Selamat Hari Raya Idul Adha
1447 H • Hari Raya Kurban & Kebajikan

Menyimak Beragam Manfaat dari Tes Kemampuan Akademik

2 menit baca
Sam Edy Yuswanto
Ditulis oleh Sam Edy Yuswanto diterbitkan Jumat 08 Agu 2025, 15:38 WIB
Tes Kemampuan Akademik adalah program dari Kemendikdasmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di negeri ini. (Sumber: Unsplash/Husniati Salma)

Tes Kemampuan Akademik adalah program dari Kemendikdasmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di negeri ini. (Sumber: Unsplash/Husniati Salma)

Saat ini, pemerintah melalui Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah) tengah aktif menggalakkan program Tes Kemampuan Akademik (TKA) di berbagai lembaga pendidikan di negeri ini. 

Program ini cukup menarik untuk dibahas dan diikuti karena memiliki sederet tujuan, salah satunya ialah untuk meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan yang ada di Indonesia. 

Menurut informasi dari @litbangdikbud, Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan mekanisme evaluasi dalam bidang pendidikan yang bertujuan mengumpulkan data mengenai pencapaian akademis siswa melalui standar tertentu guna kepentingan proses seleksi akademik.

Sifat TKA adalah opsional, artinya siswa yang memilih untuk tidak berpartisipasi dalam TKA masih dapat menyelesaikan pendidikannya dengan sukses. Yang menarik, program ini menawarkan berbagai keuntungan baik untuk siswa maupun tenaga pendidik di institusi sekolah.

Di antaranya adalah membantu siswa dalam membuat keputusan yang lebih tepat terkait pemilihan program studi saat akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Di sisi lain, para pendidik mendapat kemudahan dalam memberikan bimbingan dan mengoptimalkan berbagai kemampuan serta minat yang dimiliki setiap siswanya. Seperti yang kita pahami, setiap individu memiliki keunikan bakat yang berbeda-beda sehingga pendekatan yang seragam tidaklah tepat untuk diterapkan.

Manfaat tambahan dari TKA, berdasarkan penjelasan @litbangdikbud mencakup: pemanfaatan hasil TKA untuk menyamakan standar antara hasil Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal dengan Pendidikan Formal.

Hasil TKA juga memiliki potensi untuk digunakan dalam berbagai keperluan seleksi akademik yang lain. Pemerintah dapat memanfaatkan hasil TKA sebagai rujukan dalam mengontrol dan menjamin kualitas pendidikan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

Mengenai aturan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik, hal ini berpedoman pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 95/M/2025 (@litbangdikbud).

Terkait dengan kriteria peserta yang dapat mengikuti program TKA, Kenya Swawikanti (ruangguru.com, 27/3/2025) menjelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan diimplementasikan di seluruh tingkatan pendidikan, yakni SD (siswa kelas 6), SMP (siswa kelas 9) dan SMA/SMK (siswa kelas 12).

Asesmen ini berfungsi sebagai instrumen evaluasi bagi institusi pendidikan untuk mengukur tingkat kesiapan siswa dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Latar Belakang Terbentuknya TKA

Tes Kemampuan Akademik atau yang biasa disingkat menjadi TKA merupakan tes yang mengukur kemampuan berpikir. (Sumber: Unsplash/Ed Us)
Tes Kemampuan Akademik atau yang biasa disingkat menjadi TKA merupakan tes yang mengukur kemampuan berpikir. (Sumber: Unsplash/Ed Us)

Setiap regulasi yang dikeluarkan oleh Kemendikdasmen tentunya memiliki landasan dan pertimbangan khusus. Hal serupa berlaku untuk regulasi Tes Kemampuan Akademik yang sedang dicanangkan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari situs pusmendik.kemdikbud.go.id (24/7/2025), TKA lahir dari keperluan akan adanya dokumentasi pencapaian akademik personal siswa melalui evaluasi yang telah distandarisasi. Ketiadaan laporan pencapaian akademik individual dari evaluasi berstandar dalam beberapa tahun belakangan ini telah menimbulkan sejumlah kendala.

Problematika ini khususnya muncul pada kondisi di mana diperlukan perbandingan pencapaian akademik siswa dari berbagai satuan pendidikan, misalnya dalam proses seleksi. Pada kondisi seleksi yang mengandalkan informasi dari hasil evaluasi internal masing-masing satuan pendidikan seperti data rapor, hal ini menimbulkan persoalan terkait aspek objektivitas dan keadilan (pusmendik.kemdikbud.go.id, 24/7/2025).

Meskipun sifatnya tidak wajib, tapi Tes Kemampuan Akademik ini sangat penting untuk diperhatikan dan seyogianya bisa dijalankan oleh seluruh lembaga pendidikan yang telah ditentukan oleh pihak Kemendikdasmen. Mengingat manfaatnya yang begitu besar dan beragam demi tercapainya pendidikan yang lebih berkualitas. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Sam Edy Yuswanto
Penulis Lepas

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 28 Mei 2026, 19:21

Takbir, Tahmid, dan Tahlil

Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaha illallah, wallahu akbar, Allahu akbar, wa lillahil hamdu.

Warga menggelar tradisi takbiran di Kampung Bunut, Margahurip, Kabupaten Bandung (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 15:10

Kurban dan Masakan Ibu Saat Tahun 1980-an

Suasana Hari Raya Iduladha tahun 1980-an tentang bagaimana seorang Ibu mengolah daging kurban diolah menjadi masakan yang digemari anak-anaknya

Ilustrasi salat Idul Adha. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 28 Mei 2026, 12:20

Laksa Bogor, Kuliner Peranakan Legendaris di Kota Hujan

Laksa Bogor dikenal dengan teknik penyajian unik “dikocok” yang membuat bihun dan tauge menyatu sempurna dengan kuah santan kuning berbumbu.

Laksa Bogor. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 12:03

Mengapa Nabi Mengajarkan 'Baarakallahu Laka' dan 'Baaraka Alaika' dalam Doa Pernikahan?

Mengapa Nabi menggunakan lafazh “laka” dan “‘alaika” dalam doa pernikahan? Ternyata tersimpan pesan mendalam tentang sakinah, cinta, ujian hidup, syukur, dan kesabaran rumah tangga.

Pasangan suami istri. (Sumber: Istimewa | Foto: Muhammad Mufti SN)
Beranda 28 Mei 2026, 09:45

Idul Adha 1447 H, PLN NP UP Cirata Tebar Kepedulian lewat Bantuan Hewan Kurban

PT PLN Nusantara Power UP Cirata menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat dan stakeholder di Purwakarta pada Idul Adha 1447 H.

PT PLN Nusantara Power UP Cirata menyalurkan 5 sapi dan 21 kambing kurban kepada masyarakat dan stakeholder di Purwakarta pada Idul Adha 1447 H.
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 09:34

Harga Mahal Sebuah Piala: Saat Euforia Juara Persib Bandung Harus Dibayar dengan Nyawa

Merayakan Persib boleh menggila, tetapi logika dan kemanusiaan jangan sampai ikut mati.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 28 Mei 2026, 00:27

Kelola Belanja Keluarga lewat HP, Ibu Rumah Tangga Perlu Paham Ancaman Digital Perbankan

Era digital yang sudah serba canggih telah memberikan kemudahan untuk pelbagai sektor, termasuk perbankan.

Aplikasi BRImo dari Bank BRI. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 18:04

Wajah Ganda Kota Kembang: Ramah Wisatawan, Menantang bagi Pekerja

Bandung memikat jutaan wisatawan, tetapi pekerjanya menghadapi tekanan biaya hidup.

Kawasan legendaris Braga bukan sekadar jalan, melainkan lembaran sejarah yang hidup, menyatu dengan denyut nadi modernitas kota. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 27 Mei 2026, 15:17

Ketika BUMDes dan BRILink Jadi Duet Andalan untuk Tingkatkan Ekonomi Desa Margamukti

BRILink di Margamukti adalah cermin dari cara berpikir BUMDes Marga Makmur secara keseluruhan.

Agen BRILink BUMDes Marga Makmur, di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 13:19

Ibadah Qurban atau Ibadah Udhiyyah? Yuk Kenali Istilah yang benar dalam Islam

Seringkali terdengar ibadah qurban pada momentum Idul Adha, apa arti sebenarnya?

Hewan udhiyyah di Indonesia adalah sapi, kambing, domba, kerbau (Sumber: Pixeabay | Foto: Paskvi)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 12:31

Menolak Lupa: Surat Samantha untuk Perdamaian Dunia

Kisah seorang anak yang memberi pesan bahwa perdamaian dunia adalah hak mutlak setiap umat manusia

Samantha Smith (Sumber: Kennebec Journal)
Beranda 27 Mei 2026, 10:59

Sambut Idul Adha, PLN Nusantara Power Pastikan PLTA Cirata Beroperasi Prima

PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.

PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.
Beranda 27 Mei 2026, 10:38

Kalau Tidak Ada Ketupat, Rasanya Bukan Lebaran

Lapak-lapak kecil di Jalan Gurame memperlihatkan satu hal sederhana beberapa tradisi ternyata masih bertahan.

Rio penjual ketupat musiman di Jalan Gurame, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 10:06

Cicaheum Purna, Mampukah Leuwipanjang Menanggung Bebannya?

Pemusatan terminal ke Leuwipanjang patut diapresiasi karena membawa janji modernisasi.

Suasana Terminal Cicaheum, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 18:26

Makna Berkurban di Tengah Hidup yang Serba Sulit

Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga refleksi atas berbagai pengorbanan masyarakat yang sering kali tidak terlihat di tengah hidup yang semakin sulit.

Ilustrasi hewan kurban. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 17:05

Melon Premium Margamukti, dari Desa ‘Tanpa Keunikan’ sampai Berhasil Ciptakan Ekosistem Mandiri

BUMDes Marga Makmur menciptakan ‘pasar’. Menciptakan jaringan petani sampai menghubungkan mereka kepada para pembeli.

Hasil budidaya melon premium di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 15:15

Demokratisasi Rasa: Potret Arsitektur Sosial dan Spiritual di Atas Meja Makan Idul Adha

Pesta kuliner yang terjadi selama Idul Adha merupakan manifestasi dari rasa syukur yang mendalam.

Ilustrasi olahan rendang dari daging kurban Idul Adha. (Sumber: Unsplash | Foto: prananta haroun)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 14:04

Duel Klasik Persib vs PSMS di Final Divisi Utama Perserikatan 1985

Final Divisi Utama Perserikatan 1985 antara Persib Bandung melawan PSMS Medan di Stadion Utama Senayan, Jakarta, pada 23 Februari 1985.

Berdiri dari kiri: Iwan Sunarya, Dede Iskandar, Sobur, Kosasih, Wawan Karnawan,  Ajat Sudrajat. Jongkok: Jafar Sidik, Suryamin, Sukowiyono, Adeng Hudaya dan Robby Darwis. (Sumber: tabloid BOLA edisi Februari 1983 | Foto: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 13:00

Wededed ... Ikoniknya para Bobotoh Encib

Selebrasi para bobotoh Persib saat ini yang paling ikonik adalah sepeda motor yang digeber-geber sehingga menghasilkan suara wededed.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 12:12

Di Balik Konvoi Juara Persib 2026, Netizen Heran Banyak Kejadian 'Aneh' Tahun Ini

Keresahan sebagaian publik yang terjadi pada momentum konvoi juara tim Persib Bandung tahun 2026.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)