Momentum Akhir Tahun, Wisata Jawa Barat Jadi Motor Ekonomi dan Budaya

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Senin 24 Nov 2025, 16:10 WIB
Dari Bandung hingga Pangandaran, geliat pariwisata akhir tahun selalu menjadi momentum penting yang menggerakkan ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)

Dari Bandung hingga Pangandaran, geliat pariwisata akhir tahun selalu menjadi momentum penting yang menggerakkan ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)

AYOBANDUNG.ID -- Menjelang pergantian tahun, Jawa Barat kembali bersiap menjadi panggung besar bagi jutaan wisatawan. Dari Bandung hingga Pangandaran, geliat pariwisata akhir tahun selalu menjadi momentum penting yang menggerakkan ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Akhir tahun 2025 menghadirkan optimisme baru. Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang tercatat lebih tinggi dari rata-rata nasional memberi dorongan bagi sektor pariwisata untuk tampil lebih percaya diri. Data ini menjadi modal penting dalam menghadapi lonjakan wisatawan di libur panjang akhir tahun.

Sekretaris Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jawa Barat, Koko Koswara, menegaskan bahwa tren perayaan tahun baru selalu menghadirkan pola konsumsi yang beragam. Ada yang memilih perjalanan ke luar negeri, ada pula yang cukup dengan pesta sederhana di rumah. Semua bentuk perayaan itu, pada hakikatnya, tetap berkontribusi pada pergerakan ekonomi.

Menurut Koko, masyarakat dengan kemampuan finansial tinggi cenderung memilih perjalanan ke luar negeri untuk mencari tantangan baru. Bagi kelas menengah, paket liburan di hotel atau destinasi lokal menjadi pilihan favorit. Industri perhotelan dan restoran pun memanfaatkan momentum ini dengan menawarkan promo akhir tahun, gala dinner, hingga pesta kembang api. Strategi ini terbukti efektif menarik wisatawan domestik.

“Sama lah yang namanya merayakan tahun baru. Kadang-kadang kita merayakan euphoria, kebahagiaan. Nah kebahagiaan itu banyak caranya,” ujarnya saat berbincang dengan Ayobandung.

Sementara itu, masyarakat dengan anggaran terbatas tetap bisa menikmati suasana pergantian tahun melalui aktivitas sederhana. Tradisi bakar jagung atau botram bersama keluarga di alam terbuka menjadi bentuk wisata murah meriah yang tetap menghidupkan semangat kebersamaan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa pariwisata tidak selalu identik dengan kemewahan. Aktivitas sederhana seperti makan bersama di luar rumah atau botram di alam terbuka juga termasuk bagian dari pariwisata.

“Wisata itu kebutuhan. Bahkan pariwisata yang paling sederhana pun seperti makan di luar rumah, itu sudah termasuk pariwisata,” jelas Koko.

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat optimisme pelaku industri. Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional, menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata.

Kota Bandung pun masih menjadi magnet utama. Dengan kombinasi wisata kuliner, belanja, dan alam, Bandung selalu ramai dikunjungi. Namun, tren terbaru menunjukkan destinasi lain seperti Garut, Cirebon, dan Sukabumi mulai mencuri perhatian berkat promosi digital dan penguatan daya tarik lokal.

“Yang pasti naik, tahun baru itu semua destinasi wisata naik. Setiap tahun baru itu, tidak hanya Kota Bandung, kota-kota bahkan yang memang selama ini laju pertemuan pariwisatanya stagnan atau turun juga pada setiap tahun baru itu naik. ,” ungkapnya.

Namun Koko mengakui, tantangan terbesar bagi Jawa Barat adalah pemerataan destinasi. Tidak semua daerah memiliki fasilitas memadai atau daya tarik wisata yang kuat. Pemerintah daerah bersama pelaku industri pun dituntut untuk memperkuat infrastruktur dan memperluas akses agar wisatawan tidak hanya menumpuk di kota besar.

Koko menyampaikan, infrastruktur menjadi faktor penentu. Meski pembangunan jalan tol dan akses transportasi sudah membantu mempercepat perjalanan, masih ada daerah yang kesulitan menarik wisatawan karena keterbatasan fasilitas. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan pelaku industri untuk memperkuat daya saing destinasi.

“Cuma naiknya tergantung destinasi wisata yang banyak atau tidaknya. Kalau banyak, contoh Bandung kan potensial, Jakarta potensial, Bali apalagi,” kata Koko.

Kendati demikian, Koko menjelaskan, wisata berbasis budaya dan komunitas menjadi peluang besar. Festival seni Sunda, kuliner tradisional, hingga wisata edukasi berbasis kearifan lokal semakin diminati. Tren ini menunjukkan bahwa wisatawan kini mencari pengalaman autentik, bukan sekadar hiburan instan.

Namun, lonjakan wisatawan di akhir tahun juga membawa konsekuensi lingkungan. Masalah sampah dan kerusakan ekosistem menjadi isu serius yang harus diantisipasi. Kesadaran wisata berkelanjutan perlu terus digalakkan agar potensi alam Jawa Barat tetap terjaga.

Digitalisasi pariwisata turut memainkan peran penting. Promosi melalui media sosial, platform reservasi online, dan kampanye kreatif membuat destinasi baru lebih mudah dikenal. Hal ini membuka peluang bagi daerah yang sebelumnya kurang terekspos untuk tampil di panggung nasional.

UMKM lokal juga merasakan dampak positif. Dari pedagang kaki lima hingga pengrajin, momentum akhir tahun memberi peluang besar untuk meningkatkan penjualan. Aktivitas sederhana seperti makan di luar rumah atau membeli produk lokal tetap menggerakkan roda ekonomi.

Menariknya, Koko menyebutkan, pergerakan ekonomi tidak selalu bergantung pada aktivitas wisata di luar rumah. Konsumsi domestik seperti pembayaran listrik atau belanja kebutuhan rumah tangga juga meningkat, menunjukkan bahwa pergantian tahun memiliki efek luas terhadap ekonomi masyarakat.

“Itu kan ekonomi tetap bergerak. Apakah akan ada pergerakan? Ada walaupun tidak keluar rumah, yaitu bayar listrik naik. Jadi gak hanya sebatas pengeluaran atau okupansi hotel,” ujarnya.

Dengan segala potensi dan tantangan, Koko menilai, Jawa Barat memiliki peluang besar untuk menjadikan momentum akhir tahun sebagai ajang regenerasi pariwisata. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas lokal, dan wisatawan menjadi kunci keberhasilan.

"Harapan besarnya terletak pada kemampuan Jawa Barat untuk menjaga keseimbangan antara euforia perayaan, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Jika semua pihak mampu bersinergi, maka pariwisata Jabar akan semakin kokoh,” ujarnya.

Alternatif produk wisata alam atau kebutuhan serupa:

  1. https://s.shopee.co.id/AKSxgckoBw
  2. https://s.shopee.co.id/1qUPZEKArM
  3. https://s.shopee.co.id/9KaQUp0BKP
  4. https://s.shopee.co.id/3Azn9W13cf
  5. https://s.shopee.co.id/8052uRz74f
Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 28 Nov 2025, 23:00 WIB

Trotoar di Bandung: Jalan Kaki di Zaman Sandal Jepit ke Zaman Sneaker Premium

Trotoar di Bandung bukan sekadar tempat berjalan, tapi panggung kehidupan kota — kadang panggung tragedi, kadang komedi, seringnya keduanya sekaligus.
Kawasan legendaris Braga bukan sekadar jalan, melainkan lembaran sejarah yang hidup, menyatu dengan denyut nadi modernitas kota. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Biz 28 Nov 2025, 21:27 WIB

Membangun Kebiasaan Aman di Jalan Bersama Sadulur Bikers Bandung Timur

Keselamatan berkendara di Bandung kini bukan lagi sekadar kampanye, melainkan sebuah kesadaran yang perlahan tumbuh menjadi budaya.
Ilustrasi. Keselamatan berkendara di Bandung kini bukan lagi sekadar kampanye, melainkan sebuah kesadaran yang perlahan tumbuh menjadi budaya. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 20:51 WIB

An Se Young Ratu Bulu Tangkis Korea yang Berhati Bersih dan Senang Berbagi

Sepanjang 2025, An Se Young berhasil menjuarai 10 dari 14 turnamen internasional yang ia ikuti.
Sepanjang 2025, An Se Young (kiri) berhasil menjuarai 10 dari 14 turnamen internasional yang ia ikuti. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kim Sunjoo)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 19:11 WIB

Cadasngampar dan Cicadas Itu Endapan Material Letusan Gunung Api 

Menelisik asal-asul nama geografis Cicadas dan Cadasngampar.
Cadasngampar di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. (Sumber: Citra satelit: Google maps)
Ayo Jelajah 28 Nov 2025, 18:46 WIB

Hikayat Kota Hantu Semipalatinsk, Halaman Belakang Uni Soviet yang jadi Kuburan Senyap Radiasi

Kisah suram Semipalatinsk, situs uji coba nuklir Soviet yang meninggalkan radiasi dengan jejak 456 ledakan nuklir, jutaan penduduk terdampak, dan kota yang membeku dalam kesunyian
Tampakan Semipalatinsk di Semey, Kazakhstan dan bekas lokasi uji coba senjata nuklir utama Uni Soviet dari tahun 1949 hingga 1989 (Sumber: Google Earth)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 18:37 WIB

Tren Olahraga Pilates: Solusi Kebugaran Holistik untuk Gaya Hidup Urban Bandung

Maulia Putri seorang praktisi gaya hidup sehat di Bandung, menceritakan manfaat pilates yang menjadikan latihan ini sebagai rutinitas.
Dua perempuan sedang melakukan latihan pilates pada Sabtu Siang, (08/11/25) di Studio Pilates Mekarwangi, Bojongloa Kidul, Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penuis | Foto: Maya Amelia)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 18:15 WIB

Menyalakan Kehidupan Malam di Tengah Hening Lembang

Saat malam mulai turun di kaki Gunung Burangrang, kawasan Dusun Bambu berubah menjadi ruang wisata penuh cahaya.
Cahaya lampu menghiasi suasana malam di area wisata Dusun Bambu Lembang, (06/10/2025) (Foto: Dokumentasi Pihak Narasumber.)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 17:20 WIB

Kreativitas Generasi Z Bawa Warna Baru bagi Industri Pernikahan Bandung

Inovasi Gen Z dari Marlina mendorong Indhira Wedding Organizer berkembang pesat di Bandung.
Tim Indhira Wedding Organizer mengatur prosesi pernikahan adat Sunda di Bandung dengan detail dan kehangatan (18/10/2025). (Sumber: Indhira Wedding Organizer)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 17:03 WIB

Inovasi Risol yang Menggabungkan Citra Rasa Modern dan Pelestarian Budaya Sunda

Mourisol menyajikan risol premium dengan 8 varian rasa unik. Ukurannya besar, cocok sebagai pengganti makan berat.
Gambar 1.1 Rissol yang menjadi keunggulan Mourisol (5/11/2025) (Foto: (Sumber:Maura))
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 16:49 WIB

Makna Budaya Siraman dalam Pernikahan Adat Sunda

Pengantin asal Bandung, memilih melaksanakan tradisi siraman sebelum prosesi pernikahannya sebagai bentuk penyucian diri dan pelestarian budaya adat Sunda.
Mutiara Syoba’ah sedang melakukan budaya sakral siraman sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, Jumat (14/01/2022) (Sumber: Dokumentasi Wedding Organizer | Foto: Ali Solehudin)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 16:39 WIB

Ko Dalang Menghidupkan Warisan Wayang Golek di Tengah Arus Modernisasi Budaya

Wayang Golek dihidupkan Ko Dalang Irfan lewat inovasi bahasa, durasi, dan alur modern.
Ko Dalang menampilkan pertunjukan Wayang Golek di Saung Angklung Udjo diiringi  dengan musik tradisional Sunda, Kamis (6/11/25), Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Ishanna Nagi)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 15:24 WIB

Mengulik Gedung Kosong 30 Tahun yang Disulap Jadi Rumah Hantu Braga

Wahana seru sekaligus uji nyali di tengah Kota Bandung.
Tampak depan Rumah Hantu Braga di Jalan Braga, Kota Bandung, Rabu 29 September 2025. (Foto: (Sumber: Dokumentasi Penulis | foto: Muhammad Amril Fathurrahman Rovery)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 14:29 WIB

Perluasan Area Petting Zoo Farmhouse Lembang: Pengalaman Belajar yang Menarik dan Seru

Wisata edukasi bernuansa Eropa yang terletak di dataran tinggi wilayah Bandung.
Seoarang anak memberi makan kelinci di area petting zoo Farmhouse Lembang (Sabtu 8/11/25). (Sumber: Fauzi Ananta)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 13:01 WIB

Olahraga Musim Dingin di Tengah Hangatnya Kota Kembang

Sensasi meluncur di atas es dengan latar taman hijau, arena semi outdoor pertama di Indonesia ini jadi spot seru.
Pengunjung menikmati kegiatan bermain ice skating pada sore hari di Garden Ice Rink, Paris Van Java, Bandung (14/09/2025). (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 10:42 WIB

Tips Mancing Gacor dari Komunitas! Wajib Tahu Komposisi Bahan terhadap Kualitas Umpan Ikan

Yang bikin Umpan TMK beda dari yang lain, bahan-bahannya bukan asal-asalan.
Team TOMCAT FISHING mengikuti lomba memancing acara DR FISHING Competition dan mendapatkan hadiah uang tunai pada 17 September 2025. (Sumber: Radhit Adhiyaksa Hermanto | Foto: Dokumentasi pribadi)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 09:33 WIB

Pelari Kalcer Merapat! Komunitas Olahraga Gen-Z Hadir di Kota Bandung

Berawal dari rasa FOMO, para Gen-Z di Bandung mulai menjadikan olahraga sebagai pilihan gaya hidup.
Para Anggota Olahraguys Sedang Melakukan Persiapan Untuk Kegiatan FunRun X Mad.Cultureid, Sukajadi, Kota Bandung (21/10/2025) (Sumber: Olahraguys | Foto: Olahraguys)
Ayo Netizen 28 Nov 2025, 08:59 WIB

Yoga Outdoor, Tren Hidup Sehat di Bandung

Sanggar Senam Vinisa menawarkan kelas untuk semua usia, memberi relaksasi, ketenangan, dan interaksi sosial, dengan tarif terjangkau.
Peserta melakukan yoga bersama di outdoor, Podomoro Park, Kabupaten Bandung pada Minggu (2/11/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Wan Maulida Kusuma Syazci)
Ayo Netizen 27 Nov 2025, 20:14 WIB

Pintu Rumah yang Tidak Pernah Tertutup

Pak Katenen seorang ASN yang bertugas di bagian Bimbingan Mental di TNI AU Lanud Sulaiman.
Ilustrasi rumah di dekat lingkungan pesantren. (Sumber: Ilustrasi AI)
Ayo Biz 27 Nov 2025, 19:55 WIB

Potensi Bisnis Mall Bandung Menguat di Tengah Tren Konsumsi dan Gaya Hidup Urban

Mall di Bandung tidak lagi sekadar menjadi ruang transaksi, melainkan telah bertransformasi menjadi destinasi pengalaman yang menyatukan belanja, hiburan, kuliner, dan interaksi sosial.
Ilustrasi. Mall di Bandung tidak lagi sekadar menjadi ruang transaksi, melainkan telah bertransformasi menjadi destinasi pengalaman yang menyatukan belanja, hiburan, kuliner, dan interaksi sosial. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Jelajah 27 Nov 2025, 18:36 WIB

Hikayat Johny Indo, Robin Hood Garut Pemburu Harta Orang Kaya

Kisah lengkap Johny Indo, si Robin Hood Garut yang merampok orang kaya, kabur dari penjara, hingga membintangi banyak film aksi.
Johny Indo, Robin Hood dari Garut.