Selamat Hari Raya Idul Adha
1447 H • Hari Raya Kurban & Kebajikan

ITB sebagai Wisata Teknologi Era Globalisasi - Bagian 2

Vito Prasetyo
Ditulis oleh Vito Prasetyo diterbitkan Rabu 12 Nov 2025, 15:09 WIB
ITB Jatinangor. (Sumber: Dok. ITB)

ITB Jatinangor. (Sumber: Dok. ITB)

Dalam paparan berikut sebagai lanjutan dari bagian ke-1 adalah rencana implementasi konkret untuk menjadikan Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai destinasi wisata teknologi era globalisasi, disusun dalam bentuk sistematis seperti proposal pengembangan, tetapi dengan bahasa umum yang sering digunakan dalam dunia jurnalistik.

Adapun rencana implementasi wisata teknologi ITB, yang disusun berdasarkan referensi penulis adalah sebagai berikut:

1. Tahap persiapan (jangka pendek: 6–12 bulan), yang memuat:

a. Studi kelayakan dan perencanaan, yakni melakukan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) terkait potensi ITB sebagai wisata teknologi. Mengidentifikasi area kampus yang dapat dijadikan zona wisata edukatif, misalnya: laboratorium terbuka (fisika, robotika, energi terbarukan). Menyiapkan museum dan galeri inovasi ITB. Dan menginventarisir area sejarah kampus (gedung aula barat–timur, taman Ganesha). Dan juga menyusun masterplan desain tur teknologi, termasuk alur pengunjung, keamanan, dan kapasitas maksimal.

b. Kolaborasi dan legalitas, dalam cakupan membentuk tim kerja gabungan antara: ITB (rektorat, fakultas, dan mahasiswa). Kerja sama dengan pihak terkait antara lain: Pemerintah Kota Bandung (Dinas Pariwisata & Dinas Pendidikan). Serta keterlibatan komunitas lokal serta sponsor industri teknologi. Dan menyusun regulasi terkait batas antara kegiatan akademik dan wisata agar tidak saling mengganggu.

Kampus ITB Jatinangor. (Sumber: Dok. ITB)
Kampus ITB Jatinangor. (Sumber: Dok. ITB)

2. Tahap pengembangan (jangka menengah: 1–3 tahun) yang meliputi:

a. Pembangunan fasilitas wisata teknologi: Techno Gallery ITB: ruang pamer interaktif menampilkan hasil riset mahasiswa dan dosen, atau pihak lain yang ditunjuk sebagai korporasi penyelia program.

Adanya Innovation Trail: jalur edukasi outdoor yang menjelaskan sejarah penemuan teknologi Indonesia melalui instalasi seni dan digital sign age. Kemudian, Virtual Reality Lab Tour: pengalaman tur digital berbasis VR/AR untuk pengunjung umum dan wisatawan luar negeri.

b. Program eduwisata dan event: “ITB Science Week” — pekan wisata ilmiah tahunan dengan pameran inovasi, lokakarya, dan kuliah umum. Penunjang Techno Camp untuk Pelajar — program kunjungan sekolah untuk belajar langsung tentang sains dan teknologi. Serta Hackathon Wisata Inovasi — kompetisi teknologi terbuka yang menggabungkan pariwisata, ekonomi kreatif, dan edukasi.

c. Digitalisasi dan promosi global: pembuatan portal wisata teknologi ITB (multibahasa: Indonesia–Inggris) untuk pemesanan tur, katalog inovasi, dan promosi global. Kolaborasi dengan influencer pendidikan dan platform eduwisata internasional (misalnya UNESCO Associated Schools).

3. Tahap implementasi dan evaluasi (jangka panjang: 3–5 tahun)

a. Integrasi dengan ekosistem Kota Bandung: menyambungkan wisata ITB dengan destinasi lain seperti Lembang Techno Park, Bosscha Observatory, dan Kampung Kreatif Bandung. Di samping itu mengembangkan paket wisata edukatif gabungan “Bandung Smart City Tour”.

b. Pemberdayaan masyarakat lokal, yakni pelatihan pemandu wisata lokal (guide edukatif) yang memahami sains dasar. Berkolaborasi dengan UMKM sekitar untuk menjual merchandise teknologi lokal dan produk inovatif mahasiswa.

c. Monitoring dan evaluasi: pengukuran dampak ekonomi, sosial, dan akademik setiap tahun. Mengadakan survei kepuasan pengunjung dan civitas akademika. Juga, penyesuaian program berdasarkan hasil evaluasi.

Sebagai pembanding untuk melihat indikator keberhasilan, bisa digunakan prediksi hitungan secara algoritma umum.

1. Peningkatan jumlah wisatawan edukatif ke ITB ≥ 20% per tahun.

2. Terbentuknya ekosistem pariwisata teknologi berkelanjutan di Bandung.

3. Meningkatnya minat pelajar Indonesia pada bidang STEM.

4. Citra ITB sebagai Global Techno-Education Destination.

Di samping itu, kita bisa menggunakan “trigatra” dalam filosofi teori-teori pendekatan sebagai kunci untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi.

  • Edukasi: setiap kunjungan memberikan pengalaman belajar yang bermakna.
  • Inovasi: teknologi menjadi daya tarik utama, bukan sekadar tontonan.

Partisipasi masyarakat lokal terlibat aktif dalam pengelolaan dan manfaat ekonomi. Termasuk penyebaran informasi oleh media demi partisipasi aktif masyarakat secara luas.

Akhirnya, dengan gambaran yang menjadi paparan dalam artikel ini, kita bisa melihat ide visioner tidak hanya sebatas gagasan yang bergaung di dalam ide pemikiran. Tapi bagaimana ide ini dapat memberi dampak positif bagi potensi wisata teknologi di era globalisasi ini, khususnya bagi masyarakat Kota Bandung. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Vito Prasetyo
Tentang Vito Prasetyo
Malang

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 26 Mei 2026, 18:26

Makna Berkurban di Tengah Hidup yang Serba Sulit

Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga refleksi atas berbagai pengorbanan masyarakat yang sering kali tidak terlihat di tengah hidup yang semakin sulit.

Ilustrasi hewan kurban. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 17:05

Melon Premium Margamukti, dari Desa ‘Tanpa Keunikan’ sampai Berhasil Ciptakan Ekosistem Mandiri

BUMDes Marga Makmur menciptakan ‘pasar’. Menciptakan jaringan petani sampai menghubungkan mereka kepada para pembeli.

Hasil budidaya melon premium di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 15:15

Demokratisasi Rasa: Potret Arsitektur Sosial dan Spiritual di Atas Meja Makan Idul Adha

Pesta kuliner yang terjadi selama Idul Adha merupakan manifestasi dari rasa syukur yang mendalam.

Ilustrasi olahan rendang dari daging kurban Idul Adha. (Sumber: Unsplash | Foto: prananta haroun)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 14:04

Duel Klasik Persib vs PSMS di Final Divisi Utama Perserikatan 1985

Final Divisi Utama Perserikatan 1985 antara Persib Bandung melawan PSMS Medan di Stadion Utama Senayan, Jakarta, pada 23 Februari 1985.

Berdiri dari kiri: Iwan Sunarya, Dede Iskandar, Sobur, Kosasih, Wawan Karnawan,  Ajat Sudrajat. Jongkok: Jafar Sidik, Suryamin, Sukowiyono, Adeng Hudaya dan Robby Darwis. (Sumber: tabloid BOLA edisi Februari 1983 | Foto: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 13:00

Wededed ... Ikoniknya para Bobotoh Encib

Selebrasi para bobotoh Persib saat ini yang paling ikonik adalah sepeda motor yang digeber-geber sehingga menghasilkan suara wededed.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 12:12

Di Balik Konvoi Juara Persib 2026, Netizen Heran Banyak Kejadian 'Aneh' Tahun Ini

Keresahan sebagaian publik yang terjadi pada momentum konvoi juara tim Persib Bandung tahun 2026.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 26 Mei 2026, 11:24

3 Catatan untuk Konvoi Persib di Masa Depan: Sterilisasi Jalur, Keselamatan Bobotoh, dan Masalah Sampah

Konvoi juara Persib menyisakan sejumlah evaluasi, mulai dari sterilisasi jalur, keselamatan Bobotoh saat berdesakan, hingga 112 ton sampah di Kota Bandung.

Pemain dan official Persib Bandung bersama Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 26 Mei 2026, 09:58

Pemandian Air Panas Cimanggu kini hadir dengan wajah baru sebagai Jiwanta Hot Spring di kawasan Ciwidey.

Jiwanta Hot Spring menghadirkan konsep baru pemandian air panas alami dengan fasilitas lebih modern di Ciwidey.

Pemandian Air Panas Cimanggu. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Linimasa 26 Mei 2026, 09:51

Dupan, Ketika Citarum Menolak Surut

Banjir kembali merendam Sapan Bandung. Luapan Sungai Citarum membuat Dupan terus hidup sebagai langganan genangan warga.

Banjir Citarum di Sapan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 09:29

Ukir Prestasi Gemilang, PT PLN Nusantara Power UP Cirata Sabet Trofi TOP CSR Awards 2026

PT PLN Nusantara Power UP Cirata sukses memborong penghargaan bergengsi TOP CSR Awards 2026 atas komitmen keberlanjutan sosial mereka.

Ukir Prestasi Gemilang, PT PLN Nusantara Power UP Cirata Sabet Trofi TOP CSR Awards 2026
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 08:21

Remitologisasi Sunda: Milangkala Tatar Sunda Mestinya 11 Oktober

Remitologisasi merupakan hak, bahkan kewajiban, bagi suatu bangsa yang sedang krisis jatidiri. Namun, mesti dilakukan dengan baik dan benar.

Prasasti Kebon Kopi II/Prasasti Pasir Muara. (Sumber: Leiden Library)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 07:40

Fenomena Mematikan Centang Biru pada WhatsApp dalam Perspektif Etika Komunikasi Digital

Fenomena mematikan centang biru WhatsApp mencerminkan perubahan etika komunikasi digital antara kebutuhan privasi, kenyamanan, dan ekspektasi respons instan.

Ilustrasi fenomena mematikan fitur centang biru pada WhatsApp. (Sumber: Dok. Penulis)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 19:25

Bandung Kembali Berpestapora untuk Tiga Kali Berturut-turut

Persib Bandung resmi menyambit gelar Liga Indonesia yang ke-5 kalinya dalam tiga kali berturut-turut. Euforia perayaan di Kota Bandung pun kembali menjadi perhatian.

Para Bobotoh merayakan gelar juara Persib Bandung di Liga Super Indonesia 2025/2026. (Sumber: Dokumentasi Penulis).
Ayo Biz 25 Mei 2026, 18:51

Cerita dari Sumedang Utara, ‘Revolusi Mindset’ Warga Margamukti hingga Jadi Desa BRILiaN

Masuk 15 besar Desa BRILiaN 2025 bukan garis finish, melainkan titik awal bagi Desa Margamukti.

Kepala Desa Margamukti, Siti Nuraeni Sofa (tengah berjilbab hitam baju orange) saat acara promosi B2B budidaya melon premium. (Sumber: Ayobandung.id/Aris Abdulsalam)
Linimasa 25 Mei 2026, 17:18

Sisa-sisa Kejayaan Persib Bandung di Si Jalak Harupat

Si Jalak Harupat masih menyimpan jejak kejayaan Persib lewat pedagang jersey dan kenangan juara liga.

Kondisi pedagang suvenir Persib di Stadion Si Jalak Harupat. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 15:29

Persib Juara ala Atomic Habits

Analisa kemenangan Persib lewat Prinsip Atomic Habits-nya James Clear.

Pemain Persib Bandung mengangkat piala usai pertandingan melawan Persijap Jepara dalam Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Sabtu 23 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 12:10

Magot, dan Kesabaran Warga Bandung Mengurus Sampah Dapur

Majelis Ta'lim Baitul Mu'min membuat acara pengajian mengundang mahasiswa ITB menggelar pelatihan pengolahan sampah organik rumah tangga dengan menggunakan magot BSF atau larva Black Soldier Fly.

Jamaah Masjid Baitul Mu'min Mengikuti Pelatihan Pengolahan sampah dengan Magot. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Uwes Fatoni)
Beranda 25 Mei 2026, 10:17

Bandung Berpesta Semalaman untuk Persib, Petugas dan Warga Lokal Bersihkan Sampah Sejak Pagi Buta

Pas datang tadi mah kondisinya kacau, Kang. Pabalatak pisan. Plastik, botol minuman, bungkus makanan, bekas flare, pokokna loba pisan.

Handoyo bersama warga dan unsur kewilayahan ikut turun membersihkan sampah bekas konvoi di kawasan Pasupati, Senin 25 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 10:16

Persib, Bobotoh, dan Komunikasi Kota yang Membiru

Persib juara bukan sekadar prestasi, tetapi peristiwa komunikasi publik. Konvoi bobotoh menjadi bahasa kolektif yang membangun identitas, emosi, dan solidaritas kota.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 25 Mei 2026, 09:45

Support System yang Membentuk Ekosistem: Potret UMKM Bandung Hari Ini

Seperti inilah cara ekosistem UMKM di bawah binaan BRI menjalani arah bisnis yang sehat.

Kampung Kreatif Batik Difabel, bagian dari UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel (GHD), Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)