onong adalah yang paling pas pada tema kesundaan mah, yang baru siapa ya, paling Ayi,” katanya saat penulis ngobrol di rumahnya di Sukamiskin.

Petunjuk Iwan dan Kang Aan terbukti. Ayi R. Sacadipura saat ini bisa disebut solorun jadi Ilustrator yang konsisten di jalur bertema karakter budaya Sunda.

Ayi R. Sacadipura saat ini bisa disebut solorun jadi Ilustrator yang konsisten di jalur bertema karakter budaya Sunda. (Sumber: Istimewa | Foto: Istimewa)
Ayi R. Sacadipura saat ini bisa disebut solorun jadi Ilustrator yang konsisten di jalur bertema karakter budaya Sunda. (Sumber: Istimewa | Foto: Istimewa)

Beberapa penerbit memakai  jasanya untuk membuat ilustrasi: Manglé; Ayobandung.com; Sunda Midang, Pikiran Rakyat, Galamedia Mizan, dan majalah Zenith (Jerman); sudah pasti dengan Penerbit Pustaka Jaya mah sebab Ayi dapat tugas jadi manajer rédaksi. Bahkan. Sejak 1981, Ayi mengikuti jejak seniornya, Pak Onong Nugraha, bekerja—di majalah Mangle.

Ayi tak menampik disebut sebagai salah satu ilustrator yang dekat dengan karakter budaya Sunda. Latar belakangnya adalah seorang pelukis yang beraliran realis. Realis artinya gambar yang dibuat sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, baik proporsi maupun anatomi, dibuat sama menyerupai objek yang digambar. 

Selain seorang pelukis, Ayi juga seorang kartunis dan karikaturnis (bukan Manga). “Jadi, saya pun senang kalau disuruh menggambar karakter kesundaan. Sepertinya ‘gayung bersambut’, di satu sisi saya suka menggambar kasundaan, di sisi lain saya dapat tempat di Mangle—manajemen baru,” katanya.

Di majalah Manglé (manajemen lama), Ayi R. Sacadipura secara  konsistén menggambar/menulis komik yang terbit setiap dua minggu sakali. Tokoh yang ditulisnya, yaitu Lamsijan. 

Konon, tokoh Lamsijan nasabnya tersambung ke Mang Kabayan, tokoh legendaris masyarakat Sunda. Bahkan sipat dan karakternya juga mirip. Pernah menginspirasi alam pikiran orang Sunda melalui dongeng-dongeng, lagu sanggian R. Machjar, novélét Ki Umbara Si Lamsijan Kaédanan, dll., oleh Ayi R. Sacadipura, tokoh Sunda imajinér ini diceritakan dalam genre: komik!

Agar tidak hilang, cerita ratusan komik yang terbit dua mingguan di majalah Manglé itu dikumpulkan oleh Ayi R. Sacadipura. Katanya, “Paling tidak,  ingin berkontribusi ngeuyeuban dokuméntasi khazanah komik bahasa Sunda.” Jadilah buku ini diberi judul Lamsijan: Komik Humor Sunda Asli, Heureuy-Réhé-Romantis.

Isi buku komik ini tidak berbéda dengan cerita Mang Kabayan, tokoh Sunda imajiner yang hidup dalam pikiran orang Sunda baheula. Ujar cerita dan sifat serta karakter Mang Kabayan banyak yang mirip: sering digambarkan sebagai orang bodoh, kadang pintar keblinger. Terkadang bijaksana. Tapi, kebanyakan digambarkan mengundang tawa dan réhé.

Ayi berhasil memotret kehidupan sehari-hari tokoh Lamsijan dari mulai “ngimpi”, “ubar panyakit”, “meuli mobil”, “hape”, “diét”, “duit”, “kpk”, dan  banyak lagi.

Pembaca tidak usah membaca secara runut dari halaman satu hingga halaman akhir, tapi bisa memulai dari halaman mana saja sebab satu cerita satu halaman.

Sayang, di Manglé (manajemen baru--terbitan Pusat Budaya Sunda Unpad), komik Lamsijan tidak saya temukan lagi. Entah ke mana? (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 08 Okt 2026, 19:14

Ketika Keamanan Pangan Kota Bandung Diuji Kasus 88 Seoul

Momentum untuk melihat kembali bagaimana keamanan pangan dan perlindungan konsumen diterapkan dalam industri kuliner Kota Bandung yang terus berkembang.

Ilustrasi Walikota Bandung sedang sidak keamanan pangan. (Sumber: ilustrasi dikreasi dengan chatgpt | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 18:13

Bagaimana Menjadikan Kota Bandung sebagai Sentra Batik Utama di Jawa Barat

Bandung berpotensi menjadi sentra batik utama Jawa Barat. Melalui inovasi motif modern, penguatan pengrajin lokal dan dukungan festival budaya, batik Bandung siap mendominia pasar lokal dan global.

Damakara Store di Cihapit. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Rizma Riyandi)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 17:43

Khazanah Masakan Bogor Tempo Doeloe: Warisan Gastronomi Leluhur yang Kian Langka

Kuliner Bogor tempo doeloe adalah bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Sunda dan kekayaan gastronomi Nusantara.

Cungkring merupakan sajian khas Bogor berupa sate kulit sapi yang dibalut gurihnya bumbu rempah dan kacang. (Sumber: Youtube | Foto: Dyodoran)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 16:17

Mang Jaya, Maestro Dongeng Sunda yang Melintasi Zaman

Lebih dari setengah abad Mang Jaya menjaga dongeng dan bahasa Sunda tetap hidup melalui kekuatan suara dan imajinasi.

Sosok Mang Jaya, maestro dongeng Sunda yang telah puluhan tahun menghidupkan tradisi mendongeng dan memperkenalkan kekayaan cerita Sunda kepada lintas generasi. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 15:46

Memaknai Kembali Bandung Heritage

Ada sudut-sudut kota Bandung yang menyimpan cerita sejarah tapi tergerus oleh waktu. Bandung bukan hanya kota arsitektur, tapi juga tempat bahasa Sunda dicetak, dibaca dan disebarluaskan.

Gedung peninggalan Era Kolonial di Kota Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: Andaru Firmansyah)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 13:10

Bandung Tak Bisa Hanya Diurus lewat 'PowerPoint'

Bandung tidak perlu menciptakan sejarah baru. Sejarahnya sudah ada. Yang dibutuhkan adalah menghubungkan titik-titik sejarah yang selama ini berdiri sendiri.

Salah satu sudut kawasan heritage Braga. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Arif Ruhiyat)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 12:18

Masakan-Masakan Tionghoa Populer dalam Buku 'Masakan Aneka Warna' (1969)

Buku berjudul Masakan Aneka Warna disusun oleh Ny. W.J. Corputty dan Nn. Ong Kim Nio (yang juga ditulis sebagai Ibu Satrio Samuel).

Buku berjudul "Masakan Aneka Warna" disusun oleh Ny. W.J. Corputty dan Nn. Ong Kim Nio dan diterbitkan pertama kali oleh PN Balai Pustaka tahun 1969. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Wisata & Kuliner 08 Okt 2026, 11:18

Perkedel Bondon, Pengisi Perut Masinis Hingga Tempat Mangkal Para Perempuan Malam di Bandung

Perkedel Bondon lahir dari kebutuhan akan panganan para pekerja kereta api di Kota Bandung yang hanya melayani pelanggannya pada malam hari.

warung perkede Bondon di Jalan Stasiun Timur Kota Bandung (ist)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 10:34

Menolong Tak Cukup dengan Peduli: Ketika Mental Tak Baik-Baik Saja

Tidak semua orang yang sedang berjuang dengan masalah mental berkata, “Saya butuh pertolongan.” Kadang, yang dibutuhkan hanyalah seseorang yang peka kalau saya sedang tidak baik-baik saja.

Pembukaan Program Psikoedukasi Kesehatan Mental Remaja Pusjar SKTAN Tahun 2026. (Sumber: Humas Pusjar SKTAN | Foto: Humas Pusjar SKTAN)
Sejarah 08 Okt 2026, 09:24

Pertumbuhan Penduduk dan Hilangnya Penampung Air di Bandung

Banyak daerah di Bandung yang menggunakan nama Situ. Istilah ini merujuk pada keberadaan sebuah danau di tempat tersebut. Seperti Situ Aksan, Situ Sudimampir dan Situ Gunting

Situ aksan pada zama dahulu.(foto Istimewa)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 07:43

Kenapa Maling di Negeri Ini Tidak Takut CCTV?

Di tengah ekonomi yang semakin sulit kejadian kriminalitas semakin meningkat terutama untuk pencurian sepedah motor di Bandung

Gambaran curanmor di CCTV (Sumber: Istimewa)
Sejarah 07 Okt 2026, 19:44

Mengenang Persitiwa Perobekan Bendera Belanda di Bandung

Bandung memiliki catatan sejarah penting dalam penyebaran teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 1945 lalu. Para pemuda radio Bandung adalah para pelaku utamanya proses pengambilalihan sejumlah fa

Gedung Bekas Bank DENIS tempat peristiwa perobekan Bendera Belanda terjadi di Bandung. Gedung ini sekarang menjadi gedung bank bjb
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 18:59

Inisiatif Rail Clinic Berbasis RS Dustira, Terobosan Faskes di Jawa Barat

RS Dustira dan Stasiun Cimahi. Keduanya berada sangat berdekatan dan memiliki sejarah panjang yang tidak terpisahkan dari perkembangan Kota Cimahi

Rumah sakit Dustira dilihat dari skibridge Stasiun Cimahi (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 17:27

Punahnya Satwa yang Dilindungi Akibat Bencana Ekologis

Alam sebagai habitat harus dijaga agar bisa diminimalisir bencana ekologis. Perluasan untuk peningkatan ekonomi seharusnya mempertimbangkan kondisi hutan, di mana habitat satwa menjaga keseimbangan.

Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Nyonyofoto)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 15:54

Pesona Garut (Bagian 2): 'Surga dari Timur', Rekam Sejarah, dan Mahakarya Gastronomi Pasundan

Kabupaten Garut tak hanya dikenal lewat bentang alamnya yang memikat, tetapi juga keberagaman warisan kulinernya yang kaya akan nilai sejarah dan kearifan lokal.

Dodol menjadi salah satu oleh-oleh paling ikonik dari Garut. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Midori)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 14:41

Persamaan dan Perbedaan antara Sejarah, Tarikh, Riwayat, Hikayat, Babad, Mitologi dan Legenda

Bedah tuntas persamaan dan perbedaan sejarah, tarikh, riwayat, hikayat, babad, mitologi dan legenda. Pahami makna, karakteristik serta posisinya dalam literatur historis dan kultural Nusantara.

Seorang pengunjung mencari buku di antara rak-rak sempit Perpustakaan Batu Api, Jatinangor, Sabtu 9 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 13:10

Tebang Pilih Hukum: Investigasi Keracunan 88 Seoul vs Keracunan MBG

Hukum yang ada di Indonesia seringkali tebang pilih karena tajam ke bawah dan tumpul ke atas salah satunya investigasi keracunan.

Restoran 88 Seoul Paskal (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 12:36

DNA Sunda di Tanah Banyumas

Berkisah tentang folklore dan toponimi yang mengaitkan keterkaitan Banyumas dengan Sunda.

DNA Sunda di Tanah Banyumas (Sumber: GeminiAi)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 10:54

Tarif Parkir Rp65.000 dan Negara yang Kalah di Pinggir Jalan Kota Bandung

Kasus tari parkir Rp65.000 di Jalan Diponegoro, Bandung, seharusnya tidak berhenti pada pertanyaan siapa oknumnya. Pelaku, jika terbukti melanggar, tentu harus ditindak.

Petugas sedang melakukan pemeriksaan bus pariwisata. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Muslim Yanuar)
Beranda 07 Okt 2026, 09:42

Halte BRT di Tengah Jalan Satu Arah, Solusi atau Biang Macet Baru di Ahmad Yani Cicadas?

Pembangunan halte BRT di tengah Jalan Ahmad Yani picu kekhawatiran macet. Warga dan pengamat mengkritik desain, Pemkot pilih percepat proyek, sementara perencana ungkap manfaat BRT.

Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan halte BRT di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa 6 Oktober 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)