Menyimak Beragam Manfaat dari Tes Kemampuan Akademik

2 menit baca
Sam Edy Yuswanto
Ditulis oleh Sam Edy Yuswanto diterbitkan
Tes Kemampuan Akademik adalah program dari Kemendikdasmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di negeri ini. (Sumber: Unsplash/Husniati Salma)
Tes Kemampuan Akademik adalah program dari Kemendikdasmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di negeri ini. (Sumber: Unsplash/Husniati Salma)

Saat ini, pemerintah melalui Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah) tengah aktif menggalakkan program Tes Kemampuan Akademik (TKA) di berbagai lembaga pendidikan di negeri ini. 

Program ini cukup menarik untuk dibahas dan diikuti karena memiliki sederet tujuan, salah satunya ialah untuk meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan yang ada di Indonesia. 

Menurut informasi dari @litbangdikbud, Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan mekanisme evaluasi dalam bidang pendidikan yang bertujuan mengumpulkan data mengenai pencapaian akademis siswa melalui standar tertentu guna kepentingan proses seleksi akademik.

Sifat TKA adalah opsional, artinya siswa yang memilih untuk tidak berpartisipasi dalam TKA masih dapat menyelesaikan pendidikannya dengan sukses. Yang menarik, program ini menawarkan berbagai keuntungan baik untuk siswa maupun tenaga pendidik di institusi sekolah.

Di antaranya adalah membantu siswa dalam membuat keputusan yang lebih tepat terkait pemilihan program studi saat akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Di sisi lain, para pendidik mendapat kemudahan dalam memberikan bimbingan dan mengoptimalkan berbagai kemampuan serta minat yang dimiliki setiap siswanya. Seperti yang kita pahami, setiap individu memiliki keunikan bakat yang berbeda-beda sehingga pendekatan yang seragam tidaklah tepat untuk diterapkan.

Manfaat tambahan dari TKA, berdasarkan penjelasan @litbangdikbud mencakup: pemanfaatan hasil TKA untuk menyamakan standar antara hasil Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal dengan Pendidikan Formal.

Hasil TKA juga memiliki potensi untuk digunakan dalam berbagai keperluan seleksi akademik yang lain. Pemerintah dapat memanfaatkan hasil TKA sebagai rujukan dalam mengontrol dan menjamin kualitas pendidikan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

Mengenai aturan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik, hal ini berpedoman pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 95/M/2025 (@litbangdikbud).

Terkait dengan kriteria peserta yang dapat mengikuti program TKA, Kenya Swawikanti (ruangguru.com, 27/3/2025) menjelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan diimplementasikan di seluruh tingkatan pendidikan, yakni SD (siswa kelas 6), SMP (siswa kelas 9) dan SMA/SMK (siswa kelas 12).

Asesmen ini berfungsi sebagai instrumen evaluasi bagi institusi pendidikan untuk mengukur tingkat kesiapan siswa dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Latar Belakang Terbentuknya TKA

Tes Kemampuan Akademik atau yang biasa disingkat menjadi TKA merupakan tes yang mengukur kemampuan berpikir. (Sumber: Unsplash/Ed Us)
Tes Kemampuan Akademik atau yang biasa disingkat menjadi TKA merupakan tes yang mengukur kemampuan berpikir. (Sumber: Unsplash/Ed Us)

Setiap regulasi yang dikeluarkan oleh Kemendikdasmen tentunya memiliki landasan dan pertimbangan khusus. Hal serupa berlaku untuk regulasi Tes Kemampuan Akademik yang sedang dicanangkan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari situs pusmendik.kemdikbud.go.id (24/7/2025), TKA lahir dari keperluan akan adanya dokumentasi pencapaian akademik personal siswa melalui evaluasi yang telah distandarisasi. Ketiadaan laporan pencapaian akademik individual dari evaluasi berstandar dalam beberapa tahun belakangan ini telah menimbulkan sejumlah kendala.

Problematika ini khususnya muncul pada kondisi di mana diperlukan perbandingan pencapaian akademik siswa dari berbagai satuan pendidikan, misalnya dalam proses seleksi. Pada kondisi seleksi yang mengandalkan informasi dari hasil evaluasi internal masing-masing satuan pendidikan seperti data rapor, hal ini menimbulkan persoalan terkait aspek objektivitas dan keadilan (pusmendik.kemdikbud.go.id, 24/7/2025).

Meskipun sifatnya tidak wajib, tapi Tes Kemampuan Akademik ini sangat penting untuk diperhatikan dan seyogianya bisa dijalankan oleh seluruh lembaga pendidikan yang telah ditentukan oleh pihak Kemendikdasmen. Mengingat manfaatnya yang begitu besar dan beragam demi tercapainya pendidikan yang lebih berkualitas. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Sam Edy Yuswanto
Penulis Lepas

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Jul 2026, 17:37

Tyson, Bullying, Bandung

Kenangan terhadap Mike Tyson petinju sohor dan fenomenal meraih empat sabuk juara dunia WBC, WBO, WBA dan IBF

Mike Tyson. (Sumber: Flickr | Foto: Eduardo Merille)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 17:06

Tubuh sebagai Prioritas: Kausalitas Pandemi Covid-19 dan Kebangkitan Tren Fitness di Kalangan Anak Muda

Pandemi COVID-19 meningkatkan kesadaran anak muda terhadap pentingnya kesehatan tubuh. Kondisi ini mendorong kebangkitan tren fitness sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan investasi jangka panjang.

Pandemi COVID-19 meningkatkan kesadaran anak muda terhadap pentingnya kesehatan tubuh. (Sumber: Pexels | Foto: Marta Nogueira)
Wisata & Kuliner 14 Jul 2026, 16:54

Kelezatan Coto Makassar, Empat Puluh Rempah dari Kerajaan Gowa untuk Semua Orang

Kenali sejarah Coto Makassar dari era Kerajaan Gowa, filosofi 40 rempah, kuah air tajin, hingga rekomendasi warung legendaris yang wajib dicoba.

Coto Makassar.
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 16:34

Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD, Birokrasi dan Pelayanan Publik Terancam?

Belanja pegawai sebesar 30% dari APBD sering dipandang sebagai indikator tingginya beban birokrasi terhadap kapasitas fiskal daerah.

Ilustrasi. (Sumber: Created by gpt)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 16:16

Semangat Intelektual Remy Sylado Bergema di UNISBA

Bagi Remy Sylado bahasa tidak pernah sekadar menjadi alat komunikasi.

Peserta mengikuti diskusi "Irama Pembangkangan Remy Sylado: Merayakan Keberanian Berbahasa dan Berpikir" yang digelar Majelis Tangga Batu UNISBA di Pelataran UNISBA, Jalan Tamansari No. 1, Bandung. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 15:15

Pentingnya Merawat Imajinasi untuk Memahami Literasi

Memahami literasi secara benar adalah cara berpikir logis untuk melihat dan berinteraksi dengan dunia luar. Tanpa merawat imajinasi secara sehat, kita tidak mampu berpikir kritis.

Memahami literasi secara benar adalah cara berpikir logis untuk melihat dan berinteraksi dengan dunia luar. Tanpa merawat imajinasi secara sehat, kita tidak mampu berpikir kritis. (Sumber: Pexels | Foto: Pixabay)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 14:47

Mewujudkan MPLS yang Ramah dan Nyaman untuk Anak

MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) bertujuan mengajak siswa mengenal lingkungan sekolah sebelum akhirnya menjalani hari-hari dengan baik dan menyenangkan di sekolah.

Sejumlah siswa dari SMP-SMA Advent Cimindi memunguti sampah di Jalan Babakan Cianjur, Kota Bandung, saat para mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) 2023-2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 14 Jul 2026, 14:00

Malam Jalan Soekarno-Hatta Bandung yang Tak Tidur

Jalan Soekarno-Hatta Bandung tetap ramai hingga dini hari, dari lalu lintas, balap liar, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Suasana malam di Jalan Soekarno-Hatta Bandung. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 10:54

Asyiknya Menggambar, Mewarnai, dan Merawat Imajinasi

Setiap gambar memiliki cerita, dan setiap kisah layak untuk didengarkan dan disuarakan. Terlebih di tengah-tengah derasnya arus media informasi dan kecanduan gawai.

Aa Akil dan Kakang tengah asyik mewarnai di salah satu gerai es krim di Cipadung, Selasa 22 Juli 2025 (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 09:54

Membangun Integritas sebagai DNA Utama Aparatur

Integritas benar-benar meresap menjadi DNA dalam setiap urat nadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kita.

Ilustrasi ASN. (Sumber: Dok. Kemenpan)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 08:56

Pesan Tersembunyi dari Empat Semifinalis Piala Dunia 2026

Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris memiliki satu kesamaan: mereka tidak hanya memiliki sebelas pemain hebat.

Ilustrasi semifinalis Piala Dunia 2026. (Sumber: Arsip pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 19:03

Ketika Kebebasan Ber-(SUARA) Disalahpahami

Katanya Silahkan jadi Penulis yang Kritis tapi jangan abcd

Ilustrasi kebebasan berpendapat. (Sumber: Pexels | Foto: Dany Kurniawan)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 18:39

Anak Cerdas Tak Bisa Kuliah

Ribuan anak cerdas terancam gagal kuliah karena biaya. Persoalan bermuara pada paradigma pendidikan, bukan hanya UKT.

Ilustrasi topi wisuda saat simbolisasi lulus kuliah. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 17:25

Jelajah Leuwi Raksamala Ciamis, Lubuk Tersembunyi di Kawasan Curug Jami

Cari hidden gem di Ciamis? Leuwi Raksamala dekat Curug Jami menawarkan kolam alami, air jernih, dan suasana tenang. Cek panduan wisata lengkapnya di sini.

Leuwi Raksamala Ciamis. (Sumber: TikTok @heru_montana2)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 17:00

Tumbal Pembangunan Halus Berupa Pengusiran Pedagang Cicaheum demi Depo Bus Modern

Kios pedagang Terminal Cicaheum akan dibongkar demi depo BRT. Kompensasi Rp2-3 juta dinilai jauh dari nilai puluhan tahun mata pencaharian mereka.

Tak lagi dipadati penumpang, Terminal Cicaheum kini menyisakan cerita dan kenangan di setiap sudutnya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:40

Selebrasi Ikonik Piala Dunia

Pertandingan Piala Dunia menghadirkan beberapa selebrasi gol ikonik yang masih menjadi perhatian masyarakat dunia sampai saat ini

Selebrasi khas Brian Laudrup di Piala Dunia 1998. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:06

Mengintip Strategi Public Relations Writing dalam Kampanye Brand Olahraga di Piala Dunia 2026

Analisis strategi public relations writing Adidas dalam kampanye “Backyard Legends” menjelang Piala Dunia 2026 melalui website dan Instagram untuk memperkuat citra brand.

Kampanye Piala Dunia 2026. (Sumber: .adidas.com/world-cup-2026)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:25

Saya, Lapar, dan Knut Hamsun

Entah ini memang takdir, atau kesengajaan yang konyol. Saya membaca Lapar (Sult/Hunger) karangan Knut Hamsun dalam keadaan lapar, benar-benar lapar.

Buku "Hunger" (Lapar) karya Knut Hamsun. (Sumber: oldsovereignpublishing.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:08

Politik Bandung Terlalu Sibuk Mencari Ikon

Politik perkotaan kerap bergerak di antara dua kepentingan: yang pertama adalah membangun citra kota, yang kedua adalah mengelola kehidupan kota sehari-hari. 

Sejumlah warga Bandung, dibantu sanggota Satlantas Polresta Bandung, sedang antre air bersih.
sedang mengantre air bersih, (Sumber: ayobandung.com | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 13:19

Merayakan Keragaman, Memupuk Kerukunan 

Keragaman, kerukunan, toleransi sejatinya tidak hanya lahir dari ruang-ruang dialog, seminar, regulasi negara.

Warga mengikuti Upacara Adat Tutup Taun 1956 Ngemban Taun 1 Sura 1957 Saka Sunda di Kampung Adat Cireundeu, Leuwigajah, Kota Cimahi, Sabtu 5 Agustus 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)