Benteng Kritis Mahasiswa UNPAR dalam Menangkal Hoaks dengan Literasi Digital

2 menit baca
Irene Diva
Ditulis oleh Irene Diva diterbitkan
Hoax alias berita palsu. (Sumber: Pexels | Foto: Hartono Creative Studio)
Hoax alias berita palsu. (Sumber: Pexels | Foto: Hartono Creative Studio)

Perkembangan teknologi informasi di era digitalisasi membawa perubahan yang signifikan bagi kehidupan manusia. Berkembangnya arus informasi yang cepat di internet membuat kita dapat mengakses informasi kapan saja dan dimana saja. Salah satu kelompok aktif dalam menggunakan media sosial adalah mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga menjadi kelompok yang rentan terhadap penyebaran hoaks.

Fenomena hoax ini dapat menjadi peluang bagi orang yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan fitnah dan kebencian, dan hal ini seringkali dilakukan melalui media sosial, yaitu wadah penyebaran informasi yang cepat sangat efektif. Fenomena ini dapat dikurangi dengan meningkatkan kualitas sumber daya dan manusia mengenai literasi digital, terutama pada generasi muda dan pelajar. Oleh karena itu, pentingnya literasi digital sebagai dasar kemampuan berpikir kritis untuk menentukan relevansi informasi dalam rangka menaggulangi hoaks.

Arus informasi digital yang cepat memungkinkan penyebaran konten berlangsung dalam waktu singkat. Media sosial dan aplikasi pesan instan memfasilitasi pengguna untuk membagikan informasi secara masif. Proses ini sering kali terjadi tanpa adanya verifikasi kebenaran informasi.

Akibatnya, informasi palsu mudah bercampur dengan informasi yang valid. Konten yang bersifat sensasional juga cenderung lebih cepat menarik perhatian publik. Kondisi tersebut meningkatkan potensi hoaks diterima sebagai kebenaran oleh mahasiswa. Penelitian Nafis et al. (2025) menunjukkan bahwa fitur berbagi dan algoritma media sosial mempercepat penyebaran informasi yang belum terverifikasi sehingga hoaks menyebar secara luas.

Rendahnya literasi digital menyebabkan mahasiswa kesulitan dalam menganalisis informasi yang diterima. Banyak mahasiswa belum terbiasa memeriksa sumber dan kredibilitas informasi digital. Informasi yang beredar sering diterima tanpa proses evaluasi kritis. Hal ini membuat mahasiswa mudah terpengaruh oleh hoaks yang dikemas secara persuasif.

Kurangnya kemampuan analisis juga mendorong penyebaran informasi palsu secara tidak sadar. Akibatnya, kualitas pemahaman informasi di lingkungan akademik menurun. Yuliani (2025) menemukan bahwa rendahnya literasi digital mahasiswa berpengaruh langsung terhadap lemahnya kemampuan evaluasi dan verifikasi informasi di media sosial.

Ilustrasi mahasiswa di Indonesia. (Sumber: Pexels/Dio Hasbi Saniskoro)
Ilustrasi mahasiswa di Indonesia. (Sumber: Pexels/Dio Hasbi Saniskoro)

Literasi digital membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap informasi. Mahasiswa yang literat digital mampu membandingkan berbagai sumber informasi. Mereka juga dapat menilai perbedaan sudut pandang dan keakuratan data. Kemampuan ini mendorong mahasiswa untuk tidak menerima informasi secara pasif.

Selain itu, literasi digital melatih mahasiswa bersikap reflektif dan rasional. Dengan demikian, mahasiswa dapat menyaring informasi secara bertanggung jawab. Yuliani (2025) menegaskan bahwa literasi digital berkontribusi signifikan dalam membentuk mahasiswa yang kritis, analitis, dan bertanggung jawab dalam mengonsumsi informasi digital.

Baca Juga: Resolusi Gerakan Budaya Mutu, Menyelamatkan Masa Depan Kota Bandung

Arus informasi digital yang cepat mempermudah penyebaran hoaks di kalangan mahasiswa. Rendahnya literasi digital melemahkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis dan memverifikasi kebenaran informasi. Literasi digital berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui evaluasi sumber dan keakuratan data.

Dengan literasi digital yang baik, mahasiswa UNPAR dapat menjadi benteng kritis dalam menangkal hoaks di era digitalisasi. Oleh karena itu, penguatan literasi digital perlu menjadi perhatian utama di lingkungan akademik. UNPAR dapat mengintegrasikan literasi digital ke dalam mata kuliah umum dan tugas akademik secara bertahap. Selain itu, mahasiswa perlu dibiasakan melakukan pengecekan fakta sebelum menyebarkan informasi digital. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Irene Diva
Tentang Irene Diva
hello!!

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 17:29

Alih Fungsi Jalur Sepeda Menjadi Parkir Motor: Inkonsistensi Kebijakan Transportasi Kota Bandung

Alih fungsi jalur sepeda di Jalan Lembong menjadi parkir motor bukan sekadar persoalan parkir, tetapi mencerminkan inkonsistensi kebijakan Kota Bandung dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan.

Pemandangan miris di Jalan Lembong, Kota Bandung pada Kamis (16/7/2026). Jalur sepeda yang dibangun untuk menjamin keselamatan pesepeda, justru beralih fungsi menjadi ruang parkir sepeda motor. (Foto: Alkhalifi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:58

Mengapa Isolasi Politik Pasca Tragedi Bubat Membuat Sunda Makin Mandiri?

Mengulas bagaimana Kerajaan Sunda memperkuat kemandirian politik, ekonomi, dan pertahanannya setelah Perang Bubat melalui kebijakan isolasi dari Majapahit.

Ilustrasi peristiwa Perang Bubat di Taman Citra Resmi, Purwakarta. (Sumber: nationalgeographic.grid.id | Foto: Cut Menas Nila Tanu Sukma Devi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:25

Satu Peluncuran, Tiga Cara Bercerita: Menganalisis Penyampaian Pesan Produsen Ponsel Pintar Ternama

Memahami bagaimana cara jenama besar menyebarkan informasi tentang produk terbaru.

Ilustrasi ponsel pintar. (Sumber: Pexels | Foto: Efrem Efre)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 15:18

Revolusi Perancis dan Bandung Nol Kilometer

Revolusi Prancis berawal dari penjara Bastille tahun 1789 telah membuat perubahan besar hak asasi manusia juga mempengaruhi perkembangan Bandung.

Monumen titik nol kilometer Kota Bandung diresmikan Gubernur H. Danny Setiawan pada 18 Mei 2004 dan didedikasikan untuk masyarakat Priangan korban kerja paksa. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Anya Dellanita)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)